
1 Jam kemudian Tian Long melayang di langit dan melihat Lao Khan yang tergeletak di tanah. "Bagaimana kamu bisa mengalahkanku. Beberapa tahun lalu kamu bukan tandinganku." Lao Khan melihat Tian Long. "Bukankah alasannya sudah jelas. Aku bertambah kuat dengan cepat. sedangkan kamu tidak bertambah kuat sama sekali." Tian Long mencibir.
"Heh, aku tidak percaya bahwa diriku kalah oleh low god." kata Lao Khan kemudian dirinya berubah menjadi abu. "Aku tidak menyangka kamu mengusai hukum kematian dan hukum waktu." Mori Han melihat Tian Long. "Aku juga memiliki system sama seperti dirimu. Jadi wajar jika aku mengusai beberapa hukum." Balas Tian Long. "Ohh." Mori Han terkejut dengan balasan Tian Long.
"Benar, kamu tadi mengatakan teman Clue. Bagaimana bisa kamu mengenalnya." Tanya Mori Han. Tian Long kemudian mulai menceritakan tentang pertemuan pertamanya dirinya dengan Clue di pertarungan antar galaxy. Clue datang ke planetnya. Dia pergi ke dunia Clue berada. Dan Tian Long bercerita bahwa dunia Clue di serang oleh alien.
"Berengsek, bagaimana bisa bumi di serang oleh alien. Bukankah Clue menjadi juara perang antar galaxy. Aku juga masuk dalam 100 besar." Mori Han mencengkram tinjunya. "Dimata para high god kita adalah bidak catur." Tian Long melihat Mori Han. Mori Han menghela nafas kemudian berkata. "Perkenalkan, aku adalah Mori Han." "Aku Tian Long." Mori Han dan Tian Long berjabat tangan. "Karena kamu adalah saudara Clue. Kamu adalah temanku." Mori Han melihat Tian Long. "Kita sekarang sudah berteman." Tian Long mengangguk.
Saat di tempat lain. Lao Khan sedang mengusap darah di mulutnya. "Tian Long aku akan membunuhmu." "Bruaakk." Lao Khan menghancurkan kursi. Saat ini aku tidak peduli dengan Clue. Tujuan utamaku adalah membunuhmu Tian Long." Lao Khan berkata dengan suara berat.
1 Tahun sekali lagi telah berlalu. Saat ini Clue berada di luar angkasa dan berkata. "Sudah 5 tahun aku menjelajahi alam semesta, namun aku tidak menemukan keberadaan Abraham." "Jangan menyerah Clue. Kamu masih belum menjelajahi semua planet di langit ke 3. Terlebih lagi masih ada langit ke 2 dan ke 1." Clue melihat layar yang menunjukan wajah Wulan. "Terimakasih Wulan. Aku akan terus menjelajahi alam semesta." Clue menutup layar kemudian meninju asteroid yang melesat ke arahnya. "Booom!!." Asteroid hancur berkeping-keping.
Saat ini di dunia dewa. Mori Han melihat Tian Long yang sedang melayang turun dari langit. "Selamat Tian Long. Karena berhasil menerobos mid god." Mori Han tersenyum. "Terimakasih, karena aku sudah menerobos mid god. Aku bisa dengan mudah mengalahkan mid god saat ini." Tian Long tersenyum.
Saat ini di suatu tempat 8 orang sedang berkumpul di ruangan. "Zhao Tang saat ini menjadi demi god dan mengasingkan diri." Kata Lao Khan. "Aku tidak menyangka dirimu dan Zhao Tang di kalahkan oleh seorang low god." kata pria berambut putih. "Low god bernama Tian Long ini mengusai hukum waktu dan kematian. Saat terkena tebasannya, masa hidupku berkurang 10 tahun lebih." Lao Khan melihat pria berambut putih. Semua orang di dalam ruangan terkejut mendengar kata Lao Khan.
"Lalu apa yang akan kita lakukan." Kata pria berkacamata. "Tentu saja membunuh Tian Long dan Mori Han. Dua low god itu membuatku dan Zhao Tang mati dan kehilangan kekuatan." Lao Khan menggertakan giginya.
5 Tahun kemudian Clue melihat planet yang tidak berada jauh darinya. "Bumi adalah planet terakhir di langit ke 1 yang aku kunjungi. Jika aku tidak menemukan Abraham di bumi, aku akan kembali ke alam kematian untuk bertanya pada Pharaoh." Clue kemudian melesat ke bumi.
Beberapa menit kemudian Clue berada di sebuah kota dan melihat banyak orang yang sedang beraktivitas. "Aku merasakan keberadaan Abraham." Clue terkejut kemudian menghilang. Beberapa menit kemudian Clue muncul di sebuah desa dan melihat seorang anak kecil berumur 12 tahun yang sedang bermain.
"Clue, apa dia Abraham." Clue melihat layar yang menunjukan wajah Ye Jin di depannya. "System, keluarkan ayah, kakek dan Ye Jin." Adrian, Usman dan Ye Jin kemudian muncul di samping Clue. "Abraham, ayo makan dulu." Clue melihat seorang wanita berjalan ke luar dari rumah . "Baik ma." Balas anak kecil kemudian masuk ke dalam rumah.
