Travel To The World Of Ca Li

Travel To The World Of Ca Li
Dewi Agung Yinxi & Jenderal Iblis Maozi



Sampai akhirnya mereka tiba disatu ruangan besar yang terdapat dibagian paling dalam kuil emas. Bangunan itu bergaya elagan nan mewah tetapi entah mengapa tidak terkesan norak dan malah membawa suatu ketenangan juga kenyamanan batin.


'Wooshh...' Angin berhembus kencang dan cahaya menyilaukan di depan sana membuat Xiu Qixuan menutup kedua matanya dengan tangan.


Suara tangisan memilukan terdengar samar membuat Xiu Qixuan membuka kedua matanya.


Xiu Qixuan melangkah mundur karena terkejut melihat sosok asing berdiri di depan sana. Tampilannya begitu menyedihkan dan sedikit menakutkan.


Sosok perempuan cantik memiliki sayap dan rambut berwarna putih, juga tangannya terbuat dari batangan emas. Dia menangis dengan memilukan pancaran kesedihan terlihat jelas, airmatanya mengaoir aneh karena berwarna emas.



"Siapa kamu?" Tanya Xiu Qixuan dengan tajam.


Sosok itu menolehkan wajah kearahnya dan tersenyum sendu, "Aku tahu bahwa kamu akan datang, memakai kekuatan terakhir untuk berbicara denganmu juga tidak akan sia-sia." Ucapnya.


"Lelaki ini sangat mirip dengan dia saat itu," Lanjutnya menunjuk Sima Junke yang berdiri mematung tidak bergerak.


Sima Junke dan Xiao Bao tidak bergerak, mereka hanya diam seperti patung manusia yang menutup kedua matanya. Bahkan tubuh mereka kaku dan tidak dapat digerakan.


"Apa yang kau lakukan pada mereka?!!" Teriak Xiu Qixuan dengan tajam.


Sosok itu tersenyum dan langkahnya seperti melayang terbang menghampiri Sima Junke kemudian dengan perlahan dia mengelus lembut rahang kokoh pria itu.


Xiu Qixuan yang mula-nya takut malah menjadi geram dan mendorong sosok itu dengan kuat.


"Kau ini apa?!" Tanya Xiu Qixuan dengan tajam nan suram memandangi sosok itu dari atas kebawah.


Sosok itu tersenyum dan menjawab, "Aku seorang dewi agung surgawi, namaku Yinxi."


Xiu Qixuan mendengus tajam dan balas menjawab, "Kau terlihat sangat menyedihkan, mengapa seorang dewi agung turun kedunia manusia?"


Sosok itu tersenyum miris, dia menjentikan jarinya dan muncul sebuah lukisan yang menggambar pasangan mistis.


Dibawah hembusan angin yang membawa bunga-bunga berguguran dari ranting yang menjuntai indah, terdapat pasangan kekasih yang saling menatap penuh cinta.



Sosok yang mengenalkan diri sebagai Dewi Agung Yinxi, itu perlahan berbicara. "Didalam lukisan ini adalah Dewi kecil yang sangat mencintai Jenderal Iblis, mereka berusaha menantang alam dan langit karena cinta."


"Itu kamu," Balas Xiu Qixuan dengan tajam. Otaknya berjalan sangat cepat mecerna apa yang dilihat dan didengar olehnya.


"Gadis cerdas, sama seperti ibumu saat itu." Ucap Dewi Agung Yinxi dengan ambigu.


"Ibu?" Gumam Xiu Qixuan tidak mengerti siapa ibu yang dimaksud oleh Dewi Yinxi.


Perlahan sebuah layar kilas balik muncul memperlihatkan adegan demi adegan tanpa suara, membuat Xiu Qixuan kembali memfokus-kan diri.


Terlihat beberapa jenis mahluk yang belum pernah dilihat oleh manusia sedang saling menyerang dengan kekuatan besar dan aneh.


Cahaya menyilaukan, kepulan asap membentuk kabut berterbangan, guncangan dan hantaman keras memporak-porandakan diperbatasan kedua Bangsa, kehancuran seperti ini terjadi pada masa yang kacau.


Pada akhirnya, tidak ada hak atau kesalahan absolut di dunia, yang ada hanyalah kekalahan dan kemenangan. Bangsa iblis berakhir menderita kerugian dan kekalahan, mengalami fase penurunan dan kepunahan massal.


Mereka saling menyerang dengan kekuatan mengerikan yang hebat, peperangan antara bangsa iblis dan dewa abadi berlangsung besar.


Kedua bangsa itu tidak pernah akur dan tidak pernah saling menghargai, selama ini mereka hanya akan saling bentrok ringan dan berakhir menjalani tugas masing-masing tanpa mengganggu.


Tetapi, pada saat ini. Pemicu perang besar tersebut adalah sebuah kesalahan dari kepolosan cinta sepasang kekasih. Tuduhan demi tuduhan palsu yang mengarah pada kejahatan bangsa iblis membuat mereka muak.


Terdapat seorang Dewi kecil bernama Yinxi yang merupakan putri dari Dewi Agung Nuwa. dia memiliki sifat hangat, berbelas kasih dan polos.


Dewi kecil Yinxi tumbuh dengan penuh cinta dan bakat yang hebat, dia selalu berlatih untuk mencapai peningkatan dan sangat mematuhi perkataan sang ibunda.


