
Keesokan harinya Clue sedang duduk di sebuah ruangan dengan minum teh. "Aku ingin berbicara kepadamu." Kata Justina datang. "Bicaralah." Balas Clue terus minum. "Aku ingin berbicara di tempat sepi." Kata Justina. "Baiklah." Clue berjalan menuju Justina lalu menepuk pundaknya. Beberapa detik kemudian Clue dan Justina menghilang.
Tidak lama kemudian Clue dan Justina muncul di sebuah pinggir sungai. "Bicaralah." Kata Clue. "Umm, Kulihat Shimako semakin muda dan cantik. Aku bertanya kepadanya, kamu memberinya sebuah pil. Lalu bisakah kamu memberinya kepadaku." Justina berkata dengan malu. "Oohh, lalu apa imbalanku memberi kamu pil." Clue menyeringai.
"Uumm, kamu bisa berhubungan badan denganku." Justina berkata dengan wajah merah. "Hahaha. Apakah kamu yakin Justina." Clue tertawa. "Huh, tidak jadi." Justina mendengus marah Clue meledeknya. Clue memegang tangan Justina lalu mencium bibirnya. "Emmm." Justina terkejut Clue tiba-tiba menciumnya dan tidak melawan.
"Apa ini ciuman pertamamu." Clue terkejut Justina mengigit lidahnya. "Uuhh, memangnya kenapa, aku selama ini belum pernah mendekati laki-laki." Justina berkata dengan malu. "Itu bagus. Karna aku mendapatkan wanita yang suci." Clue mencium bibir Justina. Badan Justina gemetar mendengar Clue menyebutnya wanita Suci.
"Aku tidak suci, aku sudah membunuh puluhan ribu nyawa." Balas Justina. "Wanita yang belum berhubungan dengan lelaki, menurutku wanita yang suci." Balas Clue. Justina terkejut lalu berkata. "Cium aku." Clue lalu mencium bibir Justina.
1 jam kemudian Clue sedang duduk berciuman dengan Justina. "Justina makanlah ini, penampilanmu akan lebih muda dan cantik. Serta kamu kembali lagi perawan." Kata Clue memberi Justina. "Ahh, benarkah aku bisa menjadi perawan kembali." Justina terkejut. Clue mengangguk. "Terimakasih playboy." Justina mencium pipi Clue lalu menelan pil.
Clue terkejut Justina memanggilnya Playboy. "Ini." Justina terkejut cairan hitam keluar dari tubuhnya. "Cepatlah pergi ke sungai, itu kotoran tubuhmu." Kata Clue. "Baik." Justina berjalan ke sungai.
1 jam kemudian Justina berdiri di depan Clue dengan bangga mengatakan. "Apa aku lebih cantik." Clue tersenyum lalu berkata. "Tapi kamu tidak secantik Karen." "Uuhh, jangan membandingkanku dengannya, aku tahu dia mungkin menelan lebih banyak pil." Balas Justina. "Benar, dia menelan 4 pil sama seperti lainnya. Tapi Haruka baru menelan 1 pil sama sepertimu." Kata Clue. "Oohh." Justina mengangguk.
"Bisakah kamu memberikanku pil lagi." Justina menatap Clue. "Nanti saat kamu sudah semakin jelek." Clue tertawa. "Uuhh, dasar pelit." Justina mendengus. "Lalu ayo kita lakukan lagi, bukankah kamu jadi perawan kembali. Aku juga akan mendapatkan 2 kali keperawananmu." Clue menyeringai. "Dasar monster sex." Justina tersipu.
1 jam kemudian Clue dan Justina duduk berpelukan. "Kulihat, wanitamu rata-rata manusia, hanya 1 elf. Apakah kamu tidak tertarik dengan ras lain." Tanya Justina yang bersandar di pundak Clue. "Aku akan menceritakan kisahku dulu." Clue lalu mulai bercerita masa lalunya.
