
"Wah, wah. Begini percakapan para pria." Clue melihat ada 2 perempuan berumur 20an yang berjalan ke arahnya. "Sebanding dengan Felicia dan Fitria." Gumam Clue melihat kecantikan kedua perempuann. "Hei bro Clue, mereka berdua adalah anak dari patriack sekte Wolverin dan Galaxy." Kata Junior. "Junior kami bisa mengenalkan dri kami sendiri." Kata perempuan berambut pendek.
"Hai, namaku Feronica, anak dari patriack sekte galaxy." "Namaku Clue." Clue menjabat tangan Feronica dan tersenyum. "Namaku Wulan anak dari patriack sekte wolverin." Kata perempuan berambut kuncir kuda. "Namaku Clue." Clue menjabat tangan Wulan dan tersenyum.
"Oh, bro Clue. Mereka berdua masih tidak mempunyai kekasih." Junior tertawa. "Junior." Kedua perempuan tersipu mendengar kata Junior. Clue hanya tersenyum. "Apakah dia pelayanmu." Wulan menunjuk Ayu yang mengenakan pakaian seksi dibelakang Clue. "Dia pelayanku." Kata Clue.
"Apakah kamu punya kekasih." Tanya Feronica. "Aku memiliki dua." Balas Clue. "Ahh, perempuanmu terlalu sedikit bro Clue." Kata Junior. "Heh, dia tidak playboy sepertimu Junior yang mempunyai 10 kekasih." Feronica mendengus. Clue, Feronica, Junior dan Wulan mulai mengobrol, sementara Ayu tetap diam dibelakang Clue.
"Jika anakku bisa menjadi kekasihnya, puluhan tahun kemudian sekteku jelas sebanding dengan sekte yang berada di dinasti Azure." Kata pria tua. "Heh Yon apakah kamu berani bertaruh anakmu atau anakku yang bisa menjadi kekasihnya terlebih dahulu." Kata pria tua lain. "Heh, siapa takut." Pria tua berkata. "sigh, kalian berdua sangat beruntung, sedangkan aku tidak mempunyai anak perempuan." Kata pria tua lain menggeleng.
12 jam kemudian acara pesta telah berakhir, Clue kembali di kamarnya diikuti oleh Ayu. Setelah sampai di kamar Clue langsung terbaring di kasur. "kemarilah." "Baik tuan" wajah Ayu tersipu dan tidur disamping Clue. "Hehe, kita akan bercinta sampai pagi hari lagi." Clue mencium bibir Ayu.
Keesokan harinya Clue keluar dari ruangan diikuti Ayu yang berpakaian ketat dan menunjukan bentuk tubuhnya. Ayu tersipu malu saat berjalan dibelakang Clue. "Nanti kamu akan terbiasa." Kata Clue. Ayu hanya mengangguk. "Baiklah, aku akan menemui ibuku, kamu tidak perlu ikut." "Baik tuan." Balas Ayu.
Clue berjalan ke sebuah ruangan. "Nak, ada apa." Kata wanita yang tidak lain ratu Rapunsel melihat Clue datang. "Apakah ibu mempunyai 4 pil level 4 dan 2 ginseng berumur tiga tibu tahun." Kata Clue. "Oh, apakah kamu ingin mengkonsumsinya." Balas ratu Rapunsel. "Benar bu." Clue mengangguk.
"Doni ambil beberapa ginseng berumur tiga ribu tahun dan beberapa pil level 4 di bendahara." Baik yang mulia. Kata suara yang tidak ada orangnya. Beberapa menit kemudian seorang pria paruh baya datang di depan ratu Rapunsel, dan menyerahkan cincin penyimpanan kualitas medium. "Nak, ini ambilah." Clue mengambil cincin penyimpanan dan melihat di dalamnya ada puluhan pil level 4 dan 7 tumbuhan ginseng berumur tiga ribu tahun. "terimakasih bu." Kata Clue senang. "Tidak masalah, jika itu sudah habis maka mintalah lagi." Kata ratu Rapunsel. "Tidak, ini lebih dari cukup untukku." Kata Clue lalu meninggalkan ruangan. Rapunsel hanya tersenyum melihat Clue pergi.
