Travel To The World Of Ca Li

Travel To The World Of Ca Li
Informasi Terakhir Yang Terjeda



Mata Rui Jizhang tampak kosong menerawang jauh kedalam masa yang sudah dia lewati. "Apa yang terjadi selanjutnya agak sederhana." Ucapnya dengan sedikit lirih.


"Aku yang tidak tahu apapun sangat patuh saat diperintahkan untuk memimpin rombongan utusan keluar dari dalam sekte melewati jalur rahasia menuju hutan. Kami hanya diperintahkan untuk menunggu disana sampai Kaisar Shen Zhenning yang merupakan masih seorang pangeran kembali ke rombongan."


"Tetapi, apa yang terjadi di keesokan harinya adalah sang kaisar yang datang dengan wajah secerah matahari. Kembali memberikan perintah agar rombongan utusan yang kami bawa dari Shen untuk menempati penginapan yang disediakan oleh Kepala Sekte." Terlihat bahwa Rui Jizhang menahan geraman kekesalan.


Urat-urat ditubuhnya tercetak jelas seiring wajahnya yang menggelap suram. "Kemudian setelah rombongan kami tempatkan di penginapan. Dia memerintahkanku untuk kembali mengikutinya sebagai pendamping menuju Kuil Emas. Dan, kau tahu kekejaman apa yang kulihat didalam sana?" Suara Rui Jizhang keras penuh luapan emosi yang kosong.


"Dewi agung Yinxi kehilangan seluruh kekuatannya. Tergeletak tak berdaya di singgahsana-nya. Beliau menerima semua jenis siksaan juga perbuatan kotor yang dilakukan Shen Zhenning dan Shi Feng."


"Mutiara Hitam Laut Surgawi yang dia bawa saat turun ke Daratan Ca Li menjadi peluang bagi musuh untuk membuatnya hancur." Jelasnya.


Tangan Rui Jizhang membentuk kepalan erat. "Satu hal yang terlintas di kepalaku saat itu. Sebuah petaka kemalangan yang lahir dan akan menimpa tanah ini." Suaranya berbisik rendah dengan kulitnya yang memucat pias.


Tubuh Xiu Qixuan menegang. Wajahnya datar, ia tidak dapat balas bereaksi berlebihan. "Mutiara Hitam Laut Surgawi, yaa?" Tanyanya tanpa sadar bergumam pelan.


Dia hanya mengetahui Mutiara Putih Laut Surgawi yang di bicarakan oleh Baijin Hu.


Ternyata benda itu sepasang dan sepertinya memiliki kegunaan berbeda.


"Aku tidak tahu itu apa. Tetapi, yang ku ketahui benda itu ditanam oleh mereka dalam tubuh Dewi agung Yinxi yang melemah untuk menahan kekuatan surgawinya." Jawab Rui Jizhang dengan datar nan kosong.


Xiu Qixuan balas mengangguk. Ia dapat menanyakan perbedaan juga kegunaan kedua benda itu pada Baijin Hu dan Lao Yong saja nanti.


Xiu Qixuan dengan tiba-tiba bertanya ringan, "Dan, berapa lama kalian tinggal di penginapan?"


Mata Rui Jizhang yang kosong berubah menyala dan perlahan terangkat memandang Xiu Qixuan.


Xiu Qixuan terlihat kaget dengan reaksi tersebut.


"Sepuluh bulan." Jawab Rui Jizhang dengan datar.


"Apa?!" Terkejut Xiu Qixuan tak percaya. "Sepuluh bulan? Itu waktu yang sangat lama bagi seorang utusan. Sebenarnya apa yang didapatkan Shen Zhenning?"


"Afinitas kekuatan internalnya menjadi kuat dengan melakukan perbuatan kotor kepada Dewi agung Yinxi. Dengan kekuatan internal yang tak terbatas, seni beladirinya menjadi lebih kuat untuk memenangkan hak atas takhta kekaisaran." Jawab Rui Jizhang dengan mengerut tak senang.


"Ngga waras!!" Celetuk Xiu Qixuan tanpa sadar. Shen Zhenning benar-benar gila, dia melecehkan seorang Dewi Langit. Jika, bukan orang gila berarti sejak awal ia memang tidak punya akal sehat.


Rui Jizhang balas terkekeh.


Celetukan penuh makian dari Xiu Qixuan membuat suasana menjadi sedikit mencair.


"Mengapa Anda masih mau mengabdi padanya, sih?" Tanya Xiu Qixuan dengan mengerutkan dahi kesal.


Sambil tersenyum Rui Jizhang menjawab, "Melepaskan jeratan diri setelah mengetahui segala rahasia itu tidak akan mudah. Jadi, lebih baik berpura-pura menjadi anjing setia yang patuh."