Sampai akhirnya, pemberontakan dari dewi kecil itu muncul ketika dirinya tanpa sengaja bertemu dengan seorang iblis tampan. Dia tidak mengetahui bahwa pertemuan dengan cintanya itu sudah di rencanakan oleh seseorang petinggi yang memang ingin memanfaatkannya untuk menjatuhkan bangsa iblis.


Ratusan tahun berlalu dan hubungan terlarang mereka semakin dalam. Hanya saja, iblis tampan itu bukanlah iblis biasa, dia adalah seorang berstatus jenderal kepercayaan Raja Yama.


Dewi kecil Yinxi mencapai peningkatan dan dan menjadi Dewi agung Yinxi, ibundanya yaitu Dewi agung Nuwa menjodohkannya dengan Dewa Laut Timur.


Tentu saja, Dewi agung Yinxi menentang hal tersebut. Ia memberontak dan berlari kedalam dekapan kekasihnya, mereka yang memang saling mencintai. Sampai sebuah cinta tersebutlah memicu kekacauan tak berujung dan berakhir menyedihkan.


Dewi Nuwa yang terhasut bisik abadi lain segera melaporkan bahwa putrinya diculik oleh bangsa iblis yang berniat memprovokasi perang besar diantara mereka, para abadi-abadi lainnya datang membawa pasukan untuk menyerang secara mendadak tanpa deklarasi apapun.


"Maozi lebih baik daripada mereka," Ucap Dewi agung Yinxi dengan suram kepada Xiu Qixuan yang terdiam menonton layar besar kilas balik itu.


"Tetapi ibumu yang menarikku kesini untuk membantu menghilangkan kekacauan," Balas Xiu Qixuan dengan tenang.


"Itu memang tugasnya," Ucap Dewi agung Yinxi dengan tajam.


Layar besar itu menampilkan akhir bangsa iblis, Raja Yama terbunuh dalam perang karena aksi pengkhianatan beberapa menterinya yang tak mematuhi perintah dan dia memberikan sebuah cincin hitam berhias merah miliknya kepada Jenderal Maozi untuk diamankan.


Dewi agung Yinxi berusaha membantu kekasihnya melarikan diri. Tetapi, mereka terlalu lemah untuk melawan abadi-abadi yang menghadang. Jenderal iblis Maozi berakhir naas, hanya Dewi agung Yinxi yang dalam keadaan baik karena dia masih berstatus sebagai seorang putri dari Dewi agung Nuwa, tidak ada yang berani menyentuhnya.


Dengan cinta yang begitu besar Dewi Agung Yinxi mencuri cawan penampung jiwa dari kaisar langit. Dia menampung jiwa Jenderal Iblis Maozi dan membawanya kedalam roda kehidupan untuk dilahirkan kembali kealam manusia.


Lantai batu giok putih dan pilar kristal emas. Istana langit yang megah dipenuhi kekacauan. Semua dewa panik dan mendesak kaisar langit untuk bertindak tegas.


Aksinya terlalu lancang dan membuat murka para tetua abadi yang agung, dia menjadi buronan tetapi dia memang tidak ingin tinggal dilangit yang membuatnya benci.


Jiwa Jenderal Maozi sudah berputar didalam roda kehidupan, tidak ada yang dapat memberhentikan roda kehidupan karena akan menyebabkan beberapa dimensi ruang dunia manusia runtuh dan menghilang.


Dewi agung Yinxi yang bertanggung jawab memilih menyeburkan diri kedalam sumur kehidupan manusia dan turun secara paksa ke Daratan Ca Li.


Airmata terus mengalir seiring tubuhnya yang terlempar kedalam kegelapan sumur kehidupan. "Maozi, tunggu aku." Gumamnya.



Cinta begitu menakutkan untuk dirasakan seorang keagungannya, tindakan nekat seperti ini membuat kekacauan yang tak kunjung berakhir.


Seorang dewi agung memilih jatuh kedunia manusia tanpa kekuatan spritual penuh, dia mempertaruhkan hidupnya untuk memutus hukum alam sebagai seorang dewi.


Tidak tahukah dia bahwa kelembutan cinta seperti ini membentukan pedang bermata dua yang bersiap menghunusnya diberbagai sisi kehidupan fana ataupun abadi.


Seorang abadi yang turun kedunia manusia dengan membawa tubuh fisiknya akan menyebabkan 70% kekuatannya terhapuskan. Karena seorang abadi hanya dapat turun kedunia manusia dengan menggunakan roh agar keseimbangan tetap tejaga.


Mempertaruhkan banyak hal hanya untuk cinta, begitu membuat kagum sampai meringis.


"Bodoh!" Rutuk Xiu Qixuan dengan begitu berani. Dia tidak menyukai cinta yang bodoh seperti ini.


"Sebagai dewi agung yang tidak lemah, mengapa kamu membuat dirimu menjadi seperti ini?" Lanjutnya dengan sarkas.


"Gadis kecil, cinta dapat membuat mahluk apapun menjadi tak berakal." Balas Dewi agung Yinxi dengan sendu.


"Kau sendiri yang tidak bisa mengendalikannya dan berakhir menyalahkan ketidakrasional cinta," Ucap Xiu Qixuan dengan tajam.


•••••••••••••••