ARON

ARON
Kita liat saja siapa yang di pecat



Aron seketika mendengus dingin dan membuat Billy yang mendengarnya merasa tidak senang!


“Aron, apa maksudmu?” tanya Billy.


“Tidak bermaksud apa-apa, hanya saja kamu ini menganggap perusahaan ini milik keluargamu ya? Hanya seorang manajer sudah berani membentuk kelompok?


Aron terlihat tidak senang!


“Memang benar saya hanya seorang manajer, tapi saya juga atasanmu, saya sekarang mengumumkan kamu dipecat….”


Billy berkata dengan dingin!


Dulu karena ada Junio yang bersikeras mempertahankan Aron di perusahaan untuk mempermalukannya, namun sekarang Junio sudah dipecat, Billy juga tidak perlu memikirkan apapun lagi!


“Atas dasar apa kamu memecatku?” Aron bertanya dengan dingin.


“Atas dasar apa? Karena saya adalah atasanmu, di departemen pemasaran ini saya bisa memecat siapa saja, bukankah kamu punya rumah yang besar, untuk apa menjalani kehidupan disini? Enyah sekarang juga…”


Billy tidak ingin melihat Aron lebih lama lagi, karena Aron seperti bom waktu yang bisa meledak sewaktu-waktu dan membuat seluruh departemen pemasaran menjadi tidak tenang!


“Billy, bagaimanapun Aron berhasil menanda tangani kontrak dengan Laurents, apa kamu tidak bisa…”


Pada saat itu, Mona membuka mulut dan hendak membantu Aron memohon belas kasihan!


“Diam kamu!” Billy berteriak pada Mona : “Saya rasa kamu menyukai bocah ini ya? Kenapa bersikeras memohon belas kasihan untuknya? Kemarin karena dia, kamu bahkan mengundur pertemuan yang sudah saya tetapkan dengan sepenuh hati, kamu bahkan tidak berniat membicarakan masalah pernikahan, sialan, apa kamu benar-benar suka padanya…”


Billy berteriak dan membuat wajahnya


Memerah, dan Mona juga seketika menjadi canggung.


“Kamu….kamu bicara sembarangan apa?” Mona bersikeras menjelaskan : “Karena pada waktu itu Aron sedang berada dalam bahaya, jadi saya pergi ke rumahnya untuk mengabari keluarganya, apa yang sedang kamu pikirkan….”


Mata Billy membulat, seperti seekor kera yang menggila!


Aron seketika menyadari kenapa Billy bersikap aneh, karena semalam Mona memilih tidak menghadiri pertemuan untuk membahas pernikahan mereka, demi Aron!


Seluruh karyawan menatap mereka dalam diam, mereka juga tidak berniat memohon untuk Aron, bahkan Rico yang awalnya ditempatkan dalam satu tim dengan Aron juga tidak mengatakan apapun!


Ivanna merasa kesenangan, dia bukan senang karena Aron akan dipecat, tapi karena melihat Billy dan Mona bertengkar, kalau mereka berdua sampai putus, maka kesempatannya untuk berpacaran dengan Billy akan semakin besar!


Karena bagaimanapun mereka diam-diam sudah berhubungan berkali-kali, semuanya merupakan inisiatif Ivanna, karena Ivanna juga merupakan teman baik Mona, mereka selalu kemana-mana bertiga, jadi itu juga membuatnya memiliki banyak kesempatan untuk menggoda Billy!


Sekarang hubungan Billy dan Mona mulai mengalami keretakan, hati Ivanna merasa sangat senang!


“Pak Billy, kamu….”


“Kamu juga diam! Kalau kamu tidak mau bekerja lagi silahkan enyah bersama dengan bajingan itu….”


Yenni baru membuka mulutnya, dan baru ingin membantu Aron memohon, Billy sudah langsung memakinya!


Aron menatap Billy dengan dingin, tatapannya sedingin es : “Kamu tidak punya hak untuk memecatku, kalau ada yang dipecat, orang itu adalah kamu…”


“Apa?” Billy tercengang lalu tertawa terbahak-bahak : “Aron, bisa tidak kamu jangan membual? Di departemen pemasaran ini jabatanku paling tinggi, saya bisa memecat siapa saja yang saya inginkan, kecuali kamu bukan karyawan departemen pemasaran, tapi sayangnya kamu berada di departemenku, dan kamu harus mendengarkan perintahku, kamu mau memecatku? Kamu tidak berkaca dulu….”


“Saya seperti apa, hanya saya yang paling tahu, sayangnya kamu bahkan tidak melihat dirimu sendiri dengan jelas, sebentar lagi kita akan tahu siapa yang akan dipecat….


Aron berkata sampai disini lalu kembali ke meja kerjanya!