
Melihat statusnya Clue berkata. "Berkat pil yang aku konsumsi, aku memiliki 10 ribu poin lebih tinggi dari pada level asliku." "Dengan kemampuanku saat ini dan skill yang aku pelajari. Aku yakin bisa imbang jika bertarung dengan demi god." Kata Clue penuh percaya diri.
"Baiklah, saatnya untuk kembali." "Busshhh." Clue kemudian melesat dengan cepat. 10 detik kemudian Clue berhenti lalu berkata. "System seberapa jauh aku pergi." "Anda sudah pergi sejauh 500 km dalam waktu 10 detik." Balas System di pikiran Clue. "50 km untuk 1 detik. Kecepatan lariku masih belum secepat cahaya." Gumam Clue kemudian melihat kejauhan. "Ada ahli yang mendekat kemari."
Tidak lama kemudian Clue melihat pria yang tidak asing baginya. "Kucing yang memiliki kekuatan 50 ribu poin. Kucing ini lebih kuat dari pada hewan yang aku kontrak. "Jika aku mengontraknya, bukankah aku akan menjadi lebih kuat." Pria tersenyum.
"Hei, Steven berengsek siapa yang ingin menjadi budakmu." Teriak Clue. Mendengar Clue memanggil namanya pria melesat ke arah Clue. "Sial, aktifkan mode demi human." Clue berubah menjadi manusia kucing kemudian menangkis serangan Steven.
"Booom." Clue terlempar sejauh 1000 meter akibat menahan serangan Steven. "Hei kucing sialan, mengapa kamu bisa tahu namaku." Steven melayang di atas Clue. "Bruakkk, aku tahu namamu. Karena aku sudah mengalahkanmu di pertarungan antar galaxy." Clue mencibir.
"Hahaha, yang mengalahkanku adalah pria bernama Clue bukan kucing lemah sepertimu." Steven tertawa. "Apakah kamu mengingat wajah ini." Clue kemudian merubah wajah aslinya sebelum reinkarnasi menjadi kucing. melihat wajah Clue badan Steven gemetar.
"Apa kamu benar adalah dirinya." Kata Steven dengan suara menyeramkan. "Benar, aku adalah Clue yang mengalahkanmu." Balas Clue tersenyum. "Mati kau Clue." Teriak Steven menyerang Clue. "Aktifkan time stop." Namun kejadian berikutnya mengejutkan Clue. Steven dapat bergerak saat waktu berhenti.
Namun Clue melihat pergerakan Steven sangat lambat. "Aku tidak percaya kamu dapat menghentikan waktu." Steven terkejut melihat Clue. "Menyerahlah, dengan kemampuanku. Kamu tidak bisa menyerangku." Clue mengejek Steven.
"Berengsek, jika tadi aku tidak menahan kekuatanku. Aku pasti sudah membunuhmu." Balas Steven jengkel melihat Clue. Clue terdiam mendengar kata Steven, Clue tahu Steven menahan kekuatannya saat memukul dirinya. Jika terkena pukulan kekuatan penuh Steven, Clue percaya dirinya akan terluka parah serta organ dalam dan tulang tangannya akan hancur akibat pukulan Steven.
"Mengapa kita tidak berdamai dan minum secangkir alkohol. Aku tidak ingin bertarung denganmu." Kata Clue melihat Steven. "Kamu tidak ingin bertarung denganku. Tapi aku yang ingin bertarung denganmu." Steven menatap tajam kepada Clue.
Jika kamu memutuskan sangat ingin bertarung. maka aku akan melayanimu." Clue muncul di depan Steven kemudian memukulnya. "Booom." Steven terlempar ke tanah. "Pukulanmu tidak melukaiku sama sekali." Clue melihat Steven tidak terluka sama sekali setelah menerima serangannya.
"Baiklah, coba terima ini." naga api, naga air, naga angin , naga petir dan naga tanah tiba-tiba muncul di langit. "Mati." Teriak Clue lalu 5 naga melesat ke arah Steven. "Woaarrr." "Booomm!!." Ledakan besar terjadi.
Setelah asap ledakan menghilang Clue melihat Steven tidak memiliki luka di tubuhnya. "Aku lupa sayap itu dapat mengurangi dampak serangan sebanyak 99%." Kata Clue melihat sayap putih di punggung Steven. "Oh, kamu memilki ingatan yang bagus." Steven melihat Clue.
"Baiklah, ayo kita berdamai Steven." Kata Clue melihat Steven. "Aku akan berdamai jika kamu mau menerima satu seranganku." Kata Steven melihat Clue. "Kamu memancing emosiku, apa kamu ingin kehilangan kekuatanmu saat ini. Aktifkan skil dice." Dadu emas raksasa tiba-tiba muncul di depan Clue.
