Rebirth With System

Rebirth With System
S4 Mary Smith



Mendengar kata Mary, Clue mulai melihat barang-barang keluarga Smith. "Ini." Clue terkejut melihat sebuah token. "Token teleportasi khusus, saat menggunakannya anda akan otomatis teleportasi ke dunia para dewa." Token ini hanya muncul di tabel shop saat aku mencapai low god. Terlebih lagi stock token ini hanya ada 1 setiap tahun." Clue kemudian melihat sebuah pil.


"Star pil tingkat low, dapat memberikan 1000 poin tambahan saat pertama mengkonsumsi. Efek akan turun setelah mengkonsumsi yang kedua." Clue melihat notifikasi di depannya. "Pil ini juga muncul di tabel shop saat aku menerobos low god."


Clue kemudian melihat sebuah botol yang berisi air. "Air kehidupan tingkat rendah, Efek meminumnya dapat memperpanjang umur selama 1000 tahun." "Bagus aku mendapatkan air kehidupan, stock air kehidupanku sudah menipis." Clue menyimpan air kehidupan tingkat rendah.


5 menit kemudian Clue melihat semua barang-barang di tanah dan berkata. "Aku hanya mengambil 10 air kehidupan tingkat rendah, 100 star pil, dan 3 token teleportasi khusus. Kalian bisa mengambil barang-barang ini." Semua orang tersenyum kecut mendengar kata Clue. Clue mengambil barang paling berharga yang mereka punya.


"Mary, temani aku untuk berkeliling kediaman keluargamu." Clue melihat Villa yang begitu besar. "Baik." Mary mengangguk kemudian berjalan ke arah Villa di ikuti oleh Clue. Melihat Clue dan Mary pergi. Sam berkata. "Kalian bisa mengambil barang milik kalian." Sam melihat tumpukan barang-barang di tanah. "Baik ketua Sam." Semua orang mengangguk.


5 menit kemudian Clue duduk di sebuah kursi kemudian Mary menuangkan segelas anggur. "Aku dengar kemampuan keluarga Smithmu adalah membuat pil." Clue melihat Mary. "Benar tuan, kempuan keluarga kami adalah membuat pil." Mary mengangguk. "Apa pil tertinggi yang bisa kamu buat." Tanya Clue. "Pil level 9 tuan." balas Mary.


Clue meminum anggur dan berkata. "Apa kamu tidak memiliki anak." "Saya belum menikah tuan." balas Mary. Clue melihat wajah Mary dan bentuk tubuhnya lalu berkata. "Mengapa kamu tidak menikah, seharusnya banyak pria yang tertarik padamu. Karena kamu cantik dan memiliki tubuh bagus."


"Karena status saya sebagai pemimpin keluarga Smith, tidak ada pria yang berani mendekatiku." Balas Mary. "Lalu bagaimana dengan pria yang berasal dari 10 keluarga besar. Apa tidak ada yang mendekatimu." Balas Clue. "Ada peraturan tidak tertulis di menara ini tuan, tidak boleh menikah dengan keluarga lain." balas Mary. Sepertinya peraturan ini di buat untuk menyeimbangkan kekuatan 10 keluarga." Balas Clue. "Yang anda katakan benar tuan." Mary mengangguk.


Clue melihat Mary dan bergumam. "Status Mary." Status Mary kemudian muncul di depan Clue.


Nama : Mary Smith


Usia : 1002 Tahun


Ras : Manusia setengah dewa


Job : Pemimpin Keluarga Smith


Kekuatan : 120, 000


Agility : 120,000


Vitalitas : 120, 000


Stamina : 115,000/120, 000


Ki/Mana : 115,000/120, 000


Melihat Status Mary Clue bergumam. "Berusia 1 Milenium namun tidak memiliki pasangan, sungguh menyedihkan." "Baiklah, karena kamu sudah menjadi budakku. Aku akan memberimu hadiah." Clue melemparkan pil bewarna pink kepada Mary. "Pil apa ini tuan." tanya Mary. "Makan saja pil itu, lalu kamu akan tahu manfaatnya." Balas Clue. Mary melihat pil di tangannya kemudian menelannya.


Setelah mbeberapa detik menelan pil, Mary melihat cairan hitam yang keluar dari kulitnya. "Buzz." Mary membersihkan cairan hitam di kulitnya. Namun cairan hitam terus keluar. "Permisi tuan, saya akan pergi ke kamar mandi." Mary melihat Clue. "Pergilah." Mary mengangguk kemudian pergi.


1 Jam kemudian Clue melihat Mary yang berjalan ke arahnya. "Kamu terlihat lebih cantik dan muda." "Terimakasih tuan, karena telah memberikan saya pil yang luar biasa." Mary tersenyum. "Mary, apakah kamu mau memberikan kesucianmu padaku." Clue berjalan ke arah Mary kemudian mengelus pipinya.


