Rebirth With System

Rebirth With System
S5 Membunuh Ratusan Penjahat



"Kamu harus memikirkan kebahagianmu sendiri. Sebelum memikirkan kebahagian orang lain." Clue mengelus wajah Aina. Mendengar kata Clue Aina terdiam. "Aku akan memberikanmu waktu untuk berpikir." Kata Clue menghapus ilusi yang dia buat.


30 Menit kemudian Clue melihat Aina berbisik kepadanya. "Kak, aku akan pergi ke toilet." Kata Aina berdiri. "Aku akan mengantarkan Aina." Kata Clue. "Baiklah." Erika mengangguk. Clue dan Aina berjalan keluar studio.


"Apa kakak benar-benar menyukaiku." Tanya Aina sekali lagi. "Aku menyukaimu." Balas Clue. "Baiklah, kalua begitu ayo kita pergi ke tempat lain kak. Bukankah kamu bisa teleportasi." Aina tersenyum. "Apa kamu tidak masalah meninggalkan kakakmu sendiri." Tanya Clue. "Bukankah kamu bilang harus memikirkan kebahagian sendiri, sebelum memikirkan kebahagian orang lain." Balas Aina.


"Baiklah, kamu ingin pergi dimana." Tanya Clue. "Aku ingin pergi ke pantai." Balas Aina. "Baiklah." Clue teleportasi bersama Aina dan muncul di tepi pantai. "Sudah lama aku tidak melihat pantai." Kata Aina berjalan ke arah air. "Byuurr." Sepatu Aina basah terkena ombak.


Clue berjalan ke arah Aina dan berdiri di sampingnya. "Byuuurr." Sepatu dan celana Clue basah terkena ombak. Aina berjongkok dan mengambil kelomang. "Kak, ayo kita berlomba menangkap kelomang. Siapa yang paling banyak menangkap kelomang dalam waktu 1 menit. Yang kalah harus menuruti permintaan pemenang." Kata Aina.


"Baiklah." Clue tersenyum. "Jika begitu, dimulai dari sekarang." Kata Aina mengambil kelomang lain. Clue mengangkat jarinya dan beberapa kelomang terbang ke arahnya. "Aahh. Kak Clue curang." Teriak Aina. "Kamu tidak mengatakan dilarang memakai kekuatan." Clue tersenyum. Aina cemberut mendengar kata Clue.


"Baiklah kamu kalah." Clue melihat Aina. "Kak Clue curang. Pertandingan ini tidak sah." Kata Aina. "Baiklah, apa kamu ingin minum kelapa muda." Clue melihat Aina. "Aku mau kak." Aina mengangguk.


Clue berjalan ke arah pria yang menjual kelapa muda. "Aku beli 2 kelapa muda." Kata Clue memberikan uang kepada pria. "Baik." Pria mengangguk dan memotong 2 kelapa muda.


Tidak lama kemudian Clue berjalan ke arah Aina dengan membawa 2 kelapa muda yang siap diminum. "Terimakasih kak." Aina tersenyum dan meminum kelapa muda yang diberikan Clue. Melihat Aina meminum kelapa muda, Clue juga meminum kelapa muda.


Saat ini di suatu tempat ratusan pria dan wanita sedang berkumpul. "Sampai harus mengumpulkan kita semua untuk membunuh 1 orang, Apa pria bernama Clue itu sangat kuat." Kata seorang pria memakai kimono.


"Menurut informasi dia memiliki kemampuan teleportasi dan elemen api. Karena semua anggota asosiasi penjahat di negara ini mati dengan tubuh hangus terbakar." Kata pria bermata sipit berpakaian putih.


"Dimana lokasi pria itu sekarang. Aku ingin cepat membunuhnya dan kembali ke negaraku." Kata pria botak. "Saat ini dia berada di pantai yang berada 30km dari sini." Kata wanita berambut hitam panjang.


"Kudengar dia tinggal bersama pemuda bernama Fernando. Mengapa kita tidak menangkapnya. Kita bisa menjadikan dia sandera agar pria bernama Clue itu tidak melarikan diri." Kata pria berpakaian kimono. "Jika begitu, aku akan menangkap pemuda bernama Fernando itu." Kata seorang pria yang memakai topi. "Aku juga ikut." "Aku juga." Kata beberapa pria.


Saat ini Clue yang berada di pantai melihat kejauhan. "Apa para kecoak itu tidak pernah belajar dari kesalahan. Aina aku akan mengantarmu pulang." "Eehh. Mengapa kak, padahal kita baru saja di pantai." Balas Aina. "Aku ingin membasmi ratusan kecoa." Clue dan Aina berteleportasi.


Saat ini Fernando yang sedang berada di kamarnya merasakan firasat bahaya. "Booom!!." Rumah Fernando tiba-tiba meledak. "Uhuukk." Fernando terbatuk. "Nenek." Fernando berteriak saat melihat neneknya yang tidak sadarkan diri.


"Tidak buruk. Kamu baik-baik saja setelah terkena ledakan bola apiku." Kata pria bertopi. "Sialan. Jika terjadi sesuatu pada nenek. Aku akan membunuhmu." Teriak Fernando dan berkata. "Aktifkan skill Blood Of Madness." Kulit Fernando berubah menjadi merah.


