Travel To The World Of Ca Li

Travel To The World Of Ca Li
Wei Guifei



Xiu Qixuan mendengar suara yang bermartabat itu dengan tenang. Sebaliknya, dia memilih mengedarkan pandangan dingin menatap tajam kearah Chu Yu dan Xiu Yue yang berdiri di samping pemilik suara bermartabat tersebut.


Mereka berdiri dengan tegap penuh etiket untuk memberi kesan seremonial yang khusus.


Dalam ruang baca ini, sebelumnya hanya terdapat empat orang saja yang melakukan percakapan intens. Dan, sekarang bertambah satu karena Xiu Qixuan yang tiba-tiba menerobos masuk tanpa sengaja.


Kedua bola mata Xiu Yue terangkat karena merasakan hawa dingin yang menusuk tubuhnya. Dia balas tersenyum dingin dengan mengerutkan pandangan bersirat aneh menatap Xiu Qixuan.


'Bocah sialan itu!.' Xiu Qixuan menggeram dalam benak yang kesal ketika menyadari bahwa mereka-lah yang sengaja membawa satu sosok berstatus tinggi yang entah berasal darimana ini.


Tetapi, ada yang berbeda dari Xiu Yue sejak terakhir kali mereka bertemu. Gadis itu menjadi lebih dewasa dengan rambut hitam yang sepenuhnya tergulung keatas tidak menyisakan satupun helai yang terurai untuk di ikat oleh perhiasan giok cendana juga jepit rambut emas.


Di atas dahi nya tergambar tanda bunga teratai lima kelopak yang menandakan status menikah.


'Tunggu, itu berarti bocah ini sudah menikah?' Mata Xiu Qixuan sedikit berkedut. Ia sedikit terkejut karena tidak tahu informasi tersebut.


"Guifei niang niang. Yue'er permisi untuk menyapa Biaojie." Xiu Yue berkata cerdik meminta izin dengan senyuman yang cantik untuk memberi lebih banyak kesan mendalam.


Dia melihat Xiu Qixuan yang menatap datar kearah dahinya yang tergambar teratai lima kelopak. Mata Xiu Yue dengan cepat memancarkan kebanggaan yang sombong.


Wei Guifei adalah salah satu dari banyak selir kaisar. Ia berasal dari Kediaman Wei yang cukup bergengsi dan sangat cantik. Wei Guifei berdiri sangat teguh di Istana berkat kontribusi putranya yaitu Pangeran Kelima yang begitu di hargai oleh Kaisar. Wei Guifei juga melahirkan seorang Puteri kecil kesayangan Kaisar yang berusia dua belas tahun saat ini.


Suara tawa Wei Guifei terdengar halus memuji; "Yue'er sangat sopan. Meski kau tak menerima pendidikan yang cukup karena tinggal di perbatasan, tapi, kau memiliki etiket dasar yang layak." ekor mata phoenixnya yang tajam melirik sekilas kearah Xiu Haocun dan Xiu Qixuan.



Jelas bahwa kata-kata nya di tujukan untuk Xiu Qixuan yang tidak menunjukan etiket dasar sejak awal.


Xiu Yue terkekeh anggun dengan cerdik menjawab; "Terimakasih niang niang, Yue'er akan lebih memperhatikan."


Xiu Yue kemudian berjalan beberapa langkah menghampiri Xiu Qixuan dan membungkuk anggun; "Lama tidak bertemu, Biaojie. Yue'er bertanya-tanya kemana kamu pergi karena begitu rindu memikirkan kondisi kesehatanmu."


Mata Xiu Qixuan mengeluarkan getaran humor yang berkedut malas; "Ya, Yue'er meimei. Begitu perhatian seperti biasanya." ucapnya tak acuh.


Setelah itu Xiu Qixuan maju selangkah untuk menyapa Wei Guifei secara seremonial dan berpura-pura mengungkapkan penyesalannya; "Putri subjek kekaisaran ini menyapa Wei Guifei niang niang. Mohon niang niang bermurah hati memaafkan ketidaktahuan subjek ini."


Wajah Xiu Haocun semakin menggelap ketika melihat sang putri tidak menghiraukan perkataannya untuk kembali.


Xiu Qixuan berjalan dengan tersenyum kaku. Wei Guifei dengan lembut menariknya untuk terduduk di samping kursi. "Kamu sudah hampir melewati usia untuk menikah. Pada saat ini, kamu mungkin sudah akan kesulitan untuk bertunangan." Ia berkata dengan niat yang perhatian.


