
"Baiklah, apa kamu ingin ikut denganku untuk membunuh 6 ras di dunia ini." Clue melihat Devy. "Saya ingin ikut dewa kucing. Saya ingin menyaksikan anda membunuh 6 ras secara langsung." Devy mencengkram tinjunya. "Baiklah, kalau begitu. Ayo kita pergi dan membantai 6 ras itu." Clue menyeringai kemudian menghilang.
10 menit kemudian Clue melayang di langit dan melihat sebuah kota. "Ini adalah pemukiman demi human. Apa kematian yang cocok untuk mereka." Clue melihat Devy. "Aku ingin mereka semua terbakar sampai mati." Devy mengigit bibirnya. "Baiklah, aku kabulkan permintaanmu." Clue mengerakan jarinya kemudian puluhan ribu panah api hitam muncul di udara.
"Mati." kata Clue lalu panah api melesat ke arah kota. "Busss." "Ahhh." "Apiii." "Api ini tidak bisa di padamkan." Teriak semua demi human. Beberapa menit kemudian kota berubah menjadi abu tidak menyisahkan apapun. "Apa kamu suka." Tanya Clue. "Saya suka dewa kucing." Devy tersenyum. Clue mengelus rambut Devy kemudian berkata. "Ayo kita pergi ke tempat ras lainnya." "Baik." Devy mengangguk penuh semangat.
15 Menit kemudian Clue melayang di langit dan melihat pemukiman raksasa. "Apa kematian yang cocok untuk mereka." tanya Clue. "Terserah anda dewa kucing. yang terpenting mereka semua mati." Devy melihat raksasa yang sedang berkumpul. Clue mengangkat tangannya ke atas kemudian langit yang awalnya cerah berubah menjadi gelap.
"Mati." "Duarr." "Duarr." Petir hitam menyambar pemukiman raksasa berulang kali. "Woaarr." Naga petir muncul dari langit dan melesat ke arah pemukiman raksasa. "Duaarrr." Ledakan besar terjadi. "Apa kamu puas." Clue melihat Devy. "Saya puas tuan." Devy mengangguk.
"Benar system, aku ingat pernah memberikan cap jiwa kepada Devy. Jika dia berada dalam bahwaya aku pasti mengetahuinya. Mengapa cap jiwa padanya menghilang." Gumam Clue dipikirannya. "Ada seseorang yang menghapus cap jiwa padanya." Balas system di pikiran Clue.
"Clue menyentuh dahi Devy dan melihat ingatan." Setelah menerobos mahluk ilahi kemampuan Clue membaca ingatan menjadi lebih baik. Seseorang yang di baca ingatan oleh Clue tidak akan mengalami amnesia melainkan hanya merasakan pusing.
Clue melihat Devy sedang duduk kemudian sosok berjubah putih menyentuh dahinya. "Aku tahu kamu melihatku." Kata Sosok berjubah. "Aku sarankan kamu tidak membunuh 6 ras di dunia ini. Jika kamu membunuh 6 ras di dunia ini. Aku akan mendatangimu." Kata sosok berjubah kemudian menghilang.
"Untuk saat ini aku tidak sebanding dengan high god." gumam Clue setelah membaca ingatan Devy. "Uuhhh." Devy merasa kepalanya pusing. "Ayo kita kembali." Clue melihat Devy. "Mengapa kita kembali dewa kucing." Devy bingung. "Ada sosok yang lebih kuat dariku. Dia membantu 6 ras. Karena tanpa bantuan dia, 6 ras tidak mungkin berani menyerang ras manusia." balas Clue.
"Ahh, jadi ada dewa lain yang ikut campur." Devy terkejut. "Benar, ada dewa lain yang ikut campur." Clue mengangguk. "Uuhh, jika begitu ayo kita kembali ke kota dewa kucing." Devy tersenyum kecut. "Jangan bersedih, jika aku bertambah kuat. Aku akan mengalahkan dewa yang membantu 6 ras." Clue tersenyum dan mengelus rambut Devy. "Saya percaya anda bisa mengalahkan dewa itu." Devy mengangguk.
10 Menit kemudian Clue telah kembali ke kota dan melihat semua penduduk sedang memperbaiki rumah mereka. "Penduduk di kota ini yang awalnya berjumlah puluhan ribu. Saat ini tidak lebih dari 1000 orang." Devy melihat penduduk dengan sedih.
"System, keluarkan orang yang menurutmu tidak berbakat dari menara." Clue bergumam. "Baik." Beberapa detik kemudian Clue melihat ratusan orang yang tiba-tiba muncul di depannya. "Ahh tuan Clue." semua orang membungkuk saat melhat Clue. "Mulai saat ini kalian akan tinggal di dunia ini." Clue melihat ratusan orang. "Ahh, tapi kami lebih nyaman berada di menara tuan Clue." kata seorang pria.
"Kalian tidak cukup berbakat dalam hal kultivasi, percuma jika kalian terus berlatih. Peringkat S adalah batas kalian semua." Clue melihat empat ratus ahli peringkat s dan empat ratus peringkat s. "Di dunia ini juga memiliki sedikit manusia. Jadi lebih baik kalian tinggal di dunia ini." Clue melihat ratusan orang di depannya.
