
Clue yang sedang asik melahap daging melihat lubang hitam yang muncul di langit. "Tuan apa itu." Tanya Karen. "Itu adalah lubang teleportasi yang menuju ke dunia lain." Balas Clue. "Ohh." Karen melanjutkan makan. "Berhentilah makan, ayo kita memasuki lubang." Kata Clue. "Ahh, baik tuan." Karen mengangguk.
Clue memeluk Karen dan terbang menuju ke arah lubang hitam. "Peluklah aku dengan erat." Kata Clue. "Baik tuan." Karen menjawab penuh semangat. "Aku Berharap tidak terjebak seperti dulu." Kata Clue lalu memasuki portal.
Saat memasuki lubang hitam Clue melihat bahwa Karen sudah tidak disampingnya dan bergumam. "Ini mengingatku kejadian seribu tahun yang lalu." Clue lalu terdiam dan melihat langit penuh bintang. Clue tahu bahwa ada penghalang yang menghalanginya menyentuh bintang.
Tidak lama kemudian Clue melihat cahaya hitam semakin mendekat padanya. Beberapa detik kemudian Clue tiba di sebuah padang rerumputan dan melihat Karen seratus meter darinya. "Tuan." Karen menjerit melihat Clue, dan berlari kearah Clue. "Tuan, kupikir aku terpisah denganmu." Karen menangis dan memeluk Clue. "Yang terpenting kita tidak berpisah." Balas Clue. Clue terkejut dirinya tidak terpisah dengan Karen.
"Energi alam disini jauh lebih padat dari dunia Mortal." Kata Clue merasakan energi alam. "Pertama-tama kita harus mencari tahu informasi di dunia ini." Kata Clue. "Ahh, baik tuan." Karen mengangguk.
Saat terbang di langit Clue melihat Karen tetap berdiri ditempat. "Kenapa kamu tidak terbang, bukankah kamu peringkat A level 2 bisa terbang." Kata Clue. "Tuan, anehnya aku tidak bisa terbang." Karen bingung. "Ehh." Clue terkejut dengan kata Karen. Clue menuju Karen lalu memeluknya. "Peluklah aku dengan erat." Kata Clue. "Baik tuan." Karen mengangguk dengan bahagia. Clue lalu terbang dengan memeluk Karen.
Beberapa menit kemudian Clue melihat ada beberapa pria dan wanita. Melihat bahwa level mereka semua hanya lebih tinggi 100 level darinya Clue menghampiri mereka. "Halo, aku ingin bertanya sesuatu kepada kalian." Kata Clue turun dan memeluk Karen.
Beberapa pria dan wanita melihat kedatangan Clue dan Karen. Lalu tatapan mereka terfokus kepada Karen yang mengenakan pakaian ketat serta kalung dengan rantai dilehernya. "Apa yang ingin kamu tanyakan." Kata salah satu pria. "Abaikan saja, sepertinya dia bukan orang baik." Balas perempuan. "Benar nona. Apakah pria ini menjadikanmu budaknya." Kata pria lain.
Clue dan Karen terkejut dengan perkataan mereka. "Aktifkan skill kontrak target Abas." Kata Clue. Melihat pria yang berkata kepadanya sudah menjadi budaknya, Clue bergumam. "Bunuh mereka semua."
Pria memunculkan pedang dari cincin penyimpanannya lalu menghunus kepala perempuan disampingnya. "Ahh, apa yang kamu lakukan Abas." Kata pria disampingnya melihat Abas memotong kepala perempuan.
"Sial, ada sesuatu yang salah dengan Abas." Teriak seseorang. "Ini pasti karna pemuda itu." Seorang pria menunjuk Clue. "Semuanya serang dia." Clue mencibir lalu menghilang seribu meter dari mereka. Clue yang memeluk Karen disampingnya berkata. "Aktifkan skill pengendali titanium." Ratusan jarum hitam mulai muncul dari kekosongan. "Serang." Ratusan jarum hitam melesat ke arah pria dan wanita.
"Ahhh." Skill apa ini." Kata seseorang tubuhnya tercabik-cabik akibat serangan jarum hitam. "Fire bom." Seseorang menembakan bola api raksasa ke arah puluhan jarum yang mengarah ke arahnya. "Boom!." Namun dia melihat bahwa jarum tidak menghilang dan tetap melesat ke arahnya. "Sial." Kata pria tersebut namun detik berikutnya dia ditusuk lehernya oleh Abas budak Clue. "Berengsek kau bas." Pria lalu meninggal.
Tidak lama kemudian Clue melihat bahwa semua orang telah mati dan tersisa Abas pria yang dijadikan budaknya terluka parah. "Makan ini." Clue melemparkan pil kepada Abas. Abas memakan pil dan sebagian luka-luka ringannya sembuh .
