
Xiu Qixuan melepaskan genggaman tangannya pada Yao Yunmei, dia berbalik menatap ibu dan anak didepannya dengan tatapan malas.
Sungguh Xiu Qixuan sudah bosan bermain bersama mereka, padahal hanya hampir tigabulan lamanya dia mengenal ibu dan anak itu.
"Berdirilah," Jawab Xiu Qixuan acuh,
Kedua wanita itupun menegakan tubuhnya. Saat Chu Yu ingin berbicara, Xiu Qixuan sudah menyela dan berbicara lebih dulu.
"Apa yang membuat Nyonya Kedua dan Biaomei sudah berkunjung ke Kediaman Utama? Apakah ada masalah yang mengharuskan kalian datang?" Tanya Xiu Qixuan langsung tanpa berbasa-basi, dia sedikit membumbui ucapannya dengan berpura-pura khawatir.
Chu Yu dan Xiu Yue melirik satu sama lain, mereka kaget karena Xiu Qixuan yang langsung berterus-terang menanyakan alasan mereka datang ke Kediaman Utama.
Yao Yunmei yang melihat interaksi Adik ipar perempuannya dengan Chu Yu dan Xiu Yue langsung mengerti bahwa hubungan ketiga wanita itu tidak begitu baik.
"Kami ingin bertemu dengan Nona Perdana Menteri. Sebelumnya kami sudah bertemu kemarin, Aku dan Ibuku membantu ritual dan pesta pernikahan Biaoge dan Nona Perdana Menteri," Jawab Xiu Yue angkuh, mencoba untuk memberi tahu Xiu Qixuan bahwa dirinya lebih dekat dengan Yao Yunmei.
Xiu Qixuan mendengus kesal tetapi dia terkekeh kecil, bukankah Xiu Yue terlalu kekanakan?
Chu Yu melihat putri kesayangannya berbicara tanpa berpikir terlebih dahulu langsung menatap Putrinya tajam.
Chu Yu sudah memperingati Putrinya itu bahwa saat mereka sedang berhadapan dengan Xiu Qixuan--mereka harus berbicara dengan baik agar Xiu Qixuan tidak mencari celah dan kelemahan mereka. Tetapi apa yang dilakukan Putri kesayangannya itu?
Tawa kecil Xiu Qixuan terdengar membuat Xiu Yue mengerutkan kening tidak suka karena Xiu Qixuan tidak termakan provokasi-nya.
"Oh, Kau membantu apa dipernikahan, Dage?" Tanya Xiu Qixuan santai menanggapi masih dengan senyum geli yang terpampang diwajahnya.
Xiu Haocun hanya diam--mengira bahwa hubungan Xiu Qixuan dan Xiu Yue membaik karena mereka terlihat akrab dan bercanda ria.
Yao Yunmei mengamati ketiga wanita itu, dia seperti mendapat tontonan gratis disini. Tapi menurut Yao Yunmei pertikaan ketiga wanita didepannya tidak rumit seperti di Kediamannya di Ibukota atau di Harem Istana.
"Aku membantu banyak hal, seperti mendekorasi dan mengatur beberapa hal, Sepupu Ipar memujiku dan menurutnya hasil pekerjaanku begitu baik," Jawab Xiu Yue membanggakan diri dan menatap Yao Yunmei, dirinya memberi kode agar wanita itu membantunya.
Yao Yunmei yang merasa terpanggil dan menerima tatapan tersebut langsung mengiyakan, dirinya hanya jujur dan menanggapi dengan begitu singkat.
Xiu Qixuan yang melihat interaksi mereka langsung merutuk dalam hati,
Melihat Xiu Qixuan terdiam, Chu Yu mengurungkan niatnya yang hendak menghentikan Putri-nya, mungkinkah Xiu Qixuan dikalahkan dengan ucapan semberono Putri-nya?
"Kau sudah bekerja keras." Ucap Xiu Qixuan memuji Xiu Yue,
Ibu dan anak itu tersenyum senang karena mereka merasa berhasil membuat Xiu Qixuan kalah telak. Tetapi mereka salah besar!
