Rebirth With System

Rebirth With System
S2 Perasaan Rapunsel



"Peringkat ss level 3." Clue tersenyum. "Apa. Jika begitu bukankah pangeran Clue lebih jenius dari pada jenius dari dunia lain." "Sudah kubilang baru saja, pangeran Clue cepat atau lambat akan menjadi yang terkuat disana." Banyak orang yang mulai memuji Clue sekali lagi.


"Asalkan kalian tahu, jika kalian berada disana. Kalian akan cepat menerobos karna energi alam disana 10 kali lebih baik dari dunia ini. Disana lebih banyak tumbuhan ginseng. Jika jenius disana yang berumur 15 tahun mencapai peringkat s, jika tinggal di dunia ini, mereka akan menjadi sampah dan bahkan tidak bisa menerobos peringkat A meski dalam umur 50 tahun." Kata Clue.


"Ahh, jadi begitu. Pantas saja berumur 15 tahun bisa menjadi peringkat s." "Huh, jika aku terlahir disana. Mungkin aku sudah mencapai peringkat ss sekarang." "Benar sekali, orang-orang yang berada disana terlalu beruntung." Semua orang mulai berkata.


"Baiklah Osilda, apakah kamu menerima tawaranku." Clue tersenyum. Osilda yang masih tercengang oleh cerita Clue terkejut dan berkata. "Jika Osilda menjadi pelayan pribadi pangeran Clue, apakah Osilda bisa selalu bersama dengan pangeran Clue." Balas Osilda.


Clue terkejut mendengar kata Osilda dan berkata. "Sama seperti di dunia ini, alasanku cepat menerobos adalah dengan berkelana dan bertarung dengan monster yang lebih kuat dariku. Jadi aku jarang untuk bersantai. Jika kamu mau mengikutiku dalam berburu monster tidak masalah." Kata Clue.


Semua orang kagum mendengar kata Clue yang selalu berkelana dan bertarung dengan monster. "Jadi begitu alasan pangeran Clue menjadi cepat kuat." "Aku saja tidak berani bertarung dengan monster yang setingkat denganku. Pangeran Clue memang berbeda dengan kita." Para tamu berkata.


Osilda yang mendengar kata Clue berkata. "Osilda bersedia menjadi pelayan pribadi pangeran Clue." Vadil ayah Osilda senang mendengar kata putrinya. "Vadil, ambilah. Di dalam cincin ada beberapa pil, tumbuhan ginseng yang akan membantumu menerobos peringkat A level 7." Kata Clue melempar cincin.


Vadil yang menangkap cincin terkejut mendengar kata Clue. Dia sekarang hanya peringkat A level 5. Lalu bisa menerobos 2 level sekaligus berkat pil yang Clue beri. "terimakasih pangeran Clue." Vadil senang.


Mendengar kata Clue semua orang mulai menawarkan anak perempuan mereka kepada Clue. Clue tersenyum kecut lalu mulai melihat semua perempuan.


Sementara itu di dekat sebuah sekte kecil di benua Antaro ada 5 orang yang memakai jubah hitam berkumpul. "Samuel, apa kita akan membunuh semua keluarga pemuda berambut putih itu dan menghancurkan sektenya. Kamu tahu dia adalah peringkat raja." Kata seorang pria berkulit ungu dengan 2 tanduk di kepalanya yang tidak lain adalah iblis. "Jika kita berlima membunuh semua orang di dalam sekte, tidak ada yang akan tahu bahwa kitalah yang membunuh mereka semua. Aku juga tidak percaya jika dia peringkat raja." Pria yang juga memiliki kulit ungu dan 2 tanduk di kepalanya menyeringai.


"Baiklah, kalau begitu ayo mulai. Dengan kekuatan kita peringkat sss level 5 tidak butuh waktu 10 menit untuk membunuh semua orang." "Oke." Kelima Iblis yang memakai jubah hitam melesat ke arah sekte.


