
"Menurut info, monster di dungeon ini adalah hiu raksasa. Aku ingin melihatnya secara langsung." Kata Clue meletakkan tas kemudian berjalan ke arah air. Merasakan tidak ada mahluk hidup dalam jarak 100 meter Clue mulai menyelam. Setelah menyerap puluhan kristal elemen tanah, Clue dapat merasakan mahluk hidup dalam jarak 50 meter. Kemudian setelah menerobos tingkat a, Clue dapat merasakan mahluk hidup dalam jarak 100 meter.
Setelah tidak lama berenang Clue merasakan 5 mahluk hidup yang mendekat ke arahnya. Tidak lama kemudian Clue melihat 5 hiu sebesar 10 meter yang mengelilingi dirinya. "Sial, begitu besar." Gumam Clue lalu berenang ke permukaan. Clue tahu bahwa bertarung di dalam air tidak menguntungkan dirinya. Melihat salah satu hiu berada di belakangnya dan membuka mulutnya. Clue tanpa basa-basi memukul mulut hiu secara beruntun. Hiu terdorong mundur dan menutup mulutnya.
"Fuah." Clue tiba di permukaan kemudian terbang ke langit. "Byurr." Clue melihat salah satu hiu muncul dengan mulut terbuka di tempat dia sebelumnya. "Hiu berengsek, rasakan kemampuan baruku." Clue berteriak kemudian angin mulai beputar dan tombak angin sepanjang 5 meter terbentuk. "Mati." teriak Clue kemudian tombak angin melesat ke arah hiu dengan sangat cepat. "Boomm!." Clue melihat ledakan air terjadi.
Tidak lama kemudian Clue melihat mayat hiu raksasa dengan lubang besar di badannya. Melihat 4 hiu tidak berani muncul di permukaan. Clue menyelam untuk menarik perhatian hiu. 10 menit telah berlalu, saat ini Clue berada di tepi pantai dan melihat 5 mayat hiu. "Lumayan. Aku mendapatkan 3 kristal." Kata Clue melihat kristal bewarna biru.
"Baiklah, saatnya berkultivasi dan mendapatkan kemampuan mengendalikan elemen air." Kata Clue tersenyum kemudian menghancurkan kristal bewarna biru. Saat menghancurkan kristal Clue merasakan pasir yang dia duduki menjadi basah. Clue menghiraukan perubahan yang terjadi kemudian memejamkan mata.
Sementara itu di luar, seorang pria yang berada di depan komputer berkata. "Diketahui, 30 dungeon tingkat a muncul lagi di kota tempat dungeon terselesaikan kemarin. Jadi dungeon yang muncul saat ini tetap 34." "Sigh, apa dungeon a terus menerus akan muncul seperti ini. Jika begini para hunter tidak bisa bersitirahat." Kata pria paruh baya. "Pak, seseorang baru saja melihat pria mirip Hunter Fernando memasuki dungeon di kota Jember." Kata pria. "Huh, jika begitu suruh anggota asosiasi cabang Jember untuk memasuki dungeon." Balas pria paruh baya. "Tapi dungeon yang Fernando masuki adalah dungeon error pak." "Jika begitu, suruh anggota asosasi untuk menunggu di depan lubang dungeon. Kita harus menangkapnya, karena dia telah mempermalukan nama asosiasi dan melukai anggota kita." Kata pria paruh baya.
3 jam telah berlalu Clue melihat air yang mengambang di tangan kanannya. "Aku juga penasaran, apa aku dapat bernafas di dalam air." Kata Clue mulai menyelam. Setelah menyelam Clue tahu bahwa tetap tidak bisa bernafas di dalam air. Namun Clue menyadari dirinya dapat bergerak dan berenang lebih mudah.
Beberapa menit setelah menyelam Clue melihat 10 hiu rakasasa di depannnya. "Kalian akan mati." gumam Clue kemudian berenang dengan sangat cepat ke permukaan. 10 hiu kemudian mengejar Clue. "Fuah." Clue langsung terbang ke langit. "Byur." "Byur." 10 hiu muncul di permukaan. "Mati." teriak Clue kemudian 10 tombak angin sepanjang 5 meter muncul di udara dan melesat ke arah kawanan hiu. "Boom." "Boom." "Boom." Clue melihat ledakan air.
Tidak lama kemudian Clue melihat 10 mayat hiu mengapung di permukaan. "Begitu mudah." Kata Clue kemudian memegang 2 ekor hiu dan terbang menuju pantai. 20 menit telah berlalu Clue melihat 7 krsital bewarna biru di tangannya. "Saatnya berkultivasi." Kata Clue menghancurkan kristal kemudian memejamkan matanya.
