
Clue duduk di kursi yang terbuat dari tanah dan berkata. "Aku tidak bisa melindungi kalian semua selamanya. Tapi aku bisa membuat kalian menjadi kuat dan membunuh para raksasa. Apa kalian ingin membunuh rakasasa itu dengan tangan kalian sendiri." Teriak Clue.
"Kami ingin membunuh semua raksasa dengan tangan kami sendiri." "Dewa tolong buat aku menjadi kuat." Semua orang marah mengingat para raksasa selalu mengambil keluarga mereka setiap tahunnya. "Bagus, aku suka semangat kalian semua." Clue mengangkat jarinya kemudian sebuah buku muncul di depan semua orang.
"Pelajarilah buku itu, itu akan membuat kalian semua menjadi kuat." Kata Clue melihat semua orang. "Buakk." Semua orang mulai bersujud dan menghantam kepala mereka ke tanah dengan keras. "Dewa terimakasih." Clue tidak tahu bahwa perbuatannya akan mengubah sejarah. Clue akan selalu di ingat oleh manusia planet itu selama puluhan ribu tahun dari sekarang.
"Baiklah, pelajarilah buku itu sekarang." Clue melihat semua orang. "Baik." Semua orang menjawab secara bersamaan dan mulai membaca buku. "Dewa kucing, apa mereka bisa mengerti buku itu." Tanya Jennie dibelakang Clue. "Buku yang aku berikan mempunyai keistimewaan yang dapat di baca semua manusia. Meski manusia itu awalnya tidak pernah bisa membaca. Saat membaca buku yang aku berikan, mereka bisa memahami tehnik pernapasan di dalam buku." Clue melihat semua orang yang serius membaca buku.
1 Jam seorang pria berkata penuh semangat. "Dewa, aku bisa menyerap energi alam." "Benar dewa, aku juga bisa menyerap energi alam sekarang." teriak pria lain. "Bagus, kalau begitu." Clue mengangguk.
30 menit kemudian Clue melihat semua penduduk desa sudah bisa merasakan energi alam. Clue lalu menjelaskan tingkat kultivasi kepada semua penduduk. "Aku akan berada di dunia ini selama setengah tahun untuk melindungi kalian. Jadi kalian harus berlatih dengan keras selama setengah tahun." Clue melihat semua penduduk. "Baik dewa, kami akan berlatih dengan keras."
Clue kemudian membagikan 10 pil level level 1 kepada semua penduduk. "Pil itu akan membuat kalian bertambah kuat dengan cepat, aku juga akan mengajari kalian cara membuat pil itu." Clue melihat semua penduduk. "Baik dewa." Semua penduduk mengangguk.
Malam harinya Clue melihat semua penduduk berdansa mengitari api unggun di iringi alunan musik. "Dewa kucing, apa kamu tidak ingin menari." Jennie tersenyum. "Baiklah, ayo menari." Clue kemudian mulai menari dengan Jennie. "Lihat, dewa kucing menari." Semua penduduk melihat Clue yang menari mulai bertepuk tangan dan bersiul.
Beberapa menit kemudian Clue berhenti menari. "Dewa kucing anda sungguh luar biasa." semua penduduk takjub melihat Clue. "Baiklah, pestanya sudah cukup. Kalian pulang ke rumah masing-masing dan lanjut berlatih. Karena bagi seorang kultivator waktu itu sangat penting." Clue melihat semua penduduk. "Baik dewa kucing." balas semua penduduk kemudian mulai kembali ke rumah masing-masing,
Clue melihat Jennie dan berkata. "Ayo kita istirahat." "Baik." Clue dan Jennie berjalan menuju rumah yang di siapkan penduduk desa untuk dirinya. Setelah masuk ke dalam rumah Clue membuka bajunya dan berkata. "Ayo kita mandi." "Baik." Jennie tersenyum bahagia Clue mengajak dirinya mandi bersama.
Keesokan harinya Clue sedang berjalan keluar rumah dengan bentuk kucingnya. "Selamat pagi dewa kucing." "Selamat pagi dewa kucing." Semua penduduk membungkuk ketika melihat Clue. Dari pagi sampai siang hari kalian beraktivitas lah seperti biasa. Tapi setelah siang hari sampai malam, kalian harus berlatih." Clue melihat semua penduduk. "Baik dewa kucing."
"Jennie." Clue melihat Jennie yang berjalan di belakangnya. "Ada apa dewa kucing." balas Jennie. "Kamu tunggulah disini, aku akan berkeliling dunia ini." tanpa menunggu balasan Jennie Clue menghilang.
Sementara itu di suatu tempat beberapa raksasa sedang mengobrol. "Mengapa Atalla belum kembali." "Aku juga tidak tahu." "Apa Atalla diserang ras lain." kata raksasa lain. "Itu tidak mungkin, ras lain takut pada kita." Balas raksasa lain. "Mengapa kita tidak pergi untuk mencari Atalla." "Cukup aku dan Drew yang pergi untuk mencari Atalla." Balas seorang raksasa.
