Rebirth With System

Rebirth With System
S4 Melawan 7 High God



Saat ini di tempat lain pria bertanduk putih yang tidak lain Celtic muntah darah. "Clue bajingan. Dia sudah membunuhku 2 kali dan menyebabkan kekuatanku menurun menjadi low god." Celtic mengusap darah di mulutnya. "Aku harus melaporkan berita ini pada high god lainnya. Tapi pertama-tama aku harus memulihkan kondisiku terlebih dulu." Kata Celtic kemudian meminum air kehidupan.


Saat ini Clue sedang duduk di sebuah batu bersama Tian Long, Steven, Mori Han, Ye Jin, Grace, Pyokojang, Wulan dan Bela. "Lama tidak bertemu Ye Jin." Mori Han melihat Ye Jin. "Aku tidak menyangka kita akan bertemu lagi Mori Han." Ye Jin tersenyum.


"Apa kamu Mid god." Grace tidak bisa merasakan kekuatan Mori Han. "Benar, aku Mid god. beberapa hari yang lalu aku menerobos mid god setelah Steven yang menerobos mid god." Mori Han mengangguk. "Sepertinya cuma aku saja yang belum menerobos mid god." balas Grace.


"Kami juga belum menerobos mid god." Grace melihat Pyokojang, Wulan dan Bela. "Benar, aku melupakan kalian." Grace tersenyum. Pyokojang, Wulan dan Bela tersenyum kecut mendengar kata Grace.


Clue, mengapa kamu tidak membiarkan aku yang bertarung melawan Celtic. Aku ingin menguji kekuatan hewan kontrak baruku." Steven berbicara. "Aku juga sangat ingin bertarung dengannya." balas Clue. "Baiklah Clue. Apa tujuanmu sekarang." Tian Long berbicara. Semua orang kemudian melihat Clue. "Tentu saja mencari mata air kehidupan dan merampok para dewa." Clue menyeringai. "Kamu masih tidak berubah." Grace menghela nafas.


Sementara itu di tempat lain beberapa high god sedang berkumpul. "Apa kita akan membiarkannya membuat kekacauan di dunia dewa. Dia telah mencuri ratusan air kehidupan milik para dewa." Kata pria berjubah hitam.


"Dia telah mengalahkan Celtic. Kita tidak boleh meremehkannya." Kata pria bermata tiga. "Kita telah menggunakan cawan suci untuk menyegel kekuatannya. Kita tidak bisa menggunakan cawan suci dua kali pada jiwa yang sama. Setidaknya butuh 5 High god atau lebih jika ingin menangkapnya." Kata pria paruh baya berjenggot.


"Jika begitu kumpulkan 5 high god untuk menangkapnya." Kata pria bertanduk hijau. "Baiklah, aku akan memberikan pesan pada semua high god. Siapapun yang bisa menangkap Clue, akan mendapatkan 10 botol air kehidupan tingkat tinggi." kata pria berkacamata.


Saat ini di suatu tempat seorang pria tua melihat tulisan hijau yang muncul di depannya. "Ternyata semua dewa mulai bergerak dan ingin menangkap Clue." kata pria tua membaca tulisan putih di depannya. "Aku ingin tahu, apakah dia akan tertangkap untuk kedua kalinya. Atau justru dia akan mengalahkan dewa yang ingin menangkapnya." Pria tua tersenyum.


Di tempat lain, pria berjubah merah melihat tulisan hijau yang muncul di depannya. "Heh, sepertinya para dewa ingin menangkap Clue." Pria berjubah merah tersenyum saat membaca tulisan hijau di depannya. "10 botol air kehidupan tingkat tinggi untuk menangkap Clue. Imbalan ini terlalu dikit. Jika semua dewa lain secerdas diriku. Maka tidak ada satupun dewa yang akan menangkap Clue." Kata pria berjubah merah melihat langit.


3 Hari kemudian Clue sedang bersama Tian Long, Steven dan Mori Han. "Sepertinya kita kedatangan tamu." Kata Tian Long melihat 5 sosok yang tiba-tiba muncul di langit. "Apakah mereka high god." Steven melihat 5 sosok yang melayang di langit. "Benar, mereka adalah high god. Dan setidaknya sekuat raja iblis di neraka." Clue melihat 5 sosok yang melayang di langit.


"Ikutlah dengan kami ke benua inti Clue." kata pria botak. "Benar, ikutlah dengan kami secara baik-baik. Atau kami akan menggunakan kekerasan." Kata pria lain. "Hahaha, hanya dengan kalian berlima berpikir bisa menangkapku." Clue tertawa terbahak-bahak.


"Bagaimana jika dengan tambahan kami berlima." Clue mendengar sebuah suara dan melihat 5 sosok yang tiba-tiba muncul. "10 High god." kata Clue dengan santai. "Tian Long, Steven, Mori Han. Apa kalian percaya diri bisa melawan high god 1 vs 1." Clue melihat Tian Long, Steven, dan mori Han. "Aku percaya diri." Balas Tian Long, Steven, dan mori Han.