"Aku tidak pernah menyangka kamu pernah terjebak di kekosongan, semua wanitamu juga di bunuh oleh iblis hanya meninggalkan Syifa dan Rapunsel yang selamat." Justina menghela nafas. "Alasanku tidak memiliki wanita monster karna saat dulu kita melakukan hubungan badan dan dia berubah menjadi bentuk monsternya." Clue tersenyum kecut. "Hahaha, aku tidak bisa membayangkan seperti apa ekspresimu dulu." Justina tertawa.
"Oh, benar kata Rizky besok ada tournament. Umurmu tidak lebih dari seratus tahun saat ini. Apa kamu tidak ingin mengikutinya." Tanya Justina. "Tidak perlu, bahkan para orang tua di asosiasi bukan tandinganku. Apalagi mereka peserta tournament." Balas Clue. "Hehe, mungkin saja saat kamu mengikuti tournament. Lawanmu adalah wanita, lalu kamu bisa menyiksanya di tournament." Justina tertawa.
Clue mengabaikan kata Justina lalu berkata. "Baiklah ayo kembali." "Baik para wanitamu, pasti akan mencarimu." Justina menggoda. Clue hanya tersenyum dan mencubit pipi Justina. "Kamu jahat mencubit pipi wanita cantik." Justina cemberut.
1 tahun berlalu saat ini Clue sedang duduk di sebuah kursi dan berkata. "Tabel status."
Nama : Clue
Umur : 30 Tahun
Level : 750 Next Level Butuh 74,500 Exp
Job : Patriack Sekte Dice
Ras : Manusia Elite Tingkat Tinggi
Kekuatan : 83000 > 92000
Agility : 83000 > 92000
Vitalitas : 83000 > 92000
Stamina : 83000/83000 > 91000/92000
Mana : 83000/83000 > 91100/92000
Poin : 70,000 > 25,000
Coin : 5,020,600,000 > 25,001,090,000
Melihat statusnya Clue berkata. "Dalam 1 tahun aku hanya level up 90 kali dan mendapatkan 20M coin. Itu karna aku terlalu banyak bersenang-senang dan aku sudah merampok banyak ahli dunia ini." Clue menghela nafas.
"Benar meski aku peringkat kaisar level 6 kekuatanku setara peringkat kaisar level 7. Sudah saatnya aku menemui para orang tua yang mengatur dunia ini." Clue menyeringai.
Sementara itu di sebuah ruangan yang terletak di pusat benua inti berkumpul puluhan pria dan wanita tua. "Selama 1 tahun Clue tidak datang menemui kita." Kata salah satu wanita. "Benar, apa dia meremehkan kekuatan kita." Kata pria tua berkumis putih.
"Ooh, benar aku meremehkan kekuatan kalian semua." Kata sebuah suara. "Siapa itu." Kata pria tua lalu semua orang terkejut melihat yang berbicara tidak lain adalah Clue yang mereka bicarakan. "Ada apa, aku yang kamu bicarakan pria tua." Clue mencibir lalu duduk di sebuah kursi yang kosong. "Mengapa kalian memanggilku kesini." Tanya Clue.
"Huh, lebih sopan. Kami disini lebih tua darimu." Dengus pria tua gemuk. "Oh, rupanya ada serangga. Aktifkan time stop." Waktu lalu berhenti. Clue muncul di belakang pria gemuk dan memotong kepalanya. "Nonaktifkan time stop." Kata Clue.
"Sial, kamu berani membunuh disini." Teriak seorang pria tua. "Ohh, apa kalian ingin kubantai. Jika begitu aku akan membantai kalian." "Tunggu." Teriak seorang pria tua. "Aktifkan time stop." Waktu lalu berhenti. "Kalian para orang tua terlalu sombong untuk memerintah dunia ini, aku akan mengubah aturan kalian." Clue lalu membunuh semua pria dan wanita. Menyisahkan satu wanita tua.
"Aku akan menjadikan dia budakku, dan bertanya apakah masih ada anggota organisasi yang lain." "Aktifkan skill kontrak target Miyako." Beberapa detik kemudian Clue melihat Miyako sudah menjadi budaknya. "Nonaktifkan time stop." Waktu mulai berjalan.
