
“Kapten, terus terang saya beritahu sekarang perusahaan saya sedang mengalami masalah,jika tidak bisa melewati masa sulit ini mungkin saya akan segera jatuh bangkrut,jika saya menerima Aron bekerja ,nanti akan menghambat kariernya.”
Denny berkata sambil menghela nafas !
Wahyu yang mendengarnya merasa tidak enak hati lalu berkata :” Denny, maaf jika sudah merepotkan,urusan Aron mencari pekerjaan tidak usah merepotkan kamu lagi, perusahaan kamu menemui masalah apa ?”
“Menemui masalah apa, kamu bisa menyelesaikan?” Anita berkata sambil menyindir.
“Saya…..” Wahyu merasa serba salah dan malu !
“Tutup mulutmu !” Denny melototi istrinya, lalu berkata dengan perasaan menyesal: “Kapten,jangan hiraukan perkataan wanita ini, perusahaan kami mempunyai hubungan bisnis dengan Perusahaan dekorasi Surya Mentari,tetapi pembayaran ditahan mereka,sekarang dana perusahaan jadi terputus mungkin tidak bisa bertahan lagi !”
“Tetapi masalah pekerjaan Aron, saya akan menyuruh Mona bertanya di perusahaannya, perusahaan Mona juga merupakan perusahaan Grup , perawatan dan kesejahteraan karyawan juga cukup bagus, biarkan Aron masuk dulu dan bekerja dari awal secara pelan pelan !”
“Ayah,saya hanyalah seorang pegawai pemasaran, kamu jangan menambah beban pekerjaan saya ….”
Belum selesai perkataan Denny, Mona sudah menimbrung dengan perasaan kurang senang !
“Kamu tidak mampu,tetapi bukankah Billy adalah manajer pemasaran? Masa seorang manajer tidak mampu menerima seorang karyawan ?”
Denny bertanya.
“Dia….”
“Sudahlah, ini sudah sepakat, jika si Billy tidak bisa menyelesaikan masalah sepele ini, saya lihat kalian berdua juga tidak cocok berhubungan….”
Tidak menunggu Mona berbicara ,Denny sudah langsung berkata dengan mengancam !
Mona yang mendengarnya seketika bungkam tidak berkata lagi, hanya marah sambil memonyongkan mulutnya !
“Suamiku, Mona sudah berusaha keras baru bisa masuk perusahaan itu,kamu berbuat begini bukankah menambah beban putrimu lagi? Lagipula mereka itu adalah perusahaan besar, mantan narapidana apakah bisa masuk?” Anita melirik Aron sekilas ,kemudian berkata kepada Denny dengan perasaan tidak puas.
Aron yang mendengar Anita terus menerus menyinggung mantan narapidana, hatinya merasa tidak nyaman, tetapi memandang sosok Denny yang baik, Aron tidak jadi emosi !
“Ayah,saya duluan mengatakan prediksi terburuk, saya hanya bertanggung jawab membawanya masuk,dapat atau tidaknya dia diterima,ini harus dilihat kemampuan dia sendiri…..”
Mona mendelikkan matanya lalu bangkit dan
meninggalkan tempat, masuk ke dalam kamarnya !
“Kapten, budak ini memang mempunyai sifat seperti ini, jangan salahkan dia…….”
Denny menjelaskan kepada Wahyu dengan perasaan serba salah !
Wahyu tertawa pahit, sudah sampai tahap begini,dia masih bisa menyalahkan apa ?
“Denny, sudah merepotkan kamu, kami masih ada hal lain, biarkan kami pamit duluan….”
Wahyu memahami ,tidak berguna lagi untuk tetap berada disini, dia juga tidak bisa menjadi penyebab perselisihan di dalam keluarga mereka !
“Kapten ,saya sudah memesan makanan di hotel, ayo kita bersama sama makan terlebih dahulu …..”
Denny Sunarto segera berkata !
“Tidak usah lagi, di lain waktu saja !” Wahyu melambaikan tangannya !
Aron juga memapah ibunya berdiri !
Denny juga tahu kelakuan istri dan putrinya telah membuat orang merasa tidak nyaman,tetapi dia tidak bisa berbuat banyak hanya bisa menyesal sambil berkata :”Jika ada waktu,saya pribadi akan minum bersama Kapten !”
Denny mengantar Wahyu sekeluarga keluar,sedangkan Anita tetap duduk di sofa tidak bergerak sama sekali !
“Paman Sunarto, apa nama perusahaan yang menghutang perusahaan Anda ?
Setelah keluar dari pintu,Aron bertanya kepada Denny Sunarto.
“Namanya Perusahaan dekorasi Surya Mentari, keponakan mengenal orang di dalam ?”
Denny bertanya dengan ragu ragu.
Aron menggelengkan kepalanya :” Tidak, tetapi saya bisa mencoba, membantu paman meminta kembali hutang tersebut…..”
“Keponakan, maksud hatimu paman memahaminya, kamu bersusah payah baru pulang,pekerjaan melanggar hukum jangan dilakukan, baik baiklah berbakti pada orang tuamu, kamu tidak perlu memikirkan urusan paman…..”
