
Seorang Gadis berlari tergesa-gesa di ikuti sang pelayan pendamping dibelakangnya, mereka memasuki Kediaman sang Jenderal Besar Kekaisaran Shen.
Tidak menunggu waktu lama sejak dirinya turun dari kereta kuda yang membawanya dari Kota Lian ke Kota Ping'an, Xiu Qixuan langsung bergegas ke aula utama Kediaman untuk menemui Ayah dan Kakak Pertamanya.
Perjalanan mereka dari Kota Lian menuju Kota Ping'an beberapa kali terhambat karena musim dingin sudah tiba, salju turun membanjiri daratan Ca Li dan membuat jalan licin yang mengharuskan rombongan mereka lebih berhati-hati.
Pernikahan Xiu Jierui sudah dilangsungkan kemarin tanpa kehadiran Xiu Huanran dan Xiu Qixuan, karena calon mempelai wanita sudah tiba di Kota Ping'an menaiki tandu pernikahan. Ritual dilaksanakan dengan khidmat dan meriah.
Xiu Qixuan merasa jengkel akan itu, Bukankah calon mempelai wanita terlihat sangat antusias memasuki Kediaman Xiu?
Xiu Qixuan juga merasa jengkel karena kemeriahan itu berjalan tanpa dirinya yang membuat kekacauan, Bukankah sangat kurang menyenangkan kalau kemeriahan tanpa kekacauan darinya?
Ini hari pertama sejak Yao Yunmei menyandang gelar sebagai istri dari seorang Wakil Jenderal, Seorang Nona Pertama Kediaman Perdana Menteri dikirim keluar ibukota untuk menikah tentu saja menimbulkan beberapa rumor yang tidak diketahui kepastiannya dikalangan masyarakat Kekaisaran Shen.
Pagi Hari ini sejak dirinya menyandang gelar sebagai Nyonya dari seorang Wakil Jenderal, membuat Yao Yunmei harus menjalankan tradisi yaitu memberikan salam dan menuangkan teh pagi untuk mertuanya.
Xiu Haocun sudah menunggu tradisi itu untuk lebih mengenal menantu-nya. Yao Yunmei adalah Putri dari Yao Xin rekan sekaligus sahabatnya, Saat dahulu dirinya menghadiri Pengadilan Kekaisaran karena Xiu Haocun seorang Pejabat Militer-- dirinya menemukan beberapa kesulitan untuk menangani beberapa Pejabat Sipil, Yao Xin--lah yang selalu membantunya.
Wen Liu juga saat itu sangat dekat dengan Su Chen, Nyonya Perdana Menteri sekaligus Ibu Yao Yunmei. Keluarga Perdana Menteri dan Keluarga Jenderal Besar sudah sangat dekat dan saling terhubung, rakyat Kekaisaran Shen sudah tahu mengenai itu sejak duapuluh tahun yang lalu.
Kaisar Shen Zhenning saat itu juga memendam kekhawatiran saat melihat dua Keluarga Besar tersebut sangat dekat, Karena dengan seseorang mengandalkan kekuatan Keluarga Besar itu disaat yang bersamaan Langit akan berubah(1).
Selama beberapa tahun belakangan ini sejak Xiu Haocun mengasingkan diri di kota perbatasan, Kaisar Zhenning sedikit menghela napas lega--kekhawatirannya berkurang karena tidak melihat kedekatan Kedua Keluarga Besar tersebut.
Tetapi kekhawatirannya timbul kembali saat tahu dan dirinya tidak bisa menghentikan kedua keluarga itu saling terjerat akan ikatan pernikahan.
Kaisar Zhenning ingin mengikat Perdana Menteri melalui Yao Yunmei tetapi gagal karena Giok tanda perjodohan telah dimiliki oleh Yao Yunmei.
Yao Yunmei dikirim oleh ayahnya untuk menikah dengan Xiu Jierui karena Gadis itu tidak berminat mengikuti pemilihan Putri Mahkota yang sedang berlangsung, pemilihan itu mendatangkan para Nona Muda Bangsawan berstatus tinggi yang belum terikat pertunangan.
Ayahnya, Yao Xin juga tidak ingin Putri kesayangannya menikah dengan salah satu Pangeran--apalagi itu adalah seorang Pangeran Mahkota, dirinya saat ini didalam Pengadilan Kekaisaran mempertahankan sikap Netral karena tidak memiliki keterikatan apapun untuk mendukung atau memihak salah satu Pangeran untuk mewarisi tahta.
Yao Yunmei adalah teman masa kecil Xiu Jierui yang tidak Xiu Jierui ingat, Gadis itu menggilai Kakak Lelaki Pertama Xiu Qixuan sejak masih anak-anak.
