Travel To The World Of Ca Li

Travel To The World Of Ca Li
Racun Pòhuài Dù



Kediaman Xiu dilanda kekacauan, Xiu Haocun hampir terjatuh--dia tidak bisa menopang tubuhnya karena saking terkejut dengan masalah yang menimpa Putri-nya.


Dilanda kekhawatiran yang mendalam sampai membuatnya tidak bisa berpikir jernih, Xiu Haocun hampir saja mengeluarkan seluruh pasukannya untuk menemukan Putri-nya walaupun harus melawan orang kekaisaran Xia Utara.


Beruntungnya Xiu Huanran meyakinkan ayahnya untuk tidak bertindak gegabah.


Xiu Jierui hanya terdiam dengan banyak hal dibenaknya, dia tidak tahu harus berkata apa, kedua tangannya mengepal menahan emosi.


Sementara itu, dilain tempat Ji Gui membawa tubuh Xiu Qixuan kesebuah rumah kayu sederhana didalam hutan.


Membaringkan tubuh Xiu Qixuan diatas ranjang yang berada didalam rumah kayu sederhana tersebut, Ji Gui dengan cepat menggunakan kedua jarinya ketubuh Xiu Qixuan untuk memperlambat aliran racun sampai ke jantung.


Menggunakan jarum miliknya mengambil sedikit darah Xiu Qixuan untuk mengindentifikasi racun.


Setelah itu Ji Gui meneteskan darah Xiu Qixuan ke cawan kecil dan menaruh beberapa bubuk untuk melihat jenis racun dari perubahan darah di cawan kecil itu.


Hanya menunggu beberapa saat untuk melihat darah didalam cawan itu berubah menjadi hitam pekat, berbau hangus, kemudian darah itu menguap dan hilang tak berbekas.


"Racun Pòhuài Dù," Gumam Ji Gui, pandangannya menggelap dia menghela napas panjang.


Racun Pòhuài Dù adalah salah satu racun mematikan yang menempati urutan ketiga. Racun Penghancur ini bukan hanya menghancurkan tubuh dan organ, tetapi manusia yang terkena racun ini--akan sangat menderita dialam bawah sadarnya, yang akan membuat jiwanya bisa tercerai berai.


Racun ini begitu mengerikan, menyerang dari luar dan dalam. Sampai saat ini orang yang bisa membuat Racun Pòhuài Dù sangatlah sedikit--karena Racun ini sangatlah sulit. Biasanya, para master racun yang sudah berusia lanjut mampu membuat Racun Pòhuài Dù dengan berkali-kali percobaan terlebih dahulu.


Obat untuk menetralkan racun ini pun belum ditemukan, manusia yang terkena racun ini bisa dibilang mempunyai nol persen kemungkinan sembuh dan bertahan hidup.


Pembunuh itu sungguh kejam, dia tidak memberi ampun. Menggunakan Racun mengerikan ini kepada gadis kecil.


Ji Gui menghampiri Xiu Qixuan--mendudukan dirinya disisi ranjang, dia memandang Xiu Qixuan yang pucat pasi dengan pandangan yang sendu dan berucap.


"Qixuan jangan mati,"


"Saya tidak mengijinkanmu mati, tugas rumah yang saya berikan belum kamu kerjakan dengan benar, tulisanmu sungguh jelek, kemampuan bermain alat musikmu sungguh membuat telinga saya sakit, selama ini saya belum pernah bertemu gadis bodoh sepertimu," Lanjut Ji Gui, berharap Xiu Qixuan bangun dan membalas ucapannya dengan berbagai cara khas miliknya.


Mengambil sesuatu dari lengan bajunya, Ji Gui meniup sebuah bambu kecil tetapi tidak ada suara yang dikeluarkan bambu kecil itu.


Beberapa saat kemudian dua orang berpakaian pendekar menyapanya.


"Salam Tuan," Ucap Mereka menangkup kedua tangannya didepan dada dan menunduk, khas seorang prajurit memberi salam hormat.


"An Ji, kirim pesan ke kediaman Xiu--aku yakin kediaman itu sedang kacau sekarang. Beritahu Xiu Huanran detail ceritanya tanpa terlewat satupun. Aku akan membawa Nona Besar Xiu kembali dengan segera, dan peringatkan mereka untuk bertindak normal seperti tidak terjadi apapun," Ucap Ji Gui kepada salah satu dari dua orang itu.


"An Fui, kembali kekediaman Gui dan ambilkan kotak kayu kecil diatas meja ruanganku, kotak itu berisi obat yang kita beli di salah satu pelelangan Kekaisaran Mo." Perintah Ji Gui.


Mereka mengangguk mengerti tanpa banyak bertanya lagi menjalankan tugas yang diperintahkan.


*****


Ji Gui memberikan obat yang dibawa An Fui kepada Xiu Qixuan.


