
30 menit telah berlalu saat ini Clue mengenakan masker dan topi sedang berjalan ke arah toko makanan. Clue duduk di luar toko makanan kemudian menyalakan smartphone. "Apa kamu tahu ada rumor mengatakan Fernando masih hidup." Kata seorang pria berbicara. "Heh, mana mungkin manusia bisa hidup setelah terkena ledakan bom nuklir." Balas pria lain.
"Ya mungkin saja. Karena dia seorang hunter tingkat s." balas pria. "Jika dia masih hidup. Maka dia akan memulai membantai semua hunter, polisi dan tentara. Rumahnya sudah di hancurkan. Ayah dan kakeknya saat ini di penjara di Nusakambangan." Kata pria. "Mungkin. Tapi aku berharap dia mati." balas pria. "Benar, Indonesia akan kacau jika seorang pembunuh berantai dengan kekuatan tingkat s sepertinya hidup." Balas pria.
Clue yang mendengar obrolan dua orang tersenyum. "Sepertinya semua warga Indonesia membenciku." Clue membuka media sosial dan melihat jutaan orang yang mengomentari foto di akun miliknya. Clue melihat semua orang menyumpahi dirinya mati, mencaci dirinya, bahkan banyak yang mengutuk ibunya, karena melahirkan anak seperti dirinya.
5 menit kemudian Clue menaruh smartphone dan berkata. "Selama 3 hari tidak ada dungeon yang muncul di seluruh dunia. Apakah dunia kembali normal setelah aku menerobos peringkat raja." Gumam Clue. Namun setelah berbicara Clue melihat lubang hitam yang muncul tidak jauh darinya. Beberapa detik setelah lubang hitam muncul, Clue melihat beberapa goblin yang muncul.
"Hahaha. Sepertinya dunia semakin bertambah kacau." Clue tertawa melihat goblin. "Sial, mengapa ada monster yang muncul." Semua orang di dalam rumah makan terkejut melihat beberapa goblin yang muncul. "Tenang semuanya, aku dan temanku adalah hunter tingkat e. Kita bisa berdua bisa mengalahkan beberapa goblin itu." Kata pria mencoba menenangkan semua orang.
"Ahh. Jika begitu tolong bunuh goblin itu. Kemudian aku akan memberikanmu makan gratis." Kata wanita paruh baya penjaga toko makanan. "Baiklah." Pria mengangguk kemudian berjalan ke arah goblin.
Clue melihat salah satu goblin memanah dan busurnya menancap ke arah pria yang berjalan ke arah goblin. "Ahhh." Semua orang di dalam rumah makan terkejut melihat pria terbunuh dengan panah menancap di kepalanya.
"Semuanya lari." Seorang pria berteriak kemudian melarikan diri. "Ahh, lari." Semua orang di dalam rumah makan kemudian lari. "Waaa." "Waaa." Beberapa goblin berlari mengejar semua orang. Clue juga melihat dua goblin berlari ke arahnya. "Bodoh." kata Clue kemudian berlari dan mencengkram kedua leher goblin. "Krakk." Clue mematahkan kedua leher goblin.
Setelah membunuh kedua goblin. Clue merasakan energi alam yang memasuki dirinya. "Ini." Clue bingung kemudian membuat pisau angin dan membelah kedua dada goblin. Saat membelah dada goblin Clue tidak menemukan kristal. "Aku akan membunuh goblin lagi untuk memastikan apa itu benar." Clue mengambil pedang goblin kemudian berlari ke arah goblin yang mengejar seorang wanita.
"Tolong." Teriak wanita melihat goblin semakin dekat ke padanya. "Crash." Wanita terkejut melihat kepala goblin terpotong. Wanita melihat Clue yang memakai masker dan topi membunuh goblin. "Terimakasih sudah menyelamatkanku." Kata wanita. Clue mengabaikan wanita kemudian membelah dada goblin. Clue tidak dapat menemukan kristal di dada goblin. "Jika tebakanku benar, goblin tidak memiliki kristal lagi. Justru seseorang secara otomatis dapat menyerap energi alam setelah membunuh goblin." Kata Clue.
"Aku tidak tahu apakah ini bisa disebut sebagai keberuntungan atau kemalangan. Banyak manusia akan bertambah kuat jika membunuh goblin. Tapi aku akan memastikan apa tebakanku itu benar atau tidak." Gumam Clue kemudian melihat wanita.
Wanita gugup saat dirinya dilihat oleh Clue. "Dunia sudah berubah dan monster dalam dungeon mulai bermunculan di dunia nyata. Apa kamu ingin bertambah kuat untuk melindungi diri." Kata Clue melihat wanita. Wanita melihat goblin yang tiba-tiba muncul dari lubang hitam dan mengangguk. "Aku ingin bertambah kuat." Wanita berpikir Clue dapat membuat dirinya terbangkitkan dan menjadi seorang hunter.