"Tapi, menurutku kau terlalu merepotkan dirimu sendiri, Bukankah ada banyak pelayan di Kediaman Utama? Untuk apa para pelayan itu dibekerjakan? Kalau aku berada di kediaman hari itu, tentu saja aku juga tidak perlu merepotkan diriku sendiri," Lanjut Xiu Qixuan dengan menatap Xiu Yue dengan pandangan mengejek.
"Kau! Tentu saja, aku tidak merasa direpotkan. Itu ketulusanku untuk membantu," Jawab Xiu Yue berusaha menahan amarah melihat tatapan mengejek dari Xiu Qixuan.
"Ketulusan ya?" Tanya Xiu Qixuan,
"Ketulusan lebih berkesan apalagi dihari pernikahan, buktinya Sepupu Ipar memujiku," Ucap Xiu Yue mendengus kesal.
" Kakak ipar hanya memberimu wajah dengan cara memuji," Ucap Xiu Qixuan singkat menjelaskan suatu hal kepada Xiu Yue yang bodoh ini.
Xiu Yue terus berbangga hanya karena Yao Yunmei memujinya, bagaiman kalau Kaisar yang memujinya? gadis ini pasti bisa mengumumkan keseluruh dunia dengan sikap arogan dan seenaknya.
Yao Yunmei yang mendengar percapakan mereka langsung mengerti--bahwa Xiu Qixuan lebih masuk akal daripada Xiu Yue.
"Nona Besar. Xiu Yue hanya merasa senang karena Nona Perdana Menteri memuji pekerjaannya," Ucap Chu Yu menyela dan ingin menyudahi tindakan semberono Xiu Yue.
Xiu Qixuan mengernyitkan kening tidak suka, dia kemudian berucap,
"Nyonya Kedua, Kakak Iparku bukan lagi Nona Perdana Menteri, Dia adalah seorang Istri dan Nyonya dari Wakil Jenderal,"
"Apakah kalian lebih menyukai statusnya yang sebagai seorang Nona Perdana Menteri dibanding statusnya yang sekarang?" Lanjut Xiu Qixuan dengan tatapan menyelidik yang mearah pada mereka, menekan ibu dan anak itu dengan setiap kalimat yang dia ucapkan.
Yao Yunmei menganggukkan kepala saat mendengar setiap perkataan Xiu Qixuan, Adik ipar perempuannya sungguh cerdas. Yao Yunmei sejak lahir dibesarkan di Ibukota yang lebih keras dan menyeramkan dibanding kota-kota perbatasan, pertikaian seperti ini sudah biasa baginya. dirinya sangat paham bahwa statusnya sebagai Nona Perdana Menteri sangat menguntungkan bagi beberapa orang yang mendekatinya.
Chu Yu gelegapan, tekanan dari setiap kalimat dan tatapan menyelidik dari Xiu Qixuan membuat pikirannya tidak berfungsi.
Chu Yu merasakan dejavu, dirinya pernah berada diposisi seperti ini duapuluh tahun lalu dengan tatapan yang sama persis dari orang yang berbeda.
"Kami----Kami hanya belum terbiasa," Jawab Chu Yu dengan singkat dan tidak beralasan,
"Mulai sekarang biasakanlah, Aku sudah bukan seorang Nona Perdana Menteri. Jangan harap mengambil keuntungan dari statusku," Ucap Yao Yunmei memperingati mereka dengan nada tegas dan berwibawa khas seorang Nona terhormat yang tidak terbantahkan.
Xiu Qixuan menoleh menatap Yao Yunmei yang sepertinya mulai memiliki pandangan buruk kepada ibu dan anak didepannya.
'Apakah berhasil rencanaku yang menghalangi mereka menjalin hubungan dekat?,' Gumam Xiu Qixuan dalam hati, dirinya merasa terlalu mudah mempengaruhi pikiran Yao Yunmei.
Chu Yu dan Xiu Yue mendengar ucapan Yao Yunmei yang memperingati mereka langsung terdiam membeku, Chu Yu menggertakankan giginya menahan amarah, dia akhirnya mengerti Xiu Qixuan berniat mempengaruhi pikiran Yao Yunmei dan menanamkan pikiran buruk mengenai mereka.
