
"Nak, bagaimana keputusanmu. Tidak masalah bagimu jika mempunyai 10 wanita atau lebih." Rapunsel tersenyum. "Shit, Dinda ikuti aku." Clue memegang Dinda lalu berkata "Teleportasi ke akademi knight." Tidak lama kemudian tubuh Clue dan Dinda bersinar. "Ayah mertua, aku akan pergi bersama Dinda terlebih dahulu, ibu bilang kepada mereka bahwa aku mengunjungi Dinasti Azure." Setelah menyelesaikan kata-katanya Clue dan Dinda menghilang.
"Shit." Raja Beni menghela nafas saat melihat putrinya di bawa pergi oleh Clue. "Hehe, bukankah itu yang kamu inginkan Beni." Rapunsel tertawa. "Benar, tapi ini terlalu cepat. Aku yakin putriku akan menjerit-jerit seperti para kekasih Clue saat malam hari." Raja Beni menggeleng. Rapunsel tertawa lalu meninggalkan ruangan.
Sementara itu Clue dan Dinda teleportasi di depan sebuah gerbang akademi. Para penjaga gerbang terkejut melihat ada 2 orang yang muncul di depan gerbang. "Ahh, Patriack." Kata seorang penjaga berteriak dan membungkuk saat melihat wajah Clue. "patriack." Ketiga penjaga juga berteriak dan membungkuk saat melihat Clue.
Clue mengangguk lalu memasuki akademi dengan bergandengan tangan bersama Dinda. Wajah Dinda memerah saat berjalan bergandengan tangan dengan Clue. "ahh, siapa pemuda dan perempuan itu dia masuk kedalam akademi tanpa memakai seragam akademi." kata beberapa murid. "Ahh, patriack." Seorang murid menjerit saat mengenali wajah Clue.
"Ehh, patriack." Semua murid mulai membungkuk entah itu murid lama atau murid baru yang tidak mengenal wajah Clue. Clue hanya mengangguk dan terus berjalan menuju area dalam akademi.
"Wahh, tidak kusangka patriack begitu tampan dan muda." "Benar, patriack begitu muda dan kuat. Menurut rumor dia peringkat A level 1 sebelum umur 30 tahun." Kata beberapa murid.
Banyak para Elder dan murid yang membungkuk saat melihat Clue. Sementara Dinda terheran-heran bahwa Clue adalah seorang patriack di usia muda.
Clue berjalan ke area dalam pusat akademi dan banyak para elder bermunculan dan menyambut kedatangannya "Salam patriack." "Salam patriack.". "Salam patriack." Clue melihat orang tua yang tidak lain adalah Jack.
"Halo Jack lama tidak bertemu." Kata Clue tersenyum. "Hehe, 1 tahun itu tidak terlalu lama bagi ahli peringkat A seperti kita patriack." Balas Jack tersenyum. "Benar." Clue mengangguk. Bagi peringkat A yang mempunyai umur 2500 tahun 1 tahun terlalu singkat bagi mereka.
"Baiklah Jack aku ingin beristirahat di kamar terlebih dahulu. Kita akan mengobrol nanti" kata Clue lalu menuju ke sebuah ruangan bersama Dinda. "baik patriack." Jack mengangguk. Dia paham dengan patriacknya.
Sementara itu di istana kerajaan Tiger. Keempat wanita sedang duduk di sebuah ruangan, yang tidak lain adalah Felicia, Fitria, Ratna, dan Intan. "Kamu hanya pelayannya jadi kamu harus memanggil kita Nona." Kata Fitria bangga. Intan hanya mengangguk. "Ibu." Kata Felicia saat melihat Ratu Rapunsel berjalan ke arah mereka."
"Kekasih kalian telah pergi ke dinasti Azure, jadi ayo kita kembali ke kerajaan Glizzard." Kata Ratu Rapunsel. "Ahh, kenapa dia pergi tanpa memberi tahu kami." "huh, awas kalau dia pulang." Para kekasih Clue mengomel. "Eh, siapa dia." Tanya Ratu Rapunsel saat melihat Intan. "Salam Ratu Rapunsel, saya Intan pelayan baru Tuan Clue." balas Intan membungkuk.
"Dia pelayan barunya." Kata Fitria. "Oh, dia menambah pelayan lagi. Panggil putih, hitam dan pipit. kita akan menuju alun-alun menjemput para peserta kerajaan kita lalu pergi." "Baik bu." Ketiga kekasih Clue mengangguk.
Sementara Itu Clue sudah berciuman dengan Dinda. "ermm." Dinda mengerang saat Clue meremas pantatnya. "Buka bajumu." Kata Clue. Dinda dengan wajah memerah perlahan membuka bajunya. Clue pun juga membuka bajunya. Saat melihat payudara Dinda Clue bergumam. "Shit, di duniaku dulu aku hanya mempunyai pacar yang memiliki payudara kecil. Tapi sekarang aku bisa menikmati payudara besar ini."
1 jam kemudian Clue dan Dinda berbaring berpelukan "Baiklah, Ayo kita lakukan sekali lagi." kata Clue. "Ahhh, kita akan melakukan sekali lagi." Dinda menjerit. "Hehe, benar. aku masih jauh dari kepuasan." Clue menyeringai.
4 jam kemudian Clue sedang duduk dan melihat Dinda yang terbaring kelelahandi kasur. "7 Hari lagi aku akan ke dinasti Azure, dan selama 7 hari aku akan merubah Dinda menjadi wanita haus seks seperti para kekasihku dan pelayanku." Clue menyeringai.
