Travel To The World Of Ca Li

Travel To The World Of Ca Li
Kau Pikir Aku Makan Sayuran



Xiu Huanran mendelik mendengar pertanyaan Xiao Taoli yang begitu berani.


Tetapi dia hanya menatap tajam Xiao Taoli dan mengacuhkannya, karena harus bergegas menemui adik perempuannya.


Berjalan dan ingin memasuki ruangan pribadi Xiu Qixuan, tetapi melihat seorang pria tampan berdiri didekat pintu ruangan tersebut.


Xiu Huanran mengenal Pria tampan tersebut yaitu Ji Gui yang sudah sangat terkenal dikalangan sarjana terpelajar kekaisaran Shen.


Memang Ji Gui adalah seorang yang bisa dibilang misterius---pria itu cukup angkuh dan membanggakan diri, karena Ji Gui jarang bersosialisasi dengan manusia lainnya---bahkan saat Xiu Huanran mengetahui adik perempuannya diterima menjadi murid Ji Gui bisa dibilang adiknya ini seperti kucing menabrak tikus yang mati (1).


Xiu Huanran tidak ingin terlalu banyak berbasa-basi dengan Ji Gui ini, dia hanya menunduk sedikit memberi kode hormat dari kedua bola matanya, lagipula mereka ini setara tidak punya status resmi apapun yang khusus.


Ji Gui membalas menunduk, membiarkan Xiu Huanran memasuki ruangan Xiu Qixuan, dia sudah tidak ada urusan lagi disini, meminta Xiao Taoli mengantarnya ke depan kediaman seperti yang seharusnya.


Xiao Taoli sebenarnya begitu enggan membiarkan Tuan Muda Keduanya yang dalam keadaan marah bertemu Nona Besar.


Tetapi dia harus tetap menjalankan tugasnya dan kembali secepat mungkin ke Manor Xing. Lagipula disini masih ada Xiao Rou yang menemani Xiu Qixuan.


Sebelum pergi Xiao Taoli memberikan kode tersirat dari kedua bola matanya kepada Xiao Rou.


Xiao Rou mengerti langsung bergegas masuk kedalam ruangan setelah Xiao Taoli pergi.


Tetapi salah satu penjaga milik Xiu Huanran menghalanginya masuk.


Sementara itu didalam ruangan.


Xiu Huanran berdiri didekat bilik pembatas kamar dan ruang tamu, dia melihat Xiu Qixuan yang sedang terbaring dengan rambut dan penampilan berantakan karena tergesa-gesa saat mendengar suara keras Xiu Huanran didepan ruangan.


Xiu Huanran bukan orang biasa dengan sekali melihat dia bisa mengetahui bahwa Xiu Qixuan berpura-pura tidur dengan wajahnya yang terlihat gelisah dan bola matanya yang terus bergerak walaupun dia menutup kedua matanya.


"Masih ingin terus berpura-pura?" Tanya Xiu Huanran jenggah melihat kelakuan Xiu Qixuan.


Xiu Qixuan yang mendengar pertanyaan Xiu Huanran tahu bahwa dirinya sudah tidak bisa berpura-pura lagi.


Lagipula dia harus memperjelas maksud dari tindakan Xiu Huanran yang berperilaku seenaknya.


Xiu Qixuan langsung membuka kedua matanya dan bangun duduk bersandar di ranjang.


"Gege, ada angin apa yang membawamu datang ketempatku yang kecil ini?" Tanya balik Xiu Qixuan menekankan kata kecil yang seharusnya Xiu Huanran mengerti bahwa tempat ini tidak bisa menampung lebih banyak orang lagi termasuk bawahannya.


"Aku hanya ingin melihat adik perempuanku, memangnya harus ada hal lain jika aku berkunjung ketempatmu yang kecil ini?" Balas Xiu Huanran tajam.


"Aiyaa, Gege memang sangat perhatian. Tetapi Gege adalah seorang pekerja keras yang cukup sibuk mengurus banyak hal. Adik Perempuan ini tidak berani menganggu." Jawab Xiu Qixuan jelas dan sama tajamnya.


Xiu Qixuan menekankan hal yang terjadi padanya selama dua hari ini yang berusaha mengunjungi Xiu Huanran untuk memperjelas maksud kakak lelakinya menaruh banyak penjaga didepan Manor Xing, tetapi kakak lelakinya ini mempunyai banyak alasan untuk tidak menemui dirinya.


Xiu Qixuan juga mencoba meminta bantuan dengan menemui ayah dan kakak lelaki pertamanya tetapi mereka selama dua hari ini berada dibarak militer karena beberapa masalah yang diakibatkan suku bar-bar.