7 Jam telah berlalu, Clue membuka matanya dan melihat matahari mulai terbenam. "Di dungeon tingkat a. Langit bisa menjadi siang dan malam." Kata Clue. Clue melihat tumpukan mayat hiu kemudian berkata. "Tumpukan bangkai hiu tidak enak di pandang mata." Kata Clue lalu membuat bola api raksasa. Clue kemudian melemparkan bola api raksasa ke arah hiu. "Boom." Mayat hiu mulai terbakar.
30 menit telah berlalu, Clue melihat api mulai padam dan hanya menyisahkan tulang ikan hiu. "Apiku masih tidak cukup kuat untuk membakar tulang hiu." Kata Clue. Clue berjalan ke arah tumpukan tulang hiu lalu mengambil salah satu tulang. "Tulang ini sangat kuat, aku akan mencoba membuatnya menjadi senjata." Clue tersenyum.
Keesokan harinya Clue berdiri di tepi pantai dan memegang sebuah pedang putih yang terbuat dari tulang. Clue kemudian mengayunkan pedangnya ke air. "Byuar." Air laut kemudian terbelah menjadi dua. "Hehe, dengan begini aku mempunyai senjata untuk bertarung di bawah air." Kata Clue kemudian mulai menyelam.
"Wuzz." Pisau air sepanjang 2 meter melesat ke arah hiu. "Crashh." Hiu terluka parah akibat tebasan Clue. Melihat kawanan hiu mulai menyerangnya Clue mulai mengayunkan pedangnya secara cepat. "Crash." "Crash." "Crash."
10 menit telah berlalu, saat ini Clue mulai berenang ke permukaan. "Byur." Clue melihat 20 mayat hiu yang mengapung di permukaan air. Clue kemudian mulai berdiri di atas salah satu mayat hiu dan berkata. "Saatnya berselancar." Kemudian sebuah ombak besar tiba-tiba muncul di belakang Clue.
Beberapa menit kemudian Clue tiba di tepi pantai. "Sangat mengasyikan." Kata Clue turun dari mayat hiu. Clue melihat mayat hiu dan berkata. "Meski aku tidak lapar dan haus setelah berkultivasi. Aku juga ingin merasakan daging hiu bakar." Clue kemudian mulai membelah dada hiu menggunakan pedang putih yang terbuat dari tulang.
4 hari telah berlalu semenjak Clue sudah memasuki dungeon. Saat ini Clue sedang berjemur di pantai kemudian menyentuh alat di sampingnya. "Tittt." Clue melihat angka 250 yang muncul. "Sudah 4 hari, aku sudah menyelesaikan 9 tahap. Hanya menyisahkan tahap ke 10 melawan bos dungeon ini. Jika perbandingan waktu di dungeon ini 10:1. Maka di luar hanya 8 jam lebih telah berlalu." kata Clue.
"Jika dungeon tidak diselesaikan selama 7 hari, maka monster di dalam dungeon akan keluar. Jadi 7 hari diluar setara 2 bulan lebih disini. Jadi aku bisa berkultivasi dan meningkatkan kekuatan selama 2 bulan disini." Kata Clue. "Sigh, tapi aku bosan jika hanya berkultivasi saja." kata Clue. "Kekuatanku saat ini 250, aku juga bisa terbang. Jadi tidak ada yang perlu kutakutkan lagi." kata Clue penuh percaya diri.
Clue mengambil pedang putih yang tergeletak di tanah kemudian mulai melesat ke arah laut. Clue berlari di atas air dengan cepat. "Menurut info yang telah aku baca, bos monster di dungeon ini adalah kraken. Aku tidak sabar ingin melihatnya." Clue tersenyum.
Setelah beberapa menit berlari Clue merasakan 80 mahluk hidup di bawah air. "Sepertinya aku harus menyelam. Karena mereka tidak akan muncul di permukaan secara langsung." Kata Clue kemudian menyelam.
Setelah tidak lama menyelam Clue melihat puluhan hiu sudah mengelilingi dirinya. "Seperti biasa, kalian para hiu selalu mengelilingiku. Kalian melihatku sebagai mangsa yang mudah dikalahkan." Kata Clue kemudian mengayunkan pedangnya. "Busshh." Pisau air sepanjang 3 meter melesat dan mengenai satu ekor hiu. Hiu yang terkena tebasan pisau air kehilangan banyak darah kemudian pergi perlahan.
"Hehe, kalian akan mati jika terkena dua tebasanku." Kata Clue menyeringai kemudian berenang dengan sangat cepat ke permukan. "Byur." Clue melayang di udara. "Byur." "Byur." Clue melihat puluhan hiu mulai muncul di permukaan. "Makan ini." kata Clue membuat 25 tombak angina sepanjang 5 meter dan menembakan kea rah kawanan hiu. "Duaarr." "Duaarr." Ledakan air terjadi.
20 menit telah berlalu. Clue melihat puluhan mayat hiu yang menggambang di permukaan. Clue juga melihat bahwa warna air laut terlah berubah menjadi merah. "Hanya tersisa bos monster." kata Clue merasakan mahluk hidup yang perlahan mendekat ke arahnya.