Rebirth With System

Rebirth With System
S5 Neraka



"Apa aku mengizinkanmu pergi." Kata Raizel menggerakan tangannya dan perempuan terbang ke arahnya. "Aaahh." Raizel menangkap perempuan dan mengigit lehernya. "Tidak ada yang lebih lezat dari darah perempuan virgin." Raizel menyeringai menunjukan mulutnya yang penuh darah.


3 Hari berlalu setelah Clue bertemu Raizel. Saat ini Clue berada di sebuah hutan dan melihat 1.000 mangkok yang berisi darah di sekelilingnya. "Butuh 1 hari lebih untuk mengumpulkan darah 1.000 perempuan virgin." Kata Clue menggerakan jarinya dan semua darah di dalam mangkok melayang di udara.


10 menit kemudian Clue melihat pil bewarna merah di depannya. "Selamat anda menciptakan pil Blood tingkat tinggi. Pil Blood tingkat tinggi akan di simpan otomatis di tabel shop, dan akan ada 1 stock pil blood setiap harinya." Pil berwarna merah di depan Clue tiba-tiba menghilang.


Clue membuka tabel shop dan melihat 18 pil. "Pil Blood tingkat tinggi memakannya dapat meningkatkan kekuatan, agility, vitalitas, stamina dan mana sebesar 3.000 poin. Pil blood hanya bisa di konsumsi 1 tahun sekali. Mengkonsumsi pil blood dengan tingkat sama sebelum 1 tahun tidak akan memberikan efek apapun."


"3.000 poin ya." Kata Clue melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Jika manusia biasa memakan pil blood tingkat tinggi. Dia akan menjadi vampire tingkat ss." Kata Clue mengambil pil blood dan melihat cooldown 23 Jam 59 menit. Clue menelan pil dan cahaya merah menyelimuti tubuhnya. "Semua status anda meningkat 3.000 poin."


"4 hari dari sekarang aku akan memberikan Fernando, Ray, Viona dan Ambar masing-masing 1 pil blood tingkat rendah, sedang dan tinggi." Kata Clue menghilang dari hutan.


7 Hari telah berlalu setelah Clue tiba di dunia Twin. Saat ini Clue berada di dalam kamar bersama Fernando dan yang lain. "Makanlah." Clue memberikan 3 pil kepada Fernando, Ray, Viona dan Ambar.


Fernando, Ray, dan Viona melihat notifikasi yang muncul di depan mereka. "Clue apa kamu membunuh ratusan perempuan tidak berdosa untuk membuat pil ini." tanya Viona. Ambar terkejut saat mendengar kata Viona.


"Aku hanya mengambil darah mereka." Balas Clue. "Jika kamu berkata omong kosong lagi. Aku akan mengantarmu kembali ke duniamu." Clue melihat Viona. "Jangan marah, aku hanya bercanda." Viona tersenyum.


"Hehh, antarkan dia kembali ke dunianya Clue. Dia perempuan tidak tahu diri." Ray mencibir. "Ray apa kamu ingin bertarung." Viona menatap tajam kepada Ray. "Apa kamu pikir aku takut denganmu. Hanya karena kamu lebih kuat dariku." Ray menatap tajam kepada Viona. "Baiklah, kalian konsumsilah pil blood yang telah aku berikan." Kata Clue. "Baik." Balas Fernando, Ray, Viona dan Ambar.


3 Jam kemudian Clue melihat tubuh Fernando, Ray, Viona dan Ambar di selimuti cahaya merah.


"Clue apa kamu menemukan sesuatu yang menarik di dunia ini." Tanya Ray. "Tidak ada sesuatu yang menarik di dunia ini." balas Clue.


"Apa di dunia ini tidak ada kristal mana." Tanya Viona. "Tidak ada, sumber daya di dunia ini sangat buruk. Kultivator terkuat di dunia ini selain Raizel adalah tingkat kaisar level 1." Balas Clue. "Dunia ini terlalu buruk." Balas Ray. "Kapan kita akan meninggalkan alam semesta ini Clue." Tanya Viona. "23 Hari dari sekarang. Kita akan meninggalkan alam semesta ini." Balas Clue. "Baiklah." Viona mengangguk.


23 Hari kemudian Clue berada di sebuah ruangan bersama Raizel. "Aku akan meninggalkan dunia ini." Clue melihat Raizel. "Sesuai perjanjian awal. Jika kamu memberiku pil soul tingkat rendah setiap hari, dan 1 pil soul tingkat sedang 7 hari sekali, dan 1 pil soul tingkat tinggi 30 hari sekali. Aku akan ikut denganmu." Balas Raizel. "Aku harap kerja samamu." Clue mengulurkan tangannya. "Hehehe, kamu tidak akan menyesal pergi bersamaku." Raizel menyeringai dan menjabat tangan Clue.