Duapuluh tahun yang lalu Wen Liu yang mengandung Xiu Jierui dan Su Chen sedang melakukan pertemuan dan berbincang.
Tiba-tiba topik seputar anak mengalir begitu saja, kedua wanita itu membuat kesepakatan untuk menjadi besan.
Wen Liu memberikan Giok yang terbelah menjadi dua potong kepada Su Chen untuk mengikat perjodohan mereka.
Su Chen yang belum memiliki atau mengandung anak hanya menerimanya. dua tahun kemudian Su Chen melahirkan seorang anak perempuan setelah anak pertamanya laki-laki.
Perjanjian itu cepat dilupakan oleh mereka, karena melihat anak mereka tumbuh bebas membuat mereka tidak ingin memaksakan kehendakan.
Tetapi tiba saat ini Su Chen memberikan potongan Giok tanda perjodohan kepada Yao Yunmei. Putrinya terlihat senang karena akan menikah dengan pria pujaannya sejak kanak-kanak. Berakhirlah Yao Yunmei diKota Ping'an saat ini.
Xiu Qixuan belum mengetahui akan hal yang berkaitan dengan Yao Yunmei, dia sejak diperjalanan terus saja mengoceh dan menekuk wajah sebal.
Xiu Huanran hanya diam melihat adik perempuannya itu sedang dalam kondisi kesal akan sesuatu, karena kalau dirinya menanggapi Xiu Qixuan--yang ada akan menimbulkan kekacauan dan kehebohan dirombongannya.
Xiu Qixuan berlari tergesa menuju Aula Utama, Penjaga pintu aula yang melihat Nona Besar mereka sedang berlari--begitu terkejut sampai tidak beraksi untuk membuka-kan pintu dan tidak mengumumkan kedatangannya. Saat Xiu Qixuan hendak memasuki pintu Aula dirinya mendengar tawa tidak merdu yang dipaksakan dari beberapa orang wanita.
Xiu Qixuan menghentikan langkahnya dalam sekejap, menoleh kearah belakang menghadap Xiao Rou.
"Xiao Rou, Bagaimana penampilanku?" Tanya Xiu Qixuan kepada Pelayan Pendampingnya.
Xiao Rou mendekat dan membenarkan riasan kepala Xiu Qixuan yang sedikit berantakan. Setelah memastikan penampilan Nona Besar Xiu sudah sempurna, dia berucap dengan cara berbisik pelan,
"XuanXuan, nanti didalam lebih baik kau menjaga sikapmu, jangan gegabah,"
"Baik, Kau bisa tenang dan lihat Nona-mu yang begitu berwibawa ini," Jawab Xiu Qixuan menepuk-nepuk pundak Xiao Rou,
Xiu Qixuan berbalik, dia menarik napas panjang kemudian dia menangkup kedua tangannya meletakan diantara perut dan dada.
"Apa yang kalian lihat, cepat umumkan kedatanganku," Perintah Xiu Qixuan menatap kedua penjaga yang masih terdiam membeku.
Penjaga tersebut dengan cepat berteriak mengumumkan kedatangan Xiu Qixuan dan membuka pintu masuk aula utama.
Xiu Haocun bangkit dari tempat duduknya khusus miliknya yang berada didalam Aula. Dirinya dengan cepat menghampiri Xiu Qixuan dan memutar-mutar tubuh putrinya untuk memastikan putrinya tidak tergores sedikitpun akan perjalanan ke Kota Lian.
"Gadis Nakal! Beraninya membuat ayah selalu mengkhawatirkan dirimu," Seru Xiu Haocun dengan nada yang gembira tidak seperti sedang memaki.
"Xuan'er sudah kembali, ayah tidak senang?" Tanya Xiu Qixuan menggoda Xiu Haocun,
"Xuan'er berniat menggoda ayah, Huh?" Tanya Xiu Haocun kemudian terkekeh senang,
Saat Xiu Qixuan ingin membalas ucapan Xiu Haocun, suara seorang wanita menyela ucapannya lebih dulu,
"kau kembali," Ucap singkat dan lembut seorang Wanita yang cukup cantik dengan tampilannya yang sedikit berbeda dari wanita yang berada di Kota Ping'an,
Xiu Qixuan menatap wanita tersebut dari atas sampai bawah, berusaha menelusuri kelebihan dan mencari kekurangan wanita didepannya.
Dengan sikapnya yang sangat manusiawi yaitu mencari kesalahan dari manusia lainnya, dirinya hanya baru menemukan bahwa wanita ini sangat berkelas layaknya bangsawan asli yang terdidik sejak kecil,
Xiu Qixuan memancarkan pandangan sebal,
'Sok Akrab' Gumamnya dalam hati.
