
“Masih tidak mau minggir? Kamu datang untuk mencari Aron, kalau kamu tidak ingin mati bersamanya, sebaiknya segera enyah dari sini….”
Santi berteriak pada Mona!
Dan disaat bersamaan beberapa mobil van terlihat berhenti dibelakang mobil Porsche itu, dan dari dalam mobil belasan orang turun dengan membawa parang, raut wajah mereka terlihat sangat muram.
Mona seketika terkejut dan langsung memucat, dia tidak tahu harus berbuat apa!
“Mona, kamu pergi saja dulu….”
Aron turun dari kursi penumpang dan berkata kepada Mona yang sudah tertegun!
Mona melihat Aron, dan ingin mengatakan sesuatu, namun saat melihat sekelompok pria kekar yang membawa parang, dia terkejut dan segera masuk kedalam mobil!
“Aron, pecundang sepertimu ternyata hebat juga, baru saja dicampakkan oleh Nuri, sekarang sudah mendapat wanita kaya lainnya, sepertinya usia wanita itu juga tidak terlalu tua, mengendarai sebuah BMW, latar belakang keluarganya lumayan kan? Coba beritahu dia putri dari keluarga mana?”
Ronal bertanya dengan senyuman mengejek.
“Kenapa? Kamu juga mau mengganti selera?” Aron menyeringai : “Tapi, kamu memang sudah harus mengganti seleramu, kamu selalu suka dengan barang bekas orang lain, sebagai Tuan Muda dari Keluarga Jhonson, apa kamu tidak merasa malu….”
Perkataan Aron sontak membuat raut wajah Ronal terlihat muram!
Ronal sebenarnya terus memikirkan hal ini, meskipun Santi sudah berusaha keras menjelaskan kepadanya kalau saat dia dan Aron berpacaran mereka sama sekali tidak melakukan hubungan ****, dan dia tidak pernah ditiduri oleh Aron, tapi dalam hati Ronal masih merasakan keraguan!
Kalau bukan karena dia sangat menyukai Santi dan berada di tahap membahas pernikahan, Ronal pasti sudah mencampakkannya sejak awal!
“Aron, dasar kau bajingan, apa maksud perkataanmu? Sejak kapan saya pernah tidur denganmu, kamu jangan banyak berangan-angan, saya melihatmu saja jijik….”
Santi memaki Aron karena perkataan Aron membuatnya sangat kesal, dia jelas-jelas sedang merusak hubungannya dengan Ronal!
“Aron, kamu tidak perlu banyak bicara, saya percaya kalau Santi tidak mungkin mau tidur denganmu, lagipula saya lihat kamu orang yang begitu sok alim, jangan-jangan kamu bahkan tidak mempunyai kemampuan seperti seorang pria ya, makanya Nuri mencampakkanmu? Kalau kemampuanmu diatas ranjang begitu hebat dan memuaskan Nuri, dia tidak mungkin akan mencampakkanmu kan…”
Ronal menggertakkan giginya, meskipun dia berkata dia tidak peduli, tapi dendam didalam hatinya sudah tumbuh sejak awal!
“Entah siapa diantara kita berdua yang tidak punya kemampuan seorang pria, apa kamu tidak menyadarinya?”
Aron tersenyum sinis!
Aron sudah melumpuhkan kemampuan Ronal sebagai seorang pria, jadi sekarang, Ronal tidak bisa dibilang sebagai seorang pria sejati lagi!
Perkataan Aron seketika membuat Ronal memucat lalu memerah!
Belakangan ini dia memang fokus memulihkan lukanya, namun secara logika, hanya tangannya yang patah, itu tidak akan mempengaruhi kinerja anggota tubuh lainnya, tapi beberapa kali saat Ronal ingin bermesraan dengan Santi, bahkan saat dia sudah melepaskan seluruh pakaiannya, adik kecil Ronal sama sekali tidak bereaksi sedikitpun.
Awalnya Ronal mengira karena dia terluka, jadi hal itu mempengaruhi tubuhnya, tapi perkataan Aron barusan membuat Ronal gemetar!
“Kak Ronal, jangan pedulikan perkataannya, kamu punya kemampuan atau tidak saya yang paling tahu, kamu yang paling hebat, jangan pedulikan omong kosongnya, habisi saja dia, dan buang ke sungai…”
Santi mencoba menghibur Ronal!
Ronal menganggukkan kepalanya lalu berkata pada Aron : “Aron, tahun depan, hari ini akan menjadi hari peringatan kematianmu, kamu sudah menyinggungku, saya akan memberitahukan kepadamu, apa akibat dari itu…”
Selesai berkata, Ronal melambaikan tangannya : “Serang dia, dan langsung habisi dia, lalu lempar kedalam sungai…”
Ronal memerintahkan puluhan orang yang memegang parang, yang langsung menyerbu kearah Aron!
“Anggota Geng Serigala Api?”
Aron melihat beberapa orang yang menyerangnya, dan langsung tertawa dingin..
