
“Paman Jhonatan, saya dengar kalau belakangan ini kamu kurang enak badan, saya secara khusus membawakanmu ginseng berusia ribuan tahun, barang ini sangat langka, saya mendapatkannya dengan membayar harga tinggi pada seorang petani gunung, katanya ini bisa memperpanjang umur dan menjauhkanmu dari berbagai penyakit!”
Setelah Brad selesai berbicara, dia mengeluarkan sebuah kotak yang sangat cantik dari sampingnya, kotak itu dibungkus dengan kain merah dan diikat dengan tali merah!
“Ginseng ribuan tahun ini memiliki energi spiritual, kalau tidak dibungkus dengan kain merah dan tali merah, nanti energi spiritualnya bisa hilang!”
Brad menjelaskan sambil menyerahkan kotak itu kepada Jhonatan!
“Brad, kamu terlalu sungkan!” Jhonatan menerima kotak itu dengan senang lalu berkata : “Apakah Ayahmu masih sibuk belakangan ini? Saya selalu ingin mencari waktu untuk duduk dan berbincang dengannya, namun belum ada kesempatan!”
“Paman Jhonatan, Ayahku belakangan sangat sibuk, kamu juga tahu belakangan ini ada seorang pebisnis dari Futuwa yang ingin berinvestasi di Kota Sanur, jadi ayahku setiap hari menemaninya berkeliling, hanya saja saya sudah menyampaikan mengenai pengembangan lahan di wilayah barat Keluarga Utomo, dan dia sudah berpesan kepada bawahannya untuk segera menyetujuinya!”
Selesai bicara, Brad tidak lupa melirik Aron!
Dia percaya, mendengar sampai disitu saja Aron sudah bisa menebak statusnya, dan akan menciut!
Jhonatan yang mendengar perkataan Brad seketika menjadi senang dan tertawa : “Brad, paman Jhonatan benar-benar berterima kasih kepadamu, kalau wilayah barat milik Keluarga Utomo sudah bisa memulai pengembangan, paman juga tidak akan lupa pada jasamu ini!”
“Paman Jhonatan, jangan sungkan, kita ini sekeluarga untuk apa sungkan-sungkan!”
Brad sengaja menekan nada bicaranya saat mengatakan sekeluarga, lalu menatap Aron dengan tatapan menghina!
Hanya saja Aron sama sekali tidak mempedulikannya, wajahnya tetap tenang, bahkan Aron tidak merasa heran dan takut pada status Brad!
Melihat Aron yang tetap tenang, Brad merasa heran, dia heran karena Aron masih belum bisa menebak statusnya!
“Pak…….” Aron mengeluarkan pil obat dan hendak buka mulut!
Namun, baru mau berbicara, Nuri yang ada disampingnya mencubitnya dan memelototinya!
Aron tersadar dan segera mengoreksi kata-katanya : “Paman, ini adalah pil obat yang saya buatkan untukmu, sudah jadi, setelah dimakan, maka tubuhmu akan kembali sehat!”
Karena Jhonatan tahu kemampuan Aron, pil obat yang diramu oleh Aron bisa dibilang pil ajaib!
Setelah menerima pil obat itu, Jhonatan langsung menelannya.
Melihat Juan lebih senang menerima sebuah pil obat yang tidak karuan dibandingkan dengan ginseng ribuan tahunnya, hati Brad merasa kesal!
“Paman Jhonatan, pil obat seperti itu saja apa membuatmu begitu senang? Kalau memakan ginseng ribuan tahunku, pasti akan lebih baik hasilnya dibandingkan dengan pil obat yang entah didapat darimana!”
Brad berkata dengan nada tidak senang!
Jhonatan baru ingin menjelaskan namun Aron terlebih dulu mencibir : “Siapa yang tahu didalam kotak itu memang benar ginseng ribuan tahun, atau hanya akar rumput!”
Brad yang mendengarnya seketika muram : “Hei, apa maksudmu? Saya menghabiskan 10 miliar lebih untuk membeli ginseng ribuan tahun ini, mana mungkin hanya akar rumput, kalau bukan karena takut ginseng itu kabur, saya pasti membukanya untuk memperlihatkan padamu!”
Mendengar ucapan Brad, Aron dan Nuri tertawa.
Mereka tidak menyangka kalau Brad percaya kalau ginseng ribuan tahun itu memiliki spiritualitas dan bisa kabur!
Dan mana mungkin hanya 1 miliar bisa membeli ginseng ribuan tahun, karena Nuri saat menyiapkan ginseng ratusan tahun, Lingzhi dan sebagainya saja sudah menghabiskan bermiliar-miliar, maka pil obat yang dibuat oleh Aron itu juga bernilai lebih dari 1 miliar!
“Apa yang kalian tertawakan? Lantas kalian mengira saya berbohong?”
Brad gelisah!
“Brad, apakah kamu juga tidak melihatnya saat membeli ginseng ribuan tahun ini? Dan langsung membelinya begitu saja?”
Nuri berusaha keras menahan tawanya dan bertanya pada Brad.