
"Ahh, mengapa kamu disini." Kata Fatma terkejut melihat Clue dan Syafin keluar dari kamar dengan rambut yang masih acak-acakkan. Clue mengabaikan Fatma dan berkata kepada Enel. "Paman, aku akan berkeliling kota dulu." Kata Clue lalu berjalan keluar dengan Syafin.
"Baik tuan Clue." balas Enel. Fatma dan Desi terkejut melihat Enel menyebut Clue tuan. "Ibu, Fatma, sebenarnya dia peringkat A level 7." Bisik Desi. "Ahh, peringkat A level 7. Bagaimana dia bisa begitu muda." Kali ini Wati terkejut.
Clue dan Syafin melihat semua orang mulai terbang dan keluar dari kota. Banyak penduduk yang tidak bisa terbang berlari menuju ke gerbang kota. Clue yang melihat kejadian ini menghela nafas dan bergumam. "Jika di duniaku dulu, semua orang panik karena bencana alam. Tapi disini semua orang panik karena kawanan monster menyerang."
"Hei nak, kenapa kamu tidak pergi." Clue melihat pria tua berbicara kepadanya. Saat melihat kekuatan pria tua adalah peringkat A level 5 Clue berkata, "Kakek sendiri kenapa tidak pergi." Balas Clue. "Karena pria tua ini adalah peringkat A. Jadi aku tidak pergi." Balas pria tua. "Aku sarankan kakek pergi, anda hanya mencari kematian bila melawan gerombolan monster." Kata Clue.
"Hahaha, baru kali ini ada bocah yang menasehatiku." Pria tua tertawa terbahak-bahak. Clue hanya menghela nafas lalu berlari menuju dinding diikuti oleh Syafin.
"Hei nak. kenapa kamu tidak pergi." Kata pria paruh baya melihat Clue dan Syafin yang tiba-tiba berada di sampingnya.Clue melihat peringkat pria paruh baya A level 4 dan berkata. "Aku ingin melihat siapa yang memimpin kawanan monster." Balas Clue. "Sigh, kalian berdua mencari kematian." Kata pria paruh baya menggeleng. Pria tua dan pria paruh baya tidak mencari tahu kekuatan Clue, karena wajah Clue yang masih muda.
"Aneh, kenapa aku tidak bisa melihat kedua kekuatan mereka." Baru sekarang pria paruh baya sadar bahwa tidak bisa mendeteksi kekuatan Clue. "Apakah mereka seorang ahli yang menyamar." Gumam pria paruh baya.
"Tidak buruk masih ada peringkat A level 6 di kota ini." Seorang elf pria tua berjalan ke arah Syafin. "Siapa yang peringkat A level 6." Pria paruh baya terkejut. "Perempuan itu, dan lelaki itu peringkat A level 5." Balas pria elf. "Ahh." pria paruh baya terkejut saat diberi tahu kekuatan Clue. Sebenarnya Clue menyembunyikan 50 levelnya dengan skill pengendali kekuatannya. Yang membuat pria elf tua tidak bisa melihat kekuatan aslinya.
Tidak lama kemudian banyak ahli yang berada di dinding kota. Banyak ahli yang terkejut bahwa Clue yang terlihat muda mencapai peringkat A level 5. "Sialan, dia ternyata peringkat A level 5." Pria tua yang dinasehati Clue sebelumnya terkejut saat mendengar kekuatan Clue.
Clue melihat banyak ahli yang berada di dinding dan bergumam. "Hanya ada 500 lebih peringkat A level 1 sampai level 5 yang masih berada di kota ini, dan ada 3 peringkat A level 6 di kota ini." gumam Clue melihat dua pria tua dan 1 elf tua yang tidak jauh darinya.
"Tuan Clue, apakah anda mempunyai saran." Tanya seorang pria tua yang telah mencapai peringkat A level 6. Dia tidak memandang remeh Clue karna kekuatannya hanya peringkat A level 5. Bisa awet muda di peringkat A level 5 membuktikan Clue tidak boleh di anggap remeh. "Jika ada lebih dari 1000 monster peringkat A level 5. Sebaiknya tinggalkan kota ini. Mustahil kalian bisa menang" balas Clue. banyak para ahli yang menghela nafas saat mendengar kata Clue. kata-kata Clue adalah kebenaran. Mereka tidak bisa mengalahkan 1000 monster peringkat A level 5. Ditambah lagi puluhan ribu monster lainnya.
