
"Cepat gunakan token teleportasi." Teriak sosok pria berpakaian hitam. "Wusshh." "Booom." 3 sosok berpakaian hitam menghilang tepat setelah 3 bom prasasti mengenai tubuh mereka. "Sial, mereka menghilang." Clue jengkel melihat 3 musuhnya menghilang. "Lain kali aku akan mengaktifkan time stop sebelum menggunakan bom prasasti atau token segel." Kata Clue lalu menghilang.
Saat ini di lantai 96 pria yang sedang duduk di sebuah kursi melihat 3 sosok berpakaian hitam yang tiba-tiba muncul di dalam ruangan. "Huhh." Pria melesat dari tempat duduknya dan melihat 3 sosok berpakaian hitam. "Jack, Ronald, dan Maria. Organ dalam mereka sepertinya terluka." "Cepat panggil dokter Allen Stone untuk mengobati mereka bertiga." "Baik." Kata sebuah suara.
Tidak lama kemudian seorang pria masuk ke dalam ruangan kemudian mulai memeriksa tubuh mereka dan memberi ramuan kepada Allen Jack, Allen Ronald, dan Allen Maria. Beberapa menit kemudian Allen Jack, Allen Ronald, dan Allen Maria terbangun. "Uhukk." "Jangan memaksa untuk berdiri, berbaringlah saja." kata pria.
"Apa yang terjadi dengan kalian." Kata pria. "Kami terkena bom milik kucing itu pemimpin, beruntungnya kita menggunakan token teleportasi yang pemimpin berikan kepada kami untuk berjaga-jaga." Balas Allen Jack. "Lalu bagaimana dengan 25 ahli tingkat raja yang pergi bersama kalian bertiga." Tanya pria yang di panggil pemimpin. "Mereka semua terbunuh oleh kucing itu pemimpin." Balas wanita.
"Sepertinya kucing itu masih memiliki banyak bom yang dapat melukai ahli peringkat kaisar." Kata pria yang di panggil pemimpin. "Kalian bertiga istirahatlah terlebih dulu." "Baik pemimpin." Jack, Ronald, Maria berjalan pergi dari ruangan.
"Pemimpin, aku juga akan pergi." kata pria yang mengobati Jack, Ronald, Maria. "Baiklah, kamu boleh pergi Stone." Balas pria yang di panggil pemimpin. Stone mengangguk kemudian berjalan pergi. Melihat Stone meninggalkan ruangan pria kemudian duduk dan berkata. "Hilton, suruh semua keluarga utama untuk berkumpul besok." "Baik pemimpin." Balas sebuah suara.
Keesokan harinya di sebuah ruangan banyak orang sedang berkumpul. "Ada apa pemimpin mengumpulkan kami semua." Tanya seorang pria paruh baya. "Kalian sudah tahu bahwa kucing itu telah membunuh Musk dan Raynold. Kemarin kucing itu juga membunuh 25 ahli peringkat raja level 9 dan 10 serta berhasil melukai Jack, Ronald, Maria." Kata pria melihat tiga orang.
Semua orang di dalam ruangan terkejut mendengar kata pria. "Kita terlalu meremehkan kucing itu, dia masih memiliki banyak bom yang dapat melukai ahli tingkat kaisar. Beruntung pemimpin memberikan kami bertiga token teleportasi sebelum pergi." balas Jack.
"Lalu apa kita harus menyerah dan membiarkan kucing itu bebas untuk berkeliaran di dalam menara." Kata wanita paruh baya. "Aku mengumpulkan kalian semua untuk bertanya pendapat kalian. Apa kalian setuju jika aku mengirim 20 ahli kaisar level 1 dan Joy untuk membunuh kucing itu."
"Aku tidak keberatan untuk turun ke lantai bawah dan membunuh kucing itu." Kata seorang pria. "Mengapa perlu bertanya pemimpin. Mata di balas mata, gigi di balas gigi, darah di balas darah. Karena kucing itu membunuh keluarga kita, kucing itu harus mati." kata seorang pria. "Benar, kucing itu harus mati."
"Baiklah, Joy pergilah ke lantai bawah dan bunuh kucing itu." Kata pria yang di panggil pemimpin melemparkan sebuah token. "Baik pemimpin, aku akan pergi untuk membunuh kucing itu." Pria yang di panggil Joy menangkap token kemudian berjalan pergi.
"Pemimpin, apa aku juga boleh pergi." kata Jack. "Benar pemimpin, kami ingin membalaskan dendam kami." Kata Maria dan Ronald. "Baiklah, kalian boleh pergi dan ikuti Joy." Pria yang di panggil pemimpin melemparkan 3 token.
"Terimakasih pemimpin." Jack, Ronald dan Maria pergi meninggalkan ruangan. "Baiklah, kalian semua boleh pergi." semua orang meninggalkan ruangan kecuali pria paruh baya. "Mengapa paman masih belum pergi." tanya pria. "Jordan, berapa banyak kamu membeli token teleportasi dari keluarga Han." Tanya pria paruh baya. "10 Token teleportasi." Balas pria yang di panggil Jordan yang tidak lain adalah pemimpin keluarga Allen.
