Rebirth With System

Rebirth With System
S4 3 Saudara



"Jika aku sudah menerobos alam god. Aku akan menantangmu bertarung kembali." Tian Long menghilangkan pedangnya dan melihat Steven. "Kamu bisa menantangku sepuasmu." Balas Steven kemudian berubah kembali menjadi manusia.


"Baiklah, mengapa kita bertiga tidak mengobrol." Clue tersenyum dan merangkul Tian Long serta Steven. "Baiklah, ayo cari tempat yang bagus untuk mengobrol." Balas Steven. Clue, Steven dan Tian Long kemudian menghilang.


Beberapa menit kemudian Clue, Tian Long dan Steven berada di tepi danau dengan memegang sebuah cawan. "Mengapa kita bertiga tidak bertukar cawan dan menjadi saudara." Clue tersenyum. "Memiliki saudara sekuat dirimu adalah hal yang bagus." Kata Steven melihat Tian Long. "Aku sekarang sadar bahwa seorang demi god juga akan kesulitan jika melawan ratusan ahli tingkat kaisar seorang diri." Lanjut Steven.


"Saudara ya." Tian Long bergumam. "Dulu aku memiliki kekasih dan beberapa saudara yang mati di depan mataku. Aku takut kalian berdua akan sial jika memiliki saudara sepertiku." Balas Tian Long. "Aku dan Steven adalah ahli yang kuat. Kami berdua tidak akan mati semudah itu." Clue tersenyum. "Benar, kamu meremehkan diriku dan Clue. Bukankah kamu tahu bahwa kucing memiliki 9 nyawa." Steven tersenyum. Tian Long tersenyum dan berkata. "Baiklah, aku akan menjadi saudara kalian berdua.


"Aku Clue mulai saat ini adalah saudara Steven dan Tian Long. Jika Steven dan Tian Long memiliki masalah, aku akan membantunya. Meski diriku harus mempertaruhkan nyawa." Clue mengangkat cawan.


Steven tersenyum dan berkata. "Aku Steven mulai saat ini adalah saudara Clue dan Tian Long. Jika Clue dan Tian Long memiliki masalah, aku akan membantunya, Meski diriku harus mempertaruhkan nyawa."


"Aku Tian Long mulai saat ini adalah saudara Clue dan Steven. Jika Clue dan Steven memiliki masalah, aku akan membantunya. Aku juga tidak akan membiarkan Clue dan Steven mati di depanku." Tian Long mengangkat cawan. "Bersulang." "Cheers." Clue, Steven, dan Tian Long tersenyum kemudian meminum anggur.


"Dengan begini kita bertiga menjadi saudara." Clue tersenyum. "Aku tidak menyangka 3 bertiga yang bertarung di pertarungan antar galaxy 10 tahun lalu saat ini menjadi saudara." Kata Steven. "Berawal dari musuh menjadi saudara. Sungguh aneh." Tian Long menggeleng


1 Jam kemudian Clue melihat Steven dan berkata. "Bagaimana kondisi Ning er." "Kamu bisa melihatnya sendiri." balas Steven. "Baiklah, ayo kita pergi ke istanamu." Clue melihat Steven. "Baiklah." Steven berdiri. Clue, Steven dan Tian Long kemudian melesat pergi.


Tidak lama kemudian Clue berada di dalam istana. "Dewa kucing. Ning er merindukanmu." Ning er memeluk Clue. "Kamu semakin tinggi Ning er." Clue melihat Ning er yang mulai tumbuh dewasa. "Hehe, Ning er juga semakin cantik dewa kucing. Jika Ning er sudah dewasa. Bisakah Ning er menikah dengan dewa kucing." Ning er menatap Clue.


Steven dan Tian Long terkejut mendengar kata Ning er. "Jika bibimu mendengar kata-katamu barusan. Dia akan marah." Balas Clue. "Benar, dimana bibiku dewa kucing." tanya Ning er. Clue memunculkan menara dan berkata. "Keluarkan Jennie." Jennie kemudian muncul di samping Clue.


"Bibi. Ning er merindukanmu." Ning er memeluk Jennie. "Bibi juga merindukanmu Ning er." Jennie memeluk Ning er. "Oh, bukankah ini saudara Clue." Clue melihat Sarah istri Steven masuk ke dalam ruangan bersama Sarah anak Steven.


"Lama tidak bertemu." Clue dan Angel berjabat tangan. "Sayang, apa kamu tidak mengenalkan temanmu padaku." Angel melihat Tian Long. "Dia adalah Tian Long, saudara angkatku seperti Clue." Steven mengenalkan Tian Long,


"Halo, aku Angel istri Steven dan dia Sarah anakku." Angel tersenyum. "Aku Tian Long saudara Steven." Angel dan Tian Long berjabat tangan. "Paman Tian Long apakah manusia atau seekor kucing seperti paman Clue." Sarah melihat Clue. "Sarah." Angel melihat Sarah.


