
Wooshh!
Desisan api yang memantik obor dinyalakan sebagai penerangan, membuat gadis yang sebenarnya penakut itu menghela napas lebih tenang.
Matanya mengawasi sekitar melihat kedalam jeruji besi yang berisi banyak budak tua pria dan wanita. Hampir semua dari mereka sudah menjadi mayat kering yang membusuk. Xiu Qixuan memiliki keinginan untuk muntah dan lari.
"Cucuku..., mereka membawa cucuku." Ada seorang wanita tua merintih dengan bergumam lemah penuh ketidakberdayaan.
Xiu Qixuan mengerutkan keningnya, "Siapa mereka?" Tanyanya memasang telinga untuk mendengarkan.
Wanita tua itu mendongak dan sekali lagi Xiu Qixuan dikejutkan dengan bola mata yang hilang satu di kepala manusia. Bagaimana dia bisa bertahan?
"Hancur..., itu hancur. hahaha!" Wanita tua itu tertawa getir dan menggila dengan cara menggaruk juga merobek wajahnya sendiri sampai sekarat dan mati mengenaskan.
Tiba-tiba angin kencang bertiup, debu dengan sedikit material berterbangan membuat mereka terbatuk-batuk. Guncangan yang seperti gempa bumi membuat kepala berdengung dan tubuh terombang-ambing.
Dengan kekuatan internalnya yang belum pulih, dia tanpa ragu menarik Shen Yuan Zi dan terbang menggunakan ilmu Qinggong untuk melayang di udara.
Bola mata yang tajam begitu cermat mengawasi sekitar. Sampai menemukan sesuatu yang membuat ekspresi wajahnya bengkok.
••••••••••••••••••••••••••••••
"Ini lingkaran mantra terlarang untuk menawan jiwa manusia dengan mengalirkan darah dan daging mereka." Xiu Qixuan menggertakan giginya dengan wajah yang menghitam suram. "Menumbalkan banyak korban untuk menyulingnya menjadi makanan bagi artefak kuno atau membuat pil umur panjang. Siapa yang begitu terobsesi?"
Dia memejamkan mata menahan sesak di dada kemudian tertawa terbahak-bahak layaknya orang frustasi, membalikkan tubuhnya dan memasang wajah getir.
Xiu Qixuan melangkah dengan sedikit terhuyung dan menepis Shen Yuan Zi yang ingin membantunya.
Dia memandang Yuan Zi dengan dingin dan berkata penuh permusuhan, "Aku merasa seumur hidupku akan terus terjerat denganmu. Benar. Memang orang yang merepotkan."
Yuan Zi terkejut. kata-katanya bagai ribuan jarum yang menusuk hati dan mencengkeram jantung, menyakitkan.
Pada saat ini, Xiu Qixuan berdiri tepat di depan patung bercahaya yang terbuat dari pahatan kristal. Kristal itu berkilauan memendarkan cahaya layaknya memerangi goa yang di telan kegelapan.
Bentuknya seperti sengaja me-reka ulang adegan dalam ingatan milik seseorang, di mana seorang manusia bertemu dan menawarkan sesuatu pada sosok Dewi. Tapi, sang Dewi hanya membalas manusia pria itu dengan ekspresi merendahkan dan tidak peduli.
"Seperti lelucon yang dimainkan oleh takdir." Xiu Qixuan bergumam pahit. "Tapi, apa itu takdir?" Getirnya.
Tiba-tiba telinganya berdengung dan seperti paku yang menusuk dengan raungan menyakitkan. Suara desingan seperti merobek isi kepalanya, 'Xiu Qixuan.' Gema bermartabat yang familiar.
'Hancurkan tempat ini.'
Disisi lain, Shen Yuan Zi panik dengan cepat menghampiri Xiu Qixuan yang terduduk jatuh sedang mencengkeram dan memukul kepalanya.
"Qixuan, Xuan'er! Berhenti, jangan begini! Jangan menyakiti dirimu!" Shen Yuan Zi berteriak khawatir meraih lengan gadis itu.
Buk!
Kelopak mata Xiu Qixuan terbuka. Dia memukul Yuan Zi sampai pria itu terpental sejauh tiga meter. Yuan Zi terbatuk darah saat punggungnya dengan keras menghantam tembok.
Xiu Qixuan selalu skeptis dengan takdir yang selalu bermain-main dengannya. Tapi, kehidupan kecil manusia yang singkat sepertinya ini bisa apa? Dia selalu bertahan dan melawan sampai kehabisan napas. Namun takdirnya sudah ditentukan sejak lahir sebagai boneka manusia untuk Dewi Nuwa di langit.
