
“Terima kasih Tuan Aron yang bersedia melepaskan kami, Terima kasih!”
Ronal bersujud dengan semangat sambil mengucapkan terima kasih!
“Kamu sudah boleh pergi!”
Aron mengibaskan tangannya dengan acuh tak acuh!
Ronal bangkit berdiri dan membungkuk pada Aron lalu berjalan keluar, dia sama sekali tidak melirik Santi!
“Tuan Ronal, kita sudah menanda tangani perjanjian, kenapa kamu boleh membatalkannya begitu saja? Uang pembangunan itu harus dibayarkan kepadaku!”
Benhard langsung menghalangi Ronal.
“Minggir!” Ronal berkata dengan tidak senang : “Kalau saya tidak membayarnya, lalu kenapa?”
“Ronal, jangan kira karena kamu anggota Keluarga Jhonson jadi saya akan takut padamu, lihatlah dirimu yang bersujud pada Aron, membatalkan kontrak artinya kamu harus membayarkan uang padaku, kakak sepupuku adalah orangnya Tuan Jekson, kalau kamu memaksaku, saya juga tidak akan sungkan lagi padamu!”
Benhard mengguncang hatinya dan berteriak pada Ronal!
Meskipun dia tidak mengerti kenapa Ronal takut pada Aron, tapi bagaimanapun dia harus menerima pembayaran pembangunannya, kalau tidak maka perusahaannya tidak akan bisa beroperasi!
Walaupun Keluarga Jhonson hebat, tapi kalau dibandingkan dengan Jekson, mereka masih kalah, karena itu Benhard ingin menggunakan nama Jekson untuk menekan Ronal!
“Sinting……..”
Ronal menatap Benhard dengan tatapan menghina, dan mengabaikannya lalu pergi!
Jekson saja mendengarkan perkataan Aron, Benhard malah menggunakan nama Jekson untuk pamer!
Melihat Ronal pergi, wajah Benhard terlihat marah, dia memelototi Aron, ini semua terjadi karena Aron.
“Aron, meskipun saya tidak tahu cara apa yang kamu pakai sampai Ronal bisa setakut itu padamu, tapi saya tidak takut padamu, saya pasti akan membunuhmu hari ini!”
Benhard berkata lalu berjalan keluar untuk mencari kakak sepupunya!
Hanya Yuna yang menatap Santi, dan dia bertanya dengan ragu : “Santi, apakah kamu dan Ronal sudah putus, kamu bukan Nyonya Muda Keluarga Jhonson lagi?”
Perkataan Yuna membuat semua orang menatap sana, mereka menatapnya dengan wajah bertanya-tanya!
Wajah Santi memerah, dan terlihat sangat canggung!
Namun dia juga tidak bisa menyembunyikan hal yang sudah terjadi, dan hanya mengangguk!
“Wah, pantas saja tadi nada bicaranya pada Aron berbeda, ternyata sudah dicampakkan oleh Ronal!”
“Melihat sikap Ronal tadi, dia pasti tidak berani memperistri Santi lagi!”
“Kalau sudah bukan Nyonya Muda keluarga Jhonson untuk apa berlagak!”
Semua orang melihat Santi yang mengaku langsung menunjukkan ketidak puasan mereka, kalau Santi bukan lagi Nyonya Muda keluarga Jhonson, itu artinya dia bukan siapa-siapa, untuk apa lagi menjilat padanya!
“Kak Aron, kita pergi saja, kamu tidak tahu Tuan Jekson ini sangat hebat, dia bahkan tidak mengedip saat membunuh orang!”
Meskipun Wilfred terkejut karena Ronal begitu takut pada Aron, tapi sekarang Benhard pergi mencari kakak sepupunya, kakak sepupunya itu merupakan orangnya Tuan Jekson, dia takut Aron akan menyinggung Tuan Jekson dan dibunuh olehnya!
Melihat Wilfred yang ketakutan Aron hanya tersenyum : “Apa kamu pernah bertemu dengan Jekson?”
“Tidak pernah!” Wilfred menggelengkan kepalanya.
“Kalau belum pernah, bagaimana kamu bisa tahu dia tidak mengedip saat membunuh!” Aron tertawa.
“Kak Aron, beberapa tahun ini kamu entah berada dimana, kamu mungkin tidak tahu apa yang terjadi diluar, Tuan Jekson dan Geng Sanurnya, serta Roney dan Geng Serigala Apinya itu sangat sadis saat bertarung, pernah sekali sampai dua puluh orang lebih yang terbunuh, hal ini menggemparkan seluruh Kota Sanur.”
Wilfred berkata dengan tatapan ketakutan.
“Tenang saja, ada saya disini, tidak akan ada masalah!” Aron tersenyum sambil menepuk pundak Wilfred, lalu melemparkan dua set surat perjanjian itu pada Wilfred : “Kamu bantu saya urus dua perusahaan ini, saya sibuk tidak sempat mengurusnya!”