Rebirth With System

Rebirth With System
S2 Mengalahkan Peringkat Raja



Melihat status dirinya Clue bergumam. "Selama 1 tahun aku level up 250 kali, beberapa kali lebih cepat dari pada saat membantai iblis satu tahun lalu. Saat ini aku tak terkalahkan dibawah peringkat raja, dan aku ingin mencoba menghadapi ahli peringkat raja." Clue tersenyum.


"Tuan, dagingnya sudah matang." Kata Finny memanggil Clue. Clue mengangguk dan berjalan ke arah Finny. "Hmm." Merasakan kehadiran seseorang, Clue menghilang dan langsung tiba di samping Finny. Melihat Clue tiba-tiba berada di sampingnya Finny tahu bahwa ada musuh yang datang.


Beberapa detik kemudian Clue dan Finny melihat mahluk hijau setinggi 4 meter yang tidak lain adalah goblin. "Hehe, akhirnya aku menemukanmu manusia. Oh, apa dia hamil, maka aku akan memakan bayinya" Kata goblin tertawa menunjukan giginya yang tajam. Melihat goblin Clue bergumam. "status Edran."


Nama : Edran


Umur : 7003 Tahun


Level : 25


Job : Penguasa Kota Sakia


Ras : Goblin Elite Tingkat Menengah


Kekuatan : 12,500 (+8750)


Agility : 12,500 (+8750)


Vitalitas : 12,500 (+8750)


Stamina : 12,400 /12,500


Mana : 12,400 > 12,500


Sifat : Kejam, Sadis


Melihat status Goblin di depannya Clue bergumam. "Seperti yang kuduga saat naik 1 level peringkat raja tidak bertambah 10 poin melainkan 100 poin. Anehnya dia sudah bukan elite tingkat rendah melainkan tingkat menengah" Clue melihat goblin didepannya. Meskipun goblin lebih lemah darinya Clue tetap waspada.


"Finny pergilah ke tempat kita tinggal biasanya." Kata Clue kepada Finny. "Baik tuan." Finny tahu jika Clue menyuruhnya pergi, musuh yang dia hadapi sangat kuat atau setara dengannya. Beberapa detik kemudian badan Finny bersinar dan menghilang.


Melihat Finny menghilang goblin terkejut. "Ehh, dimana perginya dia, aku tidak bisa merasakannya dalam jarak 10 kilo." "Mati." Kata Clue menghilang. "Ting." Goblin tiba-tiba mengayunkan pedangnya dan menangkis serangan Clue. Melihat serangannya ditangkis Clue melompat mundur.


"Shit, jika aku lengah. Kepalaku akan terpotong. Manusia aku akan membunuhmu." Goblin berkata dan melesat ke arah Clue. Clue mencibir lalu menghilang. "Crash." "Argh." Clue berhasil melukai goblin. "Sialan, bagaimana bisa peringkat sss level 5 sekuat ini. Manusia tercela sebenarnya kamu peringkat raja selama ini." goblin meraung. "Kamu terlalu banyak bicara." Clue menghilang dan sekali lagi muncul disamping goblin dan berhasil melukainya. "Crash."


"Manusia terkutuk, karna kamu sudah membuatku marah. aku akan tidak akan membiarkan mayatmu utuh." Goblin meraung lalu tubuhnya diselimuti oleh tanah. Beberapa detik kemudian warna tubuh goblin berubah menjadi coklat, seperti warna tanah."


Melihat transformasi goblin didepannya Clue terkejut dan bergumam "status Edran."


Nama : Edran


Umur : 7003 Tahun


Level : 25


Job : Penguasa Kota Sakia


Ras : Goblin Elite Tingkat Menengah


Kekuatan : 12,500 (+8750)


Agility : 12,500 (+8750)


Stamina : 12,400 /12,500


Mana : 12,400 > 12,500


Sifat : Kejam, Sadis


"Hanya vitalitasnya yang bertambah 80%, Apakah setelah mencapai peringkat raja tubuh seseorang bisa bersatu dengan elemen." Gumam Clue. "Manusia mati." Teriak goblin melesat ke arah Clue. Clue menghilang lalu muncul disamping goblin. Saat menebas badan goblin dan tidak menyebabkan bekas luka Clue bergumam. "Aku sudah menduga ini, jika aku tidak berubah aku tidak bisa mengalahkannya."


Clue melihat puluhan panah yang terbuat dari tanah melesat ke arahnya lalu menghilang. "Manusia bukan kamu saja yang bisa berteleportasi." goblin meraung dan menghilang. "Aktifkan skill transformasi naga petir tingkat rendah." Kata Clue lalu berubah menjadi manusia setengah naga bewarna ungu.


"Buk." Clue langsung memukul goblin yang tiba-tiba muncul disampingnya. "ughh, bagaimana bisa manusia sekuat ini dan bisa berubah menjadi binatang buas." Kata goblin terpukul mundur 10 meter dan memegang dadanya.


"Heh, yang harus kamu tahu. Kamu akan mati." Clue menyeringai. Merasakan bahwa dirinya tidak cocok dengan Clue, goblin menghilang. "Heh, kamu tidak bisa lari." Clue mencibir lalu menghilang.


"Sialan, aku harus berbicara kepada mereka." Kata goblin terbang dan sekali lagi menghilang. Namun detik berikutnya dia terkejut Clue sudah berada disampingnya dan memukul wajahnya. "Boom." Goblin terpukul mundur 50 meter dan menabrak pepohonan."


"Sial." Goblin mulai bangkit lalu sekali lagi menghilang. Clue mencibir dan sekali lagi menghilang. "Aku akan mengakhirimu." Kata Clue tiba-tiba muncul disamping goblin dengan memegang pedang hitam yang diselimuti listrik. "Crash." "argh." Goblin meraung saat tangannya terpotong oleh Clue.