"woaarr." Clue melihat kumpulan monster yang semakin mendekat ke kota. "sialan, jumlah monster jelas puluhan ribu." Seorang pria mengutuk. "Inilah akhir kota santos." Semua ahli mulai mengutuk.
(Musuh datang dari arah timur, jumlah musuh 5000. Level musuh 301-800) (Musuh datang dari arah timur, jumlah musuh 15000. Level musuh 301-800) "Sialan, begitu banyak monster." Kata Clue melihat jumlah monster. Clue juga terkejut bahwa monster tidak berubah menjadi manusia saat menyerang.
"Semuanya serang." Saat jarak monster dengan dinding hanya 500 meter pria elf tua peringkat A level 6 berteriak. Lalu banyak ahli yang mengaktifkan skill. "terima ini monster." Teriak berbagai ahli melemparkan skill mereka ke monster.
Clue juga tidak tinggal diam setelah melihat para ahli mengeluarkan skill mereka. "aktifkan skill api dan air level 3." Tiba-tiba tubuh kanan Clue diselimuti api, dan tubuh kirinya di selimuti air. "Terima ini." teriak Clue lalu 2 naga api dan air sebesar 40 meter muncul di depan Clue dan melesat menuju kawanan monster.
"Boomm." Jurus naga api dan nagai air Clue menabrak kawanan monster. (exp +400 butuh 89,600 exp untuk level up) (Coin +400) (Exp +600 butuh 89,000 exp untuk level up) (Coin +600) Clue melihat banyak notifikasi yang muncul di depannya.
"Sialan dia bisa mengusai kedua elemen yang berbeda." Para ahli yang melihat Clue mampu mengendalikan api dan air di saat bersamaan terkejut. "Kuat, kurasa dia sudah membunuh puluhan monster hanya dengan sekali serang." "Kekuatannya sebanding peringkat A level 7." Kata para ahli lainnya. Enel yang tidak jauh disamping Clue juga terkejut dan berkata. "Dia tidak sederhana."
"Woar, manusia sialan, kalian akan mati." "woar, berani sekali kalian membunuh temanku." Para monster juga berteriak. "wuss, wuss." Para monster juga meludahkan bola api, bola air, melempar kayu, dan menyebabkan angin topan ke arah dinding. "Dasar monster sialan." Kata seorang ahli yang hangus terbakar dan batuk darah akibat terkena bola api.
"Ahh, kalau begitu, bukankah kita akan mengalami kerugian yang mulia. Jika manusia itu dibiarkan untuk bertarung." Kata pria tua. "Hehe, siapa yang membiarkannya untuk bertarung. Aku akan pergi untuk menangkapnya." Perempuan tersenyum lalu menghilang dari tempat.
"Musuh datang dari arah timur, jumlah musuh 45900. Level musuh 301-5." Saat melihat notifikasi yang muncul didepannya Clue terkejut. "Dia datang." Kata Clue dengan ekspresi buruk lalu melempar token teleportasi ke Syafin. "Cepat pergi ke benua barat." Teriak Clue kepada Syafin.
Syafin terkejut dengan kata Clue. "Lalu bagaimana dengan tuan." Kata Syafin. "Aku akan menyusul, cepat dia kemari." Teriak Clue sekali lagi. Syafin mengangguk patuh. Dia tahu siapa yang dimaksud Clue.
Sementara Clue sudah mengenggam token teleportasi dan bergumam. "Teleportasi ke area inti pegunungan Forester." "Haha, akhirnya kita bertemu lagi." kata perempuan berambut putih tertawa. "Ahhh, dia dia." Banyak para ahli yang terkejut dan ketakutan melihat perempuan berambut putih yang terbang di udara.
"Dia Lian ahli peringkat S pegunungan Forester." "Apakah kamu berencana untuk tidak menepati janji. Seharunya kamu tidak perlu turun tangan secara langsung." Seorang pria tua peringkat A level 6 berteriak. "Haha, aku kesini tidak ingin untuk ikut campur, aku kesini untuk dia." Kata perempuan berambut putih menunjuk Clue.
