
Christine tercengang, bagaimana dia tahu Aron akan mengeluarkan uang sebanyak apa, dia kemudian menatap Aron dan bertanya : “Kak Surya bertanya padamu, berapa uang yang akan kamu bayarkan untuk menyelesaikan masalah ini? Kuberitahu ya, kalau bukan karena saya, meskipun kamu membayar ganti rugi, Kak Surya pasti akan membuatmu menjadi cacat!”
Christine mencoba menakuti Aron dan berharap Aron akan membayar uang yang cukup untuk mengganti rugi pria ini, dan mengakhiri masalah!
Melihat Christine tidak berhenti mengangkatnya, Surya mulai tersenyum!
“Segini cukup?” Aron tiba-tiba mengulurkan tangannya, dan menunjukkan jari telunjuknya!
“Kamu mau membayar 10 juta untuk ganti rugiku?” Surya yang melihat itu seketika menjadi sinis!
“Aron, apa yang kamu pikirkan? Memukuli Kak Surya dan hanya mau membayar 10 juta, gila ya kamu…..”
Christine juga menegur Aron, dan berusaha mengedipkan matanya dengan Aron!
“Saya tidak mengatakan sepuluh juta….”
Aron menggeleng!
“Seratus juta juga tidak banyak!” kata Surya!
Christine seketika merasa serba salah, secara logika seratus juta sudah lumayan banyak, melihat Aron yang seperti itu, dan pernah dipenjara, dia pasti tidak punya banyak uang.
“Kak Surya, kamu lihatlah dia, saya rasa seratus juta sudah menjadi batasannya, dia juga Baru bekerja, dia pasti tidak punya banyak uang saat ini!”
Christine sedang membantu Aron untuk mendapatkan belas kasihan!
“Baru Bekerja?” Surya tercengang : saya tidak peduli dia punya uang atau tidak, seratus juta tidak akan cukup untuk mengganti rugi padaku….”
Christine melihat Surya yang menolak hanya bisa berkata pada Aron : “Naikkan sedikit harganya, kalau uangmu tidak cukup, saya punya sedikit, akan kupinjamkan padamu, tapi saya beritahu, kamu harus membayarnya, saya melakukan ini karena Yenni temanku!”
“Yang saya katakan bukan seratus juta….” Aron kembali menggeleng!
Melihat Aron kembali menggeleng, Christine kembali tercengang, dan Surya terlihat sedikit bersemangat, hanya saja dia kembali menunjukkan raut wajah dingin dan berkata : “Kalau begitu, maksudmu, 1 miliar? Kalau kamu sanggup membayar 1 miliar, maka saya tidak akan perhitungan lagi denganmu, kamu akan saya rekrut menjadi bawahanku….”
“Maksudku, seribu rupiah….”
Aron berkata sambil mengeluarkan sebuah koin dan memutarkannya dengan pelan di tangan!
Melihat Aron hanya akan membayar seribu rupiah, Surya seketika mengamuk : “Sialan, berani mempermainkanku, saya akan membunuhmu….”
Christine juga seketika mengamuk : “Aron, apa maksudmu? Saya sedang membantumu memohon belas kasihan, kamu malah tidak tahu diri dan mengeluarkan uang seribu rupiah, saya tidak akan menghiraukanmu lagi…..”
Christine sudah kesal dibuat Aron, kalau bukan karena Yenni, dia pasti tidak akan memperdulikan Aron!
Christine segera menghindar dan bersembunyi disamping, sedangkan Surya meraih sebuah kursi dan bersiap menghantamkannya kearah Aron!
Kali ini dia membawa belasan orang, dia tidak takut lagi pada Aron, jelas mereka menang jumlah, jadi dia langsung turun tangan!
Dan pada saat dia menerjang kearah Aron, Aron tiba-tiba menjentikkan uang seribu yang ada ditangannya, koin itu terbang kearahnya bagaikan sebuah peluru, dan langsung menembus pergelangan tangan Surya.
Suara teriakan kesakitan terdengar, kursi yang ada ditangannya seketika terlepas dari genggamannya, dia melihat pergelangan tangannya yang sudah berdarah sejak tadi!
“Bunuh dia, bunuh dia sekarang…..”
Surya berteriak marah.
Belasan orang yang ada dibelakangnya langsung menerjang kearah Aron!
Yenni yang melihat itu seketika berteriak, dia ingin pergi melindungi Aron tapi Christine memeganginya dengan erat!