"Terimakasih tuan Clue, karena membiarkan kami berada di menara dan memberikan pil setiap harinya." Kata seorang pria. "Yang anda katakan benar tuan Clue. Aku tidak berbakar dan tetap berada di peringkat s selama seribu tahun." kata pria paruh baya. Ratusan orang mulai berterimakasih kepada Clue. Clue mengangguk melihat semua orang dan berkata. "Baiklah, kalian bisa membantu semua orang di dunia ini." baik tuan Clue. ratusan ahli kemudian mulai membantu penduduk kota memperbaiki rumah mereka.
Clue mengangguk kemudian menghapus segel budak Jaden Smith. "Uuhh." Pria memegangi kepalanya. "Baiklah, aku akan menceritakan pengetahuanku tentang dunia ini padamu." Clue mulai bercerita ada 7 ras di dunia ini. dan 6 ras lainnya membenci ras manusia.
"Meski kekuatan 6 ras lainnya hanya peringkat raja. Tapi mereka memiliki bantuan dari satu dewa. Kamu dilarang menyerang 6 ras lainnya kecuali mereka menyerang kota ini." Clue melihat Jaden. Jaden terkejut dengan yang di katakan Clue. Dia terkejut bahwa ada sosok dewa yang diwaspadai oleh Clue.
"Baik tuan Clue. saya tidak akan menyerang 6 ras lainnya lebih dulu." balas Jaden. "Baiklah, setelah 20tahun kamu bisa meninggalkan dunia ini dan pergi ke dunia dewa." Clue melemparkan token kepada Jaden. "Terimakasih tuan Clue." Jaden bahagia saat menangkap token yang diberikan Clue.
"Jika begitu, pergilah dan atur manusia di kota ini." Clue melihat Jaden. "Baik tuan Clue." Jaden mengangguk kemudian pergi. melihat Jaden pergi Devy yang dari awal diam di samping Clue berbicara. "Bagaimana mereka bisa muncul tiba-tiba di kota ini dewa kucing. Mereka semua juga lebih kuat dariku."
"Oohh, aku mempunyai menara dan ada ada puluhan ribu manusia di dalamnya." Clue menunjukan menara. "Ahhh." Devy terkejut dengan yang dikatan Clue. "Biarkan aku dan Devy memasuki menara." Clue dan Devy kemudian terhisap di dalam menara.
"Ahh, kita dimana dewa kucing." Devy terkejut saat melihat danau di depannya. "Kita berada di dalam menara." Clue memegang Devy dan menghilang. Clue kemudian muncul di sebuah ruangan dan melihat Jennie. "Ahh, Devy." "Kak Jennie." Devy dan Jennie berpelukan. "Aku akan pergi." Clue melihat Jennie. "Baik dewa Clue." Jennie mengangguk. Clue kemudian menghilang.
Clue muncul kembali di kota kemudian menghancurkan sebuah token. "Teleportasi menuju 1 triliun km ke arah langit ke tujuh." Badan Clue bersinar kemudian menghilang. Setelah Clue menghilang sosok berjubah putih muncul di langit. "Sepertinya dia takut pada peringatanku." Sosok berjubah putih kemudian menghilang.
Saat ini Clue berada di luar angkasa dan berkata. "Setelah aku keluar dari menara. Aku merasa seperti di awasi." "Saat ini aku tidak bisa melawanmu, tapi beda lagi jika aku sudah menerobos mahluk ilahi tingkat menengah atau mid god." gumam Clue kemudian melesat pergi.
7 Hari telah berlalu. Saat ini Clue berada di luar angkasa dan melihat peta hologram di depannya. "Saat ini aku sudah berada di langit ke tujuh." Clue menutup peta hologram kemudian mengambil token teleportasi dan menghancurkannya. "Teleportasi menuju planet yang berpenghuni." Badan Clue bersinar kemudian menghilang.
Clue muncul di sebuah hutan dan melihat langit. "Wuss." "Wuss." Clue melihat naga yang terbang di atasnya. "Naga dan kekuatannya peringkat kaisar." Gumam Clue. "Hei Clue, aku ingin keluar. Aku ingin menjadikan naga menjadi hewan kontrakku." Clue melihat layar yang menunjukan wajah Steven. "Aku juga ingin keluar." Tian Long mendorong Steven. "Biarkan aku keluar juga." Kata Grace.
"System, keluarkan Grace, Tian Long dan Steven." Kata Clue lalu Grace, Steven dan Tian Long muncul di samping. "Hahaha, aku akan memiliki naga sebagai hewan kontrakku." Steven tertawa senang.
"Apa kamu di pertarungan antar galaxy tidak bertemu dengan naga." Tanya Clue heran. "Tidak, aku tidak pernah bertemu dengan naga." Steven menggeleng. "Hoh, kamu tidak beruntung. Aku sudah bertemu dan melawan naga di pertarungan antar galaxy." Tian Long melihat Steven.