
“Aron, kamu tidak mati, kamu tidak mati……”
Nuri langsung berlari kearah Aron dengan semangat dan memeluknya dengan erat!
Saat ini, dia sudah tidak peduli dengan pandangan orang lain, dia hanya ingin memeluk Aron dengan erat dan tidak berniat merenggangkan pelukannya!
Tubuh Aron masih terasa sedikit dingin, tapi walaupun begitu Nuri tidak peduli dan tidak merenggangkan pelukannya!
“Lepaskan, kalau kamu tidak melepaskanku, saya akan mati dicekik olehmu!”
Aron berkata sambil batuk-batuk!
Nuri yang mendengarnya segera merenggangkan pelukannya, hanya saja saat melihat Aron tidak kenapa-kenapa dan tersenyum jahil padanya, Nuri memutar bola matanya dan menendangnya dengan keras!
Melihat Aron tidak mati, yang lainnya juga menunjukkan kebahagiaan mereka, dengan ini, Riko tidak akan bisa macam-macam lagi!
“Bocah, siapa kamu sebenarnya? Bagaimana kamu bisa tidak mati setelah menyerap Hawa Yin itu?”
Riko bertanya dengan kebingungan.
“Saya adalah Tuanmu!” Aron berkata dengan marah, saat Aron sedang memurnikan Hawa Yin, Riko berani memukuli bawahannya, Jekson, dan berani berkata tidak sopan terhadap Nuri, Aron mendengarnya hanya saja dia tidak bisa bergerak!
“Kamu cari mati?” Riko yang dimaki seketika menunjukkan raut wajah tidak senang!
“Sekarang, serahkan Papan Tujuh Bintangmu padaku, mungkin saya bisa membuatmu mati dengan cara yang lebih menyenangkan!”
Adon melambaikan tangannya pada Riko, dia malas berbasa basi dengan orang seperti itu!
“Ternyata kamu menginginkan Papan Tujuh Bintangku ya?”
Wajah Riko menjadi suram dan menakutkan, tangannya menggenggam Papan Tujuh Bintang dengan erat seperti tidak ingin memberikannya kepada Aron!
“Saya sudah memberimu kesempatan, kamu sendiri yang menyia-nyiakannya!”
Aron menatap Riko dengan acuh tak acuh, tatapan matanya menunjukkan keinginan untuk membunuh!
“Bocah, meskipun kamu tidak mati setelah menyerap Hawa Yin itu, bukan berarti kamu bisa menang melawan Papan Tujuh Bintangku, kurangi bualanmu, dan rasakan ini….”
Tubuh Riko juga mengeluakan aura pembunuh, dia tidak berani meremehkan Aron!
Bisa menyerap Hawa Yin dan tidak mati, pasti bukan orang biasa!
Pemimpin Bu Xu sudah terluka parah, namun dia kembali bangkit berdiri, dan berniat menahan Riko dengan mengorbankan nyawanya agar Aron dan yang lainnya bisa kabur!
Aron menarik Pemimpin Bu Xu dan berkata sambil tersenyum : “Hanya menghadapi sampah yang mengandalkan benda pusaka, tidak perlu sampai mengorbankan nyawa!”
Aron berkata lalu menunjukkan jari kelingkingnya untuk menghina Riko!
“Bajingan, saya akan membunuhmu…..”
Riko mengamuk dan aura pembunuh dari tubuhnya menjadi semakin kuat, dan pada saat bersamaan, Papan Tujuh Bintang yang ada di tangannya juga memancarkan cahaya berkabut!
Melihat Papan Tujuh Bintang di tangan Riko bersinar, tidak hanya Pemimpin Bu Xu bahkan Kurniawan dan yang lainnya juga kaget!
Sedangkan Aron tersenyum menghina dan menarik kursi untuk duduk!
“Selain mengandalkan benda pusaka ini, apa kamu punya kemampuan lain?”
Tanya Aron dengan acuh tak acuh.
“Bajingan, tidak perlu memancingku, saya tidak akan terpancing, bukankah kamu tidak mati setelah menyerap Hawa Yin? Kalau begitu saya akan membuatmu menyerap lebih banyak Hawa Yin, saya ingin lihat seberapa lama tubuhmu itu bisa bertahan!”
Setelah selesai berbicara, Riko langsung mendorong Papan Tujuh Bintang itu kedepan dan membuat Papan Tujuh Bintang itu mengeluarkan Hawa Yin yang menyerang keluar!
Suhu diruangan seketika turun hingga titik beku, dan semua orang langsung memeluk diri mereka dan mengigil!
Sedangkan Aron duduk di kursi itu dan tidak bergerak sama sekali, dia juga tidak merasa kedinginan!
Hawa Yin itu menyelimuti Aron dan masuk kedalam tubuh Aron melalui lubang inderanya, dan es salju kembali terlihat di kepala Aron!
“Hahaha, kali ini saya pasti akan membekukanmu, lalu menghancurkanmu, saya ingin lihat bagaimana kamu bisa hidup!”
Melihat kepala Aron yang mulai membeku, Riko tertawa terbahak-bahak.
Hanya saja, es yang terlihat di kepala Aron hilang dalam sekejap, tidak peduli bagaimana Hawa Yin itu masuk kedalam tubuh Aron, itu sama sekali tidak mempengaruhi tubuh Aron!
“Bagaimana mungkin?”
Riko terkejut, dan bergegas mengeluarkan semua Hawa Yin yang ada di Papan Tujuh Bintang itu!