Rebirth With System

Rebirth With System
S3 Bersembunyi Di Dalam Dungeon II



"Sudah ada 1 hunter tingkat a dan 3 kelompok hunter tingkat b yang beranggota 10 orang memasuki dungeon. Jadi hunter lain pasti berpikir bahwa sia-sia jika memasuki dungeon. Mereka tidak akan mendapatkan kristal, atau mayat monster." balas pria yang memiliki bekas luka bakar di wajahnya.


Clue tahu mayat monster tingkat b berharga. Daging mereka sangat enak untuk di makan. Tulang mereka bagus untuk di buat menjadi senjata. Sementara kulit mereka bisa dijadikan armor.


Clue melihat pria yang memiliki bekas luka kemudian berjalan menjauh. Melihat Clue menjauh seorang pria berkata. "Ayo kita melarikan diri." "Cobalah jika ingin melarikan diri. Mungkin dia akan muncul beberapa detik lagi dengan bola api yang siap meledakanmu." Kata seorang pria. "Kami telah mencoba melarikan diri, namun dia tiba-tiba muncul dan membuat kami terluka akibat ledakan bola api." Balas pria lain.


"Kalau begitu, ayo kita semua bekerja sama. Kita memiliki 30 hunter tingkat b dan 1 hunter tingkat a." kata wanita melihat pria yang memiliki bekas luka bakar di wajahnya. "Lihatlah ke atas." Kata pria yang memiliki bekas luka di bakar diwajahnya.


Semua orang melihat ke atas dan meneguk air liur. "Glek." Mereka melihat Clue melayang di udara dan 14 panah angin berputar dengan kencang di sampingnya. "Cobalah untuk melarikan diri, dan aku ingin lihat apa panah anginku dapat melubangi kepala kalian." Kata Clue lalu melesat pergi. "Glek." Semua orang meneguk air liur.


"Dia psikopat gila." Kata wanita. "Jika dia psikopat, dia akan membunuhmu dan menyiksamu. Dia juga tidak akan memberi kita minum 2 jam sekali dan memberi kita makan 6 jam sekali." Kata pria yang memiliki bekas luka di wajahnya. "Aku tahu dia melakukan ini karena terpaksa. Tapi ini terlalu berlebihan." Wanita sedih.


Sementara itu di luar dungeon. "Ini sudah 4 jam berlalu, mengapa dungeon belum selesai. Bukankah sudah ada 30 hunter tingkat b dan 1 hunter tingkat a yang masuk ke dalam dungeon." kata pria berpakain hitam. "Kita tunggu 2 jam lagi. Jika 2 jam lagi dungeon tidak selesai. Aku atau kamu akan masuk ke dalam dungeon dan mengecek situasi." "Oke." Balas pria disampingnya.


20 Jam kemudian Clue melayang di udara dan melihat 64 badak di bawahnya. "Kalian bisa mati." kata Clue membuat 16 panah angin dan menembakan ke arah badak. "Buzzz." "Buzzz." "Woo." Badak mati setelah terkena 1 panah angin. "Hehe, kali ini kalian mati setelah terkena satu panah anginku." Clue tertawa kemudian 16 panah angin sekali lagi muncul di udara.


Sementara itu di luar dungeon, pria berkapakain hitam berkata. "Aku akan masuk ke dalam dungeon, jika dalam 30 menit aku tidak kembali. Kamu harus melapor." "Oke." Pria disampingnya mengangguk. Pria kemudian memasuki dungeon.


Setelah memasuki dungeon pria kemudian berjalan mengelilingi hutan. Setelah tidak lama berjalan pria terkejut melihat 31 hunter yang terkubur di tanah. "Apa yang terjadi kepada kalian." Pria berpakaian hitam terkejut. "Haha, akhirnya hunter dari asosasi datang. Cepat tolong kami, hunter Fernando berada disini." Kata wanita. "Apa. Hunter Fernando disini." Kata pria terkejut. "Benar. Cepat tolong kami. Badan kami sudah mati rasa karena terkebur lama di tanah. Kami tidak memiliki kekuatan untuk bergerak." Kata seorang pria.


"Dia datang, cepatlah pergi." Teriak pria yang memiliki bekas luka bakar di wajahnya. "Wussh." Clue muncul di udara dengan membawa tas dan melihat pria berpakaian hitam. "Oh, jadi orang dari asosiasi hunter ya." Kata Clue. "Sial, aku hanyalah hunter tingkat b dengan kekuatan 170. Mustahil aku mengalahkan dia. Aku harus lari." Kata pria melesat ke pintu dungeon. Clue tidak menghentikan pria saat melarikan diri.