Tetapi Xiu Qixuan tahu dia tidak boleh bersikap seenaknya, dengan cepat dia mengubah ekspresi menjadi tersenyum manis.
"Apakah ini Kakak Ipar Pertama?" Tanya Xiu Qixuan berbasa-basi,
"Benar, ini adalah Kakak Iparmu," Jawab Xiu Haocun menyadari keberadaan Yao Yunmei.
"Xuan'er memberi salam kepada Kakak Ipar," Xiu Qixuan memberi salam hormat dengan berwibawa dan tenang.
Yao Yunmei hanya tersenyum malu mendengar ucapan Xiu Qixuan yang menurutnya sangat berterus terang memanggilnya dengan sebutan Kakak Ipar. Dirinya belum terbiasa.
"Aiyaa, Kakak Ipar kau terlalu terburu-buru untuk menikah dengan Dagē-ku. Xuan'er belum menyiapkan hadiah untuk pernikahanmu, Secepatnya hadiah itu akanku berikan," Ucap Xiu Qixuan terus mengajak berbicara untuk mengetahui sedikit sifat wanita didepannya.
"Tidak perlu, Aku takut merepotkanmu, kau baru saja kembali, lebih baik beristirahat terlebih dahulu," Jawab Yao Yunmei canggung mendengar kalimat Xiu Qixuan yang menyiratkan dirinya tidak sabar untuk memasuki Kediaman Xiu.
"Tidak apa, Xuan'er ingin membuatmu senang. Sebenarnya aku sedikit khawatir--kau merindukan keluargamu di Ibukota, seorang Gadis melakukan perjalanan jauh hanya untuk menikah dengan seorang pria, bukankah begitu berat?" Ucap Xiu Qixuan dengan perhatian menghampiri Yao Yunmei dan menggenggam tangan wanita itu, dan kemudian kedua wanita itu saling bertatapan tersenyum palsu.
Kalimat yang dikeluarkan Xiu Qixuan mengandung arti lain, Yao Yunmei mengetahui itu. Bisa diartikan kalimat tersebut menunjukan bahwa Yao Yunmei melakukan perjalanan yang jauh dan berat bukan hanya untuk menikah dengan pria tampan tetapi dia memiliki niat lain untuk memasuki keluarga Xiu.
"Chu Yu memberi Salam kepada Nona besar Xiu,"
"Yue'er memberi salam kepada Nona Besar Xiu,"
Salam Hormat dari Chu Yu dan Xiu Yue itu menyela hal yang terjadi diantara Xiu Qixuan dan Yao Yunmei.
Chu Yu dan Xiu Yue sejak tadi diam memancarkan ekspresi tidak suka melihat Xiu Qixuan.
Chu Yu sedang merasakan kegembiraan hari ini, dirinya sengaja datang ke Kediaman Utama Xiu dipagi hari dengan beberapa alasan.
Dirinya berada di Aula Utama dengan Xiu Haocun yang sedang mendapat ritual pagi dari menantunya. Membuat Chu Yu merasa menggantikan tempat Wen Liu yang seharusnya Wen Liu dapatkan dari Yao Yunmei, menantu perempuannya.
Diruangan itu awalnya hanya ada mereka berempat, Xiu Jierui saat ini mengurus masalah kecil yang terjadi di barak militer. Chu Yu berniat mendekati Yao Yunmei untuk membuat peluang agar dirinya dimasa depan dapat keluar masuk kediaman utama dengan alasan bertemu Nyonya Wakil Jenderal.
Heh, jangan harap! Xiu Qixuan tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Chu Yu ingin mencari sekutu? Xiu Qixuan akan menggagalkannya.
'Mereka lagi, Apakah tidak bosan menjadi rubah? padahal jadi manusia lebih menyenangkan,' Gumam Xiu Qixuan dalam hati memandang Chu Yu dan Xiu Yue dengan tatapan malas.
••••••••••••••••
Langit akan berubah: Pergantian Era atau Jatuhnya Kekaisaran.
Langit biasanya di identik dengan seorang kaisar yaitu seorang putra langit.
Kemarin author gabisa up karena lagi buat kerangka cerita biar konfliknya lebih berkesinambungan. Udah part 40-an tapi masih awal cerita, belum menuju konfliknya. Xuan'er masih tahap menjadi kuat. Gatau harus sampe berapa part cerita ini end.
Tungguin aja yaa, Xuan'er menjadi kuat. karena author ingin buat karakter Xuan'er sebagai gadis modern biasa layaknya author dan kalian, menjadi bertumbuh dan kuat. Tidak bisakan tibatiba seorang gadis modern biasa menjadi langsung kuat tak terkalahkan didunia kuno. memang ini genre fantasi, tetapi biar sedikit masuk di akal aja sih.