
"Aku sudah memiliki apa yang kamu sebutkan, jadi aku tidak tertarik." Kata Clue. "Ugh, jika kamu kurang. Aku akan menambahkannya." Kata Vitria.
"Bagaimana imbalannya jika kamu tidur denganku satu malam." Kata Clue. "Apa. Jangan bercanda denganku." Kata Vitria marah. "Aku tidak bercanda." Clue membalas dengan acuh. Vitria menggertakan gigi lalu mengangguk. "Aku setuju." "Lalu siapa orang yang ingin kamu turunkan levelnya." Balas Clue.
"Dia adalah Haya seorang pria peringkat sss level 1, dia selalu mengangguku." Vitria menggertakan giginya. "Baiklah, antar aku ke dia." Balas Clue. "Ikuti aku." Kata Vitria berjalan keluar ruangan.
Walikota yang melihat Clue dan perempuannya mengikuti Vitria keluar menghela nafas. "Dia terlalu implusif, tapi itu adalah keputusannya sendiri."
Beberapa menit kemudian Clue, Lili dan Vitria tiba di sebuah rumah. Lalu Clue melihat pria gemuk paruh baya membuka pintu. "Ahh, Vitria apa kamu setuju." Sebelum menyelesaikan kalimatnya pria gemuk ketakutan melihat Clue. "Oh, rupanya kamu." Kata Clue.
"Ahh, mengapa kamu datang padaku lagi." Pria gemuk ketakutan. Dia bertemu dengan Clue 2 bulan di sebuah hutan. Clue merampoknya dan mengurangi 5 levelnya. "Aktifkan skill budak target Haya." Gumam Clue lalu pria gemuk terdiam.
Melihat pria gemuk menjadi budaknya Clue berkata. "Aktifkan skill Dice target Haya." Clue melihat dadu raksasa muncul dan menggelinding. Vitria juga terkejut melihat dadu raksasa bewarna emas yang tiba-tiba muncul. "Tidak heran dia di sebut dadu pembawa petaka." Gumam Vitria.
Clue melihat bahwa angka 6 yang muncul. Lalu level pria gemuk turun drastis menjadi 210. Bahkan wajahnya menjadi tua. "Keberuntungannya buruk." Clue menggeleng. "Dia saat ini peringkat ss level 1. Aku telah menurunkan 10 levelnya." Kata Clue. "Ahh, benarkah." Kata Vitria. Clue mengangguk. "Terimakasih banyak." Vitria senang.
"Sekarang giliranmu untuk membalasku." Kata Clue. "Apakah itu tidak bisa diganti yang lain." Kata Vitria menggertakan giginya. "Terserahmu jika ingin menolak, tapi seharusnya kamu tahu mengenai rumorku" Kata Clue. Vitria mengigil lalu mengangguk.
"Baiklah, ayo cari penginapan." Kata Clue pergi lalu melepas kontrak budak. Pria gemuk tersadar lalu menggertakan giginya. "Ini semua gara-gara kamu jalang, aku akan membunuhmu." Pria gemuk marah.
Tidak lama kemudian Clue tiba di penginapan lalu memesan dua kamar. "Lili, kamu tidur sendiri." Kata Clue. "Baik sayang. Jika kamu tidak puas dengan dia, datanglah ke kamarku" Lili mencium bibir Clue. Vitria tersipu melihat Clue dan Lili berciuman didepannya.
"Baiklah, ayo masuk ke kamar." Kata Clue masuk ke dalam kamar. Vitria gugup lalu mengikuti Clue. Melihat Vitria gugup Clue mendekatinya dan berkata. "Rileks." Clue mencium bibir Vitria. "Ermm." Vitria terkejut Clue tiba-tiba menciumnya.
"Ahh." Vitria tiba-tiba mendesah saat Clue memasukan tangannya ke dalam celananya. "Ermm." Clue sekali lagi mencium Vitria yang membuat Vitria mengerang.
"Kamu bisa melepas baju sendiri." Kata Clue. "Vitria tersipu lalu melepas pakainnya. "Aku akui kamu cantik dan mempunyai tubuh yang indah." Kata Clue. "Huh, jangan memujiku. Aku tidak akan jatuh padamu." Vitria tersipu. Clue sekali lagi mencium bibir Vitria dan meremas ***********. "Ermm."