Xiu Qixuan bernapas lebih teratur setelah meminum obat itu, sejak tadi napas Xiu Qixuan terus melemah dan tidak teratur.


Wajahnya pucat pasi dan keringat membanjiri tubuhnya.


Obat yang diberikan Ji Gui bukanlah penawar untuk Racun Pòhuài Dù, tetapi obat yang hanya membantu Xiu Qixuan agar bisa bertahan lebih lama dan mengurangi rasa sakit dialam bawah sadarnya untuk mempertahankan jiwa Xiu Qixuan agar tidak tercerai berai.


Melihat Xiu Qixuan lebih baik dengan napas kecil teratur seperti hanya sedang terlelap tidur, membuat Ji Gui sedikit lebih tenang.


Sesampainya digerbang samping kediaman Xiu.


Xiu Haocun, Xiu Jierui, Xiu Huanran dan tidak lupa Xiao Taoli yang menunggu didalam gerbang samping, Xiao Rou menunggu di Manor Xing--dia tidak dibiarkan ikut ke gerbang karena terus menerus menangis.


Ji Gui memilih melewati gerbang samping kediaman agar tidak menarik perhatian-- kerena membawa Xiu Qixuan yang sedang tidak sadarkan diri.


Xiu Huanran yang menggendong Xiu Qixuan membawanya ke Manor Xing, setelah berebut dengan Xiu Jierui yang mengalah diakhir.


Meletakan tubuh Xiu Qixuan diranjang, dan membiarkan Xiao Rou membersihkan dan mengganti pakaian Xiu Qixuan.


Memerintahkan Xiao Taoli untuk menjaga Xiu Qixuan didalam Manor Xing.


Para Pria itu membicarakan beberapa hal penting diaula utama kediaman,


Dilihat dari wajah mereka yang terus meng-gelap mendengarkan penjelasan dan pendapat Ji Gui.


Diakhir percakapan Ji Gui memberitahu obat yang dia berikan kepada Xiu Qixuan hanya untuk memberi Xiu Qixuan kesempatan hidup lebih lama dari waktu seharusnya, bukan untuk menyembuhkan.


Saat mendengar itu para pria Keluarga Xiu hanya terdiam dengan perasaan kalut.


*****


5 Hari Kemudian.


Hari ini seharusnya adalah hari upacara kedewasaan Xiu Qixuan. Tetapi Xiu Qixuan malah terbaring lemah diranjang, selama beberapa hari ini dia juga belum sadarkan diri.


Saat ini dia dalam kondisi koma, setiap hari mengandalkan Xiao Rou untuk merawatnya.


Suasana kediaman pun terasa suram dan gelap.


Keluarga Cabang Kedua, Nyonya Kedua dan Xiu Yue beberapa hari yang lalu berkunjung karena mendengar pembatalan acara upacara kedewasaan Xiu Qixuan.


Tetapi Xiu Huanran memberi alasan yang entah bisa dibilang masuk akal atau tidak. Alasan itu adalah Xiu Qixuan tidak ingin melakukan upacara kedewasaan yang mengundang banyak orang, dia akan melakukan hanya dalam keluarga inti saja. Dan dengan cepat Xiu Huanran mengusir Nyonya kedua dan Xiu Yue agar tidak lebih lama berada didalam Kediaman Utama dan menimbulkan masalah.


"XuanXuan, kau manja sekali! makan saja harus Xiao Rou yang menyuapimu," Ucap Xiao Taoli berdiri didekat bilik pembatas ruangan dan kamar tidur, dia melihat Xiao Rou yang sedang duduk disisi ranjang menyuapi sup ke mulut Xiu Qixuan.


Xiao Taoli terus mengajak bicara Xiu Qixuan yang terbaring. Xiao Taoli yakin Xiu Qixuan mendengarnya dan mensumpah serapahi dirinya. Dia berusaha agar Xiu Qixuan tetap bertahan lebih lama untuk memberi waktu kepada Para Tuan yang sedang mencari obat penawarnya.


"Benar ucapan TaoTao, kau bilang padaku--kalau menjadi seorang perempuan harus kuat dan mandiri, menopang hidupnya dibawah kedua kakinya sendiri," Timpal Xiao Rou


"Jadi XuanXuan, bertahanlah!" Lanjut Xiao Rou diiringi airmata yang keluar dari kedua bola matanya.


•••••••••••••


Racun Pòhuài Dù: hanyalah karangan author semata, yang mengambil nama dari bahasa mandarin.


破坏性毒药


Pòhuài xìng dúyào


Racun penghancur.


**Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bagi Kalian Yang Menjalankan.


Siapa nih yang suka diem-diem kalau tidak ada orang dirumah malah makan, dan pas orang rumah pulang bawa menu buka puasa, juga ikutan buka puasa ngabisin makanannya, berdosa banget**^_^