"Karena anda telah memberikan saya pil yang luar biasa. Anda bisa mengambil kesucian saya tuan. Saya juga penasaran seperti apa rasanya berhubungan badan." Balas Mary. "Bagus, kalau begitu ayo pergi ke kamarmu." Bisik Clue di telinga Mary. "Baik tuan." Mary kemudian berjalan menuju kamarnya.


Beberapa menit kemudian Clue dan Mary berada di sebuah kamar. "Apakah kamu pernah berciuman sebelumnya." Tanya Clue. "Tidak." Mary menggeleng. "Sungguh wanita yang suci." Clue terkejut. "Saya tidak suci tuan, saya telah membunuh ratusan orang. Tangan saya kotor dan berlumur darah." Balas Mary melihat Clue.


"Tidak, tanganmu bersih. Aku tidak melihat darah di tanganmu." Clue memegang tangan Mary. Mary terdiam mendengar kata Clue. "Bagiku kamu adalah wanita yang suci." Clue mencium bibir Mary. Merasakan lidah Clue memasuki mulutnya, Mary memejamkan matanya dan secara tidak sadar memeluk Clue.


"Bagaimana rasanya berciuman pertama kali." Clue menatap mata Mary. "Rasanya sungguh manis, apa anda tadi memakan permen." Mary melihat Clue. Clue tersenyum mendengar balasan Mary kemudian mencium bibirnya. Clue dan Mary mulai berciuman dan berjalan ke arah kasur.


Clue membaringkan Mary ke arah ranjang kemudian melepaskan bajunya. "Dadamu sangat indah." Kata Clue melihat dada Mary. "Anda terlalu memujiku." Mary menatap wajah Clue. Clue tersenyum kemudian mencium Mary kembali. Mary memejamkan matanya dan memeluk Clue.


1 Jam kemudian Clue melihat Mary yang terbaring di sampingnya. "Bagaimana rasanya berhubungan badan." Tanya Clue. "Rasanya sungguh menajubkan." Mary menatap Clue. "Mau lanjut ronde ke 2." Clue melihat Mary. Mary mengangguk mendengar kata Clue. "Bagus, aku suka wanita sepertimu." Clue tersenyum.


Keesokan harinya Clue dan Mary berjalan keliling Villa. "Eh, mengapa pemimpin seperti bertambah cantik dan muda." "Aku juga berpikir begitu. Pemimpin bertambah cantik dan muda." Semua orang terkejut melihat perubahan Mary. "Mereka terkejut dengan perubahanmu." Clue melihat Mary. "Ini semua berkat pil yang anda berikan." Mary tersenyum.


Setelah menghabiskan waktu seharian bersama Clue, Mary berpikir Clue bukanlah sosok yang buruk, seperti yang di bicarakan setiap orang. Clue telah memberikan pil yang membuat dirinya kembali muda dan tidak memperlakukan dirinya dengan buruk.


"Baiklah, aku akan menyelesaikan misi. Beritahu semua anggota keluargamu, ketika aku telah menyelesaikan semua misi. Kita akan menyerang keluarga Arsya di lantai 92." Clue melihat Mary. "Baik, saya akan memberitahu semua anggota keluarga." Mary mengangguk. "Bagus." Balas Clue kemudian menghilang.


Melihat Clue menghilang, Sam dan Jaden tiba-tiba muncul. "Mary, mengapa kamu terlihat jauh lebih muda." Tanya Sam. "Tuan memberikanku sebuah pil yang membuatku terlihat lebih muda." Balas Clue. "Pil yang menajubkan." Sam dan Jaden terkejut.


Sementara itu di lantai 92. Di sebuah ruangan berkumpul puluhan orang. "Pemimpin ada berita bahwa Mary Smith, Sam Smith, Jaden Smith dan seluruh keluarga Smith menjadi pengikut kucing itu." Kata seorang pria. Semua orang di dalam ruangan terdiam mendengar kata pria.


"Aku memberi kalian tiga pilihan, pilihan pertama meninggalkan keluarga ini. Pilihan kedua menjadi pengikut kucing itu. Lalu pilihan ketiga bertarung sampai mati." pria paruh baya melihat semua orang. "Beri kami waktu untuk berpikir pemimpin." Kata seorang pria paruh baya. "3 pilihan ini akan menentukan hidup kalian. Jadi pikirkan baik-baik." Kata pria paruh baya berjalan pergi.


Pria paruh baya masuk ke dalam ruangan kemudian menghancurkan sebuah kursi. "Bruakkk." "Jika aku tidak menyerang kucing itu. Keluargaku tidak akan berada di situasi saat ini. Ini semua karena Rothschild bajingan itu." Pria paruh baya menggertakan giginya.


5 Hari kemudian Clue telah berada di lantai 92. "Apa kalian semua siap untuk bertarung." Clue melihat puluhan ahli tingkat kaisar di belakangnya. "Kami siap tuan Clue." teriak semua ahli. "Kalian bertiga jangan tunjukan diri, sebelum aku menunjukan aba-aba." Kata Clue melihat Mary, Sam dan Jaden yang memakai jubah bewarna hitam. "Baik." Mary, Sam dan Jaden mengangguk.