ARON

ARON
Mulut Berbisa



“Wah, tiga puluh juta lebih? Saya harus bekerja keras untuk sepuluh tahun baru bisa membeli jam tangan Kak Verhaag!”


“Jangan membandingkan satu sama lain, itu akan melelahkan!”


“Kak Verhaag tidak hanya tampan, kaya pula, benar-benar pria sempurna!”


“Aileen, kalau kamu putus dengan Kak Verhaag saya akan langsung mengambil tempatmu, walaupun menjadi pacar seharinya saja, saya juga rela….”


Sekelompok orang itu sedang membual dan bergurau.


Hal itu membuat Verhaag dan Aileen tertawa terbahak-bahak, bisa menjadi sosok yang membuat orang lain iri, benar-benar sangat menyenangkan!


“Saya ingat dulu Kak Verhaag pernah berpacaran dengan Yenni, kenapa kalian putus?”


Seorang wanita yang berambut panjang dan


mengenakan gaun, tiba-tiba bertanya!


Wanita itu bernama Vanessa, dia dulu juga teman sekamarnya Yenni, jadi dia tahu beberapa hal tentang Yenni dan Verhaag!


Pertanyaan Vanessa sontak membuat semua orang terdiam, suasananya menjadi canggung!


Meskipun Yenni dan Aileen adalah teman sekamar, sekarang Aileen jelas-jelas merebut pacarnya Yenni, yang terkesan sedikit tidak pantas!


Verhaag yang melihat situasi itu segera memasang raut wajah sedih, seolah enggan untuk menceritakannya : “Sulit untuk diceritakan, sebenarnya saya paling tidak ingin menceritakan kejadian itu, saya sudah berkorban sangat banyak demi Yenni, tapi dia malah tidak menghargainya, selain boros dia juga suka ke bar, setelah itu dia menjadi wanita penari di bar, saya sudah tidak tahan lagi…..”


Verhaag menceritakannya dengan menyentuh, membuat sekelompok orang itu menatapnya dengan kasihan!


Sepertinya Verhaag sangat mengerti tentang Yenni, bahkan dia juga tahu kalau Yenni pergi menjadi wanita penari!


“Kenapa Yenni bisa seperti itu? Dulu saat disekolah sama sekali tidak kelihatan kalau dia adalah wanita yang suka ke bar dan menjadi penari.”


“Rambut sama-sama hitam, hati tidak ada yang tahu, kita lihat Yenni begitu polos, ternyata kenyataannya tidak seperti itu!”


“Kak Verhaag kasihan sekali ya, pria sebaik itu, malah disia-siakan oleh Yenni!”


“Saya dengar Yenni juga akan menghadiri acara reuni kali ini, entah punya keberanian dari mana!”


“Kak Verhaag, wanita seperti itu tidak pantas untuk membuatmu sedih, sekarang kamu dan Aileen juga sangat serasi!”


Sekelompok orang itu mulai menghujat Yenni dan menghibur Verhaag!


Air mata menggenang di mata Verhaag, dia lalu mengangguk : “Syukurlah saya bertemu dengan Aileen, dia adalah sandaranku dalam suka dan duka!”


Bisa dikatakan Verhaag cukup pintar berakting, dia bisa menarik simpati semua orang dan membuat mereka membenci Yenni!


Yenni yang tidak tahu apa-apa sudah menjadi bahan cercaan sekelompok orang!


“Aduh, saya sudah tinggal bersamanya selama tiga tahun, benar-benar tidak menyangka dia adalah orang seperti itu…..”


Vanessa memanyunkan bibirnya : “Pantas saja sekarang dia berpacaran dengan seorang mantan narapidana!”


Baru saja Vanessa menyelesaikan kalimatnya, semua orang menjadi heboh, mereka menatap Vanessa dengan tidak percaya!


“Vanessa, kamu mendapat informasi dari siapa? Apakah terpercaya?”


Aileen bertanya pada Vanessa.


“Saya dengar dari Christine, semalam kami berbicara di telepon, dia mengatakan padaku kalau Yenni sekarang berpacaran dengan seorang pria miskin, saya yang mendengarnya juga sangat kaget, tapi Yenni saja sudah menjadi wanita penari, berpacaran dengan pria tdak jelas juga tidak diherankan lagi!”


Vanessa berkata!


Aileen yang mendengarnya seketika tersenyum sungmirah, dia sedang memperhitungkan, kalau Yenni datang bersama dengan pacarnya, maka dia pasti akan mempermalukan Yenni.


Verhaag yang mendengar kalau Yenni memacari pria miskin juga menyeringai!


Dan pada saat itu, Christine bersama dengan Yenni membuka pintu dan melangkah masuk, Aron mengikuti di belakang!


“Halo semuanya, apa kabar, lama tidak berjumpa…."


Christine yang masuk langsung menyapa mereka semua!