"Sudahlah, Kakak ipar. Aku tahu Xiu Yue dan Nyonya kedua hanya belum terbiasa, mereka tidak mungkin mengambil keuntungan darimu," Ucap Xiu Qixuan menanggapi Yao Yunmei, ucapan darinya terkesan membela tetapi sebenarnya dia menambah lebih banyak pikiran buruk mengenai ibu dan anak itu dipikiran Yao Yunmei.
"Adik Ipar, kau ternyata sangat perhatian terhadap siapapun," Jawab Yao Yunmei, giliran dirinya yang menghampiri Xiu Qixuan dan mencoba mendekatkan diri dengan Adik Ipar Perempuannya ini.
"Aku membawa beberapa barang bagus dari ibukota, akan aku kirim seseorang untuk mengantarkannya ke Manor-mu," Ucap Yao Yunmei,
"Kakak Ipar, tidak perlu merepotkan diri, tetapi Xuan'er tidak akan menolak," Jawab Xiu Qixuan, dia tidak akan menolak barang dari ibukota kekaisaran yang belum pernah dia kunjungi ini, tentu saja barang bagus tidak perlu ditolak atau dikemudian hari dia akan menyesal!
"Sebagai gantinya, Xuan'er akan memberi hadiah pernikahan," Lanjut Xiu Qixuan, tersenyum canggung.
Xiu Qixuan masih memasang sikap berwaspada kepada Yao Yunmei--dirinya tidak mungkin semudah itu mempercayai manusia di daratan Ca Li, dari apa yang dia tonton di drama kolosal--banyak masalah terjadi karena pengkhianatan dari orang terdekat. Xiu Qixuan sangat membenci adegan pengkhianatan!
Xiu Qixuan memandang Chu Yu yang mengeluarkan aura gelap, dan Xiu Yue yang menatap mereka dengan tatapan tidak rela dan kesal.
"Aku akan memberikan sebagian barang pemberian kakak Ipar kepada Biaomei dan Nyonya Kedua," Ucap Xiu Qixuan berlagak menjadi seorang dermawan,
"Tidak Perlu!" Sergah Xiu Yue langsung menolak, lagipula siapa yang membutuhkan barang sisa dari Xiu Qixuan? Gadis jalang ini pikir dirinya siapa memberiku barang sisa? hanya berusaha membuatku malu?!-Pikir Xiu Yue.
Yao Yunmei yang mendengar penolakan Xiu Yue atas niat baik Xiu Qixuan langsung memandang gadis itu dengan tatapan tidak suka yang sangat besar.
Xiu Haocun sejak tadi hanya diam memakan cemilan dimeja kudapan, dirinya tidak mendengar dan tidak ingin terlibat topik pembicaraan para wanita, membuatnya hanya diam termenung menatap semua ekspresi yang terpampang diwajah Xiu Qixuan. Putrinya ini sangat mirip dengan istrinya!
"Bukan itu maksudku Sepupu Ipar, aku---aku," Ucap Xiu Yue gelagapan melihat tatapan Yao Yunmei padanya, dirinya berniat meminta bantuan dari Chu Yu tetapi ibunya hanya diam menatapnya tajam, menyuruhnya berhenti berbicara.
Xiu Qixuan menghampiri dan berdiri dihadapan Xiu Yue. Xiu Qixuan berucap,
"Tidak perlu cemas, Kaka Ipar pasti mengerti kau memiliki alasan," Dengan senyum manisnya yang memiliki arti lain.
Xiu Qixuan mencondongkan tubuhnya sedikit kedepan kemudian berbisik pelan disamping telinga Xiu Yue,
"Xiu Yue aku beritahu satu hal padamu, kau hanya menampar wajah untuk terlihat lebih gemuk(1)"
Sehabis mengucapkan kalimat itu Xiu Qixuan bergegas pergi dari hadapan Xiu Yue untuk duduk disamping ayahnya dan memakan cemilan--sembari menunggu kedatangan Xiu Huanran yang masih mengurus bawahannya didepan gerbang utama kediaman.
Xiu Yue menggepal menahan amarah, saat dirinya melangkah berusaha mengejar Xiu Qixuan yang hendak berjalan kearah sang Jenderal besar, tangan lain lebih dahulu menahannya, Ibu-nya memandang Xiu Yue dengan tatapan peringatan.
•••••••••••••
Hanya menampar wajah untuk terlihat lebih gemuk. (Sia-sia mencoba untuk memberi kesan)