
"Ini penawaran terakhirku 10 pil spirit level 1. Jika kalian tetap menolak. Seperti yang di katakan anjing itu. Aku akan membunuh kalian semua." Clue melihat semua kurcaci. "Apa kamu pikir kita takut dengan kalian." Balas kurcaci berjenggot putih mengeluarkan hammer hitam. 19 kurcaci lainnya mengeluarkan senjata mereka.
"Bunuh mereka semua Viona." Clue melihat Viona. "Baiklah." Viona mengeluarkan 2 pedang putih. "Jangan bercanda, apa kamu menyuruh anak kecil ini melawan kami." Teriak kurcaci.
"Jangan meremehkanku kurcaci jelek." Viona melesat ke arah 20 kurcaci. "Slassh." "Aahh." "Slasshh." "Aahh." Kurcaci terkena tebasan Viona tanpa bisa melawan.
2 menit kemudian Clue melihat Viona telah membunuh semua kurcaci. "Ray bunuh semua kurcaci di dalam desa." Clue melihat Ray. "Baiklah." Ray melesat ke arah desa. "Clue apa kita perlu membunuh semua kurcaci." Tanya Ambar.
"Ada pepatah mengatakan kita harus membasmi rumput liar sampai ke akarnya. Kita tidak tahu bahwa ada bibit unggul di desa ini, dan suatu saat menerobos alam dewa lalu membunuh semua manusia." Balas Clue. Ambar terdiam mendengar kata Clue.
5 menit kemudian Clue melihat Ray telah kembali dari desa. "Aku sudah membunuh dan membuang mayat semua kurcaci. Desa bisa kita tempati untuk menyerap kristal mana." Ray melihat Clue. "Bagus." Clue mengangguk.
Clue menunjuk tanah di bawah kakinya dan laser cahaya keluar dari jarinya. "Buuzzz." Laser menembus ke bawah tanah. "Ayo kita turun." Kata Clue melompat ke dalam lubang. "Baik." Ray dan yang lain melompat ke dalam lubang mengikuti Clue.
2 jam kemudian Clue berada di desa kurcaci dan melihat kristal mana di tabel penyimpanan. "Setelah menyerap kristal mana, aku akan membuat senjata." Kata Clue mengeluarkan 100 kristal mana kualitas rendah yang baru saja Clue dapatkan. Clue duduk dan mulai menyerap energy di dalam kristal mana.
Keesokan harinya Clue berada di tempat pembuatan senjata. "Tempat ini tidak buruk." Kata Clue melihat hammer hitam dan memegangnya. "Hammer tingkat 9. Hammer yang di buat oleh kurcaci bernama kerdil. Damage +9.000. Efek khusus tahan terhadap elemen api." Notifikasi muncul di depan Clue.
"Tidak buruk, hammer ini pasti dikhususkan untuk menempa senjata atau armor." Kata Clue menghidupkan api dan mengambil sebuah besi. Clue membakar besi dan mulai menempanya. "Tingg!!." "Ting!!."
10 menit kemudian Clue melihat pisau di tangannya. "Selamat anda menciptakan pisau level 1. Pisau level 1 akan di simpan otomatis di tabel shop, dan akan ada 1 stock pisau level 1 setiap harinya. Pisau di tangan Clue tiba-tiba menghilang. Selanjutnya aku akan membuat pedang dan armor." Kata Clue melemparkan besi ke api.
6 Jam kemudian Clue melihat pedang bewarna hitam di tangannya. "Selamat anda menciptakan pedang tingkat 9. Pedang tingkat 9 akan di simpan otomatis di tabel shop, dan akan ada 1 stock pedang tingkat 9 setiap harinya. Pedang bewarna hitam di tangan Clue tiba-tiba menghilang.
"Dengan ini aku sudah membuat senjata dan armor dari level 1 sampai 9." Clue tersenyum dan membuka tabel shop. Clue melihat 27 gambar senjata. Clue melihat pisau dari level 1 sampai 9, pedang dari level 1 sampai 9 dan armor dari level 1 sampai 9.
Clue melihat pedang level 9. "Pedang tingkat 9. Pedang yang di buat oleh high divine being bernama Clue. Damage +9.000. Efek khusus dapat melukai jiwa." Clue mengambil pedang dan melihat cooldown 23 jam 59 menit. Pedang hitam muncul di tangan Clue.
"Apa itu senjata yang kamu buat." Clue melihat Ray dan Viona masuk ke dalam ruangan. "Benar. Apa kamu ingin pedang ini." Clue melemparkan pedang kepada Ray. Ray memegang pedang dan terkejut melihat notifikasi muncul di depannya. "Pedang yang dapat melukai jiwa." Viona juga terkejut melihat notifikasi pedang.
