Rebirth With System

Rebirth With System
S2 Bertemu Ahli Peringkat Raja



Clue memasuki Kamar Hana, dan melihat Hana berdiri dan membungkuk menyambutnya. "Tuan." Clue melihat cairan yang menetes dari punya Hana dan berkata. "Apakah kamu memuaskan dirimu sendiri." Saat mendengar kata Clue. Hana tersipu malu dan menjawab. "Benar tuan, Hana tidak bisa menahan nafsu. Jadinya Hana memuaskan diri sendiri." "Kalian berdua sudah rusak." Kata Clue. Hana tersipu malu mendengar kata Clue sedangkan Milea yang memeluk lengan Clue berkata. "Huhh, wajar jika kami berdua melakukan itu. Karena kamu yang membuat kita menjadi seperti ini." Milea mendengus.


"Baiklah, setelah kita bertemu bawahanku aku akan memuaskan kalian berdua. Kemudian membuat kalian berdua pingsan karna kelelahan." Clue menyeringai. Mendengar kata Clue, Hana dan Milea tersenyum bahagia. Tidak lama kemudian Clue, Hana dan Milea menghilang dari ruangan.


Di sebuah padang rerumputan Clue, Hana dan Milea tiba-tiba muncul. "Ikuti aku." Kata Clue melesat ke utara. Hana dan Milea mulai mengikuti Clue. Tidak lama kemudian Clue melihat puluhan orang yang berkumpul. Semua orang yang berkumpul melihat Clue terbang mendekat ke arah mereka diikuti Hana dan Milea lalu berkata dengan hormat. "Tuan."


"Apa dari kalian semua tahu siapa yang menghancurkan sekteku." Kata Clue setelah mendarat di depan mereka. "Menurut rumor sekte tuan di hancurkan oleh beberapa iblis." Kata salah satu pria. "Oh, jadi iblis ya. Sepertinya tujuan berburuku yang awalnya monster di rubah menjadi iblis." Clue menyeringai.


"Kalian semua tidak buruk menerobos 1 level, yang awalnya peringkat ss level 10 menjadi peringkat sss level 1 ." kata Clue melihat semua orang. "Terimakasih tuan, karna tuan kita menerobos." Semua orang berkata dengan hormat.


"Baiklah, karna kalian sudah disini. Ayo kita serang sekte atau akademi tingkat menengah di dekat sini." Kata Clue. "Baik tuan." Clue dan semua orang mulai terbang ke barat.


1 jam kemudian Clue dan semua orang tiba di sebuah akademi. "Cepat suruh patriackmu dan semua elder keluar." Kata Clue kepada penjaga. Badan penjaga gemetaran lalu berlari memasuki akademi.


Tidak lama kemudian puluhan orang keluar dari akademi. "Apakah anda tuan Clue." kata pria paruh baya berkata sopan saat melihat Clue dan puluhan orang dibelakangnya. Meski dia tidak takut dengan puluhan ahli dibelakang Clue dan dapat mengalahkan mereka sekaligus. Pria paruh baya takut dengan kekuatan Clue yang dirumorkan mencapai peringkat raja.


"Benar itu aku." Kata Clue. "Apakah ada yang bisa saya bantu tuan Clue." balas pria paruh baya. "Aku ingin kalian semua menjadi budakku, sama seperti mereka." Kata Clue melihat semua orang dibelakangnya.


Saat pria paruh baya dan semua orang mendengar kata Clue. Ekspresi mereka menjadi buruk. "Jika kalian tidak mau, kalian bisa mati." Clue menyeringai. "Tunggu." Saat Clue hendak menghilang dan melakukan pembuhan pria paruh baya berteriak. "Tuan, jika anda mengalahkanku. Kami akan menjadi budak tuan." Kata pria paruh baya.


"Baiklah." kata Clue. Pria paruh baya menghela nafas, dia juga ingin melihat kekuatan Clue, apakah pemuda di depannya adalah peringkat raja atau tidak. "Baiklah, serang aku." Kata Clue. "Jika itu keinginan tuan." Badan pria paruh baya diselimuti api lalu melesat ke arah Clue. "Boom." Namun detik berikutnya pria paruh baya melesat sejauh 100 meter dan menghantam beberapa pohon.


