Rebirth With System

Rebirth With System
S5 Kristal Mana



"Dimana lokasi kristal mana itu Clue." tanya Viona. "Tepatnya di bawah desa kita bertemu." Balas Clue. "Aku tidak menyangka ada kristal mana di bawah desa yang aku tinggali." Viona terkejut.


"Apa penduduk desa disana tidak tahu bahwa kamu demi god." Tanya Fernando. "Tidak, karena aku baru berada di sana selama 7 hari. Selama ini aku selalu berpindah tempat dan tidak pernah menetap lama di sebuah desa atau kota." Balas Viona. "Ayo kita kembali ke desa." Kata Clue melesat pergi diikuti Fernando, Ray, Viona dan Ambar.


Tidak lama kemudian Clue kembali ke desa. "Viona." Anak kecil berlari ke arah Viona. "Tuan apa anda mengenal Viona." Tanya seorang pria paruh baya, dia tidak tahu asal-usul Viona. "Benar dia adalah anak temanku yang melarikan diri dari rumahnya." Balas Clue. "Jadi begitu." Pria paruh baya dan semua penduduk mengangguk.


"Apa kalian tahu kristal mana." Clue melihat semua penduduk desa. "Tentu saja kami tahu." Balas semua penduduk desa. "Di bawah desa kalian terdapat ratusan kristal mana." Kata Clue. "Apa." Semua penduduk desa terkejut mendengar kata Clue.


"Aku akan mengambil kristal mana di bawah desa kalian, dan kalian harus pergi dari sini." Kata Clue. "Apa maksud tuan." "Apa anda mengusir kami." "Benar aku mengusir kalian. Jika kalian tidak pergi. Anjing ini akan menghajar kalian." Clue memegang Ray dan menunjukan kepada penduduk desa.


"Benar aku akan menghajar kalian." Ray berbicara. "Anjing ini berbicara." Semua penduduk desa terkejut. "Ray tunjukan kekuatanmu." Kata Clue. Ray kemudian mengeluarkan auranya. "Uuuhhh." Semua penduduk desa kesulitan bernafas saat merasakan tekanan aura milik Ray.


"Cukup." Kata Clue melihat Ray. Ray menghilangkan aura miliiknya dan penduduk desa kembali bernafas secara normal. "Baik kami akan meninggalkan desa ini." Kata pria paruh baya. Semua penduduk desa berlari ke arah rumah mereka.


"Apa kamu tidak terlalu berlebihan Clue." Ambar melihat Clue. "Mereka seharusnya beruntung karena Clue hanya mengusir mereka. Jika ahli lain yang menemukan tambang kristal mana. Ahli itu pasti membunuh semua penduduk desa." Kata Viona.


Ambar terkejut mendengar kata Viona. "Nek jangan lupa kita tidak ada di bumi. Bukankah nenek juga melihat kekejaman di dunia tempat Ray tinggal sebelumnya." Kata Fernando. "Nenek tahu Fernando." Ambar menghela nafas.


Clue berjalan ke dalam desa di ikuti Fernando, Ray, Viona dan Ambar. "Clue berhenti berjalan dan menginjak tanah. "Kraakkk." Tanah bergetar dan terbelah. "Aahh." Ambar terkejut dan melayang ke udara. "Ayo turun." Kata Clue melompat ke bawah.


Ray, Fernando, Viona mengikuti Clue melompat ke bawah. Melihat semuanya melompat ke bawah. Ambar juga ikut melompat ke bawah. "Saat ini kita berada di kedalaman 1000 meter." Kata Clue mencapai dasar dan melihat ke permukaan. "Kraakk." Clue menginjak tanah. Tanah bergetar dan terbelah semakin lebar.


Tidak lama kemudian Clue telah berada di kedalaman 10km. "Ada begitu banyak kristal mana." Kata Fernando melihat kristal biru yang tertanam di tanah. "Tunggu apa lagi. Ayo kita ambil semua kristal mana di sini." Ray menyeringai dan mengambil 1 kristal mana. "Ayo kita ambil semua kristal mana." Kata Clue mengambil kristal mana. "Baik." Balas Fernando dan Ambar. Fernando, Ambar dan Viona mulai mengambil kristal mana.


1 Jam kemudian Clue, Fernando, Ray, Viona dan Ambar telah mengambil semua kristal mana di bawah tanah. "Kita mendapatkan 10 kristal mana kualitas tinggi, 50 kristal mana kualitas sedang dan 480 kristal mana kualitas rendah." kata Clue melihat 540 kristal di depannya.


"Masing-masing mendapatkan 2 kristal mana kualitas tinggi, 10 kristal mana kualitas sedang dan 96 kristal mana kualitas rendah." Clue menggerakan jarinya dan 108 kristal melayang ke arah Fernando, Ray, Viona dan Ambar.


