Rebirth With System

Rebirth With System
Bertarung Melawan Knight



Saat ini Clue sedang makan bersama keluarga Emilia. "Nak, kamu sangat menajubkan. Menerobos peringkat A level 10 dalam 30 tahun. Jika kamu mengajak aku bertarung. Mungkin aku akan kalah." Kata Robinho. "Haha, paman terlalu merendah." Clue tertawa. "Heh, kamu memanggil ayahku kakek, sementara diriku paman." Balas Robinho. "Ahh, maaf kalau begitu ayah mertua." Kata Clue. Robinho tersenyum. Sementara Monica dan Emilia tertawa melihat Clue meminta maaf.


1 jam kemudian Clue meninggalkan akademi bersama Emilia. "Sayang dimana kita akan pergi." Tanya Emilia. "Penginapan, bukankah itu yang kamu mau." Clue tersenyum. "Huh." Dengus Emilia.


Clue dan Emilia menuju sebuah penginapan lalu memesan kamar. "Bukankah dia nona Emilia, apakah pemuda itu kekasihnya Clue si jenius yang besok akan bertarung." Kata pelayan penginapan.


Saat sampai di sebuah kamar Clue langsung mencium bibir Emilia dan melepas pakaiannya. "aahh." Emilia menjerit saat putingnya di gigit oleh Clue. "Sudah lama sekali sejak aku menghisap payudaramu." Kata Clue. "Ahh, itu salahmu sendiri untuk tidak mengunjungiku. Kamu terlalu asik meningkatkan kekuatan." Balas Emilia. "Jika aku lemah dan tidak kuat. Aku tidak bisa melindungimu." Kata Clue mencium bibir Emilia. "errmm." Clue dan Emilia berpelukan. Tidak lama kemudian suara erangan dan desahan terdengar.


Keesokan harinya Clue sedang terbaring di ranjang bersama Emilia. "Sayang, setelah melawan kakek. Apa yang akan kamu lakukan dalam setengah tahun sebelum portal ke dunia lain terbuka." Tanya Emilia. "Aku tetap akan berburu ke benua selatan dan mencoba untuk menembus ke peringkat S. Setelah mencapai peringkat S, aku akan kembali ke benua barat." balas Clue.


"Baiklah, selama kamu pergi ke benua selatan. Aku akan terus berkultivasi agar jarak kita tidak semakin jauh." Kata Emilia. Clue tersenyum lalu mencium bibir Emilia. "ermmm." "Baiklah, ayo kita berpakaian. Mungkin kakekmu sudah tiba di lokasi." "ermm." Emilia mengangguk.


Clue mulai memakai pakaian serba hitam, dan peralatan level 6. Clue melihat semua peralatan level 6 juga bewarna hitam termasuk pedang sepajang 1 meter yang dia pegang. "Aku mirip dengan Ichigo dewa kematian." Kata Clue melihat dirinya di cermin.


"Siapa ichigo itu sayang" kata Emilia bertanya. "Dia adalah mahluk kuat yang kutemui di mimpiku. Bahkan peringkat S akan mati ditangannya" Balas Clue bohong. "Ehhh." Emilia terkejut dengan kata Clue. "Ayo berangkat." Kata Clue. "ermm." Emilia mengganguk.


Tidak lama kemudian Clue sampai di alun-alun kota, dan melihat bahwa alun-alun sangat ramai dipenuhi oleh ribuan orang. "Sepertinya pertarunganku menarik begitu banyak perhatian."


"Ahh, lihat tuan Clue sudah datang." Kata seseorang berteriak. Semua orang menatap Clue yang sedang berjalan bersama. "Ahh, dia peringkat A level 8 tapi menantang peringkat S level 2." Kata seorang pria tua. "sialan, dia begitu jenius. Menurut rumor dia baru bermur 30 tahun dan sudah mencapai peringkat A level 8. Terlalu menajubkan." "Benar, meskipun dia kalah. Tidak akan ada yang mempermalukannya. Jika dia menantang tuan Knight beberapa tahun lagi aku percaya dia akan memenangkan pertandingan. Karena aku tahu bahwa 2 tahun lalu dia masih peringkat A level 5." "Menajubkan, kecepatan dia menerobos terlalu cepat." Banyak penonton dan ahli yang terkejut melihat kekuatan Clue.