"Siapa kalian." Kata penjaga melihat kedatangan 5 orang asing. "ahh." namun tubuh penjaga terpotong menjadi dua saat dilewati oleh 5 iblis.


"Arghh." "arghh." Kelima iblis masuk ke dalam sekte dengan cepat melakukan pembunuhan. "Hmm, siapa yang berani membunuh semua murid di sekteku." Pria tua yang tidak lain kakek Clue bangkit dari kursinya dan melesat. "Sepertinya ada seseorang yang mencari masalah." Kata pria 40an melesat dari kamarnya.


"Iblis, ahhh." Teriakan demi teriakan. "Iblis sialan, beraninya kamu membuat masalah ke sekte kita." Pria melesat ke arah iblis. Salah satu iblis menyeringai lalu mengayunkan tangannya. Dan pisau angin muncul. "crash." Pria yang melesat terpotong menjadi beberapa bagian.


"Ahh, elder ocid peringkat ss level 9 terbunuh." Semua murid mulai panik. "Jangan bilang mereka peringkat sss." "Kenapa kalian menyerang sekte ini, apa kalian Iblis peringkat sss tidak malu menyerang sekte kecil." Pria tua yang tidak lain kakek Clue muncul dengan ekpresi jelek melihat banyak murid dan elder yang terbunuh. "Patriack." Melihat kedatangan pria tua semua murid dan elder berteriak.


"Oh, jadi kamu adalah patriack kakek pemuda berambut putih itu." kata salah satu iblis. "Ayah." Beberapa pria paruh baya melesat ke arah pria tua termasuk Rahmat. "Hoo. Apakah salah satu dari kalian adalah ayah pemuda berambut putih itu." kata salah satu iblis.


"benar, aku ayah Clue pemuda yang kamu maksud." Rahmat berjalan tanpa takut. "Hahaha, karna kamu ayahnya. Kamu bisa mati." Iblis melesat ke arah Rahmat. Semua orang terkejut iblis melesat ke arah Rahmat.


Sementara itu di istana kerajaan Glizzard pesta sudah berakhir dan Clue berada di sebuah ruangan bersama Rapunsel dan Osilda. Selama perjamuan, Clue menolak semua perempuan yang ingin menjadi pelayan pribadinya. Karena tidak ada yang lebih cantik dengan Osilda.


"Baiklah bu, aku akan pergi ke kamarku." Kata Clue menggendong Osilda. "Ahh." Osilda menjerit saat tiba-tiba di gendong Clue dan wajah Osilda tersipu malu. Rapunsel mengigit bibirnya saat melihat Clue menggendong Osilda.


Setelah tiba di kamarnya Clue langsung mencium bibir Osilda. "emmm." Osilda mengerang dan mulai memeluk Clue. "Kamu sangat cantik, aku beruntung bisa mempunyai pelayan secantik dirimu." Clue membelai wajah Osilda. Wajah Osilda memerah saat mendengar kata Clue. "Osilda juga beruntung dapat menjadi pelayan pangeran Clue." Balas Osilda.


Clue dan Osilda pun mulai melepas pakaian mereka. "Kamu cantik mempunyai payudara serta tubuh yang indah." Clue melihat payudara Osilda. "Terimakasih atas pujiannya pangeran Clue." Osilda tersipu malu.


Keesokan harinya berita tentang Clue kembali dari dunia lain, dan menerobos peringkat ss menyebar, dan membuat kegaduhan. Sementara Clue saat ini sedang duduk di sebuah ranjang dan melihat Osilda yang terbaring di sampingnya. "Bagi peringkat c level 9. **** selama 6 jam membuat mereka lelah sampai mati, beda dengan peringkat ss seperti Milea yang bisa melakukan **** selama 2 hari." Gumam Clue.


