
"Token segel tingkat menengah dapat menyegel kekuatan dan kemampuan high god selama 60 menit, dapat menyegel kekuatan dan kemampuan mid god selama 24 Jam, dapat menyegel kekuatan dan kemampuan low god selama 7 Hari." Clue melihat info token dan berkata. "Sepertinya aku tidak akan terkalahkan mulai sekarang." Clue menyeringai.
5 Menit kemudian Clue menutup tabel shop kemudian berkata. "Baiklah, saatnya kembali ke tempat Grace, Tian Long dan Steven berada." Clue dan Aura kemudian menghilang. Steven yang sedang duduk di sebuah batu melihat Clue kembali bersama anak kecil.
"Anak kecil siapa lagi yang kamu bawa." Tanya Steven. "Aku membuatnya." Balas Clue. "Apa!! wanita mana yang kamu hamili Clue." teriak Grace. Clue mengabaikan Grace kemudian melihat tangannya. Sel telur muncul kemudian berubah menjadi embrio. Embrio berubah menjadi janin. Janin mulai membesar dan mulai terbentuk wajah, mata, hidung, mulut telinga serta rahang.
Grace, Steven dan Tian Long terkejut dengan yang mereka lihat. "Apa kamu menciptakan manusia." kata Tian Long tidak percaya. "Benar, aku menciptakan manusia. Aku juga bisa membuat pohon." Clue menunjuk tanah kemudian pohon mulai tumbuh dan membesar.
"Clue, apa kamu juga bisa mencipatkan planet." Steven berkata dengan serius. Grace dan Tian Long melihat Clue. Mereka penasaran dengan jawaban Clue. "Untuk saat ini tidak bisa. Tapi setelah menerobos mahluk ilahi tingkat tinggi. Mungkin aku bisa membuat planet." Balas Clue. "Gila, jika begitu kamu bisa di sebut pencipta." Steven terkejut.
"Oeek, Oeek." Grace, Steven dan Tian Long melihat bayi yang menangis. "Dia laki-laki, apa kalian mempunyai saran nama yang bagus." Clue melihat Grace, Steven dan Tian Long. "Beri nama dia Sebastian." Tian Long melihat bayi. "Baiklah, mulai saat ini kamu Sebastian." Clue melihat bayi.
"Clue kemudian menyalurkan energinya ke bayi. Bayi mulai bertumbuh dengan cepat." tidak lama kemudian Grace, Steven dan Tian Long melihat anak kecil berusia 5 tahun. Clue kemudian mentransfer pengetahuan yang seharusnya diketahui anak kecil berusia 5 tahun pada Sebastian.
"Ayah." Sebastian menatap Clue. "Baiklah, biarkan kami semua masuk ke dalam menara." Clue dan semua orang terhisap ke dalam menara. Saat berada di dalam menara semua orang terkejut melihat Aura dan Sebastian. Clue kemudian menjelaskan bahwa dia menciptakan manusia.
"Kemampuan anda sangat gila." Wulan menatap Clue. "Setelah menerobos high god. Mungkin kamu juga bisa menciptakan mahluk hidup." Clue melihat Wulan. "Aku tidak tahu butuh waktu berapa lama untuk menerobos high god. Saat ini saja aku masih demi god." Wulan menghela nafas.
Sementara itu di benua barat seorang pria berambut putih dan wanita berambut hijau melihat sekeliling. "Akhirnya kita sampai di dunia dewa." Pria berambut putih tersenyum. "Tang Yin, apa kamu akan mencari leluhurmu." Pria berambut putih melihat wanita berambut hijau. "Benar Mori Han, aku akan mencari pemimpin pertama keluarga Tang." Tang Yin mengangguk.
"Baiklah, aku akan menemanimu sampai kamu menemukan leluhurmu." Balas Mori Han. "Kamu terlalu baik padaku Mori Han. Jika bukan karenamu, aku tidak akan menerobos demi god dan sampai di dunia dewa." Tang Yin tersenyum. "Baiklah, ayo pergi." kata Mori Han memegang pundak Tang Yin dan menghilang.
Keesokan harinya Clue melayang di langit dan melihat layar yang muncul di depannya. "Apa kamu yakin bisa mengalahkan high god Clue." Clue melihat kakeknya. "Tenang kek, aku yakin 100% bisa mengalahkan high god." Clue menutup layar kemudian menghancurkan token teleportasi. "Teleportasi 10 triliun km ke arah benua inti." Badan Clue bersinar kemudian menghilang.
Sementara itu di tempat lain, beberapa high god sedang berkumpul. "Low god yang benama Clue telah membunuh banyak dewa dan mencuri air kehidupan." Kata pria paruh baya berjenggot.
"Bukankah dia Clue yang di hukum 10 tahun lalu." Kata pria berjubah hitam. "Benar, dia Clue yang aku hukum 10 tahun lalu." Kata pria bermata tiga.