Wanita tua terkejut melihat semua yang berada di ruangan mati dan meninggalkan dirinya dengan Clue. "Tuan." kata Miyako membungkuk. "Miyako, apa ada anggota asosiasi yang lain. Yang tidak hadir pertemuan ini." Kata Clue. "Tidak ada tuan, para anggota hadir." Balas Miyako. "Lalu apakah kamu tahu dimana anggota keluarga mereka, aku akan menjadikan mereka semua budak dan membunuh mereka jika menolak." Balas Clue. "Tahu tuan." Miyako mengangguk.
"Bagus, ambil semua cincin penyimpanan mereka." Kata Clue. Miyako lalu mengambil cincin penyimpanan semua ahli yang dibunuh Clue. Tidak lama kemudian Clue menerima cincin yang Miyako kumpulkan. Clue melihat semua mayat para ahli yang dia bunuh lalu membakarnya. Clue melihat ruangan juga ikut terbakar dan menepuk Miyako. Beberapa detik kemudian Clue dan Miyako menghilang.
Saat ini Clue dan Miyako muncul di sebuah danau. "Miyako penampilanmu terlalu buruk makan ini." Clue melemparkan pil kecantikan kepada Miyako. Miyako lalu menelan pil. "Cepat pergi ke danau." "Baik tuan." Miyako mengangguk dan berjalan ke danau.
1 jam kemudian Miyako keluar dari danau. Clue mengangguk melihat penampilan baru Miyako, Miyako menjadi wanita paruh baya dan payudara serta pantatnya mulai berisi. "Baiklah Miyako, Cepat pakai bajumu lalu tunjukan aku tempat keluarga mereka." Kata Clue. "Baik tuan." Miyako mulai mengenakan pakaian.
Beberapa menit kemudian Clue dan Miyako tiba di suatu rumah mewah. "Siapa kalian." Kata pria paruh baya. "Cepat kumpulkan keluargamu, atau aku akan membunuhmu." Clue memberikan tekanan peringkat kaisar level 6.
Pria paruh baya mulau berkeringat merasakan tekanan yang Clue berikan. "Apa kamu tahu, kakekku adalah anggota organisasi yang mengatur dunia ini." Kata pria paruh baya. "Aku sudah membunuh semua anggota organisasi." Balas Clue. "Tidak mungkin." Pria baruh baya berkeringat. "Tidak ada yang tidak mungkin, bagiku Clue king gamer." Clue mencibir. Pria paruh baya akhirnya sadar pemuda di depannya adalah siapa dan mulai bertambah takut.
"Apakah kamu akan membunuh keluargaku." Pria paruh baya berkata dengan gugup. Dia tahu Clue lebih kuat darinya 2 level, dan memiliki kemampuan menghentikan waktu. "Jika semua keluargamu setuju kontrak darah denganku, dan menjadi budakku selama seratus tahun. Aku tidak akan membunuh kalian semua."
"Baik, aku akan memanggil keluargaku." kata pria paruh baya. "Miyako ikuti dia." Kata Clue. "Baik tuan." pria paruh baya dan Miyako pergi. Melihat pria paruh baya dan Miyako pergi Clue bergumam. "Aku sangat beruntung belajar kontrak darah dari Justina. Kemampuan yang kupelajari sendiri juga tidak termasuk dalam daftar skill." Clue tersenyum.
Beberapa menit kemudian pria paruh baya dan Miyako kembali dengan beberapa orang. "Baiklah, kalian akan menjadi budakku selama seratus tahun. Apa kalian setuju" Kata Clue. "Kami setuju." Kata beberapa orang dari muda dan tua. Clue lalu melukai jarinya lalu mengusap darahnya ke dahi semua orang termasuk pria paruh baya.
Clue lalu mulai bergumam setelah mengusap darahnya ke dahi semua orang. Tidak lama kemudian Clue merasakan koneksi dengan mereka. Clue tahu bisa membunuh mereka hanya dengan kata-kata bunuh.
"Kemampuan ini mengurangi seribu mana poinku setiap menjadikan 1 budak, dan aku telah menghabiskan 8 ribu poin mana." Gumam Clue melihat poin mananya berkurang drastis. "Sepertinya, aku tidak bisa menjadikan semuanya budakku dalam satu hari tanpa mengkonsumi pil mana." Gumam Clue.