Clue mulai menelan pil dan mencium bibir Osilda. "emm." Osilda merasakan dia menelan sesuatu. Tidak lama kemudian Osilda mulai bangun dan berkata dengan tersipu. "Maafkan Osilda yang pingsan tuan" "Tidak perlu minta maaf, melakukan itu selama 6 jam sangat menguras staminamu, wajar bila kamu pingsan." Balas Clue.


"Baiklah, ayo mandi." Kata Clue. "Baik tuan." Osilda tersipu dan mengikuti Clue ke kamar mandi. "Baiklah, ayo kita saling membersihkan badan satu sama lain." Kata Clue setelah sampai kamar mandi. "Baik tuan." Osilda tersipu malu.


Clue dan Osilda saling membasuh badan. Osilda yang membasuh badan Clue tersipu saat melihat punya Clue mulai berdiri. Clue yang melihat Osilda tersipu malu melihat miliknya berkata. "Baiklah, mari kita lanjutkan lagi." "Ahh." Osilda terkejut mendengar kata Clue. Namun Clue sudah mendorongnya di dinding dan menusuk pussynya. "Ahhh." Osilda mengerang.


5 hari telah berlalu dan saat ini Clue sedang duduk di sebuah ranjang, dan melihat Osilda sedang kultivasi. Tidak lama kemudian Osilda membuka matanya dan berkata dengan senang. "Tuan, Osilda menerobos peringkat B level 4." Osilda bergembira.


"Selamat." Clue mencium bibir Osilda. Osilda yang dicium oleh Clue tersipu dan berkata. "Osilda menerobos ke peringkat B level 4 dari peringkat C level 9 dalam 6 hari berkat tuan." "Baiklah, kenakan pakaian ini lalu kita akan meninggalkan kerajaan ini." Clue memberikan pakaian dalam kepada Osilda. "Tuan, pakaian ini." Osilda tersipu.


"Pakailah, bukankah kamu juga akan mengenakan armor." Kata Clue. Osilda mengangguk dan mulai mengenakan pakaian dalam dan armor. Setelah berpakaian Osilda menatap Clue dan berkata dengan tersipu. "Tuan, Osilda sudah selesai." Kata Osilda. "Baiklah, ayo pergi." Kata Clue. Osilda mengangguk.


Clue dan Osilda keluar dari ruangan bersama. Clue dan Osilda menuju ruangan Rapunsel, dan melihat Rapunsel sedang duduk. "Hmm, selama 5 hari kamu selalu sibuk bersenang-senang dan menyuruh ibumu untuk mengatasi para tamu yang datang." Rapunsel berkata.


"Hehe, maaf bu. Aku akan meninggalkan dunia ini. Apakah ibu akan ikut." Kata Clue. "Ahhh, mengapa begitu cepat kamu akan pergi." Rapunsel terkejut dan cemberut. "Masih ada sesuatu yang harus aku lakukan, ibu ingin ikut denganku atau tinggal disini." Balas Clue.


Rapunsel terdiam lalu menghela nafas dan berkata. "Ibu tidak bisa meninggalkan kerajaan Glizzard tanpa menunjuk raja atau ratu baru. Jadi ibu tidak bisa ikut." Mendengar kata Rapunsel Clue berjalan dan memeluk Rapunsel. Rapunsel terkejut saat dipeluk Clue dan mulai memeluk Clue balik.


Clue menatap Rapunsel lalu mencium bibirnya. "emm" badan rapunsel gemetar saat dicium Clue. Rapunsel kemudian memeluk Clue dengan sangat erat. Sedangkan Osilda terkejut melihat Clue mencium Rapunsel.


"Aku sudah tahu perasaan ibu padaku." Clue berbisik. Mendengar kata Clue Rapunsel gemetar dan meneteskan air mata. "Kamu anak yang jahat, membuat ibumu menangis." Kata Rapunsel menangis. Clue mengusap air mata Rapunsel dan mencium bibirnya sekali lagi.