Clue teleportasi bersama Raizel dan muncul di sebuah tempat dimana Fernando dan yang lain berkumpul. "Mulai hari ini Raizel akan pergi bersama kita." kata Clue melihat Fernando, Ray, Viona dan Ambar. "Halo semuanya." Raizel tersenyum menunjukan giginya. "Halo Raizel." Ambar mencoba tersenyum.


"Kekosongan." Gumam Raizel melihat dirinya berada di ruangan putih. "Jangan berisik, Clue sedang menyari lokasi alam semesta lain." kata Ray melihat Raizel. "Aku tahu." Balas Raizel melihat Clue yang sedang duduk dan memejamkan matanya.


Tidak lama kemudian Clue membuka matanya dan membuat portal. "Ayo kita pergi." Kata Clue masuk ke dalam portal. Fernando dan yang lain mengikuti Clue masuk ke dalam portal.


"Uuhh, mengapa udara di sini sangat panas." Kata Ambar mengusap keringat di dahinya. "Langit bewarna merah, hawa panas, tanah tandus. Jangan bilang kita berada di neraka." Kata Raizel. "Apa!." Fernando, Ray, Viona dan Ambar terkejut mendengar kata Raizel.


"Benar, kita saat ini berada di neraka. Varian diriku di alam semesta lain berada di neraka." Kata Clue melihat Fernando dan yang lain. "Jangan bilang varian diri kita di alam semesta ini adalah iblis." Kata Ray dengan serius. "Kamu akan segera mengetahuinya." Kata Clue melihat iblis berkulit merah setinggi 2 meter dengan satu tanduk di kepalanya berjalan ke arahnya.


"Manusia, beast dan vampire aku tidak tahu cara kalian bisa berada di neraka." Kata iblis melihat Clue dan yang lain. "Iblis ini setara low god." Kata Viona menatap iblis di depannya. "Menarik, kamu lebih lemah dariku. Tapi kamu dapat merasakan kekuatanku." Balas iblis menyeringai menunjukan gigi bertaringnya.


"Raizel apa kamu pernah meminum darah iblis." Clue melihat Raizel. "Pernah, darah iblis sangat pahit." Balas Raizel. "Mengapa tidak mencoba membuat pil dari darah iblis. Mungkin efeknya akan jauh lebih bagus dari pil blood." Kata Clue. "Oohh, aku tidak pernah berpikir untuk membuat pil dari darah iblis." Balas Raizel.


"Terlebih lagi, aku ingin memastikan sesuatu." Clue muncul di depan iblis dan mengambil jantungnya. "Aaahh." Iblis berteriak saat jantungnya di ambil oleh Clue. "Matilah." Kata Clue menghancurkan kepala iblis. "Kraaakk."


"Jantung high iblis. Organ tubuh paling beharga dari iblis. Memakannya secara langsung memberikan 10.000 poin tambahan dan kemungkinan kecil mendapatkan kemampuan iblis." "Seperti dugaanku." Clue menyeringai melihat informasi di depannya.


"Dasar berengsek." Clue melihat api hitam membakar tubuh iblis merah dan iblis merah hidup kembali. "Dia hidup kembali." Fernando dan Ambar terkejut. "Iblis akan abadi saat berada di neraka, meski mereka mati puluhan kali." Kata Raizel.


"Haha benar. Kami abadi saat di neraka." Iblis tertawa. "Meski begitu, kekuatanmu akan menurun jika hidup kembali." Clue muncul di depan iblis dan mengambil jantungnya sekali lagi. "Dewa berengsek, aku akan membunuhmu." Teriak iblis. Iblis tidak tahu bahwa Clue bukanlah dewa melainkan mahluk ilahi.


"Slasshh." Clue memunculkan pedang hitam dari udara kosong dan memotong kepala iblis. Clue mengambil mangkok dan menuangkan darah iblis ke mangkok. "Wusshh!!" Clue melihat mangkok terbakar setelah menyentuh darah.


"Sepertinya aku harus membatalkan niatku untuk membuat pil dari darah iblis." Kata Clue melihat iblis terbakar api hitam dan hidup kembali. "Jika aku tidak bisa membunumu. Aku akan membunuh temanmu." Iblis melesat ke arah Fernando, Ray, Viona dan Ambar.


"Raizel muncul di depan iblis dan mencengkram kepalanya. Cahaya merah keluar dari tubuh iblis dan masuk ke dalam tubuh Raizel. "Aahh." Iblis berteriak dan tubuhnya menjadi kurus kering. "Rasanya menjijikan." Kata Raizel melempar iblis ke tanah.


"Wuusshh." Api hitam membakar tubuh iblis. Iblis hidup kembali dan melesat pergi. Dia tahu tidak bisa mengalahkan Clue dan kelompoknya. "Jangan berpikir untuk melarikan diri." Clue tersenyum dan muncul di depan iblis. "Pucchhii." Clue mengambil jantung iblis. "Aahhh. Dewa berengsek." Iblis berteriak. "Slasshh." "Slasshh." Clue memotong tubuh iblis menjadi beberapa potongan.