Rebirth With System

Rebirth With System
Pangeran Park



Clue serta tiga kekasihnya kembali ke istana. Setelah tiba di istana Clue seperti biasa masuk ke kamar namun kali ini bersama Ratna dan Fitria.


Keesokan harinya Clue bersama tiga kekasihnya serta Dika, Dinda, Kane dan Ken, tiba di colloseum dan duduk di kursi yang berada panggung. Tapi kali kursi mereka agak di belakang dan ada 3 kursi besar yang kosong. Clue menebak itu adalah kursi yang di khususkan untuk ketiga Raja.


"Akhirnya mereka datang juga." Kata Clue bosan menunggu. "Lihat lah itu 3 monster peringkat B level 10." Kata para penonton melihat 3 hewan yang terbang di atas colloseum. "Ahh, ketiga raja menaiki monster tersebut." Kata penonton melihat Beni, Sugik dan Rapunsel berada di setiap atas monster.


Ketiga monster lalu turun di tengah arena. "Ahh, ratu Rapunsel masih terlihat tetap cantik meski berumur ratusan tahun." Teriak penonton. "Ah, jadi dia ratu Rapunsel, penguasa kerajaan glizzard dan ibu dari seorang jenius." Kata penonton lain.


"Heh, sepertinya kepopuleran kami kalah denganmu ratu Rapunsel." Kata pria paruh baya yang tidak lain adalah Raja Beni. "Benar, kami kalah populer denganmu." Kata pria paruh baya lain yang tidak lain adalah Raja Sugik. "Hehe, kalian berdua jangan iri, inilah keburuntungan memiliki anak seorang jenius." Ratu Rapunsel tertawa.


Kemudian Beni, Sugik dan Rapunsel berjalan ke arah panggung dan 3 monster yang tidak lain adalah si hitam, si kecil dan pipit mengecilkan ukuran tubuh mereka dan terbang meninggalkan colloseum. Lalu duduk di ketiga kursi besar yang kosong. Setelah mereka bertiga duduk Dika melesat dari panggung dan berdiri di tengah arena lalu berkata. "Baiklah, karena ketiga penguasa 3 kerajaan besar sudah tiba, maka pertandingan final memperebutkan juara 1 sampai 10 akan dimulai."


"Woahh." "ini pasti menarik." "meski aku sudah bisa menebak siapa juara 1. juara 2 dan seterusnya masih misteri." Kata beberapa penonton.


"Baiklah, pertandingan pertama adalah pemegang nomor 1 dan nomor 2." Kata Dika. Felicia yang berada di panggung melesat ke arah arena. Seorang pria juga naik ke arena. "Pertarungan dimulai." Kata Dika lalu menghilang dari arena. "Aku menyerah." Kata pria setelah pertandingan baru saja dimulai. "Felicia memiliki 1 kemenangan sementara Kiyoshi 0 kemenangan." Kata Dika yang tiba-tiba berada di arena. "baiklah pertandingan berikutnya pemegang nomor 3 dan nomor 4."


Felicia dan pria meninggalkan arena lalu 2 orang pria naik di arena. "Pertarungan dimulai." Kata Dika yang melihat dua pria sudah berada di arena, lalu menghilang dari arena. Kedua pria mulai bertempur.


Sementara Felicia sudah berada di panggung dan duduk di samping Clue. "Sepertinya semua musuhmu akan menyerah." Kata Clue.


"Benar, mereka semua pengecut." Kata Felicia mencibir. "mereka tidak pengecut, hanya saja mereka tahu bahwa akan kalah denganmu, dan berniat menghemat tenaga." Balas Clue. Felicia hanya mengangguk dan bersandar di dada Clue. "Huh." Dinda mendengus saat melihat Felicia yang bersandar di dada Clue.


Waktu terus berjalan dan pertandingan memperebutkan juara 1 sampai 10 sudah selesai. Saat ini Dika berdiri di tengah Arena dan berkata. "Peringkat 20 Lol, harap naik ke arena untuk menerima hadiah." Seorang pria 40an naik ke arena dan berjalan menuju Dika. Dika menyerahkan sebuah cincin penyimpanan dan berkata. "di dalamnya ada 1 juta coin emas dan 10 pil level 2." "terimakasih." Kata Pria yang menerima cincin lalu turun dari arena.


Peringkat 20, 19 sampai 11 terus naik ke arena saat di panggil oleh Dika. Saat Dika selesai memberikan hadiah ke peringkat 11 Dika berkata." Peringkat 10 Ermi dari kerajaan tiger, harap naik ke panggung menerima hadiah."