Tubuhnya dengan cepat terbang keudara. Jari-jemari tangannya terangkat, kekuatan yang sudah mengalir pada batasnya bergumul dan cahaya ungu keemasan melonjak. Suara pecah yang luar biasa datang dari udara.
Lingkaran sihir yang menawan jiwa manusia itu perlahan retak dan kabut bergemuruh. Terlalu banyak dendam dan keluhan bagi jiwa-jiwa orang mati yang sudah dikorbankan ini. Mereka sudah menjadi roh jahat yang tidak bisa diselamatkan lagi.
Itu melahap inti kehidupan Xiu Qixuan yang sedang melemah. Raungan penderitaan roh jahat tersebut seperti lagu pemanggil kematian bagi makhluk hidup.
Perlahan semua indranya mati rasa kesadarannya mulai menipis dan kegelapan hendak menelannya. Namun, sebelum dia benar-benar kehilangan kesadaran—dia menarik sudut tipis bibirnya kala samar cahaya perak yang transparan berpendar menuju kearahnya dan memeluk dia dengan ketat.
Mantra penyamaran Shen Yuan Zi lepas ketika dia menggunakan kekuatannya. Tubuh pria itu kembali ke bentuk aslinya yang tinggi dan besar. Tangannya begitu hangat memeluk tubuh Xiu Qixuan yang dingin dengan lembut.
Dia mengela napas ringan dan berbisik dengan suara berat yang sedalam danau malam hari. "Dungu. Kamu menakutiku sampai mati." Kemudian dengan hati-hati menyandarkan tubuh sang gadis seolah-olah itu adalah kristal lembut yang bisa pecah kapan saja.
Setelah memastikannya aman Shen Yuan Zi memandang sekitar dengan mengerikan. Seolah ingin membantai semua tanpa meloloskan satupun.
-'Cepat. Kamu hanya perlu memfokuskan semua indramu untuk menyerap kekuatan roh jahat.'
Suara Mozi berdenging memerintah di kepalanya. Dia membuat kesepakatan dengan sosok iblisnya. Yuan Zi tidak membiarkan Mozi keluar, dia meminta iblis itu mengajarkannya cara menggunakan kekuatan untuk menyelamatkan Xiu Qixuan. Sebagai gantinya dia harus menyerap semua kekuatan roh jahat untuk memperkuat inti iblisnya.
Dengan cepat mengendalikan sepenuhnya. Gelombang kekuatan mengalir ke dalam nadinya. Tubuhnya memancarkan medan kekuatan semerah darah yang menakutkan.
Dia menoleh pada patung kristal yang menggambarkan sosok Dewi Yinxi, ibu kandungnya. Dengan mengibaskan lengannya, suara pecahan dengan gemuruh yang mengerikan menghancurkan bangunan patung yang megah.
Wajah Shen Yuan Zi terdistrosi dan memasang jejak penuh penghinaan. Dia menunjukan penampilannya yang dingin dan berkuasa. Saat tahu dia sedang diawasi.
"Semua abadi sepanjang waktu terus berkata berbelas kasih pada semua makhluk hidup. Tetapi, betapa munafiknya kalian. Apakah begitu cara alam surgawi memperlakukan manusia?" Dia memandang dengan aura konfortasi yang mengesankan. Semakin Shen Yuan Zi memperlihatkan kemarahan, petir membelah langit menimbulkan gemuruh menakutkan. "Dewi Agung Nuwa..., kamu adalah salah satu Dewi penciptaan. Kamu menghancurkan dunia untuk menciptakan manusia. Dan sekarang kamu menghancurkan kehidupan wanitaku untuk menyelamatkan dunia. Begitu?"
Seekor kupu-kupu magis mengepakkan sayapnya. Terbang kesana-kemari di atas Shen Yuan Zi. Tiba-tiba suara yang elegan dan bermartabat bergema dengan agung.
"Monster tak tahu malu! Keberadaan makhluk sepertimu sudah melanggar hukum tiga alam. Berani sekali mengomentari kami?! Shen Yuan Zi..., wanita yang kamu maksud milikmu itu adalah boneka ciptaanku. Kamu tidak berhak!"
Kilatan cahaya merah keluar dari mata Yuan Zi melahap kupu-kupu magis itu sampai hangus terbakar.
"Bayanganmu terhubung dengan kegelapan. Kau akan menjadi sekuat bayanganmu di dalam kegelapan. Dan itu juga yang akan melahapmu."
Sampai akhir suara Dewi Nuwa memperingatinya dengan tajam.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Author ga janji up setiap hari, tpi mungkin akan rutin seminggu satu atau dua ya😇