10 Hari telah berlalu saat ini Clue duduk di sebuah batu dan melihat langit. "Kali ini 10 peringkat kaisar level 1 yang datang." "Keluarlah, aku sudah tahu kedatangan kalian." "Wushh." "Wusshh." "Wussh." 10 sosok berpakaian hitam muncul dan mengelilingi Clue.
"Menghadapi kalian semua, aku tidak perlu menggunakan bom." Sebelum menyelesaikan perkataannya 10 ahli peringkat kaisar menyerang Clue. "Kalian sungguh tidak sabaran, aktifkan time stop." Waktu berhenti dan Clue melihat pedang yang hampir mengenai tubuhnya. Clue mencakar wajah pria yang menyerangnya. "Crashhh." Clue melihat luka cakar di wajah pria. "Perbedaan kekuatanku dengan mereka terlalu jauh. Aku tidak bisa membunuh mereka tanpa berubah menjadi demi human. Aktifan mode demi human." Clue berubah menjadi manusia dengan telinga dan ekor kucing.
Clue mengambil sebuah pedang dari tabel penyimpanan kemudian mulai menebas musuhnya. "Matii!!." "Slasshh." "Slasshhh." Setelah selesai menebas 10 musuhnya Clue berkata. "Nonaktifkan time stop." "Ahhh." "Ahhhh." Badan 10 pria kemudian mulai terbelah. "Ini yang akan kalian dapatkan, jika berniat membunuhku." Kata Clue melesat pergi.
Tidak lama setelah Clue pergi 4 sosok berpakaian hitam muncul di tempat Clue membunuh 10 ahli peringkat kaisar. "Dia mengalahkan mereka dengan cepat." kata sosok berpakaian hitam. "Wahh, rupanya kalian bertiga masih hidup." Kata Clue tiba-tiba muncul tidak jauh dari 4 sososk berpakaian hitam.
"Wussshh." Sebelum menyelesaikan perkataannya 4 sosok berpakaian hitam melesat ke arah Clue dengan cepat. "Kalian mencari kematian, aktifkan time stop." Saat waktu berhenti Clue melihat sebuah pisau yang hampir menancap di lehernya. "Saat ini kekuatanku hanya peringkat raja, jika aku melawan ahli peringkat kaisar tingkat tinggi mengguakan kekuatan fisik. Aku pasti akan mati." kata Clue menghindari pisau.
Clue mengambil 4 bom prasasti dari penyimpanan kemudian berkata. "Target Allen Joy, Allen Jack, Allen Ronald, dan Allen Maria. Non aktifkan time stop." 4 bom prasasti mulai melesat ke arah 4 sosok berpakaian hitam saat waktu mulai berjalan kembali.
"Boom." "Booom." "Ahhh." "Ahhh." Clue melihat 4 sosok berpakaian hitam tergeletak di tanah. Clue berjalan ke arah satu pria kemudian mulai membaca kenangannya. "Keluarga Allen, Keluarga Tang, Keluarga Han. 3 keluarga ini mencari akhirnya sendiri." Clue mengambil pedang milik pria kemudian mulai memotong kepalanya. "Slasshh." Clue kemudian mulai menebas 2 leher pria berpakaian hitam yang lain.
Clue berjalan ke arah wanita berpakaian hitam yang tersisa dan membuka penutup mulutnya. "Dia tidak terlalu cantik." Clue kemudian memotong kepala wanita. "Slasshh." Melihat ke empat mayat, Clue mengambil sebuah kertas kemudian mulai menulis sesuatu. Clue menaruh kertas di tangan wanita kemudian pergi.
Beberapa menit setelah Clue pergi seorang pria datang dan membaca kertas di tangan wanita. "Mereka tidak pernah belajar dari pengalaman. Jika aku menjadi kepala keluarga Allen, Han dan Tang, aku akan menjadikan kucing itu temanku. Tapi sayang sekali aku bukan berasal dari ketiga keluarga itu." Pria kemudian membawa 4 mayat pergi.
10 Hari kemudian di lantai 96 di sebuah ruangan berkumpul banyak orang. "Sial, kucing itu berpikir dia siapa untuk menghancurkan keluarga Allen kita." Seorang pria marah. "Pemimpin biarkan aku turun ke lantai bawah untuk membunuhnya." Kata pria lain marah. "Benar pemimpin, aku akan membalaskan kematian Joy, Jack, Ronald, dan Maria." Pria lain marah.
"Kalian semua tenanglah." Kata pria yang duduk di kursi dengan nada menyeramkan tang tidak lain adalah Jordan. Semua orang mulai diam mendengar kata pria. "Civ, pergilah ke keluarga Han dan Tang. Tanyakan apa mereka ingin mengambil tindakan atau tidak." Kata Jordan. "Baik pemimpin." Pria yang di panggil Civ menghilang.