
“Cari mati!”
Jekson melihat Aron menjadi seperti itu, merasa marah dan kesal, dan melayangkan tamparannya kearah Riko!
Saat itu dia sudah tidak peduli apakah dia merupakan tandingan Riko atau bukan!
“Kecil!”
Riko mendengus dan melayangkan tendangannya dan langsung menendang Jekson keluar dari kamar!
Kurniawan, Jhonatan dan yang lainnya juga menatap Riko dengan marah, namun mereka tidak berani bertindak!
“Hahaha….haha…..”
Riko tertawa terbahak-bahak seperti orang gila, disini tidak ada satu orang pun yang bisa menandinginya, dia adalah yang terkuat, dia tidak tertandingi!
“Paman Guru, sekarang seluruh Hawa Yin yang ada di tubuh Wenny sudah diserap oleh bocah ini, hanya saja tubuh Wenny tidak berubah, tidak lama lagi tubuhnya akan kembali menyerap Hawa Yin, dan sekarang hanya saya satu-satunya yang bisa menyembuhkannya, saya memiliki tubuh yang murni, asalkan Wenny menikah denganku, energi Yin dan Yang kami akan bersatu dan Wenny tidak akan sakit lagi!”
Riko berkata sambil menatap Pemimpin Bu Xu.
“Mimpi……”
Pemimpin Bu Xu menatap Riko dengan jijik, bocah tidak tahu malu ini baru saja menggoda Nuri, sekarang dia malah ingin Wenny menikah dengannya, benar-benar tidak tahu malu, Pemimpin Bu Xu tidak akan membiarkan putrinya menikah dengan orang seperti ini walaupun harus mati!
“Kalau kamu tidak setuju, maka jangan salahkan saya yang tidak beretika!”
Riko berkata lalu hendak meraih Wenny!
“Ah…………..”
Wenny terkejut dan berteriak!
Pemimpin Bu Xu langsung marah dan melawan Riko.
Bam…………
Pemimpin Bu Xu bukanlah tandingannya Riko, sudut mulutnya yang terkena pukulan langsung berdarah dan terluka berat!
“Adik seperguruan!” Pemimpin Wu Wei juga terkejut, dia mengeluarkan Kuas Hossu dan mengibaskannya kearah Riko!
Pemimpin Bu Xu yang melihat itu juga menahan rasa sakitnya dan turun tangan bersama untuk melawan Riko!
Dua lawan satu, tapi Riko sama sekali tidak takut, wajahnya masih menunjukkan senyuman sinis!
“Wenny, cepat lari!”
Pemimpin Bu Xu berteriak pada putrinya, dia akan menggunakan nyawanya sendiri untuk menghalangi Riko, jadi dia menyuruh putrinya untuk kabur!
Wenny melihat Pemimpin Bu Xu yang sudah terluka berat, matanya mulai basah!
“Keponakanku, cepat lari!”
Kurniawan juga bergegas menarik Wenny dan mulai berlari, bukan karena Kurniawan takut mati, hanya saja disaat seperti ini orang biasa sepertinya yang tidak memiliki keahlian bela diri, kalau tidak segera lari sama saja dengan mengantar diri menuju kematian!
Jhonatan juga menarik Nuri : “Nuri, ayo kita pergi!”
“Tidak, saya mau membawa Aron pergi bersama!”
Nuri berteriak, dia tidak ingin pergi sendiri!
Bam bam……
Dua suara hantaman terdengar, Pemimpin Wu Wei dan Pemimpin Bu Xu ditendang oleh Riko hingga terbang, dan Riko langsung menghalangi pintu keluar, dan menatap beberapa orang itu dengan sinis : “Hari ini, tidak akan ada satupun dari kalian yang bisa kabur dari sini, kalau ingin tetap hidup silahkan pikirkan cara untuk membuatku senang!”
Melihat Riko yang tersenyum sinis, Kurniawan, Jhonatan dan yang lainnya mulai melangkah mundur!
Saat itu, tidak ada satupun yang memperhatikan kalau retakan-retakan kecil mulai muncul pada lapisan es yang membalut Aron yang membeku, retakan itu semakin lama semakin besar!
Krek…..Krek…….
Suara retakan itu semakin nyaring, dan tatapan semua orang beralih padanya!
“Ayah, cepat lihat, sudah retak, lapisan esnya sudah retak……”
Melihat es di tubuh Aron mulai retak, Nuri berteriak dengan semangat.
Riko yang melihatnya seketika mengernyitkan keningnya, raut wajahnya berubah menjadi sangat serius!
Krek krek krek…..
Seketika, lapisan es yang membalut tubuh Aron pecah dan berserakan di lantai, dan tubuh Aron kembali terlihat!
“Huh……..”
Tiba-tiba Aron membuka matanya dan menyemburkan kabut putih!
Pemurnian Hawa Yin ini membuat kekuatan Aron meningkat dengan pesat, awalnya tingkatan pemurnian Qinya yang hanya berada di tingkat lima sekarang bertambah satu tingkat, dan membuat level pemurnian Qinya berada di tingkat enam.
Kalau di Perumahan Bumi Sejuk, dan mengandalkan energi spiritual yang sedikit itu, untuk mencapai tingkat enam mungkin harus menunggu sampai lebaran monyet!