
"Sayang, aku sudah selesia." Kata Milea yang saat ini telanjang dengan tubuh basahnya menuju Clue. "Baiklah, pakai baju dan armormu. Kita akan meninggalkan benua ini." kata Clue. "Ahh, lalu kita akan pergi kemana." Milea berkata dan mulai mengenakan baju dan armornya.
"Menuju kota kecil." Kata Clue. Mendengar kata Clue Mileea berkata. "Jika para ahli di kota kecil masih mengejar sayangku, mereka akan berakhir teragis." Kata Milea menyeringai. Sebulan yang lalu Milea melihat Clue membunuh monster peringkat SS level 10 yang setara peringkat SSS level 1. Beberapa hari kemudian Clue dengan mudahnya membunuh monster peringkat SS level 10. Meski Milea mengetahui Clue memakai peralatan dan armor level 7.
"Baiklah ayo pergi." Kata Clue mengambil sebuah token. Melihat Clue mengambil token, Milea memeluk lengan Clue. Tidak lama kemudian tubuh Clue dan Milea bersinar lalu menghilang.
Sementara itu di sebuah kota. "Apa kamu masih belum menemukan keberadaan pencuri berambut putih." Kata seorang pria tua. "belum tuan." Kata seorang pria paruh baya. "Pemuda itu mengilang selama 1 tahun. Apakah dia meninggalkan benua ini." gumam pria tua.
"Tuan, tuan." Kata seorang pemuda berlari memasuki ruangan. "hmm, ada apa mon." Kata pria tua. "Seseorang mengatakan bahwa pemuda berambut putih seperti di poster buronan telah muncul di kota kita bersama seorang perempuan." Kata pemuda. "Hoo, baiklah. antarkan aku menuju pemuda itu." balas pria tua. "baik tuan" pria tua dan pemuda meninggalkan ruangan.
Sementara Clue dan Milea saat ini berada di jalan, dan di kelilingi oleh beberapa ahli. "Kenapa kalian, tidak menyerangku. Jika kalian tidak menyerang maka aku akan menyerang kalian." Kata Clue melihat para ahli yang mengelilinginya.
"Bukankah dia menurut rumor hanya peringkat SS level 5 bagaimana dia bisa mengalahkan peringkat SS level 7 begitu mudah. Jangan bilang kekuatan dia sebenarnya peringkat SS level 9." Kata seorang ahli.
"Semuanya serang dia, dia hanya seorang peringkat SS level 9 jika kita menyerangnya bersama-sama. Kita akan mengalahkannya." Kata seorang ahli beteriak. "Benar, serang." Semua ahli mengeluarkan kemampuan mereka dan mulai menyerang Clue. Clue melihat berbagai bola api, naga api, naga air, pisau angin mengarah pada dirinya dan Milea. Clue mencibir lalu memeluk Milea.
"Boomm." "Apakah kita mengenainya." Kata seseorang melihat bangunan dalam jarak 100 meter hancur lebur. Setelah asap menghilang semua orang terkejut bahwa Clue menghilang. "Kemana dia." Kata seorang ahli melihat tanah yang berlubang.
"Apa kalian mencariku." Para ahli mulai menoleh dan melihat Clue berada di atas mereka. "ahhh, dia tidak terluka sama sekali." Kata seseorang terkejut.
"Ohh, rupanya semakin banyak orang yang datang." Kata Clue melihat banyak ahli yang berdatangan dan mengelilinginya. "Ahh, tuan walikota juga datang." Teriak salah satu ahli melihat pria tua yang datang.
Pria tua melihat Clue yang berada di langit dan berkata. "Tidak buruk, untuk menghindari serangan gabungan dari para ahli peringkat SS level 8. Tapi saat ini kamu juga sudah dikelilingi oleh para ahli peringkat SS level 9 dan 10. Sebaiknya kamu menyerah." Kata pria tua.
