
Billy yang mendengarnya juga merasa sangat senang, wajahnya terlihat bangga.
“Tenang saja, kalau saya terpilih menjadi direktur, gaji departemen pemasaran akan dinaikkan…”
Billy mengibas-ngibaskan tangannya.
“Hidup Pak Billy….”
“Pak Billy memang hebat, posisi direktur itu pasti menjadi milik Pak Billy!”
“Pak Billy kalau menjadi direktur maka jabatan manajer departemen pemasaran pasti menjadi milik Mona, Selamat ya Mona!”
Ada yang mulai menyelamati Mona!
Karena bagaimanapun Mona adalah pacarnya Billy, kalau Billy menjadi direktur, maka jabatan manajer pemasaran pasti menjadi milik Mona!
Semua orang mulai menyelamati Mona, Ivanna juga memasang wajah berpura-pura senang dan menyelamatinya, tapi hatinya sudah kesal sejak awal!
“Sudah, sekarang masih belum diumumkan, jangan menyebarkan rumor, ayo kita bergegas!”
Billy mendesak!
Segera, Billy dan seluruh departemen pemasaran tiba di aula!
Dan saat mereka masuk kedalam, mereka melihat Aron yang duduk didalam, Aron sedang mengambil selembar tisu dan menyeka-nyeka kursi utama, dan duduk diatasnya!
“Aron?” Billy yang melihat Aron terkejut : “Kenapa kamu ada disini? Siapa yang membiarkanmu masuk? Kamu kan sudah kuusir!”
“Ini bukan rumahmu, juga bukan departemen pemasaran, apa urusanmu?”
Aron tersenyum santai!
“Aron, apa kamu tahu tempat apa ini? Lalu apa kamu tahu kursi siapa yang kamu duduki? Kamu sedang cari mati….”Ivanna melihat Aron yang duduk di kursi presdir segera mencibir!
“Kak Aron, kenapa….kenapa kamu ada disini? Lantas kamu dipindahkan ke departemen kebersihan?”
Yenni melihat Aron tadi menyeka kursi dan meja, jadi dia mengira Aron dipindahkan menjadi staf bersih-bersih!
Mona mengisyaratkan pada Aron.
Kalau Aron sampai ketahuan, bisa saja dia ditendang keluar dari sini!
“Ini memang tempatku, kenapa saya harus berdiri?”
Aron menjawab dengan acuh tak acuh!
“Haha, Aron, bisa tidak kamu berhenti membual, ini adalah kursi presdir, sekarang presiden Utomo sedang ada diperusahaan, kalau dia melihatmu duduk disini, habislah kamu….”
Billy tertawa terbahak-bahak!
“Pak Billy, kamu sudah memecat Aron tapi bagian humas belum mengurus dokumen pemecatannya, sekarang dia masih termasuk bagian dari departemen pemasaran, kalau dia sampai terlihat oleh presdir, dan membuatnya marah, bisa saja kamu juga terseret.”
Ada yang mengingatkan Billy!
Seketika itu Billy menjadi panik, dia memang sudah memecat Aron namun itu hanya diketahui secara internal, dia belum melaporkannya pada bagian humas,kalau Aron mengacau disini, itu bisa menjadi bumerang untuknya.
Memikirkan sampai disitu saja sudah membuat raut wajah Billy semakin jelek, dia memelototi Aron : “Aron, enyah dari sini sekarang juga, ini bukan tempat yang bisa kamu datangi sesuka hati, saya tahu apa akal busukmu, kamu sedang mencari kesempatan untuk membuat onar agar kami departemen pemasaran yang menanggung akibatnya kan?”
Mendengar itu, semua orang dari departemen pemasaran mulai mengatai Aron, kalau presdir sampai marah dan menghukum departemen pemasaran, maka tidak satupun dari mereka akan lolos!
“Aron, cepat pergi, jangan karena nila setitik, rusak susu sebelanga!”
“Tidak disangka kamu orang seperti itu, sangat licik, menggunakan cara seperti ini untuk membalas dendam kepada kami!”
“Ayo kita usir dia keluar, kalau dia tidak mau keluar, kita angkat dan lemparkan keluar….”
Seluruh departemen pemasaran mulai marah pada Aron!
Tapi Aron tetap duduk disana seolah tidak terjadi apapun, dia tidak berniat berdiri sama sekali..