"Baiklah Miyako, ayo pergi ke tempat keluarga para orang tua yang lain." Balas Clue. "Baik tuan." kata Miyako lalu terbang diikuti Clue. Melihat Clue dan Miyako terbang pemuda yang menjadi budak Clue berkata. "Benua hijau pasti akan gempar saat mendengar berita ini." "Benar." Pria paruh baya menghela nafas.
3 hari kemudian berita tentang Clue membantai para orang tua di organisasi dan menjadikan keluarga para orang tua yang dia bunuh menjadi budak dengan kontrak darah menyebar ke seluruh wilayah dunia hijau.
Di benua tengah seorang elf perempuan yang tidak lain adalah Ermi berkata. "Laki-laki ibu sangat kuat dan mengerikan. Beruntung sekali ibu bersamanya." Ermi tersenyum lalu mulai memejamkan matanya dan berkultivasi. Dia tidak sadar sebenarnya Clue adalah kakeknya juga.
Di benua inti Rizky dan para elder lainnya sedang tersenyum. "Mungkin sekte kita akan menjadi penguasa dunia ini." Kata Rizky. "Benar wakil patriack, sekte kita pasti akan menjadi sekte terkuat di dunia ini." Wanita paruh baya tersenyum bahagia dia tidak bisa membayangkan, kemanapun dia pergi akan selalu di puja.
Clue yang saat ini sedang duduk bersama Miyako di rumah mewah berkata. "Miyako apakah sudah semua ." Tanya Clue. "Menurut ingatan Miyako sudah semua tuan." Miyako mengangguk. Clue mengangguk lalu memberikan pil kecantikan kepada Miyako. "Makanlah, semua pelayanku cantik tidak ada yang jelek." "Baik tuan." Miyako mulai menelan pil. "Cepat pergi ke kamar mandi." Kata Clue. "Baik tuan." Miyako mengangguk.
Seorang pria gemuk datang kepada Clue. "Cepat sebarkan berita bahwa dua tahun lalu aku pergi ke dunia sunyi dan membantai iblis, orc dan ogre. Lalu 7 hari kemudian aku ingin semua patriack dari benua luar dan benua tengah dan para peringkat kaisar di benua inti berkumpul di sekte dice." Kata Clue. "Baik tuan." pria gemuk mengangguk lalu pergi.Melihat pria gemuk pergi Clue menyeringai. "Sebentar lagi eraku akan dimulai."
1 jam kemudian Miyako keluar dengan telanjang, Clue yang melihat tubuh Miyako bertambah seksi, payudara dan pantatnya bertambah besar dan semakin kencang. Clue juga melihat kulit Miyako putih dan mulus hanya ada sedikit kerutan di wajahnya. "Kemarilah Miyako dan duduk di pangkuanku." Kata Clue tersenyum. Miyako mengangguk lalu berjalan ke arah Clue dan duduk di pangkuannya. Clue langsung mencium bibir Miyako.
3 hari kemudian berita tentang Clue membantai iblis, orc dan ogre di dunia sunyi menyebar. Berita tentang Clue mengundang peringkat kaisar dan para patriack dari akademi dan sekte di benua luar dan tengah juga tersebar.
Di sebuah bar yang terletak di benua luar. "Apakah kamu percaya Clue pergi ke dunia sunyi dan membantai iblis, orc dan ogre." Kata seorang pria. "Aku mempercainya, menurut rumor dia mempunyai token untuk pergi ke dunia lain." Balas pria lain. "Aku sangat iri dengannya."
Di sekte yang terletak di benua tengah. "Sepertinya dia ingin mengumpulkan para ahli dan mengumumkan dia pemimpin dunia ini." Kata pria tua. "Mungkin patriack, karna Clue telah membunuh para orang tua dari organisasi yang mengatur dunia ini." Balas wanita paruh baya.