"Sepertinya aku sedikit terlambat." Clue muncul di samping nenek Fernando dan memasukan pil ke dalam mulut nenek Fernando. Clue melihat luka di tubuh nenek Fernando sedikit menghilang.


"Uuhh." Fernando melihat tubuhnya terikat tumbuhan dan kakinya menyatu dengan tanah. "Apa kamu memiliki kata-kata terakhir." Pria berotot melihat Clue. "Seharusnya aku yang mengatakan itu pada kalian." Balas Clue menjentikan jarinya. "Wuusshh." Ratusan pria dan wanita tiba-tiba terbakar api. "Aaahhh." "Panass." Ratusan pria dan wanita berteriak.


Tidak lama kemudian tubuh ratusan pria dan wanita terbakar menjadi abu. "Kapan aku bisa memiliki kekuatan sepertimu." Kata Fernando menghancurkan tanaman yang mengikat tubuhnya. "Aku tidak tahu, tapi jika terus berlatih suatu saat kamu akan memiliki kekuatan seperti diriku." Balas Clue. "Apa nenek baik-baik saja." Tanya Fernando berjalan ke arah Clue yang memegang neneknya.


"Pil buatanku hanya menyembuhkan luka luar miliknya. Organ dalam nenekmu terluka akibat ledakan bola api. Tapi tidak perlu khawatir, nyawa nenekmu tidak terancam." Kata Clue teleportasi bersama Fernando. Clue dan Fernando muncul di rumah sakit. "Dokter, tolong rawat dia." Kata Clue melihat dokter. "Suster, ada pasien disini." Kata dokter memanggil perawat.


5 menit kemudian Clue dan Fernando sedang duduk di kursi. "Dok. Bagaimana kondisi nenekku." Fernando berdiri saat melihat dokter keluar dari ruangan. "Nenekmu baik-baik saja. Kamu bisa melihatnya." Kata dokter. Fernando menghela nafas lega saat mendengar kata dokter.


"Kamu harus bersyukur karena saat ini ada manusia yang memiliki kemampuan penyembuhan. Jika itu masa lalu, dimana semua manusia tidak memiliki kekuatan. Mungkin nenekmu sudah meninggal." Kata dokter. Fernando terdiam mendengar kata Dokter. Apa yang dikatakan dokter merupakan kebenaran.


Fernando masuk ke dalam ruangan dan melihat neneknya yang tersadar. "Nenek. Bagaimana kondisimu." Tanya Fernando. "Nenek baik-baik saja. Tapi kata dokter nenek harus beristirahat dulu disini." Nenek Fernando tersenyum.


Clue masuk ke dalam ruangan dan melihat nenek Fernando. "Clue, terimakasih sudah melindungi Fernando." Nenek Fernando tersenyum melihat Clue. "Seharusnya aku meminta maaf kepada nenek. Karena mereka semua mengincar diriku." Balas Clue.


"Aku tebak mereka semua anggota asosiasi penjahat dari negara lain. Mereka datang ke negara ini untuk membalaskan kematian anggota mereka." Kata Clue. Nenek Fernando terkejut mendengar kata Clue.


"Makan ini." Clue memberikan pil spirit level 3 kepada nenek Fernando. "Saat ini nenek memiliki kekuatan 400 poin, yang setara awakened tingkat 4. Setelah memakan pil itu nenek akan memiliki kekuatan 700 poin. Yang setara awakened tingkat 7." Kata Clue.


"Terimakasih Clue." Nenek Fernando tersenyum dan memakan pil. Clue berdiri di samping nenek Fernando dan menyentuh bahunya. Clue membantu nenek Fernando untuk menyerap pil dengan cepat.


1 menit kemudian nenek Fernando membuka matanya. "Terimakasih Clue." Nenek Fernando tersenyum melihat Clue. Saat ini dirinya merasa sangat sehat.


"Benar, bagaimana dengan rumah kita." Tanya nenek Fernando. "Rumah kita hancur nek." Kata Fernando tersenyum kecut. Mendengar kata Fernando, nenek Fernando berkata. "Rumah itu memiliki banyak kenangan yang tidak terlupakan." "Kenangan ya." Gumam Clue berjalan ke arah jendela dan menatap langit.


Clue melihat sebuah panggilan dari Presiden. Clue mengangkat panggilan dan berkata. "Ada apa." Tanya Clue. "Apa kamu baik-baik saja. Aku mendapat informasi rumah Fernando hancur karena sebuah ledakan." Kata presiden. "Aku baik-baik saja." Balas Clue. "Baguslah jika kamu baik-baik saja." Kata Presiden. "Baiklah, aku akan menutup panggilan." Kata Clue menutup panggilan.


Saat ini Erika kembali ke rumahnya. "Mengapa Clue pergi." Tanya Erika melihat Aina yang sedang duduk di sofa. "Dia bilang ingin membasmi kecoak." Balas Aina.


Erika terkejut mendengar kata Aina. Dia tahu sebelumnya Clue mendapat panggilan bahwa banyak awakened tingkat 9 dan s yang datang ke Indonesia. "5 menit lalu aku mendengar suara ledakan. Apa suara ledakan itu berasal dari pertempuran Clue dan mereka." Gumam Erika.