ARON

ARON
Di belikan mobil Tua



Yenni tidak memberitahu kehebatan Hercules pada Aron, karena dia tahu kalau Aron sudah menggebu-gebu, kalau dia memberitahunya dengan jujur, Aron pasti tidak akan mau pergi!


Aron menatap Christine lalu menatap Yenni dan berkata : “Yenni, kamu dan Christine pergi dulu, sebentar lagi saya akan pulang……”


Yenni melihat Aron tidak mau pergi, dia menjadi semakin gelisah dan berkata dengan jujur : “Kak Aron, tadi Christine mengatakan kalau Kak Hercules itu sangat hebat, saya rasa sebaiknya kita tidak menyinggungnya….”


“Tidak apa, saya tidak takut!” Aron tersenyum!


Christine melihat Aron yang tidak bisa dibujuk hanya bisa menegurnya : “Jangan kira kemampuanmu itu sangat hebat, dan membuatmu tidak tahu diri, Kak Hercules adalah tangan kanan pemimpin Geng Serigala Api, dia sangat hebat, hanya ada beberapa orang yang bisa menandinginya, kamu masih berani tetap tinggal disini?”


“Kenapa tidak berani?” Aron terlihat tidak peduli…..


“Kamu…..” Christine sudah hampir mati kesal, dia hanya bisa menarik Yenni dan pergi dari sana : “Yenni, ayo pergi, jangan pedulikan dia lagi, dia bahkan berani menyinggung Geng Serigala Api, bisa jadi dia tidak akan melihat matahari lagi besok, kalau kita menemaninya, kita akan mati bersama, tidak ada artinya….”


Yenni ditarik sekuat tenaga oleh Christine, meskipun Surya tidak ingin membiarkan Yenni dan Christine pergi dari sana, hanya saja Hercules belum sampai, dia tidak berani bersuara karena takut Aron akan memukulinya lagi!


Christine yang baru menarik Yenni pergi dari sana, bertemu dengan barisan mobil yang melaju kencang, dan terhenti didepan kawasan warung!


Para bos warung yang melihat itu segera bersembunyi ketakutan, dan orang-orang yang menonton keributan juga seketika membubarkan diri, hanya mereka yang bernyali besar yang berani bersembunyi disekitar untuk menonton!.


Mereka semua tahu reputasi Hercules, tidak ada seorangpun yang berani menyinggungnya, salah-salah mereka bisa kehilangan nyawa mereka!


Surya yang melihat itu segera menghampiri dan membukakan pintu mobil dengan penuh hormat!


Hercules berjalan keluar dari mobil dengan cerutu di mulutnya, dan orang-orang yang menatapnya dengan rasa iri!


“Kak Hercules…..” Setelah melihat Hercules, Surya segera berteriak dan wajahnya terlihat teraniaya!


“Surya, lihatlah kamu ini, benar-benar membuat Geng Serigala Api malu!” melihat kondisi Surya, Hercules mengernyitkan keningnya dan berkata : “Dimana orang yang membuat keributan?”


“Kak Hercules, dia sedang duduk disana….”


Pria itu berkata sambil menunjuk kearah Aron!


Hercules juga menoleh kearah tangan Surya menunjuk, dan saat melihat Aron sedang duduk disana, Hercules seketika gemetaran. Cerutu yang ada dimulutnya sampai jatuh ke tanah!


Melihat situasi itu, Surya segera membantu Hercules mengambil cerutunya dan berkata : “Kak Hercules, bajingan itu hanya seorang diri, hanya saja dia punya sedikit kemampuan, bawahanku semua dipukuli olehnya….”


Dalam hati Hercules sudah merasa sangat marah, dia sangat ingin memarahi Surya.


Aron bukan memiliki sedikit kemampuan, jelas-jelas dia itu sangat kuat, dia bahkan mengalahkan Roney, coba tanyakan diseluruh Kota Sanur apa ada yang bisa menjadi tandingan Aron?


“Kak Hercules!” Aron seketika melihat kearah Hercules, raut wajahnya terlihat penuh ejekan : “Kita bertemu lagi, sepertinya kita sangat berjodoh ya!”


Hercules yang mendengarnya seketika tersenyum lebar dan menghampiri : “Pak Aron, bercanda ya, ini karena didikanku tidak benar!”


Seketika itu Surya langsung kebingungan, dia menatap Hercules dengan bingung, dia tidak mengerti situasi apa yang sedang terjadi!


“Bawahanmu itu hebat sekali, dia berkata walaupun saya punya seratus nyawa, saya tidak akan bisa pergi dari sini malam ini!”


Aron berkata dan menyeringai!