Clue kemudian kembali ke kamarnya diikuti oleh Ayu. "Kamu tunggu di luar." "baik tuan." Ayu mengangguk patuh. Clue masuk ke dalam kamar dan mulai memakan dua tumbuhan ginseng tiga ribu tahun. Beberapa detik kemudian notifikasi muncul. (selamat anda mendapatkan 20 poin) Clue mulai memakan tumbuhan ginseng yang tersisa. (selamat anda mendapatkan 5 poin) Sepertinya aku harus mengkonsumsi tumbuhan ginseng empat ribu tahun mulai sekarang. Kata Clue.
Setelah memakan tumbuhan ginseng Clue mulai menelan 4 pil level 4. Beberapa detik kemudian notifikasi muncul (Selamat anda mendapatkan 75 poin) Clue mulai menelan 5 pil level 4 lagi (Selamat anda mendapatkan 5 poin) Jika aku mengkonsumsi lagi efek akan menurun drastis. "Clue mulai menelan 50 pil level 4. Beberapa detik kemudian notifikasi muncul (Selamat anda mendapatkan 5 poin)
Clue melihat sisa 10 pil level 4 dan bergumam. "Baiklah aku simpan sisa pil untuk masa depan." "Saatnya meningkatkan status, tabel status."
Nama : Clue
Umur : 26 tahun
Job : Patriack Akademi Knight
Level : 600 next butuh 89,330 exp
Ras : Manusia
Kekuatan : 698 (+204)
Agility : 698 (+204)
Vitalitas : 698 (+204)
Mana : 698/698
Poin : 110
Coin : 11,914,570
Tabel status muncul di depan Clue. Clue mulai menambahkan 22 poin pada kekuatan, agilty, vitalitas, stamina dan mana. Sinar putih pun menyelimuti tubuh Clue. "Sekarang aku setara dengan level 720, statusku sudah melebihi 100 level." kata Clue. "Aku bisa mengalahkan ahli level 760 atau peringkat A level 4 jika berubah menjadi manusia setengah naga." Kata Clue menyeringai.
Clue sudah melihat beberapa level ahli dikerajaan dan ratu Rapunsel. Menurutnya perbedaan 1 level peringkat A yaitu 40 level. 10 level lebih tinggi dari perbedaan 1 level peringkat B.
"Baiklah, aku akan pergi ke kerajaan silver crown. Aku harus membalaskan dendam lama." Clue menyeringai kemudian keluar kamar. "Aku akan pergi, kamu tidak perlu mengikutiku." Kata Clue kepada Ayu. "Baik tuan." Ayu mengangguk.
Clue kembali ke ruangan ratu Rapunsel berada. "Oh, ada apa lagi nak." Tanya ratu Rapunsel. "Bu, aku ingin pergi ke kerajaan menengah menyelesaikan suatu urusan." Balas Clue. "Apa kamu butuh bantuan beberapa ahli nak." Balas ratu Rapunsel. "Tidak, aku sendiri sudah cukup." "Baiklah kalau begitu pergilah." Clue mengangguk kepada ratu Rapunsel.
"Yang mulia apakah aku harus mengawasinya." Tanya sebuah suara. "Tidak perlu, dia bisa dengan mudah mengindari serangan ahli peringkat A level 4 dalam wujud manusia setengah naganya. Di kerajaan menengah tidak ada yang bisa menandinginya." Balas ratu Rapunsel.
Clue sudah terbang di langit menggunakan skill mode angin level 3. "Jika kecepatanku seperti ini, hanya butuh tiga hari untuk sampai di kerajaan menengah." Gumam Clue. "Tapi stamina dan manaku akan terkuras habis" Clue menggeleng. Setelah berada di luar ibukota Clue menonaktifkan skill mode angin dan mulai berlari.