"Manusia setidaknya jika aku mati, kamu juga akan mati." Teriak goblin. Dia tahu bahwa tidak bisa melarikan diri lagi. Clue kemudian menghilang dan melihat ditempat sebelumnya tanah tiba-tiba runcing setinggi 50 meter.


"Mati manusia." Teriak goblin, dan Clue melihat golem raksasa sebesar 80 meter tiba-tiba muncul dari tanah dan melesat ke arahnya. "Sudah waktunya mengakhiri ini." Clue menghilang dan detik berikutnya muncul dibelakang goblin. "Cepp." Clue menusuk jantung goblin. "Hehe, kena kau." Clue terkejut tiba-tiba goblin memegang salah satu lengannya dan kemudian golem berbalik dan menuju ke arahnya dan goblin. "Setidaknya kamu juga mati." Kata goblin. "Boommm." Dalam jarak 100 meter semua pepohonan hancur terkena dampak serangan yang goblin buat.


"Uhuk. Uhuk. Tidak kusangka dia begitu kejam meskipun terhadap dirinya sendiri." Kata Clue yang berjalan dengan pakaian compang-camping dan badannya penuh dengan luka. "Jika aku setingkat dengannya, aku pasti akan terluka parah." Clue mulai mengambil pil dari cincin penyimpanannya dan menelannya.


Tidak lama kemudian luka Clue telah sembuh setelah mengkonsumsi pil, jika goblin yang mengorbankan nyawanya sendiri masih hidup dan melihat Clue tidak terluka sama sekali. Dia akan mati karna terkejut dan marah.


Clue mulai mengganti pakainnya dengan yang baru lalu memegang sebuah cincin dan berkata. "Hehe, aku benar-benar beruntung mendapatkan ratusan pil level 7, beberapa tumbuhan ginseng berumur 7000 tahun dan ratusan batu alam tingkat menengah." Clue tertawa senang.


"Baiklah, aku akan ketempat Finny berada." Kata Clue menghilang dan tidak lama kemudian muncul di sebuah gua yang di dalamnya di huni oleh seorang perempuan yang hamil. Yang tidak lain adalah Finny. Saat melihat kedatangan Clue Finny berkata. "Apakah tuan, mengalahkan goblin." "Benar, aku mengalahkannya." Clue mengangguk. "Syukurlah kalau begitu tuan." Finny tersenyum.


"Ughh." Tiba-tiba Finny berteriak kesakitan dan memegang perutnya yang besar. "Kenapa Fin." Tanya Clue kepada Finny. "Sepertinya bayinya akan keluar tuan." Balas Finny. Clue terkejut mendengar kata Finny lalu berjalan ke arah Finny dan memeluknya. Kemudian tubuh Clue dan Finny menghilang.


Di sebuah danau muncul seorang laki-laki dan perempuan yang tidak lain adalah Clue dan Finny. "Ayo ke pinggir danau." Kata Clue. "Ughh, baik tuan." Balas Finny. "Berbaringlah dan kakimu menyentuh air danau." Kata Clue. "Baik tuan." Finny mengangguk.


"Baiklah Fin, ikuti perkataanku." Kata Clue. "Baik tuan." Finny terengah-engah. "Tarik nafas, hembuskan dorong." Balas Clue. Finny pun mulai melakukan apa yang dikatakan Clue. "Tarik nafas, hembuskan dorong." Kata Clue sekali lagi. Finny pun menarik nafas dan menghembuskan secara berulang-ulang.


Tidak lama kemudian. "Oek, oek." Clue memegang bayi yang dilumuri darah. "Fiuh, akhirnya lahir dengan selamat." Clue menghembuskan nafas lega. Clue mulai membasuh bayi dengan air secara lembut, lalu menyelimuti dengan kain.


"Tuan, apa bayinya lahir dengan selamat." Finny yang terbaring dan terengah-engah bertanya kepada Clue. "Benar, bayinya lahir dengan selamat dan dia adalah perempuan." balas Clue sambil menatap bayi yang digendongnya. "Baguslah kalau begitu tuan." Finny tersenyum.


"Baiklah, mulai sekarang jangan panggil aku tuan. Kamu boleh memanggilku dengan namaku." Kata Clue. Mendengar kata Clue Finny terkejut dan mulai menangis. "Oek, oek." "Hei-hei jangan menangis, bayimu juga ikut menangis." Kata Clue sambil menggendong bayi. "Ah, saya tidak menangis tuan. Lalu mulai sekarang apa statusku menjadi kekasih tuan" Finny menghapus air matanya dan tersenyum.


"Benar, apa kamu tidak ingin menggendong bayimu." Kata Clue. "Hehe, akhirnya aku menjadi kekasih tuan." Finny tersenyum bahagia lalu berkata. "Benar tuan, aku ingin menggendong bayi kita." Finny tersenyum. Clue pun memberikan bayi kepada Finny.


Saat melihat bayi yang di gendongnya Finny berkat dan tersenyum. "Bayinya mirip dengan tuan." Clue hanya tersenyum mendengar kata Finny. "Um, mulai sekarang apa saya boleh tidak memanggil anda tuan." Tanya Finny. "Bukankah tadi aku sudah bilang, mulai sekarang kamu boleh tidak memanggilku tuan." Balas Clue. "Kalau begitu bolehkah aku memanggilmu dengan sayang." Finny tersipu malu. Clue tertawa lalu memeluk Finny. "haha, Boleh." "Hehe, terimakasih sayang." Finny tersenyum bahagia.