"Berengsek." Steven mengutuk saat melihat dadu raksasa di depannya. Steven tidak akan pernah melupakan kemampuan Clue yang dapat mengurangi kekuatannya secara permanen. "Baiklah, ayo kita berdamai." Steven mengigit bibirnya kemudian sayap di punggungnya menghilang.
"Bagus, berdamai itu indah Steven." Clue mengangguk kemudian dadu raksasa menghilang. "Nonaktifkan time stop." Waktu kemudian mulai berjalan kembali seperti normal. "Hei Clue, ada banyak pertanyan yang ingin aku tanyakan kepadamu." Steven melihat Clue.
"Aku juga ada banyak pertanyaan untukmu." Clue kemudian berubah menjadi kucing. "Pertama-tama mengapa kamu berubah menjadi kucing. Bukankah kamu manusia saat pertarungan antar galaxy."
"Aku jatuh ke dalam kolam reinkarnasi dan menjadi kucing." balas Clue melihat Steven. "Bagaimana kamu bisa jatuh ke dalam kolam reinkarnasi." Steven terkejut. "Setelah 2 tahun pertarungan antar galaxy berakhir aku pergi ke dunia dewa."
"Saat tiba di dunia dewa aku mencuri banyak air kehidupan yang kita dapatkan di pertarungan antar galaxy. Para dewa mulai murka kemudian menghukumku dan menjatuhkanku ke kolam reinkarnasi. Setelah jatuh ke kolam itu, aku kehilangan kekuatanku." Clue menghela nafas.
"Hahaha, aku akui kamu sangat pemberani dan bodoh Clue." Steven tertawa terbahak-bahak mendengar cerita Clue. "Benar, kamu saat ini adalah demi god, mengapa tidak pergi ke dunia para dewa." Clue melihat Steven.
Nama : Steven
Usia : 38 tahun
Ras : Manusia Elite tingkat tinggi
Job : Kaisar Dinasti Lotus
Kekuatan : 45,000 + 80,000 \= 135, 000
Agility : 45,000 + 80,000 \= 135, 000
Vitalitas : 45,000 + 80,000 \= 135, 000
Stamina : 45,000 + 80,000 \= 130,000/135, 000
Ki/Mana : 45,000 + 80,000 \= 133,000/135, 000
Sifat : Adil, Baik
Saat melihat status Steven Clue terkejut. "Tidak buruk, di usia 38 tahun kamu mencapai ahli peringkat kaisar." Clue mengangguk. "Benar Clue bagaimana caranya kamu bisa berada di dunia ini." tanya Steven. "Aku teleportasi menggunakan sebuah benda"
"Apa yang kamu maksutkan adalah token teleportasi." Tanya Steven. "Benar, aku menggunakan token teleportasi." Balas Clue. "Seberapa jauh token teleportasi milikmu." Tanya Steven. "Jika dulu 1 Triliun km. Tapi sekarang token teleportasiku hanya sejauh 10 juta km." Clue menghela nafas.
"1 Triliun km." Steven terkejut. "Token teleportasi yang kupunya saja hanya sejauh 100 juta km." Steven menunjukan token teleportasi. "Benar Steven, bagaimana caranya kamu mendapatkan System, apakah kamu bukan berasal dari dunia ini." Clue menatap Steven dengan serius.
"Aku berasal dari dunia ini, aku memiliki system karena membangkitkan grimoire divine." Sebuah buku kuno muncul di depan Steven. "Sial, kamu sungguh beruntung." Clue terkejut. "Lalu bagaimana caramu mendapatkan system Clue." tanya Steven.
"Guardian yang menjaga planetku memberikan sebuah ujian kepada setiap orang di bumi. Semua orang jatuh koma dan jiwa mereka berada di dunia replika/ dunia mimpi buatan guardian. Disana aku mendapatkan system dan mulai bertarung untuk bertahan hidup." Clue menjelaskan.
"Setelah terbangun dari koma, apakah kamu memiliki kekuatan dari dunia replika itu." Tanya Steven. "Tidak, aku hanya memiliki kenangan dari alam mimpiku." Balas Clue. "Lalu bagaimana kamu mendapatkan System." Tanya Steven. "Diriku dari masa depan yang memberiku system." Balas Clue. Steven terkejut mendengar kata Clue.
"Benar Steven mengapa kita tidak menjadi saudara." Clue tersenyum melihat Steven. Steven melihat Clue dan berkata. "Aku tidak sudi, untuk menjadi saudara seekor kucing." "Berengsek, apa kamu ingin aku pukul." Clue jengkel.
Steven mengeluarkan sebotol anggur dan dua cawan. "Baiklah, mengapa kita tidak bersulang." Steven tersenyum kemudian mengisi kedua cawan. Clue tersenyum kemudian mengambil cawan. "Kamu dulu." kata Steven melihat Clue.