Di sebuah rumah yang terletak di dunia inti. Seorang pria tua sedang meminum teh. "Aku sudah bisa menebak tujuannya mengumpulkan kita." "Memang apa tujuannya kakek." Kata seorang perempuan. "Nanti kamu akan tahu. Aku juga sangat beruntung tidak bergabung dengan organisasi. Karna jika aku bergabung organisasi aku tidak akan hidup saat ini." Pria tua tersenyum.
3 hari kemudian Clue sedang berada di sekte dice dan berkumpul dengan wanitanya beserta para pelayannya. "Sayang siapa lagi dia." Tanya Rapunsel melihat Miyako. "Dia adalah salah satu anggota organisasi dan sekarang jadi pelayanku." Clue tersenyum.
"Dia lebih kuat dariku." Justina menatap Miyako. Shimako menatap Miyako lalu bermain dengan ketiga anak Clue. "Pelayanmu semakin bertambah banyak tuan." Karen tersenyum. "Aku hanya memiliki 4 pelayan, dan 4 wanita." Clue tersenyum. "Oh, benar sayang aku hamil." Syifa tersenyum dan memeluk lengan Clue. "Ahh, baguslah kalau begitu." Clue tersenyum bahagia.
"Sayang, apakah kamu akan memimpin dunia ini." Tanya Gin semua wanita menatap ke arah Clue menunggu jawabannya. "Benar, aku akan memimpin dunia ini." Clue tersenyum.
Keesokan harinya Clue sedang berdiri dan melihat ratusan ahli yang berkumpul di ruangan. "Aku mengumpulkan kalian disini untuk memberitahu bahwa aku akan menjadi pemimpin dunia ini." Kata Clue. "Apa dari kalian ada yang tidak setuju." Lanjut Clue. "Kami setuju." "Kami setuju." Semua ahli berteriak.
"Bagus. Mulai sekarang tidak ada lagi organisasi, hanya ada aku Clue king gamer sebagai pemimpin. Sekte dice akan berpindah di benua inti tempat organisasi berada. Sekte dice akan menjadi pusat dunia. Apa kalian setuju." "Kami setuju." "Kami setuju." "Hidup pemimpin baru." "Hidup pemimpin baru." Clue menyeringai mendengar teriakan.
"Kalian apa tahu siapa dia." Clue menunjuk Miyako, Miyako berjalan mendekat ke arah Clue. "Ahh, siapa dia. Dia peringkat kaisar level 8 dan begitu muda." Kata seseorang berteriak dikerumunan. "Apa, bagaimana mungkin peringkat kaisar begitu muda." Orang lain tidak percaya.
"Benar, awalnya dia adalah anggota organisasi dan sangat tua. Tapi berkat pil yang kuberikan dia menjadi muda kembali." Clue mengambil pil kecantikan dan menunjukan ke semua ahli. "Ahhh." Semua ahli terkejut.
"Karna aku menjadi pemimpin baru kalian, aku akan memberikan ini kepada kalian ahli yang hadir hari ini dengan satu persyaratan." Kata Clue menyeringai. "Ahh, apa itu pemimpin Clue." Seorang wanita paruh baya tidak sabar dan berteriak dia ingin memiliki pil.
"1 pil kecantikan setara 1 batu alam tingkat tinggi, atau 10 batu alam tingkat menengah. Kalian tahu harga pil ini seharusnya seharga 10 batu alam tingkat tinggi." Clue menyeringai. "Ahh, jadi kami harus membelinya. Tapi itu tidak masalah." Seorang wanita paruh baya berbicara. "Kamu kemarilah." Clue menujuk wanita paruh baya yang antusias. Wanita paruh baya berjalan menuju Clue.
"Ini hadiah untukmu, jika kamu memakannya kamu akan menjadi muda dan kembali perawan. Saat kamu menelan pil kotoran di tubuhmu akan keluar selama 1 jam." Kata Clue tanpa memberi efek pil menurukan umur 10 tahun. "Ahhh." Semua ahli terkejut mendengar kata Clue.
"Apakah ini gratis pemimpin." Wanita paruh baya terkejut. "Benar ini gratis, kamu akan menjadi percobaan agar semua yang hadir percaya." Balas Clue. Wanita paruh baya mengangguk dan menelan pil. Beberapa detik kemudian cairan hitam keluar dari tubuhnya. "Ugh bau." Kata seseorang.