Semua orang tidak terkejut melihat pria paruh baya yang melesat jauh. Namun semua orang terkejut karna saat ini badan Clue diselimuti, Api, Air, Angin, Tanah dan Petir secara bergantian.


"Apakah dia menguasai lima elemen." "Aku belum pernah mendengar seseorang yang menguasai lebih dari dua elemen." "Benar, jika menguasai dua elemen di anggap jenius. Lalu bagaimana dengan menguasai kelima elemen." Semua orang takjub.


Clue melihat pria paruh baya yang terbang ke arahnya dengan memegang dadanya berkata. "Aku tadi menahan seranganku, jika aku serius. Kamu akan mati." Kata Clue. "nonaktifkan skill 5 elemen." Gumam Clue dan skill 5 elemen tidak aktif.


"Terimakash tuan Clue berbelas kasih kepada hamba, kami rela menjadi budak tuan Clue." kata pria paruh baya. "Jika dia bukan peringkat raja, dia setidaknya peringkat sss level 6 karna bisa mengalahkanku. Terlebih lagi dia menguasai lima elemen. Jika aku menolak menjadi budaknya. Aku takut sekte ini akan dihancurkan olehnya. Karna menurut rumor dia juga bisa menghilang. Dia tidak menggunakan kemampuan itu saat menghadapiku." Gumam pria paruh baya dipikirannya.


"Patriack kalian setuju menjadi budakku, apakah dari kalian ada yang menolak." Kata Clue melihat semua orang. Semua orang diam mereka tahu bahwa hanya kematian yang menanti jika menolak menjadi budak pemuda di depan mereka.


"Baiklah, aku hanya akan menjadikan peringkat sss level 1 ke atas menjadi budak, dan kalian dibawah peringkat sss membuat barisan di kiri. Aku tidak tertarik untuk membuat kalian menjadi budakku." Kata Clue. Saat mendengar kata Clue banyak ahli yang menghela nafas.


Beberapa menit kemudian "Tuan." Semua orang hormat dan membungkuk di hadapan Clue. "Baiklah kalian semua yang baru atau sudah lama menjadi budakku. Besok pagi kita akan menyerang akademi dan sekte tingkat menengah lain. Saat ini kalian bisa beristirahat." kata Clue. "Baik tuan." Semua orang berkata.


Clue, Hana dan Milea masuk ke dalam akademi di pimpin oleh Santorio pria paruh baya yang tidak lain adalah patriack akademi. Saat Clue, Hana dan Milea masuk ke dalam akademi di pimpin oleh patriack akademi, semua murid ribut.


"Shit, tidak kusangka patriack dan para elder sudah menjadi budaknya." "Huss. Diamlah dia adalah ahli peringkat raja yang menguasai lima elemen." "Benar, cepat atau lambat dia akan menguasai dunia ini, seperti yang dia katakan." "Apakah dia tidak tertarik dengan perempuan yang seumuran dengannya." "Memangnya kenapa kalau tertarik." "Jika tertarik aku ingin mendaftar menjadi kekasihnya." "Huhh, bermimpilah, menurut rumor perempuannya yang berusia 30 tahun itu dan wanita yang lebih dewasa itu adalah budaknya." "Apa. Dia adalah budaknya juga." Para murid mulai mengobrol.


Clue mengabaikan obrolan para murid dan memasuki sebuah ruangan yang ditunjuk oleh Santorio. "Baiklah, lepas pakaian dan armor kalian." Clue berkata dan meremas pantat Hana dan Milea. Hana dan Milea tersipu lalu melapas Armor dan pakaian mereka. Clue menyeringai melihat kedua tubuh Hana dan Milea yang telanjang. "Baiklah, ayo bersenang-senang." Clue menyeringai lalu mendorong Hana dan Milea di ranjang.


Tiga hari kemudian di sebuah ruangan ada seorang pria paruh baya yang memakai mahkota duduk di sebuah kursi. Kemudian seorang pria 40an masuk ke dalam ruangan membungkuk dan berkata. "Lapor yang mulia, rumornya Clue pencuri berambut putih sudah menaklukkan 5 akademi dan sekte tingkat menengah."