Denny masih mengira Aron akan menagih hutangnya dengan kekerasan,lagipula Aron baru keluar dari penjara,mungkin mengenal beberapa berandalan atau yang lalainnya.
Denny tertawa sambil menepuk nepuk pundak Aron :” Tahu maksud baikmu, Paman sudah merasa sangat gembira!”
Sejak meninggalkan rumah Denny, Wahyu menghela nafas pelan : “Aron, Paman Sunarto orangnya baik, jika besok kamu mendapat pekerjaan,harus lebih giat bekerja, jangan diremehkan orang lagi !”
Dapat diketahui bahwa Wahyu sangat emosi terhadap kelakuan istri dan putri dari Denny Sunarto,tetapi tidak ada yang bisa dilakukan, siapa suruh dirinya tidak mempunyai kemampuan ,mau mengharapkan bantuan orang lain !
“Iya, saya sudah tahu….” Aron menganggukan kepalanya !
“Bagaimana dengan Yenni ?Dilihat dari situasi hari ini, tidak mungkin lagi kita memohon…..”
Sheli berkata dengan muram !
Semula sudah berjanji akan mencarikan pekerjaan untuk Yenni,sekarang sama sekali tidak berani menyinggungnya !
Wahyu yang mendengarnya menunduk dan terdiam sambil menyalahkan sebatang rokok,dia juga tidak tahu mau bagaimana mengatakan kepada Lissa !
“Ibu, Ayah ,tidak usah risau,mengenai pekerjaan Yenni saya akan mencari jalan,jika saya dapat masuk ke perusahaan, saya dapat membawanya masuk sekalian….”
Melihat situasi begini Aron menenangkan orang tuanya !
“Ya terpaksa beginilah !” Wahyu menganggukkan kepalanya !
Setelah menghentikan sebuah mobil sewa, mereka mengarah pulang ke rumah, didalam mobil Aron mengirimkan pesan kepada tuan Jekson,menceritakan secara singkat masalah yang dihadapi Denny Sunarto, dia menyuruh tuan Jekson untuk meminta kembali hutang Perusahaan dekorasi Surya Mentari !
Setelah selesai memberi perintah ,Aron menyimpan ponselnya lalu menutup matanya beristirahat sebentar !
Segera mereka memasuki kompleks perumahan, pada saat ini tampak Yenni sedang mondar mandir di depan pintu seperti sedang menghadapi masalah serius.
“Yenni,sedang apa kamu disini ?”
Melihat Yenni berada di depan pintu rumahnya , Aron merasa heran.
“Kak Aron, saya …….”
Baru saja dia mau mengatakan sesuatu,melihat Wahyu dan Sheli turun dari mobil,dia tidak jadi buka mulut !
Wahyu yang menjumpai Yenni berada di depan rumahnya mengira dia sedang menunggu mereka untuk bertanya tentang pekerjaannya,sehingga dia merasa malu, lalu berkata kepada Aron : “Aron ,kamu bicaralah dengan Yenni, saya dan ibumu pulang duluan….”
Wahyu tidak tahu bagaimana menjelaskannya kepada Yenni, karena dia sebagai orang yang dituakan semalam begitu yakin memberi janji, hari ini janji malah tidak bisa ditepat.!
Setelah Wahyu dan Sheli pergi, Aron bertanya kepada Yenni :” Yenni, apa yang telah terjadi ?”
“Kak Aron, saya…..saya takut, para lintah darat itu mau datang mencari saya, saya takut ibu mengetahuinya……..”
Air mata tergenang di mata Yenni ,dengan cemas dia berkata kepada Aron !
“Jangan takut Yenni, ada saya disini,jika mereka datang saya yang akan menghadapinya…..”
Aron menepuk nepuk Yenni sambil menenangkannya !
“Kak Aron,kamu ….kamu jangan berkelahi,saya tidak ingin gara gara saya, kamu di tangkap lagi !”
Sekarang Yenni hanya bisa mengandalkan Aron,tetapi dia juga tidak ingin Aron berkelahi gara gara masalahnya !
“Tenanglah,saya tidak akan berkelahi !” Aron tersenyum !
Pada saat Aron sedang berbicara dengan Yenni,tiba tiba sebuah mobil SUV berhenti di depan mereka, dari dalam mobil turun 4 orang bertubuh kekar dan kasar ,salah seorang memakai kalung emas yang besar,dia yang menjadi kepalanya, wajahnya kejam dan ganas !
Yenni yang melihat beberapa orang ini,takut sampai mencari perlindungan di belakang tubuh Aron!
“Gadis kecil, apakah uangnya sudah disediakan? Jika hari ini masih tidak bisa bayar, saya akan memindahkan barang barang di rumahmu…..”
Pria yang memakai kalung emas itu berkata kepada Yenni.
“Saya…..saya tidak memiliki uang, bolehkah memberi waktu lagi beberapa hari?”
Yenni bertanya sambil mengharap.
“Tidak bisa, seharipun tidak bisa, jika di rumahmu tidak ada barang berharga ,maka kamu ikut saya,lihat tampang mu yang lumayan,masih bisa laku banyak uang…..”
Selesai berkata orang yang memakai kalung emas itu langsung menangkap Yenni, sama sekali tidak menghiraukan Aron!.