"Aku akan menyirammu dengan air, jangan menolak." Clue memunculkan bola air raksasa dari tangannya dan mengarahkan ke wanita. "Byuar." Wanita memejamkan matanya saat Clue melemparnya dengan bola air raksasa.
1 jam kemudian semua ahli yang hadir terkejut dengan perubahan wanita paruh baya. Dia semakin muda dan lebih cantik. "Mustahil, bagaimana ada pil seperti itu." Kata seseorang. "Sialan, semua yang dimilikinya menentang akal sehat." Kata pria tua. "Pemimpin Clue aku menginginkan 10 pil." "Aku juga." Teriak setiap ahli.
"Sudah kubilang setiap orang hanya bisa menerima 1 pil." Kata Clue. Semua ahli yang hadir kecewa. "Baiklah, kalian berbarislah satu persatu dan jangan lupa 1 batu alam tingkat tinggi atau 10 batu alam tingkat menengah." Kata Clue.
1 jam telah berlalu Clue sudah selesai membagikan semua pil. Clue tersenyum melihat dia mendapat banyak keuntungan dari menjual pil kecantikan dan menukarnya dengan 1 batu alam tingkat tinggi atau 10 batu alam tingkat menengah.
"Baiklah, kalian bisa pergi. Peraturan dunia ini untuk sementara tetap seperti biasanya. Saat aku memiliki kekuatan cukup, aku akan menghancurkan penghalang setiap benua." Kata Clue. "Baik pemimpin." Semua orang berteriak bersamaan. Mereka tahu dimasa depan Clue mungkin menerobos peringkat kaisar level 10 atau mencapai peringkat yang lebih tinggi yang menurut legenda adalah Immortal.
Beberapa menit kemudian Clue berada di ruangan dan melihat semua wanita menatap ke arahnya. "Aku tahu, ini untuk kalian." Clue tersenyum memberikan 2 pil kepada Gin, Karen, Syifa dan Rapunsel. Clue memberi 1 pil kepada Haruka, Shimako, Miyako dan Justina.
"Hehe, terimakasih sayang." Rapunsel tersenyum. "Tuan yang terbaik." Karen meneteskan air liur menatap pil. "Konsumsilah di kamar kalian masing-masing. Kamar mandiku tidak cukup menampung kalian semua." Balas Clue. Semua wanita tersipu mendengar kata Clue lalu keluar ruangan.
3 hari kemudian berita tentang Clue menjadi pemimpin dunia hijau tersebar di seluruh wilayah. "Sialan, tidak kusangka dia mempunyai pil awet muda." "Benar, berkat pil itu dia menerima rasa terimakasih semua ahli." "Dia sangat cerdik untuk mencari suara." Setiap orang dijalan menceritakan tentang Clue.
Sementara Clue sedang bermain bersama ketiga anaknya. "Papa papa." Kata Gisel. "Ada apa gisel." Clue mengendong Gisel. "Kiss kiss." Clue tertawa lalu mencium pipi Gisel. "Hehe." Gisel tertawa. "Papa papa." Clue melihat Karin dan Lufi lalu mencium kedua anaknya.
"Baiklah, papa punya daging bakar." "Daging, daging." Ketiga anak kecil berteriak. "Sayang, anak kecil tidak boleh makan daging." Gin, dan Karen berjalan ke arah Clue. "Ahh, mamamu tidak ingin kamu membiarkan makan daging." Clue tersenyum kecut. Gin dan Karen tersenyum mendengar kata Clue.
Keesokan harinya Clue sedang berdiri di sebuah pohon lalu melihat langit. "Wuss." Clue terbang ke langit. Clue lalu terbang ke atas langit dengan sangat cepat. Tidak lama kemudian Clue merasakan bahwa ada kaca yang menghalanginya. "Di dunia mana saja, ketika ingin pergi harus memasuki portal atau berteleportasi menggunakan token." Gumam Clue. Clue pernah berusaha menghancurkan penghalang. Namun usahanya sia-sia.