Pria paruh baya terkejut mendengar kata Clue dan berkata. "Hersek." "Iya yang mulia." Seorang pria paruh baya yang memakai jubah hitam tiba-tiba muncul. "Pergilah ke tempat pencuri berambut putih dengan beberapa orang, dan bilang bahwa kerajaan kita menginginkan aliansi." Kata pria paruh baya.


Pria paruh baya yang memakai jubah hitam terkejut lalu berkata. "Baik yang mulia." Pria paruh yang memakai jubah hitam menghilang. "Aku terlalu meremehkan dia." Kata pria paruh baya.


Saat ini Clue sedang berada di sebuah ruangan dan melihat Hana serta Milea yang saling berciuman dan meremas payudara. "Sepertinya aku sudah mulai bosan dengan mereka berdua, apalagi dengan Milea. Aku sudah berkali-kali menyetubuhinya namun dia tidak hamil. Itu pun berlaku bagi Hana, apakah aku mandul." Gumam Clue di pikirannya.


6 jam kemudian Clue yang sedang asik mencium Hana tiba-tiba berhenti. "Ada 3 orang yang menuju ke sini, dan level mereka adalah 10, 980 dan 990. Apakah mereka adalah 2 peringkat SS, 1 peringkat S atau 2 peringkat sss level 10 dan 1 tingkat raja." Clue bergumam.


Sementara Hana dan Milea terkejut melihat Clue tiba-tiba berhenti. "Kenapa sayang." tanya Milea yang sedang memeluk Clue. Clue tidak membalas kata Milea lalu bergumam. "Panggil 1 clone." "boom." Asap putih muncul dan seseorang yang persis dengan Clue muncul.


"Kamu, lihatlah siapa 3 orang yang semakin mendekat ke sini. Pertahankan jarak 1000 meter dariku." Kata Clue. "Baik." Clone Clue melesat dan keluar ruangan. Tidak lama kemudian clone Clue berdiri di dekat pohon yang tidak jauh dari gerbang masuk sebuah sekte.


"Lihat, tuan Hersek apakah pemuda di depan itu pencuri rambut putih yang dimaksud." Kata salah satu pria paruh baya melihat pemuda berambut putih. Pria paruh baya terkejut melihat kekuatan clone Clue dan berkata. "Mungkin dia hanya clonenya." Kedua pria paruh baya di sampingnya terkejut. 3 pria paruh baya kemudian berhenti 10 meter di depan Clue.


"Mereka sudah di depanku. Mereka tahu bahwa aku hanyalah clone" Kata Clone Clue berkomunikasi lewat pikiran dengan Clue. Clue yang saat ini sudah memakai pakaian serta armornya menerima pesan clonenya. "Lihat tabel status mereka." "Baik." Kata clone Clue mulai menatap ketiga pria paruh baya.


"Saya sudah melihat status mereka. Mereka bertiga adalah peringkat Raja dan 2 peringkat sss level 10" Balas Clone Clue berkomunikasi lewat pikiran. "Shit." Saat mendengar kata clonenya Clue terkejut.


"Apakah kamu saat ini melihat kami dari jauh." Kata pria paruh baya tiba-tiba berkata. "Clone Clue mulai menyampaikan kata pria paruh baya kepada Clue. Kemudian Clue membalas. "Benar, apa yang cloneku lihat dan dengar. Aku juga melihatnya dan mendengarnya." Kata clone Clue menirukan kata Clue.


"Hisss." Saat mendengar kata Clue kedua pria paruh baya meneguk air liur, sementara ekspresi pria paruh baya yang berkata berubah dan bergumam dipikirannya. "Aku tidak boleh meremehkannya, dia pasti lebih kuat dariku."


"Apakah kita bisa bertemu secara langsung, ada yang ingin ku sampaikan." Kata pria paruh baya. Clone Clue mulai menyampaikan pesan kepada Clue. Kemudian Clue membalas. "Tidak, bicaralah kepada cloneku. Sekarang aku sibuk." Balas Clone Clue. Pria paruh baya cemberut dan berkata "Kerajaan kami Ustamiyah ingin bersekutu denganmu." Kata pria paruh baya.