Beberapa jam kemudian Vitria terbaring dan terengah-engah. "Apakah kamu puas dengan pengalaman pertamamu." Kata Clue minum segelas air. Clue terkejut mengetahui Vitria masih virgin "Huh, kamu tidak perlu tahu." Vitria tersipu. "Jika kamu mau, kita bisa melakukannya lagi." Kata Clue tersenyum. Vitria ragu-ragu lalu berkata dengan malu. "Tolong lakulan lagi." "Hehe, bagus." Kata Clue tertawa. Lalu sekali lagi Clue berhubungan dengan Vitria.
Keesokan harinya Clue dan Vitria sedang berpakaian. Vitria melihat Clue dan bergumam. "Instingku berkata, jika aku membiarkan ini pergi. Aku akan menyesal." "Apakah kita tidak akan saling mengenal setelah kejadian ini." Kata Vitria ragu-ragu. "Jika itu maumu tidak masalah." Balas Clue. Vitria memberanikan dirinya dan berkata. "Lalu bisakah kita bersama."
Clue melihat Vitria dan berkata. "Aku tidak dengar." Vitria tersipu lalu berkata. "Bisakah kita bersama." Clue tersenyum lalu berkata. "Aku sudah memiliki 1 wanita, jika kamu tidak masalah dengan itu. Terlebih lagi aku adalah perampok dan pembunuh." Kata Clue. "Aku tidak masalah dengan itu semua." Kata Vitria mengangguk tegas.
"Berapa umurmu." Tanya Clue. "40 tahun." Balas Vitria. "Apakah kamu tidak takut hamil anakku." Kata Clue. "Ahh, aku tidak takut hamil anakmu, hanya saja aku ingin bersamamu dan." "Dan apa." Kata Clue. "Ahh, aku menyukaimu." Vitria malu.
"Baiklah, aku akan pergi dari kota ini. Terserah kamu mau mengikutiku atau tidak. Jika kamu ingin mengikutiku aku tunggu 30 menit disini. Kamu memiliki kesempatan untuk berpamitan dengan orang tuamu." Kata Clue. "Ahh." Vitria terkejut dengan kata Clue lalu keluar dari kamar.
Melihat Vitria yang tersipu Walikota menghela nafas dan berkata. "Baiklah, kamu sudah dewasa. Jadi kamu bebas untuk memilih jalan hidupmu." "Hehe, terimakasih ayah." Vitria memeluk walikota.
Sementara di penginapan Clue sedang duduk berpelukan bersama Lili. "Apakah dia akan mengikuti kita." Kata Lili. "Mungkin." Balas Clue. "Oh, dia datang." Kata Clue melihat Vitria tiba. "Baiklah, karna kamu sudah tiba ayo pergi." Kata Clue. "Kita mau pergi kemana." Tanya Vitria. "Berkeliling dunia dan merampok." Clue menyeringai.
1 Tahun telah berlalu saat ini Clue sedang di sebuah ruangan dan minum segelas anggur. "Tabel status." Gumam Clue melanjutkan minum. "Lalu tabel status muncul di depannya.
Nama : Clue
Umur : 19 Tahun
Level : 405 Next Level Butuh 25,000 Exp
Job : -
Ras : Manusia Elite Tingkat Rendah
Kekuatan : 3300 > 5350
Agility : 3300 > 5350
Vitalitas : 3300 > 5350
Stamina : 3300/3300 > 5000/5350
Mana : 3300/3300 > 5050/5350
Poin : 11,750 > 1500
Coin : 60,250,000 > 3,105,070,000
"Selama 2 tahun aku telah level up 205 kali dari. Aku juga telah mendapatkan 3M coin dan 1500 poin. Itu lebih dari cukup untuk persiapan menerobos level 500 atau peringkat sss" kata Clue minum segelas anggur.
Clue melihat Vitria mendekat ke arahnya dan memeluknya. "Aku sudah menerobos peringkat s level 6." Kata Vitria bahagia. "Selamat" Clue mengelus rambut Vitria. "Hehe, apakah kamu tidak memberikanku hadiah." Vitria berkata. "Hadiahmu menerobos adalah aku akan bermain denganmu sampai 3 hari." Kata Clue tersenyum. "Ahh, apa kamu ingin membuatku gila sayang." Balas Vitria.