"Tunggu berarti peringkat Raja tidak boleh tinggal di benua luar." Kata Clue. "Benar." Balas Abas. "Kenapa." Tanya Clue penasaran. "Karna sudah diberi aturan oleh para peringkat kaisar yang tinggal di benua inti. Bahwa hanya peringkat sss yang bisa tinggal di benua luar." Abas menjelaskan. "Lalu bagaimana jika ahli peringkat Raja pergi ke benua luar." Kata Clue. "Jika dia ketahuan, kultivasinya akan dilumpuhkan." Balas Abas. Clue terdiam mendengar kata Abas dan berbicara "Lanjutkan ceritamu."
"Di benua luar diberi batas total 100 akademi dan sekte yang bisa berdiri. Jika ada yang berani mendirikan akademi dan sekte lain. Peringkat kaisar turun tangan dan menghancurkan akademi dan sekte tersebut. Jika seseorang ingin membangun akademi dan sekte, dia harus menghancurkan salah satu akademi dan sekte atau merebutnya." Kata Abas. "Menarik." Clue mengangguk dan berkata. "Lanjutkan."
"Di benua tengah hanya peringkat s diatas yang boleh tinggal. Peringkat kaisar juga boleh tinggal di benua tengah. Di benua tengah ada total 10 akademi dan sekte. Jika seseorang ingin membangun akademi dan sekte peraturannya sama. Dia harus menghancurkan salah satu akademi dan sekte atau merebutnya." Kata Abas. Clue mengangguk mendengar kata Abas.
"Di benua Inti tempat dimana para ahli peringkat kaisar dan keluarganya yang boleh tinggal disana. Di benua inti tidak ada akademi dan sekte, disana hanya ada asosiasi tempat mengatur benua tengah dan benua luar." Abas menjelaskan. "Aku yang peringkat ss apa boleh pergi ke benua inti." Kata Clue.
"Tidak, tuan tidak bisa. Karna ada penghalang yang membatasi setiap benua. Jika seseorang mencapai persayarat untuk masuk. Orang itu bisa masuk." Abas menjelaskan. "Lalu bagaimana keluarga peringkat kaisar bisa masuk ke benua inti." Kata Clue. "Karna mereka mempunyai token." Abas menjelaskan.
"Menarik, bagaimana jika aku mencuri token mereka." Clue menyeringai. "Jika tuan ketahuan mencari token mereka, tuan akan disiksa dan tidak akan dibunuh dengan mudah." Balas Abas. "Hahaha, sungguh menarik. Aku ingin tahu siapa yang pertama kali membuat aturan ini." Clue tertawa.
"Lalu apakah ada pegunungan tempat monster tinggal, dan mahluk hidup seperti apa saja yang tinggal di dunia ini." Tanya Clue. "Mahluk yang tinggal di dunia ini hanya manusia, elf dan monster." kata Abas. Clue terkejut mendengar kata Abas.
"Lalu di dunia mana biasanya Iblis, Ogre dan Orc pergi ke dunia yang lebih tinggi." Clue heran. "Iblis, Ogre dan Orc akan otomatis pergi kedunia sunyi. Setiap seratus tahun sekali portal dua dunia akan terbuka. Saat portal dua dunia terbuka kita penduduk dunia hijau akan berperang dengan dunia sunyi. Tempat dimana Iblis, Orc dan Ogre tinggal." Kata Abas. "Hehe, semakin menarik." Clue tertawa.
"Tapi 10 tahun lalu sebuah portal terbuka dan mahluk hitam misterius muncul. Mereka sama mengerikan dengan Iblis, Orc dan Ogre." Kata Abas. "Mahluk itu juga muncul disini." gumam Clue. "Lalu apa nama dunia mahluk hitam itu tinggal." Balas Clue. "Kita menyebutnya dunia hitam." Kata Abas.
Mendengar penjelasan Abas Clue tersenyum. "Hehe, sungguh menarik. Aku tahu mengapa dulu terjebak dikekosongan. Jika tebakanku benar, aku salah memasuki portal. Aku masuk ke portal yang mengarah ke dunia sunyi. Aku tidak diterima di dunia sunyi dan berakhir dikekosongan." Gumam Clue menebak.
"Benar, mengapa peringkat A tidak bisa terbang." Clue heran. "Dunia ini berbeda dengan dunia lainnya, karna energy alam disini lebih besar dari pada dunia lain. Aturan dunia ini berbeda. Hanya peringkat S diatas yang bisa terbang menggunakan energy alam." Balas Abas. "Oh, jadi begitu." Clue mengganguk.