"Clue aku ambil pedang ini." Ray tersenyum dan menyimpan pedang hitam ke dalam tabel penyimpanan miliknya. "Apa kamu bisa membuatkanku 2 pedang seperti ini Clue." Viona melihat Clue. 4 hari lagi aku akan memberikan pedang seperti itu padamu." Balas Clue. Clue juga ingin memberikan pedang level 9 kepada Fernando dan Ambar. "Baiklah." Viona mengangguk.
Clue membuka tabel shop dan melihat armor level 9. "Armor tingkat 9. Armor yang di buat oleh high divine being bernama Clue. Vitalitas +9.000. Efek khusus armor dapat menyesuaikan dengan tubuh pengguna." Clue mengambil armor dan melihat cooldown 23 jam 59 menit. Armor muncul di tangan Clue.
Clue membuka tabel shop dan melihat pisau level 9. "Pisau tingkat 9. Pisau yang di buat oleh high divine being bernama Clue. Damage +9.000. Efek khusus dapat melukai jiwa." Clue mengambil pisau dan melihat cooldown 23 jam 59 menit. Pisau hitam muncul di tangan Clue.
"Ambil ini juga." Clue melemparkan pisau kepada Ray. Ray menangkap pisau dan melihat notifikasi. "Oohh. Pisau ini juga dapat melukai jiwa." Ray menyimpan pisau ke dalam tabel penyimpanan miliknya.
"4 hari lagi aku akan memberimu 2 pedang, armor dan pisau." Clue melihat Viona. "Baik." Viona mengangguk. "Apa kalian berdua tidak ingin mencoba membuat senjata." Clue melihat Ray dan Viona.
"Tunggu sampai aku berubah menjadi manusia. Aku akan mencoba membuat senjata." Balas Ray. "Wanita tidak cocok untuk menempa senjata." Balas Viona. Clue tersenyum kecut mendengar jawaban Viona.
Keesokan harinya Clue sedang membakar ikan di tepi sungai bersama Fernando, Ray, Viona dan Ambar. "Tidak ada lagi tambang kristal mana di benua ini yang belum di temukan." Clue melihat Ray dan Viona.
"Apa di benua naga masih ada tambang kristal mana yang belum di temukan." Tanya Viona. "Ada, tapi hanya satu tambang kristal mana yang belum di temukan." Balas Clue. "Jika begitu tunggu apa lagi. Ayo kita pergi ke benua dimana ras naga berada." Balas Ray penuh semangat. "Kita akan pergi setelah selesai makan." Balas Clue. "Baik." Ray dan Viona mengangguk.
1 Jam kemudian Clue telah selesai makan. "Baiklah, ayo kita pergi." Kata Clue teleportasi bersama Fernando dan yang lainnya. Clue muncul di sebuah hutan dan melihat naga bewarna merah sebesar 90 meter yang terbang di langit.
"Mereka terlihat persis seperti di film." Kata Fernando melihat naga merah. "Mengapa ada manusia di sini." Naga merah berbicara dan menyemburkan api dari mulutnya.
Clue mengambil pedang tingkat 9 dari tabel penyimpanan dan mengayunkan pedang ke arah api. "Wuusshh." Pisau angin sepanjang 10 meter membelah api dan melesat ke arah naga merah. "Slasshh." Kepala naga merah terpotong. "Booom!!." Mayat naga terjatuh ke tanah.
"Ikuti aku." Kata Clue terbang ke arah naga. Fernando, Ray, Viona dan Ambar mengikuti Clue. "Apa kalian tahu daging naga sangat lezat. Terutama jantungnya." Kata Clue memotong tubuh naga di depannya.
"Jantung kaisar naga. Organ tubuh paling beharga dari naga. Memakannya secara langsung memberikan 900 poin tambahan dan kemungkinan kecil mendapatkan kemampuan naga." "Oohh." Clue melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Sepertinya tujuan kita berubah." Kata Clue memegang jantung naga yang sebesar tubuh Ray. "Maksutmu." Tanya Viona. "Lihat ini." Clue melemparkan jantung kepada Viona. "Uuhh, menjijikan." Kata Viona menangkap jantung dan terkejut melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Aku tidak tahu bahwa memakan jantung naga dapat memberikan tambahan poin dan kemungkinan kecil yang memakannya dapat kemampuan naga." Kata Viona. Ray dan Fernando menyentuh jantung naga dan terkejut melihat notifikasi yang muncul.
"Fernando makanlah jantung naga itu." Clue melihat Fernando. "Di notifikasi memberitahukan harus memakan jantung secara langsung jika ingin mendapatkan 900 poin tambahan. Tapi ukuran jantung ini sangat besar, tidak muat di mulutku." Balas Fernando memegang jantung naga.
Clue menjentikan jarinya dan ukuran jantung naga mulai mengecil. "Baiklah, kamu bisa memakannya secara langsung." Kata Clue melihat jantung naga seukuran jempol tangan. Fernando mengangguk dan menelan jantung naga.