"Ahhh." Banyak ahli terkejut melihat perempuan berambut putih menunjuk Clue. "Saat kita bertemu lagi, aku akan mengalahkanmu." Kata Clue lalu tubuhnya bersinar dan menghilang. "Hmm, sepertinya dia masih mempunyai alat itu." kata perempuan mendengus.
"Ahh, dia dan perempuan di sampingnya menghilang." Banyak ahli yang terkejut melihat Clue menghilang. "woarr." "boom." "ahhh." Sementara ahli terfokus oleh kedatangan perempuan berambut putih dan menghilangnya Clue. Para monster menyerang dan sudah menghancukan dinding.
"Lari." Teriak salah ahli. Semua ahli pun mulai terbang menjauh. Tapi masih banyak ahli yang tidak lolos dan mati terkena serangan para monster. Sementara itu perempuan berambut putih hanya menonton kota dihancurkan dan manusia di bantai.
Saat ini Clue sudah tiba disebuah pegunungan dan melesat dengan cepat ke arah area dalam pegunungan. "woar. Manusia berani sekali kamu masuk kesini." Kata gorila besar melesat menuju Clue. Clue memegang pedang dan mengayunkan ke leher gorila. "crash." "crash."
(Exp +805 butuh 30,550 exp untuk level up) (Coin +80) Clue melihat notifikasi yang muncul di depannya lalu melesat menuju timur.
Sementara itu di sebuah tepi pantai benua barat. Seorang elf perempuan berusia 40an yang tidak lain adalah Syafin sedang memandang lautan. "Semoga tuan Clue baik-baik saja." Kata Syafin menghela nafas lalu melesat ke utara.
Beberapa jam telah berlalu dan tidak jauh dari kota santos sekitar ribuan ahli terbang. "Sepertinya kita terlambat." Kata seorang elf pria tua melihat kota santos yang hancur. "Hmm, menurut informasi. Ada lebih 25 ribu monster, dan lebih dari 1000 peringkat A level 5 meskipun tidak ada monster di atas peringkat A level 6. Tapi itu lebih dari cukup untuk menghancurkan sebuah kota kecil." Kata pria tua mengelus jenggotnya.
"Yang lebih aneh lagi Lian datang ke kota ini untuk menemui seorang manusia yang hanya peringkat A level 7." Kata pria paruh baya. "Menurut informasi manusia itu bisa menguasai 2 elemen api dan air secara bersamaan. Dia juga mempunyai alat untuk teleportasi." Kata ahli lainnya. "Sepertinya kita harus menemukan manusia itu." kata elf pria tua. "Baiklah, pertama-tama ayo kita memasuki kota." Ribuan ahli mulai memasuki kota.
Sementara itu di area inti pegunungan Forester Clue sudah membantai ratusan monster peringkat A level 6 sampai level 9. "Shit, sepertinya aku tidak bisa mendekat ke istana itu." kata Clue melihat sebuah istana di kejauhan. Clue hanya bisa pergi karena dia merasakan bahwa ada ratusan monster peringkat A level 10 yang dekat di istana. Clue juga tidak begitu percaya diri untuk melawan monster peringkat A level 10 yang mungkin hampir setara dengan peringkat S level 1.
"Baiklah aku akan pergi ke pegunungan lainnya. Aku tidak percaya diri berburu terlalu lama di pegununggan ini." gumam Clue. "menuju area inti pegunungan Maroko." Kata Clue memegang token teleportasi. (tujuan terdeteksi teleportasi akan dilakukan dalam hitangan 3 detik) (3) (2) (1) Tubuh Clue bersinar putih dan beberapa detik kemudian Clue menghilang dari tempatnya.
Detik berikutnya Clue melihat sudah berpindah tempat dan berada di sebuah rawa. "Baiklah, selama 1 bulan aku akan berburu di pegunungan ini. 1 bulan kemudian aku akan berburu di pegunungan lain." Kata Clue. Clue tidak ingin menarik perhatian penguasa pegunungan lagi. karena saat ini Clue menyadari betapa lemahnya dia dihadapan peringkat S.
6 bulan sekali lagi telah berlalu dan saat ini Clue sedang duduk disebuah batu. "tabel status." Gumam Clue.