"Oh, apakah kamu juga tertarik dengan imbalan seribu batu alam tingkat rendah." Kata Clue. "Ho, apakah kamu tidak tahu bahwa imbalanmu berubah untuk menangkapmu hidup-hidup imbalannya 100.000 batu alam tingkat rendah, membunuhmu 10.000 batu alam tingkat rendah, dan memberi informasi keberadaanmu 100 batu alam tingkat rendah. Imbalan itu diberikan oleh semua sekte serta akademi kecil, menengah dan atas." Kata seorang ahli.
Clue terkejut karena semua sekte dan akademi rela mengeluarkan batu alam demi dirinya. "Sepertinya aku telah memancing amarah mereka." Clue tahu bahwa di dungeon sudah merampok ahli manusia tak terhitung jumlahnya dan membunuh ahli manusia yang membuatnya marah.
"Apakah kalian akan membagi 100.000 batu alam tingkat rendah setelah menangkapku." Kata Clue. Semua ahli mendengar kata Clue dan saling melirik satu sama lain. Lalu pria tua yang tidak lain adalah wali kota bicara. "Benar, kita akan membagi secara rata." Mendengar kata pria tua Clue menyeringai dan berkata.
"Aku beri kalian kesempatan, jika dalam waktu 5 detik kalian masih mengelilingiku, kalian semua akan mati." Kata Clue. Mendengar kata Clue semua ahli terkejut dan tertawa. "Hahaha, meski kamu bisa menghindari serangan gabungan para ahli peringkat SS level 8, di mata kami peringkat SS level 10 kamu lemah." "Hahaha, benar. dia terlalu menyombongkan diri." "Sombong."
"Baiklah, kalau begitu kalian bisa mati." Clue tiba-tiba menghilang. "Ahh, dia menghilang. Semuanya hati-hati."
Tiba-tiba seorang pria terjatuh dengan kepala terpotong. "Ahh." ahli di sampingnya terkejut. "Semuanya waspada." Teriak wali kota. "crash." "ahh." "crash." "ahh." "Bagaimana mungkin. aku bahkan tidak bisa merasakan keberadaanya." Pria tua terkejut melihat banyak ahli mati. "ahh." "ahhh." Melihat semakin banyak ahli yang mati pria tua ketakutan.
"Lari." Teriak salah satu ahli namun tiba-tiba tubuhnya terpotong dua. Banyak ahli yang mulai melarikan diri, namun berakhir mati.
"Tuan, tolong ampuni hidupku." Salah satu ahli ketakutan melihat bagaimana para ahli yang meninggal. "Bagi kalian yang ingin menyerah berlututlah." Kata Clue. Banyak para ahli mendengar kata Clue mulai berlutut. Pria tua yang tidak lain adalah walikota juga ikut berlutut mendengar kata Clue. Dia tidak yakin dapat melarikan diri.
Mendengar kata Clue ekspresi semua ahli yang menyerah menjadi jelek. "Apakah tidak ada persyaratan yang lain." Kata seorang ahli. Namun detik berikutnya ahli itu kehilangan kepalanya dan Clue sudah berada disampingnya dengan sebuah pisau.
Para ahli yang menyerah mulai ketakutan sekali lagi, karna ahli yang baru saja terbunuh adalah peringkat SS level 10. Meski mereka sudah melihat Clue membunuh beberapa ahli peringkat SS level 10 sebelumnya.
"Jika kalian tidak ingin menjadi budakku, kalian bisa mencoba melarikan diri." Kata Clue. ekspresi semua ahli mulai jelek, mereka sudah melihat para ahli yang melarikan diri mati dengan tragis.
"Saya setuju untuk menjadi budakmu." Kata seorang ahli. "bagus." Clue menghilang dan detik berikutnya sudah di depan pria dan menyentuh kepalanya. "ahhh." Pria menjerit dan pingsan.
Para ahli yang melihat tindakan Clue terkejut. Melihat para ahli yang terkejut Clue berkata. "Tenang, aku tidak membunuhnya, sebentar lagi dia akan sadar." Para ahli lainnya curiga dengan yang Clue lakukan.
Tidak lama kemudian pria paruh baya sadar dan berkata sambil berlutut. "Bambang menyapa tuan." Melihat pria paruh baya berkata dengan hormat dan berlutut semua ahli lainnya terkejut.
