ARON

ARON
Kena Imbas Dari Kesombongan



Melihat adegan itu membuat semua orang terkejut, bahkan mulut Benhard juga terbuka lebar, Aron ini hebat sekali, beberapa orang pun tidak bisa melawannya?


Kakak sepupu Benhard tidak menyangka Aron sekuat itu, dia menahan rasa sakitnya dan berkata : “Cepat undang Tuan Jekson!”


Seketika, ada orang yang pergi mengundang Jekson!


Mendengar Jekson akan datang, beberapa teman-teman langsung panik, walaupun ini tidak ada hubungannya dengan mereka, tapi nama Jekson saja sudah membuat hati mereka ketakutan!


“Kak Aron?” Wilfred yang memegang kursi berteriak pada Aron.


“Wilfred, kamu takut?” Aron bertanya dan tersenyum.


Wilfred menggertakkan giginya dan menggelengkan kepalanya : “Karena sudah berjalan sampai di titik ini, maka tidak ada lagi yang perlu ditakutkan, paling kehilangan satu nyawa saja!”


Aron tersenyum dan tidak mengatakan apapun lagi!


“Aron, kalau Tuan Jekson datang maka kamu pasti akan mati, saya akan menusuk dan merobek-robekmu!”


Benhard yang mendengar Jekson akan datang juga bersemangat!


“Saya akan menunggu!” Aron berkata lalu kembali duduk, wajahnya terlihat sangat tenang!


Di sisi lain, Jekson yang sedang menunggu Aron di lantai tiga, masih belum bertemu dengan Aron, dia juga tidak berani menelpon lagi, dan terus menunggu!


“Tuan Jekson, ada masalah di bawah, ada orang yang membuat keributan di ruang VIP dan memukul Kak Benny!”


Seorang pelayan bergegas menuju salah satu ruangan VIP di lantai tiga dan berkata pada Jekson.


​“Sialan, siapa yang berani membuat keributan di restoranku? Anggota Geng Serigala Api?”


Jekson yang mendengarnya langsung berdiri dan bergegas kebawah!


“Tidak tahu, tapi sepertinya sangat kuat!”


Jawab pelayan itu.


Jekson mengernyitkan keningnya, kalau orangnya sangat kuat, maka jelas dia datang untuk mencari gara-gara, sekarang ini, kecuali Geng Serigala Api, tidak ada orang yang berani membuat keributan diwilayahnya lagi, beberapa hari yang lalu Roney baru dikalahkan, maka kalau sekarang ada anggotanya yang membuat keributan, juga bukan hal yang tidak mungkin!


Segera, Jekson sampai dilantai dua dan menendang pintu ruangan VIP, dan saat dia hendak memaki, dia melihat Aron yang sedang duduk, dan membuatnya seketika gemetar!


“Tuan Jekson, dia………….”


Kakak sepupu Benhard berusaha keras untuk berdiri, dan saat berbicara dengan Jekson, dia menyadari kalau Jekson bahkan tidak meliriknya, dan langsung menghampiri Aron!


Baru saja Benhard selesai berkata, dia melihat Jekson yang membungkuk dan berteriak dengan hormat pada Aron : “Tuan Aron!”


Aron tidak mengatakan apapun, dia hanya meletakkan gelas tehnya yang sudah kosong, dan Jekson langsung menuangkannya hingga penuh!


Dan semua orang kembali tercengang, mata mereka membelalak tidak percaya!


Tadi Ronal datang dan berdiri disebelah Aron seperti seorang bawahannya, sekarang Jekson juga menunjukkan sikap yang sama.


Mereka benar-benar tidak mengerti sehebat apa Aron itu!


Sedangkan Benhard dan kakak sepupunya seketika termenung!


“Tuan…..Tuan Jekson, orang ini adalah?”


Kakak sepupu Benhard juga tidak bodoh, dia segera menyadari ada yang salah, dan bergegas berjalan menghampiri!


“Benny, sudah berapa lama kamu ikut denganku?”


Jekson tidak menjawab pertanyaannya, dan langsung bertanya padanya.


“Tuan Jekson, li….lima tahun!”


Hati Benny tersontak, dan menjawab dengan terbata-bata.


“Sudah lima tahun, waktunya tidak singkat ya!” Jekson menepuk pundak Benny dengan tenang!


Seketika, Benny langsung ketakutan dan langsung berlutut dihadapan Jekson!


Dia sudah mengikuti Jekson selama lima tahun, dia tahu semakin tenang Jekson maka semakin kuat juga aura pembunuhnya!


“Tuan Jekson, ampuni saya, Tuan Jekson tolong ampuni saya sekal ini………..”


Benny tidak berhenti bersujud pada Jekson!


​Jekson sama sekali tidak tergerak dan mengeluarkan sebilah belati lalu melemparkannya di lantai : “Patahkan tangan!”


Benny melihat belati di lantai itu dan ragu sejenak, namun setelah itu dia langsung meraihnya dan memotong tangannya sendiri!