ARON

ARON
Bagaiman Kalau Pergi Sejauh Mungkin



Melihat Lina yang tiba-tiba bersemangat Nuri bertanya dengan bingung : “Ada apa? Aron orangnya baik kok, saya sangat mengerti dia, saya juga sudah bertemu dengan orang tuanya.”


“Apa yang kamu mengerti? Dia itu seorang pembunuh, apa kamu tahu? Dia sudah menghabisi seluruh Keluarga Wisono, dia juga sangat kejam…..”


Lina sudah tidak bisa menahan diri dan mengatakan yang sebenarnya, namun baru saja dia membuka mulut dia sudah merasa menyesal, karena memberitahu Nuri hal seperti ini juga tidak baik.


Awalnya dia mengira Nuri akan kaget setelah mengetahuinya, namun tidak disangka Nuri tidak menunjukkan keterkejutan sedikitpun malah mengangguk dan berkata : “Saya tahu, dia melakukan itu demi saya!”


“Demi kamu?” Lina kebingungan.


Nuri menceritakan kembali semua yang sudah dia alami kepada Lina termasuk masalah di Kota Namae.


“Erick ini sama saja dengan binatang, dia memang pantas mati…….”


Lina yang mendengarnya langsung marah dan membanting meja dengan keras!


“Lina, kamu……kedatanganmu kali ini ke Kota Sanur, apakah untuk menangkap Aron?”


Nuri tiba-tiba menyadari dan bertanya pada Lina.


“Saya…..saya…..”


Lina seketika terdiam dan tidak tahu bagaimana caranya menjawab pertanyaan Nuri!


​“Lina, kalau kamu datang untuk menangkap Aron maka jangan salahkan saya tidak mau mengenalimu lagi, apalagi Aron juga pernah menyelamatkan nyawa Tuan Kurniawan, kamu tidak boleh membalas budi dengan dendam!”


Raut wajah Nuri mulai terlihat muram!


“Apa? Aron pernah menyelamatkan kakekku?”


​LIna tersontak dan dia tidak tahu mengenai masalah ini.


“Tentu saja, kalau tidak percaya tanyakan saja kepada Tuan Kurniawan, saya tidak terlalu tahu detail masalahnya!”


Nuri hanya pernah mendengar Aron mengungkitnya, tapi bagaimana detail kejadian itu Nuri juga tidak tahu!


Lina berdiri dan bergegas menuju tempat Kurniawan, Nuri juga bergegas mengikutinya dari belakang!


Kedatangan Lina dan Nuri memecah suasana canggung di antara Aron dan yang lainnya.


“Lina, untuk apa kalian kemari?” melihat Lina dan Nuri menghampiri, Kurniawan bertanya.


“Kakek, apakah benar Aron pernah menyelamatkan nyawamu?”


Lina langsung menanyakannya.


​“Tentu saja, Tuan Aron tidak hanya pernah menyelamatkanku, dia juga pernah menyelamatkan Walikota Willy, dan menyelamatkan ratus ribuan penduduk Kota Sanur!”


Kurniawan tahu Aron membantu Willy melepaskan diri dari kendali pengusaha Futuwa, jadi dia berkata demikian.


“Tuan Kurniawan, apa yang sebenarnya terjadi?”


Rudi tercengang, dan merasa perkataan Kurniawan sedikit berlebihan, menyelamatkan ratus ribuan penduduk Kota Sanur?


“Masalah ini harus dijelaskan langsung oleh Walikota Willy!” Kurniawan berkata lalu mengutus seseorang untuk mengundang Willy kemari!


Setelah Willy datang, dia mengerti maksud Kurniawan dan menceritakan kembali bagaimana Aron membantunya!


Tapi ini membuat Rudi dan Lina yang mendengarnya tercengang, karena masalah seperti ini kalau tidak dilihat langsung dengan mata kepala sendiri, siapa pun tidak akan percaya dengan mudah.


Namun karena ini keluar dari mulut Willy, mereka tidak berani tidak percaya karena mereka tahu Willy tidak mungkin berbohong.


Setelah beberapa waktu Rudi akhirnya menghela nafas dan berkata : “Tuan Kurniawan, meskipun kami tidak menangkap Aron tapi Keluarga Rangga juga tidak akan melepaskannya begitu saja, selain itu saya takut orang-orang yang terlibat dengan Aron akan mengalami kesialan, Doddy sudah mengatakan kalau dia akan membunuh Aron sekeluarga!”


Perkataan Rudi membuat semua orang terdiam, tidak ada orang yang tidak mengenal Keluarga Rangga dari Kota Taka, kepala keluarga mereka Doddy juga merupakan Master Kekuatan Batin, kekuatannya sangat luar biasa, dan Doddy sudah mengeluarkan titahnya, sepertinya masalahnya akan sulit di atasi.


“Kalau begitu bagaimana kalau kami pergi? Pergi sejauh mungkin, ke tempat yang tidak bisa ditemukan oleh Keluarga Rangga……”


Nuri bertanya dengan cemas.