"Baiklah, apakah kalian bersedia menjadi budakku" kata Clue. "saya bersedia." Kata seorang wanita. Clue melihat wanita berumur 40 tahun dan bergumam. "Dia lebih seksi dengan Milea dan lebih cantik dari milea sebelum menerobos peringkat SS dan mengkonsumsi buah star." Gumam Clue lalu tiba-tiba muncul di depan perempuan dan menyentuh kepala wanita. Wanita berteriak lalu pingsan.
"Baiklah, dalam hitungan 3 detik jika kalian tidak bersedia menjadi budakku. Aku akan membunuh kalian." Kata Clue. "Saya bersedia." "Saya bersedia." Semua ahli yang menyerah mulai bersedia menjadi budak Clue, tidak terkecuali wali kota. Clue mengangguk lalu beberapa detik kemudian mulai menyentuh semua kepala ahli.
Beberapa menit kemudian semua orang yang menyerah mulai menjadi budak Clue. "50 peringkat SS level 8, 20 peringkat SS level 9 dan 3 peringkat SS level 10." Kata Clue melihat 73 ahli.
"Kalian semua kumpulkan semua barang-barang dari para ahli yang meninggal, dan juga serahkan batu alam dan pil level 7 kalian." Kata Clue. "Baik tuan." Para ahli mulai melesat dan menjarah barang-barang dari ahli yang meninggal.
Tidak lama kemudian semua budak Clue menyerahkan barang jarahan dan pil serta batu alam yang mereka punya. Clue melihat barang-barang yang dia dapatkan dan berkata. "Tidak buruk 25 pil level 7 serta 50 batu alam tingkat rendah."
"Apa akademi di dekat kota ini juga ikut menyumbang batu alam untuk menangkapku." Kata Clue. "Ikut tuan." Balas seorang wanita 40an. "Siapa namamu." Tanya Clue. Meski sudah mengetahui namanya Clue tetap bertanya. "Nama saya Hana tuan." Kata perempuan.
"Baiklah, dalam 1 jam kita akan menuju ke akademi di dekat kota ini, dan kalian boleh istirahat selama 1 jam." Kata Clue. "Baik tuan." Balas para ahli. "Hana kemarilah." Kata Clue. "Baik tuan." Hana mendekat ke arah Clue. Clue memeluk Hana lalu menghilang.
Tidak lama kemudian Clue sudah berada di luar kota bersama Hana. Clue melihat Milea yang menuju ke arahnya. "Sayang, apakah pertarungannya sudah selesai." Tanya Milea. "Selesai." Clue mengangguk. "Sayang, siapa dia." Milea menunjuk perempuan di belakang Clue.
"Dia budakku." Balas Clue. Mendengar dia budak Clue Milea terkejut dan berkata. "Jangan bilang kamu ingin membuat dia sepertiku." Milea berkata. "Memang kenapa denganmu." Tanya Clue. "Uuhh, intinya aku sudah tidak bisa menjauh darimu terlalu lama." Milea bersandar dan memeluk Clue. "Hehe, aku tahu." Clue memeluk Milea dan meremas pantatnya.
Sementara itu di kota. "Sungguh tidak percaya pencuri berambut putih itu mengalahkan puluhan ahli seorang diri dan membuat para ahli yang menyerah menjadi budaknya." "Benar, beruntung kita tidak ikut menyerang dia." "Benar sekali, aku ingin tahu berapa usianya pencuri berambut putih tersebut karna terlihat seperti umur 20an." Para ahli dan warga mengobrol di sepanjang jalan.
1 jam kemudian Clue berada di tempat dimana dia bertarung bersama para budaknya dan Milea. "Ayo berangkat." Kata Clue. "Baik tuan" balas para budak Clue. Clue, para budaknya dan Milea terbang ke utara.
"Lihat mereka meninggalkan kota." Kata seseorang melihat puluhan orang terbang meninggalkan kota. "Kudengar pencuri berambut putih ingin menyerang akademi Fallen" balas seseorang. "Shit, sepertinya akademi Fallen akan berakhir teragis jika mereka tidak menyerah." Kata seseorang.