Yenni juga menyapa sambil tersenyum kepada mereka semua, dan saat dia melihat Verhaag, dia langsung mengalihkan pandangannya dan tidak berani bertatapan langsung dengannya!


Yenni takut kalau dia tidak akan bisa mengontrol dirinya, dan langsung mengamuk pada Verhaag, karena bagaimanapun Verhaag membuatnya sangat celaka, tapi ini adalah acara reuni, Yenni tidak mau merusak suasana!


Melihat Yenni yang mengelakkan pandangannya dari Verhaag, membuat semua orang semakin percaya dengan perkataan Verhaag, Yenni pasti sudah melakukan sesuatu yang salah, makanya dia tidak berani menatap Verhaag langsung!


Christine dan Yenni yang sudah menyapa merasa kebingungan saat mendapati semua orang menatap Yenni dengan tatapan yang aneh!


“Yenni, tidak disangka kamu adalah orang seperti itu ya, masih punya muka untuk datang menghadiri acara reuni, saya sudah salah menilaimu….”


Saat itu, Vanessa yang tidak dapat menahan emosinya berkata pada Yenni!


Seketika, Yenni menjadi semakin bingung, dia tidak tahu apa yang sedang dibicarakan oleh Vanessa!


“Vanessa, apa Yenni menyinggungmu? Kita semua sudah lama tidak bertemu, kenapa kamu malah berkata seperti itu?”


Christine membantu Yenni berbicara dan menegur Vanessa!


Namun pada saat Vanessa hendak berbicara lagi, Verhaag berdiri : “Sudahlah, masalah yang sudah berlalu jangan dibahas lagi, hari ini kita makan dan minum sepuasnya, jangan ada yang merusak suasana….”


Setelah Verhaag membuka mulut, Vanessa pun tidak berkata apapun lagi!


“Aneh-aneh saja….”


Christine menarik Yenni dan duduk di kursi, sedangkan Aron juga tidak segan-segan lagi dan duduk disamping Yenni!


Mereka menatap Aron dari atas kebawah dan menilainya, tatapan mereka terlihat penuh kejijikan dan penghinaan!


“Yenni, siapa pria ini? Ini kan acara reuni sekolah kita, kenapa kamu malah membawa orang luar?”


Aileen membuka suara, dan bertanya pada Yvonne.


Dia sengaja bertanya seperti itu karena dia ingin melihat bagaimana cara Yenni menjawab.


Yenni menatap Aron dan membuka mulutnya, namun dia tidak tahu harus bagaimana memperkenalkannya!


Karena kalau mengatakan Aron adalah pacarnya, mereka juga tidak memiliki hubungan yang resmi!


Kalau mengatakan Aron temannya, di acara reuni sekolah seperti ini akan kurang pantas!


"Halo semuanya, nama saya Aron, saya adalah pacarnya Yenni….”


Aron bangkit berdiri dengan percaya diri, dan memperkenalkan dirinya!


Mendengar perkenalan Aron, Yenni seketika terlihat bahagia dan mengangguk pada Aileen : “Dia adalah pacarku….”


Aileen menatap dan menilai Aron, tatapannya penuh penghinaan dan bertanya : “Kerja apa pacarmu ini?”


“Kami bekerja sebagai staf pemasaran disebuah perusahaan….”


Yenni berkata dengan jujur.


“Staf pemasaran? Kalau begitu gajinya pasti banyak ya? Katanya sekarang staf pemasaran itu penghasilannya lumayan banyak…..”


Aileen terus bertanya, dengan seperti itu dia akan mendapatkan informasi tentang Aron sedetail-detailnya!


“Saya….saya juga tidak tahu, kami baru mulai bekerja beberapa hari yang lalu!”


Yenni berkata dengan acuh tak acuh, dia sangat malas menghiraukan Aileen!


Tapi semakin Yenni tidak ingin menghiraukannya, semakin Aileen merasa puas, dia sengaja bertanya pada Yenni : “Kalau begitu, sebelum menjadi staf pemasaran, pacarmu ini bekerja dimana?”


Aileen mendesak Yenni agar mengatakan kalau Aron Sebelum nya Penganguran, dengan begitu dia akan bisa mempermalukan Yenni!


Yenni tidak menjawab lagi, karena dia tidak tahu harus menjawab apa, karena Aron juga baru pulang, dia tidak bisa mengatakannya dengan enteng.


“Kenapa malu-malu? Kita semua teman lama, tidak ada hal yang memalukan, kalau pekerjaan pacarmu kurang layak, kami sebagai teman bisa membantunya mencarikan pekerjaan! Hanya saja, kami juga harus mengerti seluk-beluknya dulu dong!”


Aileen membuat perkataannya terdengar sangat manis, hanya saja dia tidak berniat membantu Aron mencari pekerjaan, dia hanya ingin membuat Yenni merasa malu!