"Baiklah, kalau begitu aku akan membawa pergi 7 high god." kata Clue kemudian menghilang bersama 7 high god. "Aku tidak menyangka, temanmu terlalu berani untuk menghadapi 7 high god sekaligus." Pria botak terkejut. "Jika kami bertiga tidak ada, mungkin dia akan melawan kalian bersepuluh." Mori Han mengingat kenangan saat Clue menantang dirinya dan 8 manusia terpilih lainnya. Sebelum perang antar galaxy di mulai.


"Summon Falak." Kata Steven kemudian ular raksasa bewarna merah sebesar 100 ribu meter muncul di belakangnya. "Bukankah dia hewan yang berasal dari neraka. Bagaimana bisa muncul di dunia dewa." Seorang pria terkejut. "Karena dia hewan kontrakku yang aku dapat setelah menerobos mid god." Steven tersenyum kemudian berkata. "Falak makan dia." "Wusss." Ular raksasa melesat ke arah pria. "Ular jelek sepertimu tidak akan bisa memakanku." Pria menghilang kemudian muncul di atas ular dan meninju badannya. "Booomm!!." Ular menghantam tanah dengan keras.


"Sepertinya aku yang akan melawanmu." Kata Mori Han melihat pria botak. "Tunjukan semua kemampuan yang kamu punya." Pria botak melihat Mori Han. "Baiklah, jika itu maumu." "Wusss." "Badan kanan Mori Han di selimuti api dan badan kiri Mori Han di selimuti es." "Quaaakk." Dua Phoenix api dan phoenix ice muncul di belakang Mori Han. "Burung phoenix ya." Pria botak melihat Mori Han kemudian badannya menjadi hitam pekat. "Booom." Mori Han dan pria botak tiba-tiba beradu tinju.


Saat ini Clue berada di suatu tempat dan melihat 7 high god di langit. "Ini mengingatkanku saat berada di menara." Kata Clue mengeluarkan 7 token segel. "Jangan biarkan dia menggunakan itu." Teriak seorang wanita berambut putih. "Segel kekuatan Eras." Kata Clue kemudian token melesat ke arah satu pria.


"Mengapa kamu begitu takut dengan benda ini." pria memukul token yang melesat ke arahnya. Namun kejadian berikutnya mengejutkan semua high god. Token segel meledak dan kekuatan Eras menghilang. "Bagaimana kekuatanku bisa menghilang." Pria berama Eras terkejut. "Selamat tinggal." Clue muncul di belakang pria bernama Eras kemudian meledakan kepalanya. "Booom!!."


"1 High god telah mati." Kata Clue kemudian melihat sebuah tangan yang menembus tubuhnya dan mengambil jantungnya. "Kamu terlalu meremehkan high god." kata pria yang memegang jantung Clue.


"Segel kekuatan Valun." Kata Clue kemudian token segel melesat ke arah pria yang memegang jantungnya. "Booom!!." "Kamu yang terlalu meremehkanku." Clue melesat ke arah pria yang kekuatannya di segel. "Kraakk." Clue merobek tubuh pria yang memegang jantungnya menjadi dua bagian.


"2 High god telah mati." kata Clue melihat dia sudah memiliki jantung lain dan luka di tubuhnya sembuh. "Kamu terlalu kejam. Kamu tidak pantas untuk menjadi dewa." Kata wanita berambut putih. "Aku bukan dewa. Aku adalah mahluk ilahi." Balas Clue kemudian melihat dirinya berada di ruangan hijau.


"Anda saat ini terjebak di dalam sebuah ilusi. Apa anda ingin keluar dari ilusi. Ya/Tidak." Clue melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Saat ini kamu terjebak di dalam ilusiku. Jika aku tidak mengijinkanmu keluar. Kamu akan terjebak disini selamanya." Clue melihat pria berkacamata muncul di depannya.. "Kamu terlalu meremehkanku. Keluar." Clue keluar dari ilusi namun terkejut melihat dirinya di ikat oleh rantai emas.


"Apa kamu pikir rantai seperti ini bisa menahanku." Kata Clue mencoba melepaskan rantai. Namun Clue terkejut rantai tidak hancur. "Selama kamu lebih lemah dariku. Kamu tidak akan bisa menghancurkan rantai emasku." Wanita berambut putih tersenyum.


"Oh, benarkah." Kata Clue kemudian tubuhnya diselimuti api bewarna abu-abu. "Kraak. Krakk." Rantai mulai menghilang saat terbakar api abu-abu. "Api apa itu yang dapat membakar rantaiku." Wanita berambut putih terkejut.


"Segel kekuatan Jarson." Token segel melesat ke arah pria berkacamata. Melihat token segel melesat ke arahnya pria berkacamata teleportasi. "Jangan berpikir, untuk lari dariku." Clue juga teleportasi. 4 high god kemudian juga teleportasi, mengikuti Clue.


Saat ini pria berkacamata terkejut melihat token segel yang melesat dengan cepat ke arahnya. "Apa token itu melacak jiwaku." Kata pria berkacamata kemudian sekali lagi menghilang. Pria berkacamata muncul di tempat lain dan melihat token segel melesat ke arahnya. "Aku tidak percaya jika token itu tidak hancur setelah terkena seranganku." Pria mengeluarkan tongkat hijau dari udara kosong, kemudian menembakan laser hijau raksasa ke token segel. "Booom." Ledakan terjadi. Namun pria berkacamata terkejut melihat token segel yang meledak di badannya.