Ronal berkata dengan muram, tatapan matanya seperti beracun.
“Saya rasa saya masih dapat hidup dengan baik hari ini!” Aron menyeringai, dan kemudian berkata kepada beberapa anggota Geng Serigala Api : “Lantas Hercules tidak berpesan kepada kalian, untuk tidak mengganggu ku?”
Perkataan Aron membuat puluhan anggota Geng Serigala Api terdiam, lalu menilai Aron!
“Bajingan, kamu kira kamu siapa berani memanggil Kak Hercules hanya dengan namanya saja!”
Saat itu, seorang pria paruh baya yang mengenakan kemeja bertanya kepada Aron!
Pria paruh baya ini adalah pemimpin dari anggota Geng Serigala Api ini!
“Kamu tidak berhak mengetahui siapa saya, saya sarankan sebelum kalian bergerak, kalian panggil dulu Hercules kemari…”
Aron berkata dengan tenang!
“Aron, berlagak apa kamu? Kak Hercules bukan orang yang bisa kamu temui sesuka hatimu.” Ronal melangkah maju : “Tidak perlu takut padanya, saya tahu jelas siapa bajingan ini, dia tidak memiliki status, dan baru Bekerja!”
“Kalian semua, serang dia sekarang, siapa yang berhasil menghabisinya terlebih dulu, akan kuhadiahi 200 juta, dan orang-orang yang turun tangan akan mendapat 10 juta….”
Ronal tahu kalau manusia selalu tergiur dengan uang, asalkan dia bisa memberikan keuntungan yang memuaskan mereka, mereka pasti akan kehilangan akal sehatnya dan berusaha mati-matian!
Mereka yang mendengar kalau orang yang berhasil menghabisi Aron terlebih dulu akan mendapatkan imbalan 200 juta langsung menggila, mereka semua mulai menyerang kearah Aron dan ingin menjadi orang pertama yang memenggalnya!
Meskipun uang yang diberikan Ronal kepada Geng Serigala Api terbilang banyak, tapi kalau dibagi dengan seluruh anggota maka yang mereka dapatkan juga terbatas.
Aron yang melihat mereka menggali kubur sendiri hanya tersenyum sinis, lalu mengangkat tangannya dan berhasil meraih sebuah parang besar, mereka bahkan belum melihat dengan jelas bagaimana Aron menangkisnya, hanya parang besar itu sudah terbelah menjadi dua bagian!
Seorang anggota Geng Serigala Api yang menyerang paling depan seketika tertegun, dia melihat pisau parang yang ada ditangannya terbelah dua, seketika bergidik ngeri!
Yang lainnya juga ikut tercengang, mereka tidak menyangka Aron akan menangkis pisau parang dengan tangan kosong, dan membuat pisau itu terbelah menjadi dua bagian, dan bahkan tangan Aron sama sekali tidak terluka!
“Bagaimana mungkin?” Ronal juga tertegun, dia membelalak tak percaya dengan apa yang baru dia lihat. Dan disaat mereka semua sedang tertegun, Aron melayangkan sebuah tendangan kearah anggota Geng Serigala Api yang menyerang di paling depan, dan membuatnya terhempas!
Dia terhempas sampai 10meter lebih, lalu tersungkur didepan Ronal, anggota Geng Serigala Api itu seketika memuntahkan seteguk darah, dan tidak ada yang tahu apakah dia akan bertahan hidup!
Setelah melihat adegan berdarah yang ada dihadapannya, raut wajah Ronal seketika menjadi murung, bahkan Santi juga terkejut dan langsung bersembunyi dibalik badannya!
“Jangan tertegun lagi, kalian serang bersama, walaupun dia bisa menangkis pisau dengan tangan kosong, tapi kita menang jumlah, mencincangnya menjadi daging bukan masalah….”
Ronal berteriak dengan keras!
Para anggota Geng Serigala Api tersadar dan segera mengangkat pisau mereka dan kembali menyerang kearah Aron!
Aron seketika menghindar, lalu mulai melintasi kerumunan itu, karena mereka semua adalah anggota Geng Serigala Api, Aron juga tidak berbelas kasihan, dalam waktu satu menit, puluhan anggota Geng Serigala Api itu tersungkur dibawah kaki Aron!
Seperti sebuah bencana, mereka semua berlumuran darah, ada yang tangannya patah, dan ada juga yang kakinya patah, mereka semua menjadi orang cacat dalam sekejap.
Aron juga tidak berniat membunuh mereka, dia memberi kesempatan hidup untuk anggota Geng Serigala Api ini.
Ronal yang melihat adegan itu seketika gemetar hebat, bahkan raut wajah Santi semakin lama semakin pucat, dan tidak berani menatap Aron!
“Ingin membalas dendam kepadaku, kamu juga hanya mengandalkan orang-orang ini? Sepertinya kamu terlalu meremehkanku ya?”
Aron perlahan menghampiri Ronal..