Saat ini Clue melayang di langit dan melihat sebuah pemukiman dari kejauhan. Clue menghilang kemudian muncul di depan pemukiman. "Manusia kadal ya." Clue melihat kadal hijau yang berdiri dengan memegang tombak di tangannya.
"Pengetahuan ras kadal tentang dunia ini, jauh lebih baik dari pengetahuan raksasa. Di dunia ini tidak ada kerajaan, namun di dunia ini ada ratusan pemukiman titan, orc, goblin, lizard man, manusia, dan demi human. Beda dengan monster yang hanya tinggal di sebuah pegunungan. 6 ras lainnya tersebar di seluruh dunia ini."
Clue melihat manusia kadal dan berkata. "Karena ras kadalmu tidak pernah menganggu manusia. Maka aku akan membiarkan rasmu." Clue melempar manusia kadal yang pingsan. "Bukkk." Melihat beberapa manusia kadal yang mendekat ke arahnya, Clue kemudian menghilang.
10 menit kemudian, Clue yang melayang di langit melihat sebuah pemukiman goblin. "Aku akan melihat ingatan salah satu goblin." Clue tiba-tiba muncul di depan salah satu goblin dan memegang kepalanya. Ingatan goblin kemudian masuk ke dalam otak Clue.
"Hmm, tidak aku sangka ras goblin kalian suka memperkosa manusia dan membunuh manusia." Clue melihat ingatan goblin yang suka memperkosa manusia di pemukiman lain. "Aku akan membiarkan kalian saat ini." Clue melemparkan goblin ke tanah kemudian menghilang.
Beberapa menit kemudian Clue yang berada dalam bentuk demi human melayang turun dari langit. "Lihat ada manusia yang turun dari langit." "Dia pasti seorang dewa." Semua manusia terkejut melihat Clue.
"Apa anda adalah dewa." Tanya seorang pria tua. "Benar, aku adalah dewa." Balas Clue melihat semua penduduk. Mendengar kata Clue semua penduduk mulai bersujud. "Dewa tolong kami." "Dewa tolong kami." "Baiklah, aku akan membantu kalian. Sebutkan keinginan kalian." Clue mengangkat jarinya kemudian hembusan angin membuat semua orang duduk.
"Dewa tolong bunuh semua goblin." Seorang wanita menangis. "Goblin itu sungguh kejam dewa, mereka memperkosa semua wanita, dan membunuh pria yang melawan mereka." seorang pria menggertakan giginya. "Baiklah, aku akan membuat kalian menyaksikan kematian para goblin." Clue menggerakan jarinya kemudian semua orang melayang di langit.
Clue kemudian terbang membawa semua orang. "Wahh, kita terbang. Ini kah kekuatan dewa sesungguhnya." Semua penduduk takjub dengan kekuatan Clue. 5 menit kemudian Clue melihat pemukiman goblin lalu melayang turun dari langit.
Saat Clue dan semua orang turun dari langit. Clue melihat ratusan goblin berlari ke arahnya. "Siapa kamu." Goblin setinggi 2 meter melihat Clue. Goblin tahu bahwa Clue bukan seseorang yang bisa di remehkan.
"Kamu tidak perlu tahu siapa diriku. Yang perlu tahu kalian semua ras goblin akan mati." Clue mengangkat jarinya kemudian ratusan panah angin muncul di langit. "Mati." "Buzzz." "Buzzz." Panah angin melesat dan membunuh ratusan goblin. "Ahhh." "Ahhh." "Tolong." "Ahhh." Semua goblin berteriak saat panah angin menembus tubuh mereka.
Setelah semua goblin mati Clue melihat ke arah semua orang dan berkata. "Aku telah membunuh semua goblin." "Bukk." Semua manusia mulai bersujud kepada Clue. "Dewa terimakasih karena sudah membunuh goblin." Seorang pemuda bersujud dan menangis. "Terimakasih dewa karena telah menolong kita." Semua orang mulai menangis.
Melihat semua orang yang menangis, Clue menghela nafas. "Apa kalian menginginkan kekuatan. Jika kalian tidak memiliki kekuatan. Kejadian goblin yang memperkosa dan membunuh keluarga kalian akan terulang lagi cepat atau lambat." Clue berteriak.
"Kami mengingkan kekuatan." "Dewa tolong beri kami kekuatan." "Aku ingin kekuatan untuk melindungi keluargaku." Semua orang mulai berteriak. "Aku suka semangat kalian." Clue melambaikan tangannya kemudian sebuah buku muncul di depan setiap orang. "Setelah membaca buku itu, kalian akan menjadi kuat." Semua orang bersujud kemudian membaca buku yang berada di depan mereka.