Beda dengan peringkat 11 sampai 20. Peringkat 10 naik ke panggung dimana ketiga raja, Clue, beserta tiga kekasihnya dan pangeran lain berada. Seorang perempuan sekitar 30an naik ke panggung. "hidup Ermi." "hidup." Terdengar sorak-sorakan dari penonton yang mendukung Ermi.


Perempuan naik ke panggung dan membungkuk ketika di depan raja. Raja Beni berdiri lalu memberi cincin kepada Ermi. Di dalamnya ada 1 juta coin emas dan 100 pil level 3. "Terimakasih yang mulia." Kata Ermi menerima cincin. Saat Ermi melewati Clue dia berkata "Jika pangeran Clue tertarik untuk menambah kekasih, carilah saya di kota melati." Ermi turun dari panggung.


"Woahh, dia terlalu terus terang." "Sialan, pangeran Clue terlalu beruntung." Para penonton mulai berkata.


Sementara ketiga kekasih Clue mendengus melihat Ermi yang turun dari panggung. Clue hanya tersenyum melihat Ermi.


"Peringkat 9 Gazel dari kerajaan wolverine harap naik ke panggung menerima hadiah." Kata Dika. "Hidup Gazel." "kamulah kebanggan kerajaan wolverine kami." Sekali lagi tepuk tangan dan sorak-sorakan penonton saat seorang pria naik ke panggung.


Seiring berjalannya waktu peringkat 10 sampai 2 sudah menerima hadiah, dan saat ini tinggal Felicia yang belum menerima hadiah. "Baiklah, Juara 1 tournament yang di adakan 5 tahun sekali di menangkan oleh Felicia dari kerajaan Glizzard. Nona Felicia harap menerima hadiah." Kata Dika.


Felicia berdiri dari tempat duduknya dan membungkuk ke 3 raja. Ketiga Raja berdiri lalu ratu Felicia memberikan cincin kepada Felicia. "di dalamnya ada 10 juta coin emas dan 500 pil level 3." Terimakasih yang mulia. Kata Felicia. Dia tidak memanggil Rapunsel ibu, karena Rapunsel sudah memperingatinya tadi pagi saat akan menerima hadiah.


"Hidup Nona Felicia." "Hidup kerajaan gllizard." "hidup pangeran Clue." "hidup pangeran Clue." para penonton mulai berteriak bahkan ada beberapa penonton yang meneriakan nama Clue.


"Sialan, kenapa mereka berteriak namaku, aku kan tidak ikut tournament." Kata Clue. "Hehe, jika sayangku ikut tournament, juara 1 pasti kamu yang dapatkan." Kata Felicia tertawa.


"Hmmm." Tiba-tiba ekspresi Clue serius melihat ke arah langit. Sepertinya ada seorang ahli yang datang." Kata raja Beni melihat ke langit. Tidak lama kemudian seekor rajawali raksasa mendekat ke arah colloseum. "Lihat ada monster rajawali peringkat B level 6 yang mendekat, di atasnya ada 2 orang." Kata para penonton.


Rajawali mendarat di arena, Dika yang awalnya berada di tengah arena sudah pindah dan berada di panggung, di samping raja Beni."Haha, sepertinya kita melewatkan sebuah pertunjukan yang menarik." Kata seorang pria 30 an yang melompat turun dari rajawali. Seorang pria tua juga melompat dan berdiri di belakang pria.


"Level 900." Gumam Clue saat melihat level pria tua. "Maaf kalau boleh tahu, siapa kalian berdua." Kata raja Sugik berbicara. Dia tidak bisa melihat kekuatan pria tua di arena jadi dia bertanya dengan nada sopan.


"Haha, apakah kamu Sugik raja dari kerajaan Wolverine." Kata pria 30an tertawa. "sialan, siapa pria itu, dia sangat tidak hormat kepada yang mulia." "Hei, pelankan suaramu. Meski dia terlihat muda, dia peringkat B level 8. Terlebih lagi aku tidak bisa melihat kekuatan pria tua itu." "Ahh, peringkat B level 8. Mungkinkah dia berasal dari dinasti Azure." Para penonton mulai berkata.