“Mana mungkin, dengan kemampuan Pak Aron, di Kota Sanur tidak ada seorang pun yang bisa menghalangi!” Hercules tersenyum canggung lalu menoleh kearah Surya : “Surya, kemari kau…..”


Surya berjalan menghampiri dengan kebingungan!


“Sialan, cepat berlutut dan minta maaf pada Pak Aron……”


Hercules menendang Surya dengan keras!


BAM!


Seketika Surya tersujud dihadapan Aron!


“Sudahlah, tidak perlu melakukan trik itu padaku, sebelum Guru kalian datang membantu kalian, saya tidak akan menyentuh kalian, kecuali kalian tidak punya mata dan berani menyinggungku…..”


Aron tahu kalau Hercules hanya sedang berakting didepannya, dan sedang memberi muka padanya saja!


Aron melukai Roney, Geng Serigala Api pasti akan membalaskan dendam itu padanya, Hercules tidak mungkin menghormatinya dengan tulus!


Setelah selesai berkata, Aron bangkit berdiri


dan pergi, Hercules menatap punggung Aron dengan tatapan dingin dimatanya!


“Kak…..Kak Hercules, orang ini…..”


Piak…


Hercules menampar Surya dengan keras!


“Saya beritahu, lain kali kalau kamu melihatnya, bersembunyilah jauh-jauh, pemimpin kita dipukuli olehnya, segeralah bersyukur pada dewa karena kamu masih bisa hidup saat ini….”


Setelah berkata, Hercules dan bawahannya pergi meninggalkan tempat itu.


Hanya tersisa Surya yang masih berdiri disana dan mematung ketakutan!


...****************...


Didalam area perumahan, Yenni berdiri didepan pintu menunggu Aron dengan cemas, Christine langsung pergi setelah mengantar Yenni pulang!.


“Yenni, kenapa tidak masuk, sedang menunggu siapa?”


Lissa yang melihat Yenni sudah pulang tapi tidak masuk kerumah bertanya padanya.


“Ibu, masuk saja dulu, saya sedang menunggu Kak Aron!”


Yenni terlihat sangat cemas!


“Ada apa dengan Aron? Bukankah kalian pulang bersama?”


Melihat Yenni yang begitu gelisah, Lissa juga bertanya dengan khawatir.


“Dia…….” Yenni tercengang, dia tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya pada ibunya!


“Yenni, dimana Aron? Bukankah kalian pulang bersama?”


Pada saat itu, Sheli dan wahyu juga menghampiri!


Melihat Sheli dan Wahyu, Yenni takut mereka akan cemas dan segera berkata : “Kak Aron ada sedikit urusan, katanya dia akan pulang sedikit terlambat..


“Anak ini, entah apa yang dia sibukkan, sudah pulang kerja pun masih ada saja yang dikerjakan!”


Sheli menggerutu!


“Bibi, kalian masuk saja dulu, saya akan menunggu Kak Aron disini!”


Yenni ingin Sheli dan Wahyu masuk terlebih dulu, karena dia tidak tahu jam berapa Aron akan pulang, bisa pulang atau tidak juga tidak bisa dipastikan!


“Awalnya saya ingin memberi kalian kejutan, Aron ini malah pulang larut sekali….”


Sheli berkata dan menghela nafas.


“Kejutan?” Yenni tercengang!


Lissa yang melihat situasi itu segera menjelaskan : “Paman Wahyu melihat kamu dan Aron sudah bekerja, kalau naik angkutan umum pasti sangat merepotkan jadi dia membeli sebuah mobil, agar kalian bisa menyetir, awalnya ingin mengejutkan kamu dan Aron, tapi ternyata dia belum pulang….”


“Aduh, Lissa, mobil ini juga ada bagianmu, ini adalah hadiah dari kedua orang tua untuk


​kedua anaknya….”


Sheli juga ikut nimbrung!


“Sudahlah, saya hanya mengeluarkan beberapa juta, sisanya adalah uang kalian berdua!”


Lissa tersenyum!


“Ini hanyalah transportasi untuk mereka berdua, setelah pekerjaan mereka stabil, biarkan mereka yang membelinya sendiri, kita sudah tua, hanya bisa membantu sebanyak ini!”


Wahyu juga membuka suara.


“Benar, kedepannya hanya bisa mengandalkan mereka sendiri! Lissa mengangguk!


Mendengar perbincangan mereka, Yenni seketika merona merah, kedua pihak sudah menyetujui hubungannya dengan Aron sejak awal.


Dalam hati Yenni juga tidak ada penolakan, karena selama beberapa waktu ini dia terus bersama dengan Aron dan menyadari kalau dia pelan-pelan sudah jatuh cinta pada Aron!