"Clue ambilah kristal kualitas tinggi dan sedang bagianku. Aku sudah cukup dengan kristal mana kualitas rendah." Ambar tersenyum dan memberikan 2 kristal mana kualitas tinggi dan 10 kristal kualitas sedang.


"Hei Fernando, aku juga mempunyai musuh. Mengapa kamu tidak memberiku kristal mana juga." Ray tersenyum menunjukan giginya. "Dasar anjing, yang menemukan kristal mana adalah Clue. Kamu seharusnya berterimakasih karena Clue membaginya secara rata." Kata Viona memberikan 2 kristal mana kualitas tinggi kepada Clue.


"Aku sudah cukup dengan kristal kualitas sedang dan rendah. Terimakasih sudah memberiku begitu banyak kristal." Viona berterimakasih. "Baiklah jika kalian tidak ingin kristal mana kualitas tinggi." Kata Clue menyimpan semua kristal mana di tabel penyimpanan.


"Viona apa kamu ingin pergi bersama kami. Jika pergi bersama kami, kamu akan mendapatkan banyak kristal mana." Clue melihat Viona. "Aku akan pergi bersamamu." Balas Viona. Viona tahu bahwa pergi bersama Clue adalah hal baik.


"Keputusan yang bagus." Clue tersenyum. "Baiklah ayo kita cari kota terdekat dari sini." Kata Clue. "Aku tahu kota terdekat dari sini." Balas Viona. "Apa kamu meremehkan Clue, meski dia baru tiba di planet ini. Dia pasti tahu lokasi kota terdekat dari sini." Ray mencibir melihat Viona. "Aku lupa kamu mempunyai kekuatan setara high god." Viona melihat Clue.


"Sebelum kita pergi, aku akan mengembalikan tanah seperti sebelumnya." Clue melihat retakan dan menginjak tanah. "Kraakk." Tanah bergetar dan menutup kembali.


"Ayo kita pergi." Clue teleportasi bersama Ray, Fernando, Viona serta Ambar dan muncul di dekat kota. "Ayo kita masuk ke dalam kota." Clue berjalan ke arah gerbang diikuti Ray, Fernando, Viona dan Ambar. Saat masuk ke dalam kota Clue melihat kereta kuda yang menuju ke arahnya. "Menyingkir dari jalan." Teriak pengemudi kereta.


"Sombong." Kata Ray melempar batu ke arah roda. "Ngiikk." "Aahhh." Kereta kuda kehilangan keseimbangan dan terjatuh. "Tuan putri, apa kamu baik-baik saja." Pria yang mengendarai kereta kuda cemas. "Aku baik-baik saja." Balas suara wanita.


Clue melihat perempuan berusia 20 tahun berkulit putih dan berambut biru panjang yang keluar dari kereta. "Dia adalah Hera anak dari Baron yang menguasai kota ini. " Viona berbicara secara pelan. "Oohh, apa di dunia ini juga memiliki gelar bangsawan." Ambar terkejut. "Benar, dunia ini memiliki gelar bangsawan." Balas Viona.


"Apa ini perbuatan kalian." Pria menatap tajam kepada Clue, Fernando dan Ambar. "Benar ini adalah perbuatan anjing ini." Clue menunjuk Ray. "Berengsek apa kamu menghinaku. Bagaimana seekor anjing bisa membuat kereta jatuh." Pria berteriak.


"Hans cukup." Perempuan berbicara. "Baik putri." Pria menatap Clue dengan tajam dan menahan amarahnya. "Aku tidak pernah melihat kalian sebelumnya. Apa kalian baru saja tiba di kota ini." Perempuan melihat Clue, Fernando, Ambar dan Viona.


"Benar kami baru saja tiba di kota ini." Balas Clue. "Apa dia adikmu." Perempuan melihat Viona. "Iya, aku adiknya." Viona mengangguk. "Kamu memiliki adik yang lucu." Perempuan tersenyum. "Apa perempuan ini buta. Dia tidak lucu sama sekali." Ray bergumam di pikirannya.


"Apa kamu tertarik untuk minum teh di rumahku." Perempuan tersenyum melihat Clue. Pria pengemudi kereta terkejut saat perempuan mengajak Clue minum teh. "Suatu kehormatan bisa minum bersama dengan perempuan secantik anda." Clue tersenyum.


"Nanti malam datanglah ke rumahku." Perempuan tersenyum. "Tentu." Clue tersenyum. "Hans, aku akan kembali." Perempuan melihat pria dan berjalan pergi. "Baik tuan putri." Balas pria. Pria melihat Clue dan berkata. "Bagaimana bisa tuan putri mengundangmu minum teh." Beberapa detik kemudian pria terkejut saat dirinya tidak bisa merasakan kekuatan Clue.


Melihat pria yang terkejut Clue berkata. "Ayo pergi." Clue berjalan pergi diikuti Ray, Fernando, Viona dan Ambar. "Aku yang memiliki kekuatan tingkat raja level 5 tidak bisa merasakan kekuatan pemuda itu." Gumam pria.