
Bam………
Pintu kayu itu hancur, dan Aron melihat seorang pria tua yang berjanggut sedang menekan tubuh Wenny di atas dan tubuh Wenny hanya terbalut oleh pakaian dalam!
Pemimpin Baka yang mendengar ada suara segera membalikkan tubuhnya dan saat dia melihat ada seorang pemuda asing, dia sedikit bingung!
“Kak Aron, tolong saya, tolong saya………..”
Saat ini Wenny juga melihat Aron dan berusaha berteriak, dan segera menggunakan selimut untuk menutupi tubuhnya!
“Bocah, siapa kamu? Apa kamu tahu konsekuensi menerobos Yayasan Baka?”
Pemimpin Baka berkata dengan marah.
“Saya adalah orang yang membunuh muridmu dan merebut Papan Tujuh Bintang darinya, kalau merasa hebat silahkan rebut kembali Papan Tujuh Bintang ini dariku!”
Aron mengeluarkan Papan Tujuh Bintang dan berkata dengan raut wajah penuh dengan aura pembunuh.
Mata Pemimpin Baka seketika bersinar saat melihat Papan Tujuh Bintang : “Bagus juga bocah, punya pesona, dan berani punya inisiatif untuk datang sendiri kemari, kalau begitu hari ini saya akan menghabisimu!”
Setelah berkata, jubah yang dikenakan Pemimpin Baka melayang dengan sendirinya tanpa ditiup angin, dan sebuah tinju menyusul ke arah Aron.
Tatapan Aron terlihat dingin, dia menatap Pemimpin Baka dengan erat dan aura pembunuh yang ada di tubuhnya meningkat pesat!
“Dasar pemimpin iblis, hari ini saya akan melakukannya mewakili langit…..”
Setelah Aron selesai berkata, energi spiritual melonjak dari Dantiannya dan berkumpul pada tinju Aron, dan saat ini kepalan tinju Aron terlihat dilapisi oleh lapisan cahaya!
Pemimpin Baka tercengang, keterkejutan terlihat di matanya, namun dia tidak menghentikan tinju yang sudah dilayangkannya malah meningkatkan kekuatan internalnya lagi!
Bam……….
Setelah suara ledakan yang memekakkan telinga, seluruh ruangan tersapu oleh angin kencang.
Bam bam bam……….
Sedangkan Aron berdiri dengan ekspresi dingin dan tidak bergerak sama sekali!
Kilatan horor melintas di mata Pemimpin Baka, dia tidak menyangka Aron memiliki kekuatan yang begitu menakutkan di usia yang begitu muda!
“Kamu seorang biarawan?” Pemimpin Baka menyipitkan matanya : “Pantas saja memiliki keberanian datang kesini!”
Pemimpin Baka berhasil menebak identitas Aron, sepertinya dia pernah berurusan dengan biarawan!
Aron juga sedikit kaget karena Pemimpin Baka berhasil mengetahui identitas dirinya, dan di saat bersamaan dia juga sedikit kaget pada kekuatan Pemimpin Baka, kalau Aron tidak berhasil meningkatkan pelatihan Qi-nya ke level sembilan maka pukulan tadi belum bisa dipastikan siapa yang menang atau kalah!
“Karena sudah tahu, kenapa tidak segera berlutut dan menemui ajalmu?”
Aron berkata dengan acuh tak acuh.
“Hahaha, anak muda, kamu terlalu arogan!” tiba-tiba Pemimpin Baka tertawa : “Hanya seorang biarawan kecil saja begitu berlagak, saya baru saja mengisap energimu untuk saya gunakan!”
Pemimpin Baka tertawa dan tubuhnya tiba-tiba melompat, dan kedua tangannya terentang dan berubah menjadi seperti cakar, dan meraih Aron!
Aron berbalik dan mencengkram pergelangan tangan Pemimpin Baka, namun Pemimpin Baka tidak melawan seolah sengaja membiarkan Aron mencengkram pergelangan tangannya.
Pemimpin Baka juga berbalik mencengkram pergelangan tangan Aron, dan keduanya saling mencengkram dan kemudian menggunakan kekuatan internal mereka untuk bersaing!
Pemimpin Baka tiba-tiba mengangkat sudut bibirnya dan menyeringai sinis, dan Aron tiba-tiba merasa kalau energi spiritual di dalam Dantiannya bagaikan tsunami dan bergegas mengalir ke arah lengannya!
Setelah gelombang kekuatan spiritual mengalir ke lengannya, mereka langsung disedot ke tubuh Pemimpin Baka!
Seketika, raut wajah Aron berubah drastis, dia tidak menyangka Pemimpin Baka memiliki kemampuan seperti itu!
“Hahaha, kamu masih begitu muda tapi kekuatan spiritualmu begitu melonjak, kali ini saya akan menikmatinya dengan baik!”
Pemimpin Baka tertawa terbahak-bahak, wajahnya terlihat sangat puas!
Aron yang merasakan energi spiritual dalam tubuhnya terus berkurang seketika berpikir, apabila Seni Konsentrasi Jiwanya dapat menyerap energi spiritual untuk berkultivasi, apakah dia juga bisa menyerap energi dari orang lain?