"Tusuk jantungnya." Kata Clue. "Ahhh." Wanita menjerit dan menusuk goblin. "Melihat darah hijau yang keluar dari tubuh goblin, wanita mulai muntah. "Uekk, uekk." Clue melihat cahaya putih yang keluar dari tubuh goblin dan meresap ke badan wanita. "Apa kamu merasakan perubahan di tubuhmu." Tanya Clue.
Wanita berhenti muntah dan tiba-tiba terkejut. "Aku merasa rasa lelahku telah hilang. Terlebih lagi aku merasa diriku berbeda." Kata wanita. "Tebakanku benar. Semua orang akan bertambah kuat setelah membunuh goblin." Kata Clue. "Ahh, apa itu benar." wanita kaget. "Itu benar. baiklah, aku akan pergi. Kamu bisa berburu goblin sendiri." kata Clue kemudian menghilang. "Ahhh. Dia menghilang. Bukankah dia baru saja bilang ingin membuat diriku kuat." Wanita terkejut.
15 menit kemudian Clue telah kembali di kota Jember dan melihat ratusan goblin di jalan. "Saatnya pembantaian." Kata Clue kemudian membuat 70 panah angin dan melemparkan ke arah goblin. "Waaa." "Waaa." Puluhan goblin menjerit ketika panah angin menembus badan mereka.
Clue merasakan banyak energi alam yang mengalir kedalam dantiannya. "Jika begini, aku tidak perlu berkultivasi. Aku hanya perlu membunuh goblin." Clue tersenyum. Namun tiba-tiba Clue terdiam dan berkata. "Pertama-tama aku akan pergi ke Nusakambangan untuk membebaskan ayah dan kakek. Aku harap mereka saat ini baik-baik saja." kata Clue kemudian melesat ke langit.
Saat ini di sebuah ruangan pria paruh baya berjaz hitam membunuh goblin yang tiba-tiba muncul di depannya. "Pak presiden apa anda baik-baik saja." Beberapa pria masuk ke dalam ruangan. "Aku baik-baik saja. Aku juga manusia yang terbangkitkan dengan kemampuan tingkat c. membunuh goblin adalah hal mudah bagiku." Kata pria yang di panggil presiden.
Pria yang di panggil presiden terdiam dan bergumam. "Mengapa monster di dalam dungeon tiba-tiba muncul di dunia nyata. Terlebih lagi aku merasakan staminaku pulih setelah membunuh goblin."
2 Jam kemudian Clue melayang di langit dan melihat sebuah bangunan. "Ini adalah penjaranya." Kata Clue menghilang kemudian bersembunyi di balik pohon. "Huuutt." "Huuttt." Clue mendengar bunyi sirine dan melihat beberapa penjaga sipir membunuh goblin. "Saatnya menyusup." Kata Clue menghilang kemudian muncul di pintu masuk. Clue kemudian berlari dengan sangat cepat ke dalam penjara.
"Siapa kamu ahhh." Clue memukul penjaga dan membuatnya pingsan. "Sangat kacau." Kata Clue melihat ratusan napi dengan borgol di tangannya bertarung melawan goblin. Sementara penjaga sipir memegang senjata dan siap menembak napi yang coba macam-macam. "Siapa kamu." Seorang penjaga sipir melihat Clue dan berteriak. "Clue muncul di depan penjaga dan mencengkram lehernya.
"Dimana ayah dan kakekku berada." Kata Clue melepas maskernya. "Ahhh. Dia Fernando. Dia tidak mati." Semua penjaga sipir terkejut melihat Clue. "Bagaimana dia masih hidup. Apakah dia berhasil melarikan diri dari ledakan bom nuklir." Kata penjaga sipir, dirinya tahu mengenai Clue. Sebagian napi penasaran dan melihat ke arah Clue.
Clue melihat puluhan goblin kemudian melambaikan tangan. Puluhan panah angin muncul dari udara dan melesat ke arah goblin. "Waa." "Waaa." Puluhan panah angin menembus tubuh goblin. "Ahhh." Semua napi terkejut melihat puluhan goblin yang mati.
"Aku tanya sekali dimana ayah dan kakekku berada." Kata Clue. "Aku tahu dimana ayah dan kakekmu berada." Kata seorang napi. "Heii." Seorang penjaga sipir berteriak kemudian temannya menutup mulutnya. "Apa kamu ingin mati." Seorang penjaga sipir berkeringat.