Pandangan Xiu Qixuan terfokus pada wajah suram Xiu Haocun yang tertekan.


Senyum Wei Guifei menjadi lebih lembut, dia menangkup tangan Xiu Qixuan dan berkata; "Tapi, jangan khawatir. Dekrit Yang Mulia Kaisar mungkin akan segera tiba, khusus untuk menggundangmu dalam pemilihan permaisuri pangeran."


Xiu Qixuan sedikit mengernyit, tapi, dia kembali tenang dan beranjak lalu membungkuk untuk berkata lugas; "Xuan'er tidak terburu-buru. Karena terlalu menyayangi ayah dan gege, Xuan'er hanya memiliki tujuan hidup untuk berbakti sebagai balasan surga."


Seketika wajah Wei Guifei berubah gelap, kilatan tajam melintas di matanya. "Gadis bodoh, kamu harus memperhatikan dirimu dengan lebih baik. Aku hanya mengatakan beberapa hal begini karena peduli. Kau pasti akan memasuki Istana untuk pemilihan, tapi, jangan khawatir—orang tua ini bersedia merawatmu." Wei Guifei mengumpulkan ekspresinya yang kembali normal dalam sekejap.


Cahaya penuh tekanan melintas ketika dia melirik penuh kearah Xiu Haocun. "Kelak hubungan Keluarga Xiu dengan Kekaisaran akan semakin erat. Bukan begitu, Jenderal?"


Xiu Haocun menarik napas tajam, tetapi, dia tetap tenang dan berkata dengan suara yang lebih berat; "Guifei niang niang. Ini harusnya—" terjeda.


"Wei Guifei niang niang." Suara jernih Xiu Qixuan tiba-tiba terdengar namun matanya yang berkilat dingin mengeluarkan pancaran permusuhan yang kental. "Xuan'er bodoh dan tidak mengerti. Tapi satu hal, saat ini anda datang kemari dengan tergesa-gesa mendahului dekrit undangan kekaisaran yang belum tiba di Kediaman Xiu." Dia berkata dengan halus dan begitu lugas melontarkan serangan ke beberapa titik yang fatal.


Kemudian mata Xiu Qixuan berkaca-kaca dan memasang wajah polos seolah-olah dia memang begitu gelisah juga khawatir; "Bukankah ini sama dengan anda lebih mendahului kepentingan anda sendiri alih-alih perintah Kaisar? Bagaimana jika Kaisar mengetahui ini dan begitu marah? Apakah kita semua akan dihukum gantung?"


Ekspresi semua orang yang berada dalam ruangan itu membeku ketika mendengar kata-katanya.


Tetapi, Xiu Qixuan berpura-pura tidak tahu. Dia berlari kearah ayahnya untuk mendesak dan berbisik dengan suara yang keras agar dapat di dengar oleh mereka semua; "Bagaimana ini ayah? Haruskah kita menunggu untuk niang niang kembali ke Kediaman Walikota?"


Jelas bahwa dia begitu cerdik dalam mengeluarkan serangan lewat kata-katanya yang bermakna tajam.


Wei Guifei menyeringai aneh. Dia tidak menyangka bahwa Xiu Qixuan ternyata lebih menarik dari imajinasinya dan desas-desus buruk yang beredar. Dia semakin yakin bahwa gadis yang licik dan bukan lawan yang mudah jatuh ini sangat cocok untuk putranya.


Tubuh Xiu Haocun membeku ketika melihat tatapan Wei Guifei yang lebih berbinar daripada sebelumnya. Dia jelas mengerti bahwa sekarang Wei Guifei sudah memiliki lebih banyak keyakinan setelah melihat langsung Xiu Qixuan.


Xiu Haocun menolehkan wajah dingin dengan gema suara yang memberat tajam, "Hai Bing!" Ia memanggil sang ajudan.


Tanpa waktu yang lama, seorang berusia tiga puluhan datang dengan pedang yang tidak pernah lepas menggantung di ikat pinggangnya. Dia menyapa yang tertinggi terlebih dahulu sesuai etiket dan kemudian segera datang menghampiri sang majikan.


Wajah Xiu Haocun yang gelap memerintah; "Kunci Nona Besar di aula leluhur untuk merenungkan diri selama seratus hari."


••••••••••••••••••