"Wajahnya hampir mirip Abaraham. Dia juga memiliki nama yang sama." Ye Jin menangis. Clue menghela nafas dan berkata. "Kalian tunggu disini." Clue kemudian berjalan menuju rumah. "Tok tok." Clue mengetuk pintu. Pintu terbuka dan Clue melihat seorang wanita berusia 30an di depannya. "Ada yang bisa saya bantu." Wanita melihat Clue.
"Tuan, jika boleh tau siapa nama anda." Wanita melihat Clue. "Namaku adalah Fernando Clue De Lopez." Balas Clue. "Ahh, apa anda adalah pahlawan umat manusia yang membunuh semua alien di bumi." wanita terkejut. "Benar, itu aku." balas Clue. "Mama, apa paman itu adalah pahlawan legendaris yang membunuh semua alien di bumi." anak kecil keluar dari rumah dan melihat Clue.
Clue melihat Abraham dan berkata. "Jadilah kuat nak, dan lindungilah ibumu. Jangan biarkan seseorang menyakiti ibumu." Clue tersenyum kemudian menghilang. "Ahh, paman itu menghilang." Anak kecil terkejut.
Clue muncul di tempat Ye Jin, Adrian dan Usman. "Saat ini dia memiliki kehidupannya sendiri. kalian tidak boleh membawanya pergi ke alam dewa." Clue melihat Ye Jin, Adrian dan Usman. Ye Jin mengigit bibirnya kemudian berjalan menuju rumah. Melihat Ye Jin berjalan menuju rumah Clue menghela nafas kemudian menghilang.
Clue muncul di tepi pantai dan melihat layar yang menujukan wajah Pyokojang, dan semua orang. "Biarkan kami keluar Clue." Clue kemudian mengeluarkan semua orang di dalam menara. "Apa kamu serius tidak ingin mengajak anakmu pergi ke alam dewa." Tanya Steven. "Saat ini dia bukan anakku lagi. Kami berdua tidak memiliki hubungan darah." Clue menggeleng. Semua orang terdiam mendengar kata Clue.
1 Jam kemudian Clue melihat Ye Jin, Adrian dan Usman terbang ke arahnya. "Mengapa kamu tidak ingin mengajaknya pergi ke alam dewa. Bukankah dia anak kita Clue." teriak Ye Jin. "Seharusnya kamu sudah mengetahuinya Ye Jin. Setelah dia terlahir kembali, dia tidak memiliki hubungan dengan kita lagi." balas Clue.
"Bukankah kamu juga terlahir kembali. Mengapa kita masih memiliki hubungan." Teriak Ye Jin. "Aku memiliki memori tentang kehidupanku yang dulu. Sedangkan dia tidak memiliki memori tentang kehidupannya yang dulu. Jika aku lupa dengan ayah, kakek, dan dirimu. Saat ini kita berempat tidak akan bisa berkumpul." Balas Clue. Ye Jin terdiam mendengar kata Clue.
"Setelah seseorang terlahir kembali. Hubungan dengan kehidupan sebelumnya akan terputus." Clue melihat Ye Jin. "Yang di katakan Clue benar Ye Jin. Saat ini kita tidak memiliki hubungan lagi dengan Abraham." Usman menepuk pundak Ye Jin. Ye Jin meneteskan air mata kemudian melesat pergi. "Apa kamu tidak ingin mengejarnya." Grace berjalan ke arah Clue. "Tidak, dia butuh waktu untuk sendiri." Clue berjalan pergi. Melihat Clue berjalan pergi Grace menghela nafas.
"Ahh, apa anda tuan Clue." Clue melihat seorang pria berjalan ke arahnya. "Apa kamu dari menara." Tanya Clue. "Benar tuan Clue, saya berasal dari menara." Pria tersenyum. "Ceritakan hal apa saja yang terjadi setelah aku meninggalkan dunia ini." Clue melihat pria. Pria kemudian mulai menceritakan semua yang dia tahu kepada Clue.
"Ternyata Murad menepati janjinya dan memimpin dunia ini selama 10 tahun. saat ini sama seperti dulu. setiap negara memiliki pemimpinnya sendiri." Clue mengangguk. "Ambilah." Clue melemparkan cincin kepada pria. Pria melihat isi di dalam cincin ruang kemudian tersenyum. "Terimakasih tuan Clue." Clue mengangguk.
6 Jam kemudian Clue sedang duduk di sebuah batu dan melihat matahari terbenam. "Mengapa anda menyendiri." Clue melihat Bela yang duduk di sampingnya. "Aku sudah terbiasa menyendiri." Balas Clue.
Bela melihat wajah Clue kemudian bersandar di bahunya. "Apa menurut anda saya jelek." Bela melihat matahari yang terbenam. "Tidak, kamu sangat cantik." Balas Clue. "Jika aku cantik, mengapa anda tidak menyentuhku sama sekali selama ini." balas Bela. "Itu karena aku memiliki banyak hal yang harus aku lakukan" balas Clue.