"Benar, aku Sugik raja dari kerajaan Wolverine." Balas Sugik. "Oh, perkenalkan aku Park pangeran ke 10." Kata park berbicara. "Ahh, dia pangeran park putra kaisar, jenius teratas dari dinasti Azure." "Mengapa pangeran Park datang kesini." Penonton mulai berkata.


"Oh, pangeran Park, lama tidak bertemu." Kata Raja Beni. "Rupanya kamu sudah tumbuh besar. Park." Kata ratu Rapunsel. "Hoho, ada perlu apa pangeran Park kesini." Kata Raja Sugik. Ketiga penguasa kerajaaan besar, dengan sopan bertanya dan menyambut seorang pria yang bernama Park.


"Alasan aku kesini adalah menemui anakmu Rapunsel. Clue yang di kabarkan adalah super jenius dari benua barat." Kata Park menunjuk Clue yang duduk di belakang ratu Rapunsel.


"Ada perlu apa kamu mencariku." Kata Clue berdiri lalu melesat ke arena. "hmmm." Pria Tua mendengus dan berdiri di samping pangeran. Clue mendarat di depan Pangeran Park. "Ayahku mengundangmu ke istana." Balas Pangeran Park.


"Jika aku tidak pergi kesana, apa yang akan kamu lakukan." Balas Clue. Pangeran Park tertegun mendengar balasan Clue. "Aku tidak akan melakukan apapun, terlebih lagi tidak akan manfaat jika kamu menolak undangan ayahku, yang ada kamu mengundang bencana." Kata pangeran Park. "Hahaha. menarik. Pulanglah terlebih dahulu, aku akan berkunjung ke istana, kamu pasti sudah tahu aku mempunyai sesuatu yang bisa membuatku teleportasi." Kata Clue.


"Baiklah kalau begitu, dan aku punya saran, meskipun kamu adalah seorang jenius peringkat A level 3. Kamu pasti akan mati jika bertemu peringkat A level 5 di atasnya." Kata pangeran Park lalu meloncat di tubuh rajawali. Pria tua juga naik ke badan rajawali.


Clue menyaksikan pangeran Park dan pria tua pergi mengendarai rajawali. "Cihh, jika saja aku tidak terikat dengan kerajaan Glizzard. Aku akan membunuh kalian berdua."


Clue khawatir jika dia membunuh pangeran Park dan pria tua. Dinasti Azure pasti akan balas dendam dan menargetkan para kekasihnya, serta ibu angkatnya. "Baiklah, acara hari ini selesai." Kata Dika tiba-tiba berbicara.


"Wahh, pangeran Clue bahkan tidak takut dengan pangeran Park. Aku akan mengidolakan dia mulai sekarang. "Benar, mulai sekarang pangeran Clue idolaku, dia jenius dan juga tidak mengenal takut." Para penonton entah itu perempuan dan laki-laki mulai mengidolakan Clue.


Clue mulai bersiul dan kembali ke panggung. Tidak lama kemudian putih, hitam dan Pipit datang dan mendarat di arena. "Sayang, apakah kamu tidak ikut meninggalkan." Kata Ratna. "Tidak, aku akan memenuhi permintaan Intan." Balas Clue. "baiklah kalau begitu, kita akan menunggumu di istana." Felicia, Fitria dan Ratna berjalan meninggalkan colloseum.


"Kami pergi dulu nak, aku sarankan dengan kekuatanmu saat ini jangan menyinggung kaisar." Kata Raja Beni. "Benar, jika kamu sudah percaya dengan kekuatamu untuk menaklukan benua ini. Kamu boleh menyinggung kaisar." Balas Raja Sugik. "Benar nak, jangan terlalu gegabah. Kamu masih muda, masa depanmu pasti sangat cerah." "Baiklah, untuk saat ini aku tidak akan menyinggung kaisar, tapi beda lagi jika kaisar yang menyinggungku. Aku tidak akan tinggal diam." Kata Clue menyeringai.


"Baiklah kalau begitu, kami pergi dulu. Aku tahu kamu akan menemui wanita yang bernama Intan. Hahaha bersenang-senanglah nak." raja Beni melompat di atas putih. Begitu pula sugik dan Rapunsel yang melompat di atas hitam dan Pipit.


Clue melihat ketiga hewan peliharaannya terbang menjauh dari colloseum. "Apakah kamu akan menumui perempuan itu." kata Dinda yang berjalan ke arah Clue. "Benar, memangnya kenapa." Balas Clue. "Jika kamu punya waktu, pergilah keluar denganku juga." Dinda mencium pipi Clue dan berlari menjauh.