5 hari kemudian Clue tiba di sebuah ibukota. "Semoga dia masih ada di kota ini." gumam Clue. Selama perjalanan 5 hari Clue sudah bertanya informasi menengai pasangan tua yang bernama Ridwan di sebuah kota besar. Mereka menyebutkan Ridwan adalah ahli peringkat B level 10 dari akademi howard. "****, untung saja 2 tahun yang lalu aku tidak terlalu buru-buru membalas dendam. Peringkat Ridwan sangat tinggi." Clue menghela nafas.
Clue mulai memasuki ibukota dengan terbang, dia tidak perlu menyembunyikan kekuatannya di kerajaan menengah. "Ahh, ahli itu terbang." Kata penjaga. "Biarlah, mungkin dia ahli yang pelit tidak ingin mengeluarkan coin emas." Kata penjaga mengejek Clue. Penjaga lain mengangguk.
"Ahh, itu akademinya." Clue menemukan sebuah akademi dan mendarat di luar gerbang. "Ridwan bajingan tua keluar kau." Teriak Clue. "Nak, jangan berteriak atau kami akan mengusirmu." Kata beberapa penjaga berkata kepada Clue. "Ridwan bajingan tua keluar kau." Clue sekali lagi berteriak tanpa mendengarkan kata penjaga. "Ayo beri dia pelajaran" kata penjaga.
Clue melihat beberapa penjaga mendekatinya lalu mulai menyerang. "buk." "buk." Keempat penjaga mulai jatuh ke tanah dan pingsan terkena pukulan Clue. "Ridwan bajingan tua keluar kau." Clue berteriak sekali lagi. "Siapa dia, berani menyerang penjaga dan menyebut elder Ridwan bajingan tua, aku akan memberikan dia pelajaran." Kata beberapa pemuda.
Clue melihat beberapa pemuda yang menyerangnya dan mencibir. Detik berikutnnya semua pemuda yang menyerangnya sudah jatuh pingsan. "Kuat, dia mungkin seorang ahli peringkat B, cepat panggil beberapa elder." "sepertinya aku harus membuat kekacauan." Clue menyeringai. "Aktifkan skill mode air dan api level 3." Bagian kanan badan Clue mulai diselimuti api, dan bagian kiri badanya terlihat basah dan ada air yang menetes. Clue kemudian mulai memasuki akademi howard.
"Sialan, dia bisa menggunakan skill api dan air saat bersaaman. Siapa yang menyinggung seorang monster." Teriak pemuda takut melihat Clue. Clue mulai masuk kedalam akademi dan membakar ruangan yang dia lewati.
"Api, ada api." Para murid luar berteriak saat melihat api di beberapa kamar. "siapa kamu berani sekali membuat kekacauan di akademi howard." Kata pria tua "Cepat panggil bajingan tua Ridwan, aku akan membunuhnya." Kata Clue. "Nak, kamu mencari kematian." Pria tua marah dan melesat ke arah Clue. Clue mencibir dan memukul pria tua. "wuss." "boom." Pria tua melesat terkena pukulan Clue dan menabrak dinding. "Aku sudah menahan kekuatanku, jika aku ingin, aku bisa membunuh kalian semudah membunuh semut." Kata Clue melihat beberapa pria tua yang datang.
"Serang." Teriak pria tua. "puluhan pria tua mulai menyerang Clue." "sepertinya aku harus membunuh." Clue menyeringai dan mulai menghilang dari posisinya. "boom." "bomm."
(Exp + 420 level up selanjutnya butuh 88,910) (Anda mendapatkan 420 coin) (Exp + 480 level up selanjutnya butuh 88,430) (Anda mendapatkan 480 coin) Clue melihat notifikasi yang muncul.
Sementara itu disebuah ruangan. "Ridwan, sepertinya ada seseorang yang membuat masalah di akademi howard, dan menyebut namamu bajingan tua. Sepertinya dia mempunyai dendam denganmu" Kata perempuan tua. "Siapa itu, aku ingin tahu orang yang memiliki dendam denganku. Dia mempunyai nyali untuk membuat kekacauan di akademi howard." Kata pria tua yang tidak lain Ridwan, yang telah memotong salah satu lengan Clue 5 tahun lalu.