"Sepertinya kita perlu menghukumnya lagi." kata pria bertanduk hijau. "Apa hukuman yang pantas untuk dia." tanya seorang wanita berambut putih. "Bagaimana jika kita menghapus jiwanya." Kata pria bertanduk putih. "Celtic, aku dengar kamu gagal membunuh dirinya." Tanya pria berkamata. "Kucing memiliki 9 nyawa dan aku hanya berhasil membunuhnya sekali." Kata Celtic.
Saat ini Clue melayang di langit dan melihat pria yang memiliki dua kepala dan 4 tangan. "Mid god dilarang memasuki benua inti. "Aku ingin menantang salah satu high god untuk memasuki benua inti."
"Siapa yang ingin kamu tantang." Clue melihat pria bertanduk putih yang muncul di samping pria berkepala dua. "Kamu yang ingin aku tantang." Clue menatap Celtic. "Hahaha, seekor kucing berani sekali menantangku." Celtic tertawa.
"Apa kamu takut menerima tantanganku." Clue menyeringai. "Hahaha, bagaimana bisa aku Celtic yang agung takut oleh seekor kucing." Celtic tertawa. "Aku menerima tantanganmu." Celtic melihat Clue.
"Baiklah, kapan kalian berdua siap bertarung." Pria berkepala dua melihat Clue dan Celtic. "Saat ini aku sudah siap untuk membunuhnya." Clue melihat Celtic. "Oh, kamu ingin membunuhku." Celtic tersenyum mengejek.
"Baiklah, aku Igna akan menjadi saksi pertempuran kalian berdua." Kata pria berkepala dua. Pria berkepala dua tahu bahwa Celtic pernah menghadapi Clue sebelumnya. Karena Clue telah menghancurkan planet yang di jaga Celtic.
"Baiklah, pertarungan di mulai." Teriak Igna. "Segel kekuatan Celtic." Clue tanpa basa-basi melemparkan token segel ke arah Celtic. "Kamu tidak pernah belajar dari kesalahan." Celtic menunjuk jarinya kemudian sinar cahaya melesat ke arah token segel. "Buzzz." Melihat token segel tidak hancur dan terus melesat ke arah Celtic, Clue menyeringai. "Kamu tamat." "Booom." Token segel meledak ketika menyentuh badan Celtic. "Uuhh, bagaimana bisa kekuatanku menghilang." Celtic panik.
Clue muncul di depan Celtic dan mencengkram lehernya. "Hahaha, apa kamu berpikir akan berakhir seperti ini." Clue tertawa. "Kucing sialan, lepaskan aku." Celtic mencoba lepas dari cengkraman Clue. "Kamu telah membunuhku sekali. Maka aku juga akan membunuhmu." Clue tersenyum. "Buzzz." Api abu-abu membakar tubuh Celtic. "Ahhh." Celtic berteriak. Beberapa detik kemudian tubuh Celtic menghilang.
"Aku tidak percaya bahwa kamu bisa mengalahkan Celtic. Tapi kamu menyegel kekuatan Celtic. Itu termasuk curang." Kata Igna pria berkepala dua. "Heh, 10 tahun lalu, kalian para high god juga sama. Menyegel kekuatanku dengan cawan suci." Clue mencibir.
Igna melihat Clue dan berkata. "Baiklah, kamu bisa memasuki benua inti." "Hahaha, bagus. Jika kamu tidak memperbolehkanku memasuki benua inti. Kamu pasti akan berakhir seperti Celtic." Clue menyeringai kemudian menghilang.
Saat ini di luar angkasa. Pria bertanduk putih muntah darah. "Ughh, berengsek. Dia benar-benar membunuhku." Pria bertanduk putih yang tidak lain Celtic mengusap darah di mulutnya. "Clue, aku akan mengingat kejadian ini." kata Celtic kemudian menghilang.
Saat ini di suatu tempat pria berjubah putih sedang berbaring di rerumputan dan melihat tulisan emas muncul di depannya. "Aku tidak menyangka bahwa Celtic di kalahkan olehnya." pria berjubah putih terkejut. "Apa dia masih memiliki dendam padaku. Karena aku membantu 6 ras untuk melawan manusia." Pria berjubah putih merenung.
Sementara itu Clue melihat pria berjubah merah muncul di depannya. "Kita bertemu lagi Clue." Pria berjubah merah melihat Clue. "Apa kamu dewa vampire dari dunia Bela berasal." Tanya Clue. "Benar, aku adalah Cullen guardian yang menjaga planet vampire." Balas pria berjubah merah.
"Salam kenal Cullen, aku adalah Clue." Balas Clue. "Apa tujuanmu datang ke benua inti." Tanya Cullen. "Aku ingin pergi ke alam kematian. Apa kamu tahu lokasi gerbang kematian berada." tanya Clue. "Aku tahu." Balas Cullen. "Bisakah kamu mengantarku." Clue melihat Cullen. "Baiklah, aku akan mengantarmu." Balas Cullen.