"Aku menuruti keinginan istriku. Jika dia ingin pergi, aku juga akan pergi. Jika dia ingin tetap tinggal di dunia ini. Aku tetap akan di dunia ini." Steven melihat Angel. "Apa di dunia para dewa ada ahli tingkat s sepertiku." Tanya Angel. "Tidak, mahluk yang terlemah di alam dewa adalah demi god."


Mendengar kata Clue Angel menghela nafas. "Terlalu bahaya jika aku dan anakku Sarah pergi ke dunia para dewa. "Aku memiliki menara, jadi kalian bisa tinggal di dalam menara." Clue menunjukan sebuah menara.


"Bawa kami semua masuk ke dalam menara." Kata Clue lalu semua orang masuk ke dalam ruangan. "Ahh, dimana ini dewa kucing." Ning er terkejut dirinya berada di tepi hutan. "Energi di dunia ini sama seperti di duniaku." "Itu karena menara ini berada di planetmu. Jika menara ini berada di dunia dewa. Energi dalam menara ini sama dengan energi di alam dewa." Balas Clue.


"Di menara ini terdapat 100 lantai. Dan lantai 90 sampai 100 seluas 1 benua." Clue melihat Steven dan Angel. "Yang dikatakan Clue adalah benar. Setiap lantai seluas 1 benua, dan tempat tinggalku berada di lantai 99." Tian Long melihat Steven. "Jika kamu tertarik untuk tinggal di lantai ini. Kamu bisa menghuni lantai 93, 94, 95 dan 96." Clue melihat Steven.


"Lalu siapa yang menempati lantai 97, 98 dan 100." Tanya Steven. "Yang menempati lantai 97 adalah pengikutku. Yang menempati lantai 98 adalah salah satu kekasihku, dia juga berpatisipasi dalam perang antar galaxy dan mendapatkan nomor 6. Dan yang menempati lantai 100 adalah keluarga terkuat dalam menara ini sebelum diriku. Tapi setelah tiba di langit ke 7, mereka semua ingin meninggalkan menara ini." Clue berbicara dan melihat Steven.


"Oh, aku tertarik dengan kekasihmu." Steven penasaran dengan Grace. "System, bawa Grace kemari." "Baik." Balas domba putih yang muncul di pikiran Clue. "Ahh, domba yang bisa berbicara." Kata Ning er dan Sarah bersamaan. Ning er dan Sarah mencoba menyuh system. Namun tangan mereka berdua menembus tubuh domba.


Beberapa detik kemudian Grace muncul di samping Clue. "Ada apa." Grace melihat Clue. "Perkenalkan, dia adalah Steven yang sering aku ceritakan padamu." Clue mengenalkan Steven. "Aku melihat pertarunganmu dengan Tian Long. Kemampuanmu sungguh menarik. Terlebih lagi hewan kontrakmu membuatmu sangat beruntung. Bahkan Tian Long tidak bisa menebas sehelai rambutmu." Grace melihat Steven. "Haha, kamu terlalu memujiku." Steven tertawa senang.


"Kamu tidak pernah memujiku sebelumnya. Mengapa kamu memujinya, padahal kamu dan dia baru bertemu sekarang." Tian Long melihat Grace. "Karena dia adalah saudara Clue. Sementara dulu kamu hanya sebatas teman Clue." balas Grace.


"Grace dia adalah Angel istriku dan dia Sarah anakku." Steven mengenalkan Angel dan Sarah. "Halo Grace, Clue sungguh beruntung memiliki kekasih secantik dirimu." Angel tersenyum. "Benar, dia beruntung memiliki kekasih secantik diriku. Steven juga beruntung memiliki istri secantik anda." Grace tersenyum.


"Benar kakak Grace. Paman kucing beruntung memiliki kekasih secantik kakak." Sarah mengangguk. Grace tersenyum mendengar pujian Sarah. "Baiklah, ayo kita berkeliling lantai ini. aku juga akan mengenalkan kalian bertiga dengan kakekku." Kata Clue. "System, bawa kami semua ke tempat kakek berada." "Baik." Balas domba putih. Beberapa detik kemudian semua orang menghilang.


Saat ini Usman yang sedang duduk bersama Pyokojang, Devy dan Rapunsel melihat kemunculan Clue dan semua orang. "Steven, Angel kenalkan dia adalah kakekku. Dan dia pyokojang adalah kekasihku dari duniaku berada." "Apa kamu Steven saudara yang sering Clue bicarakan. Aku adalah Pyokojang kekasih Clue." Pyokojang tersenyum.


"Halo Pyokojang, Clue selalu menceritakan dirimu padaku. Dia ingin kembali ke bumi untuk menemui keluarganya dan dirimu." Steven tersenyum. "Aku tidak menyangka dia menceritakanku padamu." Pyokojang tersenyum.


Steven melihat Clue dan mengedipkan matanya. "Sebenarnya Clue tidak pernah menceritakan Pyokojang kepada Steven." "Pria ini sangat pandai berbohong." Clue terkejut. "Benar kakek Clue. Aku turut bersedih atas kematian ayah Clue dan anak Clue satu-satunya." Steven membungkuk melihat kakek Clue.