"Sayang mereka semua hanya bisa melihat kekuatan palsumu." Emilia terkikik di samping Clue. Clue dan Emilia berjalan mendekat ke panggung pertempuran yang ada di alun-alun kota. Orang-orang memberikan Clue dan Emilia jalan.


Saat sampai di dekat panggung pertempuran Clue melihat para kekasih, pelayan dan hewan peliharaanya. "Kamu akhirnya tiba." kata Ratna mendekat ke arah Clue. Para wanita lainnya juga mendekat ke arah Clue.


"Jika aku jenius, aku pasti bisa membentuk harem sepertinya." "Heh, kau terlalu bermimpi." "Ahh, tuan Clue. Bolehkah aku menjadi pelayanmu. Aku masih perawan." "Banyak perempuan menjerit." Clue tersenyum lalu mendarat di arena dan berkata. "Haha, maafkan para perempuan cantik. Tapi aku akan memasuki portal yang mengarah ke dunia lain dalam setengah tahun dari sekarang." "Apa." banyak para ahli yang terkejut mendengar perkataan Clue dari laki-laki dan perempuan. Mereka tidak mengira Clue akan memasuki portal yang mengarah ke dunia lain begitu cepat.


"Tapi sebelum aku meninggalkan dunia ini, aku akan menulis legenda tentangku. Lalu legenda pertama yang akan kubuat adalah menjadi ahli terkuat di benua barat dalam umur 30 tahun." Kata Clue menyeringai. "Kyaa. Tuan Clue. semoga menang." "kami mendukung tuan Clue." banyak jeritan perempuan mendukung Clue. "Hahh. Dia terlalu sombong." "bagaimana mungkin peringkat A level 8 mengalahkan peringkat S." Sementara para laki-laki dan ahli lainnya mengejek Clue. Para kekasih Clue hanya bisa menghela nafas. Kekasih mereka terlalu narsis.


"Hahaha, kamu terlalu percaya diri nak." Clue mendengar sebuah suara dan melihat 3 orang terbang lalu mendarat di dekat panggung arena. "Mereka tidak lain adalah Robinho, Monica dan Knight." "Kakek jika kamu kalah, jangan bersedih." Kata Clue. "Haha, aku tidak akan kalah padamu." Knight tertawa.


Setelah Knight mendarat di panggung Clue mendengar sebuah suara lagi. "Haha. apakah aku datang terlambat." Clue melihat beberapa orang yang terbang dan mendarat di sebelah panggung pertempuran. Yang tidak lain adalah kaisar Farhan.


"Ahh, lihat yang mulia datang untuk menonton pertandingan secara langsung." Banyak orang dan ahli yang membungkuk hormat kepada kaisar Farhan. Karena Farhan adalah satu -satunya kaisar di benua barat, dan juga penguasa benua barat. Farhan pun melambai dan semua orang kembali bersikap normal.


"Kamu tidak terlambat kaisar Farhan." kata Clue dan Knight. "Baiklah, aku akan menjadi wasit dalam pertempuran ini. bagaimana." Kata Farhan tidak marah karena Clue dan Knight tidak memanggilnya yang mulia.


"Nak, terima pukulanku." Teriak Knight lalu melesat ke arah Clue. "Kakek terima seranganku juga." Clue juga melesat ke arah Knight. "boom." "boomm." Clue dan Knight beradu pukulan. Clue dan Knight sama-sama mundur beberapa meter.


"Ahh, mereka imbang." Banyak ahli terkejut. "Tidak mungkin, aku merasakan aura Clue sama dengan ahli peringkat A level 10." "Benar, ternyata dia menyembunyikan kekuatan aslinya. Dia pantas di sebut jenius yang hanya lahir dalam 10 ribu tahun sekali." "Heh, kau bicara apa, mungkin dia jenius yang lahir dalam 100 ribu tahun sekali." Para penonton mulai berbicara.


Sementara seorang pemuda di samping kaisar Farhan berkata. "Ayah, beruntung kita tidak memaksanya menikah dengan adik. Kalau dia marah pada kita. Mungkin adalah akhir bagi dinasti Azure." "Benar." kaisar Farhan mengangguk serius. Dia terkejut dengan kecepatan Clue menerobos.


"Hehe, nak. tadi aku hanya mengeluarkan 80% kekuatanku." Kata Knight. "Haha, aku juga sama kakek. Hanya mengeluarkan 80% kekuatanku." Clue tertawa. "Baiklah, kali ini aku serius." Knight melesat ke arah Clue. Clue juga melesat ke arah Knight.