"Sudah cukup bermainnya. Kenapa kau melakukan ini?" Tanya Xiu Huaran


"Melakukan apa?" Tanya Xiu Qixuan berpura-pura bodoh.


"Melukai dirimu sendiri! Kau melakukan ini untuk memprotes tindakanku karena berusaha menjagamu dengan menaruh beberapa orangku diluar Manor Xing," Ucap Xiu Huanran


"Aku tidak melukai diriku untuk protes ataupun agar aku bisa bertemu denganmu." Bantah Xiu Qixuan memang benar dia tidak memiliki niat itu sedikitpun.


"Masih membantah! Lalu beri diriku alasan yang masuk akal, atau aku akan semakin memperketat pengawasanku padamu," Ucap Xiu Huanran geram.


Xiu Qixuan ingin memberi alasan bahwa dia tidak sengaja tetapi dilihat dari ekspresi Xiu Huanran yang seperrinya tidak akan mempercayai ucapan apapun yang keluar dari mulutnya.


Xiu Qixuan menghela napas dan menjawab,


"Tidak ada alasan,"


"Baiklah, berarti ucapanku sebelumnya benar? Xuan'er aku melakukan hal ini karena untuk menjagamu. Tidak ingin hal buruk terjadi lagi padamu," Ucap Xiu Huanran melembutkan suaranya.


"Aku tidak mengerti," Ucap Xiu Qixuan pelan, dia sudah cukup lelah menebak semua hal kemungkinan yang terjadi. Biarkan semua ini berjalan semestinya.


"Aku benar-benar tidak mengerti! Kau tahu, aku disini sangat tertekan. aku tidak tahu apapun. semua hal sangat membingungkanku," Lanjut Xiu Qixuan keras, mengeluarkan semua perasaan yang hinggap dibenaknya selama dia tiba didunia antah berantah ini.


"Dan kau, sama sekali tidak ingin memberitahuku apapun! Membuat kode rumit disetiap kalimat yang kau lontarkan. Melakukan hal seenaknya tanpa bertanya terlebih dahulu pendapatku---merenggut kebebasanku dengan alasan menjagaku. Semua hal itu tidak aku mengerti,"


"Kau pikir aku makan sayuran! (2)" Ucap Qixuan menaiki nada suaranya.


Dadanya naik turun setelah menyelesaikan kalimat tersebut, emosinya meluap membuat kedua bola matanya berkaca-kaca.


Dia belum pernah menangis selama dia tiba dikediaman ini, jadi dia tidak boleh menangis apalagi dihadapan orang lain, Xiu Qixuan adalah seseorang yang sangat mementingkan harga dirinya, saat dia menangis didepan orang lain menurutnya itu adalah suatu hal yang memalukan.


Jadi dia berusaha menahan airmata yang hendak keluar tersebut dengan mendongakan wajahnya keatas menatap langit-langit kamar.


Xiu Huanran yang mendengar setiap kalimat yang dilontarkan Xiu Qixuan terdiam mematung. Bertanya-tanya sendiri didalam benaknya, apakah tindakannya salah karena membuat adiknya begitu tertekan?


Beberapa saat keheningan terjadi didalam ruangan kamar tersebut.


Xiu Qixuan yang sudah merasa lebih baik dengan mengkontrol emosinya kembali berbicara saat melihat Xiu Huanran hanya terdiam menatapnya.


"Gege, lupakan semua ucapanku barusan! maaf jika diriku menyinggungmu. Aku ingin beristirahat, pergilah urus pekerjaanmu." Ucap Xiu Qixuan mengusir Xiu Huanran.


"Xuan'er," Panggil Xiu Huanran tetapi melihat Xiu Qixuan melengos menghindari tatapannya dengan melihat ke hal lain diruangan ini membuat Xiu Huanran memberhentikan ucapannya dan akan mencari waktu lain saat emosi Xiu Qixuan mereda.


Xiu Huanran menghela napas dan kemudia berbicara,


"Baiklah, aku pergi! jangan melakukan hal yang membahayakan dirimu,"


Xiu Huanran keluar ruangan dan melihat Xiao Rou yang masih tertahan di daun pintu. memberi kode kepada bawahannya untuk menghentikan tindakannya, kemudain mereka berlalu keluar Manor Xing.


Niatnya untuk memberi pelajaran dan nasihat pada Xiu Qixuan tetapi yang terjadi malah dirinya yang mendapat dampratan amarah dan pelajaran.


•••••••••••••••••••••


Kucing menabrak tikus yang mati: Keberuntungan yang tidak *****disengaja*****


Kau pikir aku makan sayuran:


Menjadi lemah dan tidak efektif