Clue lalu turun dan melesat ke laut. Clue lalu menyelam dengan sangat cepat. "Anehnya di dunia ini tidak ada ras laut seperti yang kupikirkan. Apakah di dunia yang lebih tinggi ada ras laut." Clue lalu melesat ke permukaan. Clue mengerikan pakaiannya lalu menghilang.
Clue terbang melewati pegunungan dan melihat semua monster yang belum berubah menjadi manusia ketakutan dan bersembunyi melihat Clue. Clue hanya tersenyum dan terus terbang dengan cepat.
Saat ini Clue tiba-tiba melihat sebuah pondok bamboo dan mendekat. Clue terkejut bahwa ada seorang pria tua peringkat A level 10. "Apakah dia baru saja tiba di dunia ini, mengapa peringkatnya bergitu rendah." Gumam Clue.
"Oh, ada seorang tamu." Kata pria tua. "Halo." Sapa Clue. "Sialakan masuk, aku lama tidak melihat seorang tamu." Pria tua tersenyum. Clue mengangguk lalu masuk ke dalam pondok bamboo. "Silakan diminum." Pria tua memberi Clue teh. Melihat teh tidak beracun Clue meminumnya.
"Apakah kamu baru tiba di dunia ini." Tanya Clue sambil meminum teh. "Tidak, aku berasal dari dunia ini." Balas pria tua. "Lalu kenapa peringkatmu begitu rendah." Clue bertanya. "Karna aku tidak pernah berkultivasi selama hidupku. Aku selalu bersenang-senang dan menikmati hidup." Pria tua tersenyum. Clue terkejut mendengar kata pria tua.
"Percuma memiliki usia panjang jika tidak mengerti mengapa kita diciptakan dan mengapa kita ini hidup." Pria tua memejamkan mata. Clue terkejut dengan kata pria tua. "Kita hidup untuk menikmati hidup." Balas Clue. "Kamu salah, lalu jika kamu ingin menikmati hidup. Mengapa kamu pergi ke dunia ini." Balas pria tua
"Mengapa aku pergi ke dunia ini." Gumam Clue lalu mengingat kenangan masa lalunya saat tinggal di bumi kemudian bagaimana dirinya bisa berada di tubuh seorang pemuda. Clue lalu berjalan ke luar pondok bamboo dan melihat langit. "Ehh, mengapa begitu silau." Clue melihat langit tiba-tiba cerah lalu menutup matanya.
Sementara itu di sebuah rumah sakit ada seorang pemuda kurus yang sedang tertidur dan infus menancap di tangannya. Pemuda membuka matanya dan berkata. "Ughh, dimana ini. Kenapa tubuhku tidak bisa di gerakkan." Seorang wanita mengenakan pakaian putih masuk ke dalam dan terkejut melihat pemuda bangun. "Ahh, anda akhirnya bangun saudara Fernando Clue De Lopez."
Pemuda terkejut ketika wanita berkata. "Sudah lama tidak ada yang memanggil nama lengkapku." Gumam pemuda. Pemuda menatap wanita yang memegang tangannya lalu berkata. "Bisa kamu jelaskan apa yang terjadi padaku."
"Baiklah, aku akan bercerita." Balas wanita. Kemudian wanita mulai bercerita bahwa Clue telah jatuh koma selama setahun karena tersambar petir. Kemudian saat Clue jatuh koma bumi mengalami perubahan.
"Apa yang terjadi saat aku koma selama setahun." Clue penasaran. "Ceritanya panjang, pertama-tama aku akan memanggil dokter dulu. Untuk mengecek kondisi anda." Wanita tersenyum kemudian keluar dari ruangan.
"Apakah semua itu mimpi." Kata Clue mengingat menjadi seorang ahli yang berdiri di puncak dunia, serta memiliki banyak wanita. "Itu pasti bukan mimpi, karena terasa sangat nyata." Gumam Clue kemudian tiba-tiba berkata "tabel status."
END!
Terimakasih bagi kalian semua karena menjadi pembaca Setia Rebirth With System. Dan tetap Ikuti perjalanan Clue setelah Kembali ke dunia nyata di Season 3 ^_^