Xiu Qixuan mengangguk mengerti. Ia cukup salut karena tidak mudah mengabdi pada orang gila, kan.


"Dan, aku juga harus mengawasi bocah yang terlahir dari perbuatan kotor tersebut." Lanjutnya dengan menghela napas tenang.


"Apa?!" Xiu Qixuan membelalakan mata tajam. "Bocah apa?!" Sentaknya keras.


Rui Jizhang terkejut dan mengorek telinganya yang sakit mendengar suara keras dari gadis kecil dihadapannya. "Pangeran Ketiga, Shen Yuan Zi. Merupakan anak dari Shen Zhenning dan Dewi agung Yinxi." Jawabnya.


"Wah gila benar-benar dunia fantasi. Dia anak setengah manusia dan dewa." Decak Xiu Qixuan berbinar sendiri.


"Ckk, tidak bisakah kau membiarkanku!" Dengus Xiu Qixuan jengkel. "Lagipula, apakah benar kau sudah memastikan kekuatan bocah itu? Bisa saja dia pintar menyembunyikannya dan berpura-pura menjadi bodoh." Lanjutnya dengan santai dan tak acuh.


"Pergilah dan pastikan saja sendiri." Balas Rui Jizhang dengan menyipitkan mata kesal.


Xiu Qixuan balas terkekeh hangat melihat pria setengah baya di depannya mengerut kesal, itu mengingatkannya pada Xiu Haocun saat dirinya membuat ulah.


Rui Jizhang menarik senyuman dalam. Matanya menjadi samar menerawang kosong. Ia seperti sedang berpikir untuk membuat pilihan.


"Gadis kecil, siapa namamu?" Tanyanya.


Xiu Qixuan mengerut karena pertanyaan yang random dan tiba-tiba tersebut. "Qi—, Qixuan." Jawabnya sedikit tercekat bingung.


"Baiklah, Qixuan. Paman ini ingin memberikanmu hadiah yang cukup berharga." Ucap Rui Jizhang dengan tersenyum simpul. "Sebuah informasi terakhir yang hanya diketahui olehku." Lanjutnya.


Xiu Qixuan berbinar penuh semangat. Buru-buru memasang indra pendengarannya dengan seksama.


"Saat diambang kehancuran tubuh fisiknya. Dewi agung Yinxi meninggalkan sebuah—,"


'Krang..' Pintu besi ruang tahanan penjara tiba-tiba terbuka dengan bantingan kasar.


"Xiao Taoli!!" Xiu Qixuan menggeram marah dengan cepat menolehkan wajahnya kearah pintu. "Kubilang tunggu di—," Terjeda ia.


Kerena yang berdiri disana bukanlah sosok Xiao Taoli yang sebelumnya ia kira, melainkan sosok berjubah hitam yang cukup familiar.


Belum sempat Xiu Qixuan bereaksi, sosok tersebut meluncurkan serangan magis dari kekuatan aura iblis.


'Whoosh..' Cahaya hitam menembus masuk kedalam tubuh Rui Jizhang, itu merupakan sebuah kutukan.


'Arghhh..' Suara jeritan dan erangan kesakitan Rui Jizhang segera terdengar memenuhi ruang penjara tahanan.


Tindakan yang terlalu cepat dan sangat mengejutkan, sampai reaksi pertahanan tidak sempat Xiu Qixuan bentuk.


Jantung Xiu Qixuan berpacu cepat seperti dapat meledak. Ia menggigit bibirnya dengan tangan terkepal erat, "Sial!" rutuknya.


'Sring..' Pedang Xue Yue yang bersinar dia keluarkan dan dengan cepat ia berdiri di depan tubuh Rui Jizhang yang meringkuk diselimuti kabut hitam.


"Iblis Zi, kau sialan!!" Cercaan makian keluar dari bibir mungilnya. "Kau selalu saja menggangguku, enyahlah sana!!" jengkel Xiu Qixuan dengan mendengus tajam.


"Ouch itu menyakitiku, sayang." Terkekeh kecil Mozi dengan gerakan melepaskan tudung jubah yang menutupi garis wajahnya yang tampan.


"Cepat, lepaskanlah kutukan yang menyelimuti tubuh Paman Rui. Kalau tidak—dia bisa mati!" Suara Xiu Qixuan terdengar sangat terdesak khawatir.


Xiu Qixuan tidak dapat melepaskan sebuah kutukan, ia bukanlah mahluk abadi yang memiliki kekuatan suci.


Mozi balas menyeringai licik.


•••••••••••••••••••


nih buat yg minta double up, ayo tebak-tebak dungs Shen Yuan Zi berhubungan dengan Mozi, kah?


Part selanjutnya bakal ada flashback mengenai kelahirannya. tungguin ya, luv💖 jgn lupa vote, hadiah, koment, dan like.