Kalau Yenni kesana sekarang, itu sama saja dengan mengantar diri pada kematian..
Aron melihat belasan orang itu menerjang kearahnya, dan dia tetap duduk dikursi tanpa bergerak sedikitpun, raut wajahnya juga tidak berubah!
Hanya saja, dia meraih sepiring kacang yang ada dimeja, mengambil segenggam dan melemparkannya kepada belasan orang itu!
Melihat Aron melemparkan segenggam kacang pada mereka, mereka sama sekali tidak bergeming, dan tidak menghindar!
Luka seperti apa yang akan diakibatkan beberapa butir kacang?
Tapi dalam sekejap, mereka langsung menyesal!
Karena kacang yang menghantam tubuh mereka terasa seperti peluru yang menembus kulit, sekujur tubuh mereka langsung menegang dan gemetar, dan mereka langsung ambruk ke tanah, dan ditubuh mereka tiba-tiba terlihat sebuah lubang yang mengeluarkan darah!
Melihat adegan itu, Surya seketika tercengang, sekujur tubuhnya seperti terpaku, dan tidak bisa bergerak, dia menatap bawahannya yang sudah tersungkur didepannya dalam diam!
“Ada….ada apa ini?” Surya menelan ludahnya!
Tidak ada yang menjawabnya, karena Christine juga sudah terkejut dan kebingungan sejak tadi, dia tidak menyangka Aron sehebat itu, Christine menoleh kearah Yenni, dan berharap Yenni akan menjelaskan situasi ini kepadanya, kenapa Qron bisa sehebat itu!
Tapi Yenni juga terlihat sama bingungnya dengan dia, dia sendiri tidak tahu kenapa Aron bisa sehebat itu, hanya beberapa butir kacang bisa menumbangkan belasan orang, benar-benar tidak bisa dipercaya!
“Kamu masih mau membunuhku?” Aron tiba-tiba bertanya pada Surya, wajahnya terlihat tenang.
Pria itu kembali menelan ludah, dia ingin mengatakan sesuatu, tapi raut wajah Aron yang tenang membuat dia tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun!
Setelah sesaat, Surya akhirnya tersadar dari keterkejutannya, dia mencoba menarik nafas dan berkata pada Aron : “Sialan, hebat juga kamu, tapi apakah kamu tahu siapa saya? Saya adalah anggota Geng Serigala Api, jalanan ini adalah wilayah Geng Serigala Api, kamu berani memukuliku, itu akan menjadikanmu musuh seluruh Geng Serigala Api….”
“Kenapa juga kalau saya menjadi musuh Geng Serigala Api? Kalau kamu hebat, tunjukkan saja kemampuanmu….”
Aron berkata sambil tersenyum sinis!
Wajah Surya seketika memerah, dia kemudian mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang!
Entah siapa yang dia hubungi, tapi mereka yakin kalau Surya pasti menghubungi bala bantuan!
Segera, setelah panggilan telepon itu berakhir, Surya tersenyum bangga : “Bocah, habislah kamu, kali ini Kak Hercules akan turun tangan sendiri, walaupun kamu punya seratus nyawa, kamu juga tidak akan bisa keluar dari sini dengan selamat…..”
Surya ternyata menelpon Hercules, sekarang Roney sedang tidak mengurus Geng Serigala Api, dan seluruh persoalan diserahkan Hercules, dan sekarang terjadi masalah seperti ini, jadi dia hanya bisa menghubungi Hercules!
Setelah mendengar nama Hercules, Aron langsung tertawa, dia baru saja keluar dari ruangan Hercules, tidak disangka akan bertemu lagi dengannya!
“Baiklah, kalau begitu, saya kana menantikan, bagaimana Kak Hercules yang kamu banggakan itu akan membunuhku….”
Aron berkata dengan ekspresi jijik!
Sedangkan Christine yang ada disamping kembali memucat ketika mendengar nama Kak Hercules, dia segera berbisik pada Yvonne : “Yenni, kamu bujuklah Aron, kita pergi saja, jangan mengira kemampuannya itu sudah sangat hebat dan tidak takut pada siapapun, saya beritahu, Kak Hercules itu adalah tangan kanan Roney, pemimpin Geng Serigala Api, dia sangat hebat, dan juga sangat kejam, kalau dia benar-benar datang, maka Aron bisa mati….”
Yenni yang mendengarnya juga ketakutan, dia segera mengangguk, dan segera menghampiri Aron dan berbisik : “Kak Aron, kita pergi saja ya, ini sudah terlalu larut….”