"Ahh, mereka bertambah cepat, dan aku tidak bisa melihat mereka." "Benar, ini tidak mungkin kecepatan seorang ahli peringkat A level 10. Ini jelas kecepatan ahli peringkat S." Banyak penonton terkejut. Mereka hanya bisa mendengar suara pukulan beradu.


Tidak lama kemudian Clue dan Knight sama-sama mundur. "Nak, tidak kusangka kamu setara denganku. Apakah peralatan itu level 6." Kata Knight. "Tebakanmu benar kek, ini adalah peralatan level 6." Clue mengangguk. "Ahh, jadi begitu." Knight terkejut.


"Woahh, apakah yang dikatakan Tuan Clue dan Knight benar. Akhirnya aku melihat peralatan level 6" "sungguh menajubkan ini adalah pertama kali aku melihat peralatan level 6 selama aku hidup ratusan tahun." "Bukankah peralatan level 6 tidak ada selama ribuan tahun. Bagaimana dia memilikinya. Pemuda itu terlalu misterius ." Banyak penonton terkejut. "Peralatan level 6. Sungguh menajubkan." Bahkan kaisar farhan terkejut.


"Hmm. aku akan mengeluarkan skillku. Kamu bersiap-siaplah." Kata Knight. "Aku juga." Balas Clue. Knight mengambil sebuah pedang level 5 dan kemudian tubuhnya diselimuti oleh api. Tubuh Clue juga berubah menjadi manusia setengah naga.


"Semua orang yang mempunyai kekuatan di peringkat A level 5 kebawah menjauh dalam jarak 500 meter." Kata Kaisar Farhan. Tekanan yang dikeluarkan Clue dan Knight begitu berat. Bahkan putranya yang berada di sampingnya sudah basah dengan keringat di seluruh tubuhnya.


Banyak penonton dan ahli yang mengetahui situasi dan mendengar kata kaisar Farhan menjauh. Mereka tahu jika berlama-lama ditempat. Mereka hanya akan pingsan. Bahkan para kekasih, pelayan dan hewan peliharaan Clue mulai menjauh. Kecuali Syafin yang berada 100 meter dari panggung pertempuran. "semoga kamu menang tuan."


Clue yang berada dalam bentuk setengah naga memagang pedang hitam dan melesat ke arah Knight. Knight yang melihat kecepatan Clue terkejut dan mengayunkan pedangnya. "wuuss." Pisau api sepanjang 10 meter melesat menuju Clue. Clue mencibir dan mengayunkan pedangnya. Clue dengan mudahnya memotong pedang api.


Kali ini Knight yang melesat menuju Clue dan mengayunkan pedangnya. "Lambat." Kata Clue dengan mudah menghindari pisau api yang diluncurkan Knight. Clue melesat ke arah Knight. "Hmm." Knight mendengus lalu berbalik ke belakang. "Ting." Knight dengan mudah memblock serangan Clue.


Clue mencibir lalu mengayunkan pedangnya dengan sangat cepat. "ting." "ting.". "Woah, cepat. Tuan Knight sepertinya akan kalah." Para penonton yang masih melihat dalam jarak 100 meter melihat Knight hanya bisa bertahan dan menerima serangan Clue.


Knight yang menerima serangan bertubi-tubi Clue tiba-tiba meraung. "woahh." "boomm." Clue terpukul mundur 10 meter dan melihat Armor dan pedang knight yang sudah hampir hancur. "Nak, mari kita selesaikan dengan sekali serang." Kata Knight. Dia tahu bahwa meneruskan pertandingan akan kalah dengan Clue. "Baiklah." kata Clue.


Clue melihat bola api muncul di atas Knight dan mulai membesar. Clue tiba-tiba menonaktifkan skill manusia setengah naga, dan mengejutkan para penonton. "Ahh, mengapa tuan Clue kembali ke bentuk manusianya. Apakah efek skillnya sudah habis." Para penonton heran. Tapi detik berikutnya semakin membuat penonton terkejut.


Tubuh kanan Clue diselimuti api dan tubuh kirinya basah dan banyak air yang menetes. 2 Naga api dan air tiba-tiba muncul di samping Clue dan mulai membesar. "Fire ball." Teriak Knight melemparkan bola api sebesar 50 meter ke arah Clue. "Dragon fire and water." Naga api dan air sebesar 40 meter melesat ke arah bola api.