"Sepertinya aku juga harus pergi dari sini." Kata Clue turun dari langit dan berjalan ke arah motor sportnya. "Brumm." Clue kemudian mengendarai motor sportnya ke pintu dungeon. semua orang yang melihat Clue pergi menghela nafas. "Akhirnya ini berakhir juga." Kata seorang pria.


"Bruak." Semua orang menoleh dan melihat pria dengan bekas luka bakar di wajahnya keluar dari dalam tanah. "Sial, badanku terasa sakit semua." Kata pria kemudian berbaring di tanah. Semua orang tersenyum kecut melihat pria berbaring di tanah.


Sementara itu di sebuah ruangan seorang pria berkacamata yang berada di depan komputer berkata. "Hunter Fernando baru saja keluar dari dungeon." "Tunggu apa lagi, ayo kita menangkapnya." Kata seorang pria. "Baik." 10 pria berpakaian hitam di belakangnya mengangguk.


Clue yang saat ini mengendarai motor sportnya berkata. "Tempat yang paling aman untuk bersembunyi adalah di pegunungan." Kata Clue lalu mengubah arah tujuannya.


2 jam kemudian Clue berlari di sebuah hutan. "Aku sudah meninggalkan motor sportku di sebuah rumah kosong. Aku juga berlari kemari dalam 1 jam. Seharusnya aku tidak ketahuan." Kata Clue lalu melompat dari satu pohon ke pohon lainnya.


"Kita kehilangan jejaknya." Kata seorang pria berpakaian hitam. "Sepertinya dia pandai dalam bersembunyi." Balas pria lain berpakaian hitam. "Menemukan seorang hunter tingkat b di atas sangatlah sulit. Bukankah kalian tahu ada banyak hunter yang memiliki kemampuan menghilang." Kata pria berpakaian coklat dan memakai rompi hitam. Yang tidak lain adalah polisi. "Kami sudah tahu, jadi mohon bantuannya untuk mencari keberadaanya." Balas pria. "Itu sudah kewajiban kami untuk menangkap seorang penjahat." Balas polisi.


3 hari kemudian Clue yang duduk berkultivasi membuka matanya dan melihat tubuhnya di penuhi cairan hitam. "Sepertinya aku sudah menerobos." Clue mengambil sebuah alat dari dalam tasnya dan menyentuhnya. "Tittt." Clue melihat tulisan error. "Benar, aku lupa alat ini cuma bisa mengukur sampai tingkat b." kata Clue lalu membuang alat.


Clue mengambil tasnya kemudian berjalan ke arah air terjun. Clue membuka bajunya kemudian melompat ke air. "Byurr." "Tidak ada yang lebih nikmat, dari pada mandi di mata air pegunungan secara langsung." Kata Clue.


Beberapa menit kemudian saat asik mandi Clue mendengar sebuah teriakan. "Ahhh. Tolong." "Apa aku perlu membantu orang itu." Kata Clue. Clue kemudian melihat seorang wanita berlari ke arahnya diikuti oleh 5 pria. "Hehe, mau lari kemana kamu. Apa susahnya memuaskan kami." Kata pria menjilati bibirnya.


"Tolong aku." Kata wanita melihat Clue yang sedang mandi. "Ehh, ada orang disini ya." Kata seorang pria. "Lalu apa yang akan kita lakukan padanya." Balas pria lain. "Kita akan membunuhnya. Tidak ada yang tahu jika kita mengubur mayatnya di pegunungan ini." kata pria lain.


"Apa kalian ingin membunuhku." Clue berjalan keluar dari air. "Ahhh." Wanita menutup matanya saat melihat milik Clue. "Benar, kami akan membunuhmu." Kata pria kemudian melesat ke arah Clue dengan cepat.


"Seorang yang terbangkitkan ya. Tapi sayang sekali, kalian salah untuk memilih lawan." Kata Clue memukul perut pria. "Ughh." "Bruak." Pria melesat dan menabrak pohon dan pingsan. "Apa! Mustahil ridwan dikalahkan sekali pukul. Dia adalah hunter tingkat d." kata pria terkejut.


Clue menginjak tanah kemudian tanah meruncing dan menusuk kaki 4 pria. "Ahhh." "Ahhh." "Ahh." Wanita terkejut melihat Clue mengalahkan 5 pria dengan mudah. "Mengapa mereka ingin memperkosamu." Kata Clue bertanya kepada wanita.


"Aku akan menjawab pertanyaanmu. Tapi sebelum itu, bisakah kamu memakai baju." Kata wanita tersipu dan menutup matanya. "Bajuku kotor, terlebih lagi aku lupa membawa pakaian ganti." Kata Clue melihat pria yang memegangi perutnya. "Maaf bro, tapi aku pinjam pakaianmu." Clue mulai menelanjangi pria. Wanita terkejut melihat Clue menelanjangi pria dan mencuri pakaiannya.