3 hari kemudian Clue sedang duduk dan melihat Dinda yang berjalan ke arahnya."Sayang, pakaian ini terlalu seksi." Kata Dinda malu saat melihat pakaian ketat yang dia pakai. "Itu cocok untukmu, pakaian itu menunjukan keindahan tubuhmu." Clue menyeringai.
"Kamu dengar, mereka memuji keindahan tubuhmu." Kata Clue tersenyum dan meremas pantat Dinda. "Sayang berhenti meremas pantatku di depan banyak orang aku malu." Dinda senang dirinya di puji cantik dan seksi dan malu pada saat bersamaan saat Clue meremas pantatnya.
"Wahhh, aku ingin pantatku yang diremas patriack." "berhentilah bermimpi, kamu tidak seseksi kekasih patriack." Sementara para perempuan iri melihat pantat perempuan di remas oleh Clue.
Clue dan Dinda keluar dari akademi dan menuju ke sebuah restoran. "Ahh, patriack." Saat di jalan pun ada murid yang mengenal Clue dan menyapanya dengan hormat. "Patriack" "Ahh, apakah dia patriack akademi knight. Dia begitu muda." Para pejalan kaki pun mulai mengobrol saat mendengar Clue di panggil patriack dengan hormat.
"Sayang, kamu begitu terkenal, dimanapun kamu berada." Kata Dinda tersenyum. "Terkenal itu adalah hal biasa." Balas Clue tersenyum dan terus bejalan menuju ke sebuah restoran.
Tidak lama kemudian Clue dan Dinda tiba di sebuah restoran. Clue dan Dinda pun menemukan sebuah meja kosong dan mulai duduk. "Selamat datang tuan. Anda ingin pesan apa." kata seorang pelayan. "Daging bakar hewan peringkat C di taburi cabai lalu minumnya sebotol Anggur." Kata Clue. "Aku sama dengannya." Kata Dinda tersenyum. "Baik tuan, tunggu beberapa menit lagi." kata pelayan lalu pergi.
Tidak lama kemudian makanan yang Clue dan Dinda pesan datang. Mereka berdua mulai menyantap makanan mereka. Setelah selesai makan dan membayar Clue dan Dinda meninggalkan restoran. "Baiklah, kali ini kita lakukan di penginapan." Kata Clue meremas pantat Dinda. Dinda mengangguk lalu menunduk, dia malu saat pantatnya diremas di tempat umum.
Saat tiba di penginapan Clue pun langsung mencium dan meremas payudaraya Dinda "ermm." Tidak lama kemudian suara erangan dan desahan terdengar.
4 hari kemudian Clue sedang duduk di sebuah ruangan dengan Jack dan Dinda. Jack melihat Dinda lalu menghela nafas. "Saat dia tiba 7 hari lalu dia begitu polos, namun saat ini dia begitu nakal. Dia mengenakan pakaian ketat, dan terlihat bahwa kedua ****** payudaranya ditindik." Gumam Jack
"Jack di dalamnya ada tiga ratus pil level 2 dan tiga ribu pil level 1. Bagikan dengan benar." kata Clue. "Baik patriack, kapan patriack akan kembali." tanya Jack. "aku tidak tahu." Jack mengangguk. "Patriack kembali jika dia ingin, dan di saat dia kembali. Dia selalu membawa perempuan baru."
"Baiklah kalau begitu aku akan pergi." "Baik patriack." Clue memegang tangan Dinda lalu berkata. "Teleportasi ke istana kerajaan Tiger." Beberapa detik kemudian Clue dan Dinda menghilang dari ruangan tersebut. Saat melihat Clue dan kekasihnya menghilang Jack memejamkan mata dan mulai berkultivasi kembali.
Di kerajaan Tiger Raja Beni sedang minum teh. "Buhhh." lalu Raja Beni menyemburkan teh saat melihat dua orang muncul di hadapnnya yang tidak lain adalah Clue dan Putrinya Dinda. Raja Beni terkejut saat melihat penampilan Dinda dan melihat di kedua putingnya di tindik. "Ayah mertua, aku pergi ke dinasti Azure, jaga Dinda untukku. " "Dinda tunggu aku" "Baik sayang." Clue dan Dinda berciuman sebentar. Lalu beberapa Detik berikutnya Clue menghilang.
"Ayah, aku capek ingin istirahat." Kata Dinda lalu berjalan meninggalkan ruangan. "Anak itu." Ekspresi Raja Beni buruk. Dia ingin sekali memukul Clue yang sudah membuat anaknya berubah.
Sementara itu Clue teleportasi di dalam kota dan membuat orang di jalan terkejut melihat kemunculannya yang tiba-tiba "Ahhh." "kenapa dia tiba-tiba muncul." Clue mengabaikan keterkejutan para warga dan berjalan menuju Istana.
Saat tiba di depan istana Clue di berhentikan oleh penjaga. "Maaf, orang luar di larang masuk, kecuali mempunyai janji dan di undang oleh yang mulia dan Pangeran." "Aku Clue dari kerajaan Glizzard, kaisar Farhan mengundangku." "Ohh, apakah kamu Clue, yang mulia telah menunggumu. Silakan masuk dan ikuti aku." Penjaga mempersilahkan Clue masuk dan mengawalnya.
Clue mengangguk melihat ukuran dan luas istana. "Setidaknya istana ini 5x lebih besar dan lebih luas dari pada istana kerjaan Glizzard dan Tiger." Gumam Clue. Tidak lama kemudian Clue tiba di depan ruangan dan penjaga berkata. "Yang mulia, tuan Clue telah datang." "Oh, suruh dia masuk." Kata sebuah suara dari dalam ruangan. "masuklah." Kedua penjaga yang menjaga pintu menyuruh Clue masuk.